blank
Mahasiswa USM mengikuti kuliah di kampus Jl Soekarno-Hatta.

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Tim penelitian USM yang terdiri atas Metta Christiana SPd MKes (ketua) dan Ahmad Muhaimin SPd MPd (anggota) melakukan penelitian dengan tema ”Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Semarang”, baru-baru ini.

Penelitian yang didanai oleh Universitas Semarang (USM) itu bertujuan untuk mengetahui gaya belajar daring mahasiswa Fakultas Ekonomi USM.
”Adanya wabah virus corona ini menghambat kegiatan belajar mengajar yang biasanya berlangsung secara tatap muka. Sistem pembelajaran dilakukan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi. Salah satu tantangan besar dalam pelaksanaan model pembelajaran jarak jauh, yaitu sivitas akademika belum terbiasa menggunakan sistem pembelajaran yang bersifat blended dan sepenuhnya online,” kata Metta.

Dia mengatakan, penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah semua mahasiswa FE USM yang mengambil mata kuliah olahraga di semester gasal 2020/2021 sebanyak 776 orang yang berusia 18-25 tahun.

”Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan metode analisis statistik deskriptif,” uangkapnya.

Menurutnya, dari hasil kajian, gaya belajar mahasiswa FE USM yang tertinggi adalah kinestetik yaitu sebesar 40,8%, kedua yaitu visual sebanyak 33,8%, ketiga yaitu auditorial sebanyak 25,4%.

Mahasiswa banyak yang lebih suka sistem perkuliahan daring dengan aktif melihat, mendengarkan dan melakukan tanya jawab langsung dengan dosen yaitu sebesar 41,2%.

”Kami menyarankan kepada para dosen memperbanyak proporsi mengajar sistem daring dengan live video, audio, menampilkan materi dan melakukan tanya jawab langsung. Sistem dengan hanya live audio dan menampilkan materi saja sebaiknya sangat dikurangi karena hanya sedikit yang menyukainya,” tandasnya.

Muha/Ryan