blank
Para mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Angkatan 2019, memajang karya unggulan dalam pameran bertajuk Rekariksa, Graphic Design Exhibition.(Dok.ISI Suarkarta)

SOLO (SUARABARU.ID) – Para mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Angkatan 2019, memajang karya unggulan dalam pameran bertajuk Rekariksa, Graphic Design Exhibition.

Dosen ISI Surakarta, Basnendar Herry Prilosadoso, semalam, menyatakan, pameran ini mengangkat tema Rembrance/Reminiscene yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai ingatan atau kenangan.

Kata Basnendar, ingatan atau kenangan dapat menjadi pembelajaran bagi diri seseorang, untuk terus berkembang sesuai dengan spirit dari mahasiswa Prodi DKV Fakultas Seni Rupa Desain (FSRD) ISI Surakarta.

Jumlah karya yang dipamerkan sebanyak 49 buah. Terdiri atas karya 2-Dimensi seperti ilustrasi sebanyak 29 buah, animasi dan pop up berjumlah 9 karya, serta 11 karya berupa instalasi. Peserta pameran berjumlah 63 mahasiswa. Mereka berkarya secara individu maupun berkolaborasi dengan membentuk kelompok.

Pameran digelar di Gedung Galeri Kampus-2 ISI Surakarta, dibuka oleh Amir Ghozali MSn selaku Wakil Dekan Bidang II FSRD ISI Surakarta. Juga dihadiri beberapa dosen dan tamu undangan. Pameran disertai beberapa acara pendukung, berupa workshop dan talkshow.

Nara Sumber

Materi Workshop Creative Watercoloring for Ilustrasion, disampaikan Achmad Ramadhani Mahasiswa Prodi Seni Murni Angkatan 2017. Untuk talkshow dengan judul materi Melihat Lebih Dekat dari Keseharian Creative Agency, oleh narasumber Ricky Pratama selaku Art Director dari Studio Kala, Yogyakarta.

Ipung Kurniawan Yunianto SSn, MSn, selaku dosen pendamping pameran, menjelaskan, dengan pameran ini, mahasiswa dapat mengetahui sejauh mana kompetensi yang dimiliki, dibandingkan karya mahasiswa satu angkatan. Agar kedepannya, bisa lebih meningkatkan skill maupun konsep dalam berkarya, khususnya bidang desain komunikasi visual.

Merujuk pada tema yang diangkat dalam pameran ini, peserta diharapkan dapat membuat karya yang mengandung empat keyword. Yakni humble, timeless, experimental dan quirky. Humble memiliki arti sesuatu yang dekat atau erat dengan kehidupan sehari hari, tidak hanya itu saja tapi juga secara emosional. Timeless memiliki arti sesuatu yang berkesan dan tidak mudah untuk dilupakan, agar karya-karya yang ditampilkan tidak tergerus oleh tren dan di masa depan tidak dianggap ketinggalan zaman.

Untuk aspek Experimental, yaitu hal baru yang ingin dicoba bagi desainer, dengan tindakan mencari dan menemukan sesuatu yang berbeda, berdasarkan ide atau teknik yang belum pernah dipakai.

Ketua penyelenggara Mahendra Wijaya, menyatakan, tujuan event pameran ini sebagai media untuk menciptakan shared memory yang akan diingat di masa mendatang. Baik oleh para pengunjung maupun desainer. Juga untuk meningkatkan self-branding mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Angkatan 2019, dalam meningkatkan motivasi, apresiasi, serta kreativitas masyarakat yang berkunjung ke pameran.

Bambang Pur