blank
Profil rup Band Guyon Waton asal Kulonprogo DIY. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Band Guyon Waton asal Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), baru saja pentas di acara “Gebyar Akhir Tahun 2022” di Alun-Alun Wonosobo.

Grub band yang kini tengah digandrungi kalangan muda milenial itu, sempat membuat hati penonton “ambyar” karena lagu sedih sekaligus mesra, meski dibawakan dengan lirik khas bahasa Jawa.

Siapa punggawa Grup Band Guyon Waton itu? Kenapa namanya cukup unik dan lagu-lagunya bisa menghipnotis kalangan muda? Inilah profilnya

Lagu “Kok Iso Yo”, “Menepi”, atau “Korban Janji” mungkin sudah gak asing lagi di telingamu. Judul lagu tadi adalah tiga di antara banyaknya lagu yang sudah diciptakan dan dinyanyikan oleh Guyon Waton.

Guyon Waton sendiri merupakan band asal Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang selama ini dikenal dengan lagu berlirik bahasa Jawa yang bikin ambyar hati pendengarnya. Penasaran ‘kan siapa saja orang di balik band ini dan kenapa namanya Guyon Waton? Yuk, check this out!

1. Asal nama Guyon Waton

blank
Grup Band Guyon Waton asal Kulonprogo DIY saat tampil di Alun-Alun Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka
Dalam bahasa Jawa, ‘guyon’ artinya bercanda dan ‘waton’ adalah asal-asalan. Namun ternyata bukan itu yang menjadi dasar penggunaan nama Guyon Waton buat band yang digawangi oleh enam orang pemuda ini.

Dalam podcast bersama Denny Caknan, sang vokalis yang bernama Bagus menceritakan kalau nama Guyon Waton justru diambil dari nama sebuah akun Twitter.

Akun Twitter @guyonwaton ini sudah ada sejak 2011 dan merupakan akun receh di mana mulai dari quote bahasa jawa sampai membahas hal-hal lucu.

Pemilik akun tersebut lah yang kemudian membantu meledakkan nyanyian Bagus yang saat itu masih bersama Arief lewat Twitter. Setelah itu, nama Guyon Waton juga dijadikan nama band milik Bagus dan Arief.

2. Awal mula terbentuknya Guyon Waton.

Sejatinya Guyon Waton bukanlah sebuah band yang direncanakan. Menurut cerita Bagus dan Arief, Guyon Waton justru berawal dari remaja desa yang setiap malam berkumpul di depan warung bakso dan bernyanyi bersama.

Tidak ada niatan untuk membentuk band atau malah masuk dapur rekaman. Kegiatan menyanyi yang kemudian diabadikan dengan ponsel dan dimasukkan ke media sosial hanya untuk dokumentasi pribadi. Lantas, banyak orang yang memberi masukan untuk diunggah ke YouTube.

Lagu-lagu almarhum Didi Kempot lantas jadi andalan mereka. Berawal dari menyanyikan ulang lagu Didi Kempot, Guyon Waton lantas booming dengan keunikannya menyanyikan lagu dangdut berbahasa Jawa tapi dengan konsep akustik.

3. Personil Guyon Waton

Berawal dari Bagus dan Arief yang tak lain adalah teman main satu desa, kini personil Guyon Waton berjumlah enam orang. Faisal Bagus Ibrahim atau yang lebih dikenal dengan nama Bagus memiliki posisi sebagai vokalis.

Ahmad Arifin atau yang dikenal sebagai Ripen berperan sebagai gitaris, sementara di bagian gitar melodi ada Hieronimus Ferry Widiyatmoko. Yang bikin unik dari Guyon Waton adalah karena adanya sentuhan musik ukulele yang dimainkan oleh Ndika Rismaya Pelma Arga.

Sementara yang membuat musik lebih enak buat joget adalah peran Ahmad Susilo Jati dengan ketipungnya. Dan terakhir, Yuli Hamdani yang bermain sebagai bassist.

4. Lagu ciptaan Guyon Waton

Tak mau sekadar menyanyikan ulang lagu milik orang lain, Guyon Waton lantas menciptakan lagunya sendiri. Meski nama Guyon Waton terdengar lucu, lagu-lagu yang diciptakan personilnya justru banyak mengisahkan soal patah hati yang membuat pendengarnya turut remuk dalam kesedihan.

Misalnya dalam “Korban Janji” yang mengisahkan bagaimana sakitnya saat ditinggal orang yang dicintai padahal sudah lama bersama. Atau lagu berjudul “Perlahan” yang menceritakan soal penyesalan. Lagu ini bahkan sudah ditonton lebih dari 120 juta kali di YouTube, loh.

Selain itu, juga ada lagu lain yaitu “Kok Iso Yo”, “Widodari”, “Sebatas Teman”, “Lungaku”, dan lain-lain. Guyon Waton kini tak hanya memenuhi undangan manggung dari kawasan Kulon Progo dan sekitarnya saja, tapi sudah keliling Indonesia dan banyak diundang menyanyi di stasiun tv swasta.

Muharno Zarka