blank
Dmitry Bivol/dok

(SUARABARU.ID) – Dmitry Bivol bertinju dengan taktis saat menang angka mutlak atas Saul ‘’Canelo’’ Alvarez dalam duel di kelas berat ringan WBA, 8 Mei lalu.

Meski tak diunggulkan, Bivol sukses membalikkan keadaan.

Dari statistik, petunju 31 tahun ini memang layak jadi pemenang.

Selama 12 ronde penuh, dia rata-rata melepas 13 pukulan tepat sasaran di tiap babak

Pertarungan kontra Bivol bahkan menjadi duel 12 ronde paling tidak aktif bagi Canelo.

Sebelumnya, pertarungan dengan jumlah pukulan mendarat paling sedikit dari Saul terjadi saat raja tinju dunia itu melawan Floyd Mayweather Jr.

Kalah dari Mayweather Jr dalam duel 12 ronde, kala itu Alvarez masih bisa melepas 117 pukulan akurat.

Saat jumpa Bivol, petinju asal Meksiko itu hanya mampu melepas 84 pukulan saja.

Mengenai kemungkinan duel ulang kontra Canelo, Bivol mengaku belum ada kejelasan.

‘’Saya tidak tahu lawan selanjutnya,’’ tutur Dmitry seperti dkutip dari Boxing Scene.

Ada kemungkinan petinju berkebangsaan Rusia ini dipertemukan pemenang antara Artur Beterbiev dan Joe Smith Jr.

Beterbiev, pemegang sabuk kelas berat ringan IBF dan WBC, akan meladeni Smith Jr (juara kelas berat ringan WBO) pada 19 Juni 2022.

Bivol dan Beterbiev sama-sama belum merasakan kekalahan.

Artur bahkan lebih mengerikan dengan rekor 17 kali menang nonstop dan semuanya melalui KO.

rr