Tim Jogo Tonggo Wonogiri bersama relawan dan petugas dari institusi terkait, memakamkan jenazah secara Prokes pencegahan Covid-19.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dalam lima terakhir ini, di Wonogiri setidak-tidaknya berlangsung pemakaman 7 jenazah secara Protokol Kesehatan (Prokes).

Tim Jogo Tonggo bersama relawan, melakukan pemakaman bersama unsur terkait. Itu sebagaimana berlangsung, Sabtu (5/6), saat memakamkan dua jenazah.

Yakni pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngrangkung, Desa Tawangharjo, Kecamatan Giriwoyo, dan di TPU Tawangsari, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran.

Pemakaman jenazah di TPU Ngrangkung atas nama Kakek S (76) yang meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Maguan, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.

Rumah Sakit
Hadir dalam pemakaman, Kapolsek AKP Wartadi bersama Aipda Roni dan Bripka Eko Purwanto, Danramil-08 diwakili Sertu Harsono bersama pimpinan Puskesmas Dokter Budi Ashari.

Personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Wonogiri, melakukan pengamanan pada prosesi pemakaman jenazah secara Prokes.

Kemudian di TPU Tawangsari, Tim Jogo Tonggo memakamkan jenazah seorang pria berinisial S (52) yang meninggal di RS Slamet Riyadi Surakarta.

Sebelumnya, setidak-tidaknya telah memakamkan 5 jenazah di 5 kecamatan, yakni di Kecamatan Batuwarno, Puhpelem, Tirtomoyo, Purwantoro dan Sidoharjo.

Lima Jenazah
Lima jenazah terdiri Ny S (63) di Batuwarno, Kakek P(77) di Puhpelem, pria GS (63) di Tirtomoyo, pria HS (55) di Purwantoro dan perempuan berinisial Ny P (48) di Sidoharjo.

Pemakaman jenazah di TPU Rejosari, Kedunggupit, Sidoharjo, Wonogiri, berlangsung malam hari Pukul 22.00 dengan bantuan penerangan darurat.

Ikut hadir dalam prosesi pemakaman, jajaran Forkompimcam, pimpinan Puskesmas bersama Satgas Covid-19, Kades/Lurah berikut perwakilan keluarga.

Penguburan di Sidoharjo, berlangsung Pukul 22.00 di TPU Rejosari, Kedunggupit. Untuk menerangi gelapnya malam, warga membantu memasang penerangan darurat.

Sementara itu, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri sebanyak 4.665 orang. Yang ODP (960 orang), PDP (325), meninggal (261), sembuh 4.157 orang.

Yang menjalani perawatan di Rumah Sakit 102 orang, dan yang karantina khusus 145 orang. Berikut jumlah pemudik totalnya ada sebanyak 52,900 orang.

Bambang Pur

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here