blank
Bercengkerama menikmati senja, membuka buku menu, memesan minuman dan makanan di Sky Hill Cafe, Merbabu Park. Foto: Widiyartono R.

MATAHARI di belahan bumi mana pun sama. Ia adalah sumber penerangan dan menjadi sumber penghidupan. Kita bisa merasakah hangat saat matahari bersinar pagi hari, dan bisa kepanasan pada terik siang hari, sore hari sinarnya tentu tak sepanas siang.

Ya, matahari memang sama di mana pun. Tetapi yang selalu menarik adalah fenomena tentang matahari. Hampir setiap orang punya ketertarikan pada pesona matahari saat terbit atau tenggelam.

Maka istilah sunrise dan sunset menjadi daya tarik bagi wisatawan. Sunrise biasa dinanti para pendaki gunung, begitu pula wisatawan yang berada di pantai pagi hari selalu menanti terbitnya matahari

Begitu pula untuk sunset, keindahan matahari yang warnanya merah lembayung adalah pesona yang jangan sampai ditinggalkan. Menyaksikan matahari tenggelam juga bisa di pantai, gunung, atau tempat lain.

Maka destinasi wisata yang menawarkan pemandangan matahari terbit (sunrise) atau (sunset) senantiasa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Di Bali, Pantai Kuta menjadi daya Tarik senja karena pemandangan sunset-nya yang indah. Atau di Pantai Sanur yang menawarkan pemandangan sunrise.

blank
Gunung Andong dan Telomyo dilihat dari Sky Hill Cafe, Merbabu Park saat senja matahari tenggelam. Foto: Widiyartono R.

Keindahan sunrise  juga bisa dinikmati dari puncak gunung. Pendaki berangkat menjelang tengah malam, dan esok paginya sudah sampai puncak untuk menyaksikan keindahan matahari terbit. DI gunung, kita juga menikmati keindahan senja saat matahari terbenam.