<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lawang sewu Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/lawang-sewu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2025 11:11:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>lawang sewu Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KAI Wisata Hadirkan Soeara Loka, Road to Anniversary KLa Project 37th di Lawang Sewu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/15/kai-wisata-hadirkan-soeara-loka-road-to-anniversary-kla-project-37th-di-lawang-sewu</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2025/08/15/kai-wisata-hadirkan-soeara-loka-road-to-anniversary-kla-project-37th-di-lawang-sewu#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 10:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[anniversary]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[kla project]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Soeara Loka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=188040</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; KAI Wisata bersama promotor Karyatama menggelar konser istimewa Soeara Loka – Road to Anniversary KLa Project 37th di Lawang Sewu, pada 13 September 2025. Konser ini menjadi bagian dari perjalanan menuju perayaan 37 tahun KLa Project, salah satu band legendaris Indonesia yang telah menemani lintas generasi dengan karya-karyanya. Direktur Operasi KAI Wisata, Eko [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/15/kai-wisata-hadirkan-soeara-loka-road-to-anniversary-kla-project-37th-di-lawang-sewu">KAI Wisata Hadirkan Soeara Loka, Road to Anniversary KLa Project 37th di Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; KAI Wisata bersama promotor Karyatama menggelar konser istimewa Soeara Loka – Road to Anniversary KLa Project 37th di Lawang Sewu, pada 13 September 2025.</p>
<p>Konser ini menjadi bagian dari perjalanan menuju perayaan 37 tahun KLa Project, salah satu band legendaris Indonesia yang telah menemani lintas generasi dengan karya-karyanya.</p>
<p>Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi, mengatakan, dengan kapasitas 1.000 kursi, penonton akan merasakan atmosfer intim dan eksklusif di tengah kemegahan arsitektur klasik Lawang Sewu.</p>
<p>“Melalui Soeara Loka ini, kami ingin menggabungkan dua keindahan harmoni musik legendaris KLa Project dan pesona bangunan bersejarah Lawang Sewu,” katanya, Jumat 15 Agustus 2025.</p>
<p>Adapun panitia konser mematok harga tiket sebesar Rp 1 juta untuk kelas VIP, Rp 850 ribu untuk kelas diamond, dan Rp 700 ribu untuk kelas platinum. Penjualan tiket sudah dimulai pada 13 Agustus 2025 melalui situs resmi www.tickizen.id/events/soearaloka.</p>
<p>&#8220;Konser ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebuah pengalaman budaya yang menghubungkan seni, sejarah, dan pariwisata,&#8221; kata Eko.</p>
<p>Dirinya menambahkan, kolaborasi KAI Wisata dengan Karyatama diharapkan mampu memberikan nuansa berbeda bagi penonton, di mana setiap nada musik berpadu dengan kemegahan arsitektur kolonial Lawang Sewu.</p>
<p>“Kami percaya, perpaduan ini akan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung” tambah Eko.</p>
<p>KAI Wisata mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan tiketnya, menikmati alunan karya KLa Project, dan sekaligus merasakan atmosfer magis Lawang Sewu di malam hari.</p>
<p>“Jangan lewatkan kesempatan langka ini menikmati konser musik ditempat sejarah,” tutup Eko.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/15/kai-wisata-hadirkan-soeara-loka-road-to-anniversary-kla-project-37th-di-lawang-sewu">KAI Wisata Hadirkan Soeara Loka, Road to Anniversary KLa Project 37th di Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2025/08/15/kai-wisata-hadirkan-soeara-loka-road-to-anniversary-kla-project-37th-di-lawang-sewu/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>7</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lawang Sewu Semarang, Setiap Sudutnya Bisa Jadi Spot Foto Menarik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/06/lawang-sewu-semarang-setiap-sudutnya-bisa-jadi-spot-foto-menarik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 