Fakultas Teknik (FT) Universitas Semarang (USM) menggelar Penandatanganan Kerja Sama FT USM dengan PT Sertifikasi Ketenagalistrikan Mahatma (Sekema), PT Yodya Karya (Persero) Wilayah I, dan Pesatuan Insinsyur Indonesia (PII) Cabang Semarang pada Selasa (21/6). (Foto:humas USM)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Fakultas Teknik (FT) Universitas Semarang (USM) menggelar Penandatanganan Kerja Sama FT USM dengan PT Sertifikasi Ketenagalistrikan Mahatma (Sekema), PT Yodya Karya (Persero) Wilayah I, dan Pesatuan Insinsyur Indonesia (PII) Cabang Semarang.

Penandatanganan MoU ini dilakukan di Ruang Sidang Fakultas Teknik, Menara USM Lantai 7, pada Selasa (21/6).

Hadir dalam penanadatangan Mou tersebut antara lain, Pimpinan PT Yodya Karya (Persero) Wilayah I, Danang Rujito Wibowo ST MSi, dan Direktur Utama PT Sertifikasi Ketenagalistrikan Mahatma (Sekema) HT Dwi Putranto.

Retor USM, Dr Supari ST MT berharap, bekerja sama yang telah dibangun bisa membawa dampak positif bagi Yodya Karya, Sekema, serta PII dengan USM.

”Bukan tidak mungkin dapat terjadinya bekerja sama antara Yodya dan Sekema karena setelah pertemuan ini. Kami berharap, USM dapat menjadi tempat uji kompetensinya,” ungkap Supari.

USM mengarah ke perguruan tinggi yang seirama dengan pembangunan daerah, karena banyak perguruan tinggi yang lebih ke ‘Menara Gading’ yaitu sibuk dengan perguruannya sendiri yang tidak peduli dengan pembangunan di sekitarnya,” imbuhnya.

Supari minta, kerja sama ini dapat dikelola dengan baik, karena mahasiswa perlu dibekali skill lapangan yang kuat.

”Ke depan agar bisa meningkat bersama, serta dapat menjadikan Indonesia lebih maju denga Sekema, Yodya, dan PII dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Teknik USM, Dr Purwanto ST MT mengatakan, penandatanganan kerja sama ini juga guna mendukung program MBKM yang digagas oleh Kemendikbud.

”Kami berharap, kerja sama ini dapat mendukung kegiatan-kegiatan kami, terutama dengan program yang direncanakan oleh Kemendikbud. Sebab program tersebut harus terwadahi jika terdapat mahasiswa yang magang,” tandas Purwanto.

Purwanto mengatakan, magang terbagi menjadi dua yaitu magang madiri selama enam bulan serta magang dari program MBKM Kemendikbud.

Muhaimin