blank
Kapten tim Porka Kalibawang dan Arepa Pagerkukuh saling berjabat tangan. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2 yang digelar Askab PSSI Wonosobo yang digelar lapangan Istiqomah Jlamprang Leksono dan lapangan Gelora Sindupaten Kertek, kini masih terus berlangsung.

Saat ini pertandingan sudah memasuki putaran ketiga atau terakhir di babak penyisihan grup, baik di Liga 1 dan Liga 2. Partai terarakhir berlangsung seru dan penuh ketegangan di masing-masing grup.

Sebab laga pamungkas di penyisihan grup akan menjadi penentu klub lolos ke babak besar, tetap bertahan di Liga 1 dan Liga 2 atau terdegradasi dari Liga 1 dan Liga 2.

Karena itu, jalannya pertandingan putaran terakhir penyisihan grup, berlangsung keras. Para suporter pun mulai meluapkan kekecewaan pada kepemimpinan wasit yang dinilai tidak adil.

Bahkan di dua lapangan tersebut, sempat terjadi keributan supoter usai laga selesai. Para suporter meluapkan kekecewaannya dengan mengeroyok wasit dan asisten wasit.

Kejadian memalukan tersebut tidak boleh terjadi lagi. Sebab akan menciderai tujuan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 untuk mencari bibit pemain bola dan menggairahkan dunia persepakbolaan di Wonosobo.

Prestasi dan Silaturrahmi

blank
Para suporter yang meluapkan kekecewaan pada wasit. Foto : SB/Muharno Zarka

Menanggapi kompetisi yang mulai memanas dan kekisruhan suporter yang tidak puas pada keputusan wasit, Ketua Askab PSSI Wonosobo Wahyu Lembu Suro Nugroho, meminta suporter dan official untuk menjunjung tinggi sportifitas.

“Dalam kompetisi sepakbola menang itu sesuatu yang pasti. Karena itu, semua harus legawa dan sportif pada hasil akhir pertandingan. Kalau ada ketidakpuasan itu juga hal yang wajar,” tegasnya.

Dia menyebut, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 digelar untuk mencari bibit pemain guna dipersiapkan pada event Liga 3 Jawa Tengah. Selain itu, juga sebagai ajang silaturrahmi insan sepakbola dan menghidupkan persepakbolaan di Wonosobo.

“Jika ada ketidakpuasan terhadap kepemimpinan wasit dan tindakan suporter yang anarkhis, mohon untuk diadukan ke panitia penyelenggara (panpel). Tidak main hakim sendiri. Panpel nanti akan memproses melalui komisi disiplin (Komdis) pertandingan,” ujarnya.

Hasil Liga 1 di lapangan Gelora Sindupaten, sore tadi, Sunan Ampel FC Ngampel Wonorejo berhasil mengalahkan Dinasty Keseneng Mojotengah 1-0. Pertandingan berjalan cukup keras dan menegangkan.

Sedang di lapangan Istiqomah Jlamprang, Ankel FC Wonokasihan Sojokerto Leksono sukses membungkam Siterus FC Siterus Kejajar dengan skore telak 5-1.

Sementara itu, di Liga 2 yang main di lapangan Gelora Sindupaten Forka Kalibawang vs Arepa Pagerkukuh berkesudahan 1-1. Di lapangan Istiqomah Jlamprang PS Gemilang Watumalang lawan Pokles Klesman seri 0-0.

Muharno Zarka