03:14:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[kota lama]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Tugu Muda]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=445109</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG punya ikon namanya Kota Lama, yang merupakan kawasan dengan bangunan peninggalan zaman kolonial. Kita mesti tahu, bahwa pada awalnya, Kota Lama Semarang adalah pusat aktivitas perdagangan pada masa penjajahan dulu. Bahkan, Searang pernah menjadi kota terpenting di Nusantara setelah Batavia. Kawasan Kota Lama Semarang dibangun pada abad ke-18, salah bangunan ikonik yang masih ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/06/lawang-sewu-semarang-setiap-sudutnya-bisa-jadi-spot-foto-menarik">Lawang Sewu Semarang, Setiap Sudutnya Bisa Jadi Spot Foto Menarik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG</strong> punya ikon namanya Kota Lama, yang merupakan kawasan dengan bangunan peninggalan zaman kolonial. Kita mesti tahu, bahwa pada awalnya, Kota Lama Semarang adalah pusat aktivitas perdagangan pada masa penjajahan dulu. Bahkan, Searang pernah menjadi kota terpenting di Nusantara setelah Batavia.</p>
<p>Kawasan Kota Lama Semarang dibangun pada abad ke-18, salah bangunan ikonik yang masih ada sekarang adalah Gereja Blenduk, yang didirikan tahun 1753.</p>
<p>Selain Kota Lama dengan Gereja Blenduk yang ikonik, Semarang juga punya Lawang Sewu yang sangat terkenal, dan lokasinya di tengah kota, di kawasan Tugu Muda. Lawang Sewu memang boleh dibilang “baru” dibandingkan Kota Lama, karena dibangun sekitar dua abad kemudian yaitu abad ke-20 tepatnya tahun 1904–1907.</p>
<p><strong>Paraban</strong></p>
<p>Sebutan Lawang Sewu menurut pakar perkotaan Prof Ir Eko Budihardjo (almarhum) adalah <em>paraban </em>atau sebutan. Mantan Rektor Undip ini mengatakan, <em>paraban </em>itu muncul karena ada sesuatu yang khas atau unik.</p>
<p>Lawang Sewu mendapat <em>paraban </em>itu karena bangunan ini punya pintu yang jumlahnya banyak sekali. Nah, tradisi Jawa, yang banyak-banyak atau yang tinggi-tinggi ditambahi sebutan <em>sewu </em>atau seribu. Misalnya Grojogan Sewu di Tawangmangu, Candi Sewu yang lokasinya dengan dengan Candi Prambanan.</p>
<figure id="attachment_445122" aria-describedby="caption-attachment-445122" style="width: 524px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-445122 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/LAWANG-SEWU-BS.jpg" alt="" width="524" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/LAWANG-SEWU-BS.jpg 524w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/LAWANG-SEWU-BS-400x292.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/LAWANG-SEWU-BS-150x110.jpg 150w" sizes="(max-width: 524px) 100vw, 524px" /><figcaption id="caption-attachment-445122" class="wp-caption-text">Pintu yang berderet-deret di LAwang Sewu menjadi spot manis untuk berfoto. Foto: Dok Bambang Supranoto</figcaption></figure>
<p><em>Gereja Blenduk </em>juga merupakan <em>paraban. </em>Bagian atapnya berupa kubah yang seperti perut membuncit. Orang berperut besar, termasuk perempuan hamil, di Jawa disebut <em>wetenge mblenduk </em>(perutnya membuncit).</p>
<p>Maka GPIB Immanuel ini disebut Gereja Blenduk. Bahkan, Prof Eko Budihard ketika presentasi di luar negeri menggunakan bahasa Inggris, selalu menerangkan Gereja Blenduk sebagai <em>pregnance church </em>atau “gereja hamil”, karena bentuknya itu.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/06/lawang-sewu-semarang-setiap-sudutnya-bisa-jadi-spot-foto-menarik">Lawang Sewu Semarang, Setiap Sudutnya Bisa Jadi Spot Foto Menarik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bonte Holistik Nusantara Bakal Hadir di Lawang Sewu, Catat Tanggalnya!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/11/bonte-holistik-nusantara-bakal-hadir-di-lawang-sewu-catat-tanggalnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Oct 2023 07:15:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bonte Holistik Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Kombinasi teknik hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Museum lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan terapis]]></category>
