Wali Kota Muchamad Nur Azis didampingi Wakil Wali Kota M Mansyur dan Sekda Joko Budiyono saat bertatap muka dengan atlet yang akan berlaga pada Pra Porprov Jatengt 2022, (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

MAGELANG (SUARABARU.ID) — Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz ingin fokus pada upaya menggali prestasi cabang olahraga di wilayahnya. Ini tidak luput dari alokasi penganggaran pada cabang olahraga karena anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Magelang terbatas.

‘’Cabor harus berlomba, mana yang baik akan dibiayai,’’ tegas Aziz pada acara Ngopi Bareng Pak Wali di Pendapa Pengabdian, kemarin.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota M Mansyur, Sekda Joko Budiyono, Kepala Disporapar Wulandari Wahyuningsih, Ketum KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar beserta pengurus lainnya, dan 80 atlet yang akan mengikuti Pra Porprov Jateng berikut orang tuanya.

Azis menerangkan, olahraga maju karena banyak faktor, salah satunya dukungan dana.
Dia mencontohkan negara Cina dan Amerika yang memiliki anggaran besar untuk mencetak atlet-atlet unggul

‘’Kota Magelang tentu dananya tidak besar, karena kota kecil. Otomatis harus fokus mana yang harus diunggulkan,’’ ujarnya.

Menurutnya, biaya olahraga tidak harus hanya dari pemerintah, juga dari sponsor. Pengusaha di kota ini juga harus ikut mendukung.

‘’Kalau dana besar semangat prestasi juga tinggi. Tetapi jangan berkecil hati, Pemkot coba cukupi. Nanti kita anggarkan meski tidak banyak, tapi naik dari tahun lalu, step by step,’’ tutur Dokter Aziz.

Dokter spesialis penyakit dalam itu menambahkan, anggaran juga bisa didapatkan dari program unggulan Pemkot Magelang yaitu Rodanya Mas Bagia dan Magelang Keren.

‘’Misal di kampung ada atlet, bisa dibiayai melalui Rodanya Mas Bagia. Sekarang warga sentris, bukan pemerintah sentris. Potensi masyarakat semua digerakkan. Ayo cabor berlomba jadi yang terbaik. Fokus raih prestasi bukan uang,’’ ungkapnya.

Pada kesempatan ini dilakukan penandatanganan kerjasama KONI Kota Magelang dengan BPJS Ketenagakerjaan, terkait perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian untuk atlet dan pengurus.

Selain itu atlet, pelatih dan asisten pelatih yang berprestasi juga mendapatkan dana pembinaan yang diserahkan simbolis oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Magelang.

Ketua Umum KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar mengatakan, suatu kehormatan bagi insan olahraga bisa hadir di acara Ngopi Bareng Pak Wali. Ini menjadi pendorong dan penyemangat insan olahraga dalam memajukan olahraga.

Ali menerangkan, mulai Juni sampai November 2022 dilaksanakan Pra Porprov Jateng. Sebelumnya atlet yang akan ikut Pra Porprov sudah melakukan tes fisik dan tes prestasi. Dari hasil tes fisik tersebut ditetapkan 80 atlet yang lolos.

‘’Target raih 10 besar, lebih baik dari 2018. Kerja keras harus di semua lini. Kita loloskan banyak di Pra Porprov 2022,’’ tandasnya. (pemkotmgl).