blank
Carlo Ancelotti/dok

(SUARABARU.ID) – Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti telah memahami kelemahan timnya pada musim ini.

Barisan pertahanan menjadi titik lemah El Real yang harus secepatnya dibenahi.

Kelemahan itu terlihat mencolok selepas Los Blancos menang adu penalti atas Valencia untuk menembus final Piala Super Spanyol.
Ancelotti mesti bergerak cepat karena musim 2022-2023 masih panjang.

Si Putih hanya mencetak tiga clean sheet dan sudah kebobolan 16 gol di LaLiga (Liga Primer Spanyol).

Cuma Real Sociedad (17 gol) dan Rayo Vallecano (20 gol) tim di 10 besar LaLiga yang punya jumlah kebobolan lebih banyak dari Madrid.
Rapuhnya lini belakang jadi salah sebab Los Merengues harus merelakan puncak klasemen LaLiga dikuasai Barcelona.

Karim Benzema dan kawan-kawan berada di posisi kedua, tertinggal tiga poin dari Barca.

La Blaugrana justru baru kebobolan enam gol di LaLiga.

Ancelotti agaknya perlu mencari pasangan tersolid di jantung pertahanan.

Saat ini dia memiliki tiga bek tengah top, yakni Eder Militao, David Alaba, dan Antonio Ruediger.

Sejauh ini Ancelotti lebih banyak menurukan duet Eder dan Alaba.

El Real butuh kembali ke jalur kemenangan terutama di LaLiga.

Pada partai terakhir, Si Putih dipecundangi Villarreal 1-2.

Selain lini pertahanan yang belum solid, performa kiper Thibaut Courtois juga sedikit menurun.

Barisan belakang yang masih ada lubang membuat gawang Courtois jadi lebih mudah dijebol.

mm