Bagikan
Tiga bgnaunan rumah milik Sodikin dan Sayem, warga Dukuh Pulo, Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Blora, ludes dan rata tanah dilalap si jago merah. (Foto : SB/Wahono)

BLORA – Si jago merah, Kamis (7/11/2019), melalap habis tiga banguan rumah berbahan kayu yang dihuni dua keluarga, Sodikin (41) dan Sayem (80), warga Pulo, Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Blora.

Peristiwa kebakaran yang meludeskan tiga rumah itu, kali pertama diketahui Sutarji (39), ketika tetangga korban itu mendengar suara gaduh sapi di kandang milik Sodikin yang menendang-nendang dindin papan jati.

Penasaran dengan suara gaduh, Sutarji mendekat ke kandang Soikin, namun bertapa terkejutnya  melihat ada korbaran api yang terus membesar merembet ke rumah bagian depan dan atap genting.

Seketika itu Sutarji berteriak keras dan didengar tetangga, antara lain Sabit (64), Ahmad Nuryakin (23), dan warga sekitarnya. Kompak para tetangga korban berdatangan berupaya meredam api dengan peralatan seadanya.

“Kami berusaha memadamkan api dengan iar, dan alat seadanya, tapi api terus membesar,” ungkap Sutarji.

Pagi itu, puluhan tetangga memang sudah berupaya memadamkan api, namun upaya itu tidak berhasil, bahkan api terus berkobar hebat, dan merembet ke rumah Sayem.

Saat Kapolsek Iptu Tejo Utomo menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk dua korban kebakaran, Sodikin dan Sayem. (Foto : SB/Wahono

Arus Pendek

Kejadian kebakaran masuk ke Polsek Banjarejo, Polres Blora. Tidak menunggu lama, Kapolsek Iptu  (Pol) Tejo Utomo bersama anggota, dan personil Koramil meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran.

“Satpol PP Blora langsung kami hubungi, minta sedegera dikirim bantuan armada unit water suply,” jelas Kapolsek Iptu Tejo Utomo.

Hanya sayangnya, saat tiga unit armada water suply tiba, api yang berkobar hebat itu sudah melalap habis tiga bangunan rumah. Meski demikian, armada itu tetap bekerja, dan  memadamkan sisa-sisa api.

Dijelaskan Kapolsek Banjarejo, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 120 juta, masing-asing diderita Sodikin sekitar Rp 80 juta, dan Sayem Rp 40 juta.

“Diduga kuat kebakaran akibatarus pendek (korselting) listrik, sejumlah barang bukti seperti meteran listrik, dan tabung gas kami amankan untuk bahan penyelidikan,” katanya.

Melihat musibah itu, Kapolsek Iptu Tejo Utomo dan anggotanya, langsung mengirim bantuan kemanusiaan untuk dua korban, berupa sembako dan barang keperluan sehari-hari.

“Jajaran Polsek Banjarejo ikut prihatin, semoga bansos dari kami bisa membantu meringankan korban,” pungkas Kapolsek Banjarejo Iptu Tejo Utomo.

Suarabaru.id/Wahono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here