blank
Vice Presiden Sales and Care Strategy Telkomsel Andri Wibawanto dan Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah DR H Ahmad Umar MA, menandatangani MoU kolaborasi Telkomsel bersama Kemenag menghadirkan program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh. Foto: hery priyono

JAKARTA (SUARABARU.ID)– Telkomsel terus meningkatkan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia. Termasuk membantu masyarakat menjalani kegiatan pembelajaran jarak jauh, di tengah situasi penuh tantangan seperti saat ini.

Dampak positif yang diharapkan Telkomsel, kini diwujudkan dengan mendukung program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh dari Kementerian Agama.

Sebagai bagian dari dukungan itu, Telkomsel menjalin kolaborasi lanjutan bersama Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui penandatanganan nota kesepahaman yang laksanakan bersama pada Senin (21/9/2020).

BACA JUGA : Bea Cukai Siapkan Kawasan Industri Tembakau di Kudus dan Jepara

”Telkomsel merasa senang dapat kembali menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama sehingga bisa terus bergerak maju bersama mendampingi institusi pendidikan tingkat madrasah di seluruh Indonesia, dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran jarak jauh secara efektif dan efisien,” kata Direktur Sales Telkomsel, Ririn Widaryani dalam keterangannya di Jakarta.

Dia menjelaskan, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco company, untuk membangun ekosistem digital yang menyeluruh dan berkelanjutan di Indonesia. Hal ini mengingat, kegiatan belajar mengajar jarak jauh butuh implementasi teknologi digital yang komprehensif.

”Kami berterimakasih pada Telkomsel yang telah memberikan bantuan berupa kartu perdana dan kuota internet kepada siswa madrasah yang membutuhkan. Melalui jaringan Telkomsel yang unggul, kami harap memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh,” kata Direktur Kurikulum Sarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama, Ahmad Umar.

Dukungan Nyata
Menurut dia, Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh dirancang untuk menunjang para pemangku kepentingan di lingkungan madrasah, dan keluarga besar Kementerian Agama Republik Indonesia, dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Inisiatif itu diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik dan pendidik Kementerian Agama Republik Indonesia, dalam menjalani cara baru pada kegiatan belajar mengajar di tengah situasi pandemi seperti sekarang. Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh sendiri dimulai dari 21 September sampai 31 Desember 2020.

Telkomsel sendiri berinisiatif memberikan dukungan nyata terhadap program itu dengan menyiadakan kartu perdana yang sudah disertai kuota data 10GB dari Paket Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) senilai Rp 10, dan dilengkapi paket renewal dengan kuota 11GB senilai Rp 5000.

Telkomsel juga akan melakukan distribusi kartu perdana khusus ini kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama. Disamping itu, Telkomsel juga akan mengadakan webinar bertema ‘Merdeka Belajar Jarak Jauh Pendidikan Madrasah melalui Teknologi Digital dengan Jaringan Terluas’ di akhir September.

Hery Priyono-Riyan