		<category><![CDATA[Roadshow Bonte Holistik Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik kesehatan tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=373871</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Museum Lawang Sewu kembali melakukan rangkaian kegiatan dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pengunjung. Kali ini Lawang Sewu bakal menghadirkan roadshow &#8216;Bonte Holistik Nusantara&#8217; teknik kesehatan tradisional, original bukan abal-abal. Humas PT Kereta Pariwisata, M. Ilud. Siregar menyampaikan, Bonte Holistik Nusantara adalah suatu teknik kesehatan tradisional berupa pengobatan terapis kombinasi tehnik hypnosis dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/11/bonte-holistik-nusantara-bakal-hadir-di-lawang-sewu-catat-tanggalnya">Bonte Holistik Nusantara Bakal Hadir di Lawang Sewu, Catat Tanggalnya!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Museum Lawang Sewu kembali melakukan rangkaian kegiatan dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pengunjung.</p>
<p>Kali ini Lawang Sewu bakal menghadirkan roadshow &#8216;Bonte Holistik Nusantara&#8217; teknik kesehatan tradisional, original bukan abal-abal.</p>
<p>Humas PT Kereta Pariwisata, M. Ilud. Siregar menyampaikan, Bonte Holistik Nusantara adalah suatu teknik kesehatan tradisional berupa pengobatan terapis kombinasi tehnik hypnosis dan tehnik reposisi tulang modern, untuk membantu menangani keluhan terhadap saraf kejepit, sakit leher, sakit siku dan lutut, sakit pergelangan tangan, kaki dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Roadshow Bonte Holistik Nusantara akan hadir di Lawang Sewu pada tanggal 20 hingga  22 Oktober 2023 pada pukul 09.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB,&#8221; ungkap Ilud, Rabu (11/10/2023).</p>
<p>Menurutnya, kegiatan pengobatan ini bekerja sama dengan Mitra Palas (Pesona Lawang Sewu), guna memberikan dan meningkatkan pelayanan bagi para pengunjung setia lawang sewu, serta upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kunjungan, serta destinasi wisata ke Lawang Sewu dan wilayah Kota Semarang sekitarnya.</p>
<p>Dikatakan, untuk data pengunjung di Lawang Sewu dari bulan Januari hingga akhir September 2023 mencapai kurang lebih 507.700 pengunjung, sehingga rata-rata perhari mencapai kurang lebih ada 1.860 pengunjung.</p>
<p>”Bagi para pengunjung Lawang Sewu dapat menikmati layanan pengobatan Bonte Holistik Nusantara secara gratis dengan persyaratan menunjukkan tiket masuk Lawang Sewu,”ujar Ilud.</p>
<p>Selain pengobatan gratis, pengunjung juga mendapatkan layanan medical quantum, test dan pelayanan intensif dengan fasilitas, tempat terbatas berbayar Rp.100.000.</p>
<p>Ilud mengajak masyarakat dan para pengunjung setia Museum Lawang Sewu untuk datang dan mencoba pengobatan terafis Bonte Holistik Nusantara secara gratis.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/11/bonte-holistik-nusantara-bakal-hadir-di-lawang-sewu-catat-tanggalnya">Bonte Holistik Nusantara Bakal Hadir di Lawang Sewu, Catat Tanggalnya!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu yang Sempat Tumbang Ditanam Kembali</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/10/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-yang-sempat-tumbang-ditanam-kembali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2023 12:07:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ditanam kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Satu Juta Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon mangga]]></category>
		<category><![CDATA[Talijiwo]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=306933</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pohon Mangga Talijiwo di Museum Lawang Sewu yang sempat tumbang beberapa hari lalu saat hujan lebat di Kota Semarang hari ini ditanam kembali. Penanaman tersebut dilakukan bertepatan pada &#8220;Hari Gerakan Satu Juta Pohon&#8221; yang diperingati setiap tanggal 10 Januari. Dalam memperingati hari Gerakan Satu Juta Pohon, PT Kereta Api Pariwisata juga melakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/10/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-yang-sempat-tumbang-ditanam-kembali">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu yang Sempat Tumbang Ditanam Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pohon Mangga Talijiwo di Museum Lawang Sewu yang sempat tumbang beberapa hari lalu saat hujan lebat di Kota Semarang hari ini ditanam kembali.</p>
