Anggota Linmas Kelurahan Wonosobo Barat mengikuti latihan PBB untuk menghadapi pengamanan Pilkada. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Danramil 01/Wonosobo Kapten Inf Sugeng Hariyanto mengungkapkan personil Perlindungan Masyarakat (Linmas) menjadi ujung tombak pengamanan Pilkada yang akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang.

“Sebab, bersama anggota TNI dan Polri, personil Linmas berada di garda terdepan dalam pengamanan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada di lapangan. Selama 24 jam Linmas berjaga di TPS selama dilakukan proses pemilihan,” katanya.

Kapten Inf Sugeng Hariyanto mengatakan hal itu saat melaksanaan pembinaan bagi anggota Linmas di Balai Kelurahan Wonosobo Barat. Pembinaan Linmas digelar dalam rangka persiapan pengamanan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Menurutnya, Linmas mempunyai peran sangat penting di wilayahnya. Banyak tugas yang diberikan oleh pemerintah kepada Linmas seperti yang terjantum dalam Permendagri No 84 tahun 2014.

“Karena itu, anggota Linmas harus menguasai bentul setiap tugasnya dan dilaksanakan penuh dengah rasa keihlasan dan tanggung jawab. Dengan melaksanakan tugas penuh keihlasan maka akan terasa ringan,” tuturnya, Sabtu (21/11).

Personil Linmas, sambung dia, adalah warga yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melaksanakan kegiatan pengamanan Pilkada 2020. Menjaga ketertiban dan keamanan serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya di desa.

Protokol Kesehatan

Danramil 01/Wonosobo Kapten Inf Sugeng Hariyanto ketika memberikan pembekalan pada personil Linmas. Foto : SB/Muharno Zarka

“Apalagi dalam situasi masa pendemi global Covid-19 ini, peran Linmas di masyarakat begitu penting. Yakni mengajak masyarakat agar ikut serta memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus Corona melalui protokol kesehatan,” sebutnya.

Dikatakan, protokol kesehatan, seperti rajin memakai masker jika keluar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir jika telah selesai melaksanakan aktivitas di luar rumah, harus tetap dilaksanakan.

“Selain itu, juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga jarak di keramaian. Jika tidak penting sekali lebih baik diam di rumah.

Ini penting diberikan pemahaman kevmasyarakat dalam rangka pelaksanaan new normal,” paparnya.

Pemahaman tersebut, ungkapnya, harus diberikan secara terus menerus. Sebab tingkat kemampuan masyarakat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Itu merupakan salah satu kegiatan bela negara. Bela negara dapat dilakukan sesuai profesi masing-masing.

Setelah acara penyuluhan selesai dilanjutkan dengan latihan PBB oleh Pelda Lilik Gunarso Batuud Koramil 01. Latihan PBB dapat membentuk seseorang menjadi lebih disiplin, karena orang di perintahkan untuk mematuhi perintah pimpinan.

“Dalam PBB juga diajarkan dalam melaksanakan perintah harus sesuai waktu yang telah ditentukan. Jika itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka akan sangat baik sekali,” tegas Lilik.

Manfaat yang lain dari PBB adalah melatih seseorang untuk menanamkan rasa kebersamaan, rasa persaudaraan. Karena dalam PBB gerakan berbaris harus sama. Baik dalam waktu maupun lainnya.

Muharno Zarka-Wahyu