Kapolres Magelang

KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)- Polres Magelang mendalami keterangan dari tersangka maupun saksi-saksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh dukun pengganda uang IS (57) asal Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Hari ini dilakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka.

Kapolres AKBP Mochammad Sajarod Zakun menjelaskan, hari ini penyidik meminta bantuan ahli untuk melakukan pemeriksaan psikologi terhadap tersangka. Hal tersebut dilakukan guna mendalami kepribadian tersangka.

“Pemeriksaan psikologi untuk mendalami kepribadian tersangka dan hari ini sudah dilakukan di Polres Magelang. Hasilnya kita tunggu dan itu hanya untuk kepentingan penyidikan,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa penyidikan akan tetap dijalankan sesuai dengan SOP yang berlaku. Itu agar proses penyidikan efektif dan efisien.

Kapolres berharap kasus tersebut dapat segera diselesaikan dan tersangka dapat segera disidangkan.

Seperti diketahui, dari hasil penyidikan petugas diperoleh keterangan bahwa empat korban dukun tersebut dibunuh dengan cara yang sama, yaitu menggunakan air yang sudah dicampur potas yang mengandung sianida.

Dijelaskan, korban pertama adalah Mu’arif (52) warga Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Magelang. Peristiwanya terjadi pada Kamis 14 Mei 2020 malam.

Korban lainnya yakni Lasma dan Wasdiyanto, keduanya warga Dusun Marongan, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, ditemukan meninggal pada Rabu 10/11/2021. Ada satu lagi korban berikutnya adalah seorang petani asal Sleman berinisial S (63) pada 2 Desember 2020.

“Setelah melalui penyidikan mendalam, akhirnya diketahui tersangka juga telah memberikan air beracun kepada seorang petani asal Sleman S (63) pada 2 Desember 2020,” jelas Kapolres.

Eko Priyono