PKKMB
Menandai pelaksanaan masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB), Rektor Untidar Magelang Prof Sugiyarto secara simbolis mengenakan jas almamater dan topi kepada perwakilan mahasiswa baru Untidar. Foto: W.Cahyono

MAGELANG(SUARABARU.ID)- Rektor Universitas Negeri Tidar (Untidar) Magelang  Prof Sugiyarto secara tegas melarang segala bentuk “perploncoan” yang dilakukan oleh para mahasiswa senior kepada juniornya, selama masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB).

“Dari namanya sendiri yakni masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru, jadi sudah menggambarkan  tidak ada materi perploncoan. Secara aturan, kita melarang hal –hal semacam itu,”kata Rektor Untidar Magelang, Prof Sugiyarto usai pembukaan PKKMB mahasiswa Untidar Magelang, Senin ( 7/8/2023).

Sugiyarto mengatakan, sebanyak 3.599 mahasiswa baru Universitas Negeri Tidar  ( Untidar) Magelang  mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB) yang berlangsung di kampus utama Untidar selama enam hari mulai Senin-Sabtu ( 7-12/8/2023).

Menurutnya, materi PKKMB  di lingkungan Untidar Magelang, telah  sesuai dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Yakni, tentang  pengenalan kehidupan kampus, mulai dari manajemen , fasiltas, cara pembelajaran, cara pengurusan administrasi.

Selain materi terkait kehidupan kampus, selama PKKMB, para mahasiswa baru Untidar  juga akan menerima tentang kehidupan berbangsa, bernegara dan pembinaan kesadaran bela negara. Untidar Magelang juga akan menghadirkan beberapa tokoh masyarakat lokal sebagai pemateri tentang nasionalisme.

“Kemudian juga akan menghadirkan pemateri dari beberapa lembaga yang kompeten  yang membina tentang nasionalisme, seperti dari kepolisian dan TNI,”katanya.

Pada kesempatan itu, Rektor Untidar Magelan juga berharap kepada para mahasiswa baru untuk bisa menanamkan diri untuk bisa membentuk karakter unggul dalam berwirausaha.Ini sesuai dengan visi dari Untidar Magelang, yakni unggul dalam berwirausaha.

“Untidar Magelang dibangun dengan visi universitas unggul dalam kewirausahan.Mulai sekarang, kalian harus menanamkan diri  bagaimana bisa membentuk sesuai dengan visi Untidar,”katanya.

Sugiyarto menjelaskan, jiwa wirausaha yang harus dibentuk oleh para mahasiswa baru tersebut,tidak hanya berjiwa dagang. Melainkan, dalam bentuk kemandirian dalam diri mahasiswa.

Wakil Rektor I bidang Akademik, Prof Suyitno mengatakan, pada tahun  ini Untidar Magelang menerima sebanyak 4.487 calon mahasiswa baru  yang berasal dari  tiga macam seleksi masuk perguruan tinggi. Yakni, seleksi nasional berdasarkan prestasi, seleksi nasional berbasis tes dan seleksi mandiri.

Namun, dari jumlah calon mahasiswa yang diterima tersebut, sebanyak 918  calon mahasiswa baru tersebut melakukan daftar ulang. Sehingga jumlah calon mahasiswa baru yang diterima sebanyak 3.569 orang.

“Yang diterima menjadi calon mahasiswa baru di Untidar dan melakukan daftar ulang sebanyak 3.569 orang.Yakni, yang masuk melalui  seleksi nasional berdasarkan prestasi sebanyak 654 orang.  Dari hasil seleksi nasional berbasis tes sebanyak 1.623 orang dan 1292 lainnya dari seleksi jalur mandiri,”katanya.

Ia menambahkan, dari 3.569 mahasiswa baru Untidar Magelang tersebut, terbanyak ada di program studi Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sebanyak 198 orang, kemudian, prodi manajemen Fakultas Ekonomi sebanyak 195 orang dan 194 orang dari prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. W. Cahyono