<p>Penanaman tersebut dilakukan bertepatan pada &#8220;Hari Gerakan Satu Juta Pohon&#8221; yang diperingati setiap tanggal 10 Januari.</p>
<p>Dalam memperingati hari Gerakan Satu Juta Pohon, PT Kereta Api Pariwisata juga melakukan kegiatan penanaman pohon di area lingkungan kantor pusat Stasiun Gondangdia, Jalan Srikaya 1 Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.</p>
<p>Kepala Humas KAI Wisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, Gerakan Satu Juta Pohon tersebut merupakan upaya untuk penyelamatan hutan dan pelestarian lingkungan.</p>
<p>&#8220;Banyak sekali manfaat yang kita dapatkan bersama dalam penanaman pohon, misalnya untuk menjaga struktur tanah agar tidak terkena erosi, terutama saat hujan datang, mengurangi dampak pemanasan global, dan menjaga udara tetap bersih dengan menyediakan pasokan oksigen untuk keberlangsungan hidup di bumi,&#8221; tutur Ilud, Selasa (10/1/2023).</p>
<p>Di Semarang sendiri juga dilakukan penanaman kembali pohon Mangga Talijiwo yang sudah berusia kurang lebih 100 tahun yang sempat tumbang saat hujan dengan intensitas tinggi, serta angin kencang di wilayah Kota Semarang beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai dukungan dan komitmen KAI dan KAI Group dalam mencanangkan program gerakan penanaman satu juta pohon di tahun 2023, serta penanaman kembali pohon Mangga Talijiwo di Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu),&#8221; ungkap Ilud.</p>
<p>Gerakan penanaman satu juta pohon ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pentingnya menanam pohon, untuk kepentingan bersama.</p>
<p>Melalui gerakan menanam pohon ini juga diharapkan dapat mengatasi permasalahan pemanasan global sebagai rasa kepedulian kita terhadap lingkungan.</p>
<p>&#8220;Hal ini karena sinar matahari akan banyak diserap pohon melalui fotosintesis, sehingga pohon Mangga Talijiwo yang ditanam kembali tumbuh dan bersemi untuk memberikan keteduhan, keindahan dan suasana asri di area lingkungan Museum Lawang Sewu,&#8221; pungkas Ilud.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/10/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-yang-sempat-tumbang-ditanam-kembali">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu yang Sempat Tumbang Ditanam Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu Tumbang, 2 Petugas Luka-luka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/31/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-tumbang-2-petugas-luka-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 04:42:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[2 petugas]]></category>
		<category><![CDATA[hujan deras]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Luka luka]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon mangga]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Talijiwo]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=304403</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang di wilayah Kota Semarang mengakibatkan satu pohon mangga Talijiwo yang berada di area halaman Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu) tumbang, Sabtu (31/12/2022). Pohon Mangga Talijiwo yang tumbang tersebut menutupi area halaman Museum Lawang Sewu, sehingga kegiatan kunjungan di area halaman tidak bisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-tumbang-2-petugas-luka-luka">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu Tumbang, 2 Petugas Luka-luka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang di wilayah Kota Semarang mengakibatkan satu pohon mangga Talijiwo yang berada di area halaman Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu) tumbang, Sabtu (31/12/2022).</p>
<p>Pohon Mangga Talijiwo yang tumbang tersebut menutupi area halaman Museum Lawang Sewu, sehingga kegiatan kunjungan di area halaman tidak bisa dimanfaatkan untuk sementara waktu.</p>
