blank
Sekjen PB WI, Ngatino, memukul gong tanda dimulainya secara resmi Sirnas Wushu Sanda Seri I di Unnes. Foto: riyan

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana mengatakan, cabang wushu menjadi cabang unggulan provinsi ini. Bukti itu diperlihatkan, karena wushu selalu mampu mempertahankan tradisi medali emas di arena PON.

Hal itu seperti yang disampaikan Bona, saat hadir di acara pembukaan Sirkuit Nasional (Sirnas) Wushu Sanda Seri I, yang dimulai Selasa (31/5/2022) di Auditorium Unnes, Semarang.

Menurut dia, dalam beberapa even Nasional, tim Jateng di cabor wushu seringkali meraih prestasi tinggi. Baik itu di nomor Sanda, Taolu, Nangquan ataupun di nomor-nomor yang lain.

BACA JUGA: 220 Pelajar Ikuti Lomba MTQ Nasional Tingkat Kabupaten Wonosobo

”Bahkan pada PON Papua 2021, cabang wushu menyabet tiga medali emas dan lima medali perunggu. Kami pun mengapresiasi Sirnas ini sebagai sarana kaderisasi atlet wushu,” kata Bona, tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Negeri Semarang (Unnes), Dr Abdurrahman MPd, memberikan apresiasi atas antusiasme dan semangat bertanding para peserta Sirnas kali ini.

Abdurrahman yang mewikili Rektor Unnes menyatakan, antusiasme dan semangat itu merupakan indikator, mereka sangat ingin mencapai prestasi tertinggi, setelah menjalani banyak latihan.

BACA JUGA: Relevansi Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara Dalam Membentuk Profil Pelajar Pancasila

”Kami berharap, jangan pernah berhenti berlatih. Terus berjuang, karena untuk menjadi juara itu tidak mudah. Harus disiplin memanfaatkan waktu untuk berlatih,” jelas Abdurrahman saat membuka Sirnas.

Hadir dalam kesempatan itu, Sekjen PB WI, Ngatino bersama jajaran pengurus harian, Kepala Bidang Keolahragaan Disporapar Jateng Arya Candra Destianto, Ketua Umum Pengprov WI Jateng Daniel Budi Setiawan dan perwakilan KONI kabupaten/kota dan pengprov.

Ngatino sendiri menyatakan salut atas upaya Unnes menggelar Kejuaraan Wushu Piala Rektor Unnes, yang masih satu rangkaian dengan Sirnas kali ini.

BACA JUGA: Perbaiki Sektor Pendidikan Harus Dijawab dengan Transparansi

Dia menyebutkan, karena sudah menyentuh kegiatan hingga lima kali, dan sukses sebagai sarana pembibitan dan kaderisasi atlet wushu, PB WI menjadikan Piala Rektor Unnes sebagai kalender PB WI.

”Piala Rektor Unnes mendapat perhatian tinggi dari Pengprov WI di Indonesia. Hingga PB WI akhirnya menjadikan even ini sebagai kalender tetap Nasional,” ungkap Ngatino.

Sedangkan Ketua Panitia Sirnas Wushu Sanda Seri I, Dr Heny Setyawati MSi, yang juga Sekum Pengprov WI Jateng menjelaskan, even ini diikuti 178 atlet dari 14 provinsi.

Sirnas kali ini memperebutkan Piala Airlangga Hartarto untuk kategori senior, Piala Rektor Unnes (junior), Ketua Umum KONI Jateng (pra-junior) dan Ketua Umum Pengprov WI (pemula).

Riyan