blank
Kerja bakti massal dilakukan untuk membuka kembali akses jalan antardusun antardesa di Kecamatan Jatiroto, Wonogiri, yang terputus karena tertimbun material tanah longsor.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Akses hubungan darat antardusun antardesa di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, terputus oleh dampak bencana tanah longsor. Di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, akses antardesa tertutup oleh batu besar.

Kapolres Wonogiri AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah dan Kapolsek Jatiroto AKP Darmin melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Aiptu Iwan Sumarsono, menyebutkan, bencana tanah longsor di Desa Brenggolo terjadi Rabu siang (15/2). Kejadiannya berlangsung bersamaan dengan turunnya hujan deras berkepanjangan.

Lokasi bencana longsor tersebut berada di Dusun Brenggolo RT 2/RW 6, Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Tapi hubungan darat antardusun dan antardesa serta akses ke pusat Pemerintahan Kecamatan menjadi terputus.

Karena badan jalan tersebut tertimbun material longsoran yang melorot dari sisi tebing berketinggian 50 Meter (M). Dampaknya, menyebabkan prasarana infrastruktur jalan tersebut tidak dapat dilewati.

Batu Besar

Untuk penanganan darurat, jajaran Forkompimcam Jatiroto memprakarsai kerja bakti massal untuk menyingkirkan material longsoran yang menimbuni badan jalan. Kerja bakti melibatkan personel Polsek, anggota TNI dari Koramil Jatiroto dan aparat kecamatan, pamong desa serta masyarakat.

blank
Karena badan jalan terhalang batu besar, kendaraan roda empat masih belum dapat lewat di jalan Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

Sementara itu, batu berukuran besar masih menutup badan jalan di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Batu besar itu melorot bersamaan dengan material longsoran tanah dan menimbuni badan jalan.

Kerja bakti massal yang dilakukan bersama masyarakat, tidak mampu menyingkirkan batu besar tersebut. Kapolsek Purwantoro AKP Suryani, menyatakan, untuk semnetara arus lalu lintas dialihkan melewati ruas jalan lain.

”Kami masih mencari solusinya bagaimana menyingkirkan batu besar tersebut,” jelas Camat Purwantoro, Khamid Wijaya.

Bambang Pur