<p>Selanjutnya aktifitas kunjungan untuk sementara waktu ditutup sampai kegiatan perbaikan dan kebersihan selesai dilakukan, sehingga kegiatan dapat dibuka kembali.</p>
<p>Humas PT Kereta Api Pariwisata M.Ilud.Siregar menyampaikan, pohon mangga Talijiwo tersebut telah berusia kurang lebih 100 tahun, dimana pohon tersebut ditanam kurang lebih tahun 1916.</p>
<p>&#8220;Keberadaan pohon diarea halaman Museum Lawang Sewu menambah keindahan, kesejukan dan keteduhan suasana area Museum Lawang Sewu. Namun pada pukul 07.47 WIB hari ini pohon tersebut tumbang yang disebabkan hujan dan angin dengan intensitas tinggi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurut Ilud, pohon yang tumbang tersebut menimpa seorang petugas kebersihan (K3) Museum Lawang Sewu dan 1 petugas dari pengelola UMKM.</p>
<p>Diketahui, korban atas nama Agus Ismanto (petugas K3) Museum Lawang Sewu mengalami patah tulang karena benturan di pangkal lengan/tangan sebelah kiri, dan harus menjalani operasi di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama.</p>
<p>Sementara Sukma Aprilia, petugas pengelola UMKM hingga kini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama karena mengalami nyeri diatas pinggang sebelah kiri.</p>
<p>&#8220;Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian dan peristiwa yang terjadi. Untuk sementara waktu kegiatan kunjungan kami tutup sampai petugas, team perbaikan dan kebersihan menyelesaikan evakuasi pohon yang tumbang,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/31/pohon-mangga-talijiwo-museum-lawang-sewu-tumbang-2-petugas-luka-luka">Pohon Mangga Talijiwo Museum Lawang Sewu Tumbang, 2 Petugas Luka-luka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Libur Nataru, Ada 661.911 Pengunjung Datang di Historic Building Lawang Sewu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/19/jelang-libur-nataru-ada-661-911-pengunjung-datang-di-historic-building-lawang-sewu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 12:36:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ada 661911 pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Datang]]></category>
		<category><![CDATA[Historic Building]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang libur Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[KA Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=301391</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Historic Building (Museum Lawang Sewu) tetap melayani para pengunjung di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang. M. Ilud Siregar selaku Humas PT. KA Pariwisata menyampaikan, dalam menghadapi liburan di masa Nataru, Historic Building Lawang Sewu akan mempersiapkan wahana dan kegiatan di Lawang Sewu. Wahana tersebut diantaranya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/19/jelang-libur-nataru-ada-661-911-pengunjung-datang-di-historic-building-lawang-sewu">Jelang Libur Nataru, Ada 661.911 Pengunjung Datang di Historic Building Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Historic Building (Museum Lawang Sewu) tetap melayani para pengunjung di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang.</p>
<p>M. Ilud Siregar selaku Humas PT. KA Pariwisata menyampaikan, dalam menghadapi liburan di masa Nataru, Historic Building Lawang Sewu akan mempersiapkan wahana dan kegiatan di Lawang Sewu.</p>
<p>Wahana tersebut diantaranya wahana sewa kostum (Belanda, Jepang, Jawa, dan Pirates), wahana scooter electric, merchandise shop laseko, cafe angkringan dan stand UMKM, live music akustic dan tambahan wahana video 360⁰.</p>
<p>Menurut Ilud, penambahan wahana dan layanan dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan nilai tambah yang positif, dalam peningkatan layanan dan fasilitas pendukung di Historic Building Lawang Sewu.</p>
<p>Selain itu juga untuk menunjang kebutuhan pengunjung serta memenuhi kebutuhan akan makanan dan minuman, oleh-oleh dan cindera mata, selama berada di Historic Building Lawang Sewu.</p>
<p>&#8220;Dengan sajian layanan wahana yang diberikan akan memberikan dan meningkatkan daya tarik bagi kunjungan wisata di Historic Building Lawang Sewu,&#8221; ungkap Ilud kepada Suarabaru.id, Senin (19/12/2022).</p>
