blank
Petugas Polsek Gabus melakukan pemeriksaan pasca kebakaran di rumah milik Ngadiyem, di Desa Tunggulrejo, Kecamatan Gabus. Foto : hana eswe.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sebuah ruah di Tunggulrejo, Gabus, Grobogan ludes terbakar, Minggu (11/10). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 itu, diduga akibat pemilik lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumahnya.

Kejadian bermula saat pemilik rumah pergi ke sawah sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, rumah dalam keadaan kosong.

Darto (55), tetangganya, mencium bau gosong yang berasal dari rumah tersebut. Dia lansung menuju ke rumah tersebut dan kaget setelah melihat adanya kobaran api melalap bagian belakang rumah Ngadiyem.

Darto langsung berteriak minta tolong. Teriakan tersebut mengundang warga yang berada di sekitarnya. Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha memadamkan api.

Sementara, korban yang berada di sawah, lalu diberi tahu oleh warga. Mendapatkan informasi dari para tetangganya, korban mengecek rumahnya. Sesampainya di sana, korban melihat rumah di bagian belakang sudah ludes terbakar.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Mapolsek Gabus. Dari keterangan Ngadiyem, sebelum berangkat ke sawah, ia memasak dan lupa mematikan kompor. “Saya lupa mematikan kompor. Setelah masak langsung berangkat ke sawah,” ujar Ngadiyem.

Mendapat informasi dari masyarakat, petugas dari Polsek Gabus langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan olah TKP. Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas, rumah berbentuk kapung atau setangkep dengan dinding berbahan triplek dan anyaman bambu berukuran tiang berjumlah empat buah berukuran 12 x 12 sentimeter.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, korban menderita kerugian material sekitar Rp 15 juta. Untuk penyebabnya, usai memasak, korban lupa mematikan kompor dan tidak mengeceknya kembali sebelum berangkat ke sawah,” ujar Kapolsek Gabus, Iptu Sunarto.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kecamatan Gabus agar tetap waspada terhadap barang-barang yang dapat menimbulkan kebakaran. Selain itu, Iptu Sunarto meminta agar warga tetap mengecek peralatan-peralatan yang ada di dalam rumah sebelum ditinggal berpergian.

“Jika mau meninggalkan rumah, diimbau agar tetap mengecek peralatan-peralatan yang mudah terbakar, seperti kompor agar tetap dalam kondisi mati setelah masak,” imbau Iptu Sunarto.

Hana Eswe-trs