<p>Disampaikan, saat ini Museum Lawang Sewu bisa dikunjungi baik di masa weekday maupun weekend, serta liburan nasional, dengan jam operasi dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Pada hari biasa dan hari libur jam operasional dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB. Khusus untuk masa Nataru akan ada jam operasional tambahan waktu berkunjung maupun akhir kunjungan di Museum Lawang Sewu.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada 23 Desember 2022 akan dibuka pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB, tanggal 24 hingga 25 Desember dimulai pukul: 07.00 WIB hingga 21.00 WIB, tanggal 26 hingga 30 Desember 2022 dimulai pukul 07:00 WIB hingga 20.00 WIB.</p>
<p>Sementara pada 31 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023 dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan syarat pengunjung wajib vaksin minimal dosis 1, scan barcode PeduliLindungi dan menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>Menurutnya, tidak ada batasan usia untuk pengunjung museum, namun seluruh pengunjung wajib menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis 1. Khusus untuk anak usia di bawah 12 tahun sudah diperbolehkan masuk dengan syarat pendamping atau orang tua yang sudah divaksin minimal dosis vaksin I.</p>
<p>Sementara untuk harga tiket masuk Museum Lawang Sewu, dewasa dikenakan Rp 20.000,-/orang, anak Rp 10.000,-/anak dan wisatawan Mancanegara Rp.30.000,-/orang</p>
<p>Ilud menyebut, sejak dibuka kembali di masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) pada Jumat, 27 Agustus 2021, para pengunjung yang datang ke museum terus meningkat, dimana di tahun 2020 jumlah pengunjung mencapai 446.374, dan tahun 2021 mencapai 296.148 pengunjung.</p>
<p>&#8220;Untuk tahun 2022 sejak Januari hingga saat ini sudah mencapai kurang lebih 661.911 pengunjung, baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan Mancanegara, sehingga rata-rata ada peningkatan pengunjung kurang lebih 100% hingga 178%,” pungkas Ilud.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/19/jelang-libur-nataru-ada-661-911-pengunjung-datang-di-historic-building-lawang-sewu">Jelang Libur Nataru, Ada 661.911 Pengunjung Datang di Historic Building Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Coloring Competition Meriahkan Palas III di Historic Building Lawang Sewu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/19/coloring-competition-meriahkan-palas-iii-di-historic-building-lawang-sewu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2022 05:52:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Coloring Competition]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Historic Building]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Palas III]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=294001</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Event Pesona Lawang Sewu kembali hadir di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang. Kegiatan Pesona Lawang Sewu III (Palas III) ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 19-20 November 2022 yang dimeriahkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba-lomba yang bersifat edukasi. Perlombaan sendiri diikuti untuk umum maupun anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/19/coloring-competition-meriahkan-palas-iii-di-historic-building-lawang-sewu">Coloring Competition Meriahkan Palas III di Historic Building Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Event Pesona Lawang Sewu kembali hadir di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang.</p>
<p>Kegiatan Pesona Lawang Sewu III (Palas III) ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 19-20 November 2022 yang dimeriahkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba-lomba yang bersifat edukasi.</p>
<p>Perlombaan sendiri diikuti untuk umum maupun anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA.</p>
<p>Humas PT Kereta Api Pariwisata, M.Ilud. Siregar menyampaikan, kegiatan Palas kali ini mengambil tema “Creative Ways to Children’s Day” sebagai ajakan bagi para pengunjung untuk mencintai dan merawat bangunan-bangunan sejarah di Indonesia, sekaligus menyemarakkan kegiatan yang ada di museum berupa edukasi, sejarah dan hiburan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan Palas ini juga sebagai mediator untuk meningkatkan pelayanan ke para pengunjung setia Historic Building Lawang Sewu dan mempertahankan eksistensi Lawang Sewu sebagai salah satu destinasi wisata terbaik (ikon) di Kota Semarang,&#8221; tutur Ilud, Sabtu (19/11/2022).</p>
<p>Selain itu juga menjadi upaya untuk mendukung pengembangan industry pariwisata dengan cara mendukung program pemerintah, untuk meningkatkan sektor pariwisata di Indonesia, terutama pasca pandemic.</p>
<figure id="attachment_294006" aria-describedby="caption-attachment-294006" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-294006" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/20221119_102432-400x180.jpg" alt="" width="400" height="180" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/20221119_102432-400x180.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/20221119_102432-150x68.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/20221119_102432.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-294006" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, R. Wing Wiyarso Poespojoedho didampingi Humas PT Kereta Api Pariwisata, M.Ilud. Siregar (baju putih) meninjau UMKM. Foto: Dok/Suparningsih</figcaption></figure>
<p>Menurut Ilud, kegiatan Palas III Creative Ways to Children’s Day dengan semangat edukasi dan sejarah ini dikemas dalam beberapa rangkaian.</p>
<p>Coloring Competition dengan kategori<br />
1. Kategori A : TK – SD Kelas 2<br />
2. Kategori B : SD Kelas 3 – Kelas 4</p>
<p>Fashion Show Competition yang bertemakan batik trendy dengan kategori<br />
1. Kategori A : SD-SMP<br />
2. Kategori B : SMA – Umum</p>
<p>Singing Competition dengan menampilkan lagu yang dikemas dalam 2 kategori, dan<br />
sajian live music</p>
<p>Ilud menyebut, para pengunjung yang ingin menyaksikan dan berkunjung ke acara Palas III wajib mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, dengan melakukan scan barcode PeduliLindungi di gerbang pintu masuk yang ditunjukan kepada petugas keamanan pintu masuk.</p>
<p>Sebelumnya, pihaknya telah menata dan melakukan persiapan untuk pelaksanaan kegiatan acara, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung.</p>
<p>&#8220;Diantaranya memastikan seluruh pekerja dan seluruh mitra Museum Lawang Sewu telah melaksanakan vaksin, memasang spanduk dan flyer guna sosialisasi persyaratan pengunjung, mengevaluasi alur pelayanan, dan menyiapkan tenaga keamanan tambahan di gerbang pintu masuk yang bertugas mengecek para calon pengunjung yang telah melakukan scan barcode PeduliLindungi, untuk meminimalisir terjadinya antrian,” terang Ilud.</p>
<p>Dengan digelarnya Palas III di Historic Building Lawang Sewu ini diharapkan bisa menjadi pilihan masyarakat untuk berwisata dengan aman dan nyaman, serta memberikan kesempatan kepada para wisatawan yang sudah rindu untuk berkunjung ke Museum Lawang Sewu.</p>
<p>&#8220;Ini juga sebagai moment untuk membangkitkan kepariwisataan di Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang dan sekitarnya,” tambah Ilud.</p>
<p>Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, R. Wing Wiyarso Poespojoedho mengapresiasi kegiatan Palas III ini.</p>
<p>Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang sangat mendukung gelaran Palas III di Historic Building Lawang Sewu ini. &#8220;Kegiatan ini rutin dilaksanakan, namun kemarin karena pandemi Covid-19 sempat berhenti. Dan pada akhir tahun 2022 ini berjalan lagi,&#8221; kata Wing.</p>
<p>Menurut Wing, kegiatan ini sangat mendukung upaya pemerintah kota dalam mengangkat sektor pariwisata dan sekaligus memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkarya dan memasarkan produknya. &#8220;Lawang Sewu ini juga menjadi salah satu tujuan wisata dari mancanegara,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Wing berharap tahun depan gelaran Pesona Lawang Sewu bisa digelar dan dikemas bersama-sama agar lebih wow lagi, serta berjalan rutin.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/19/coloring-competition-meriahkan-palas-iii-di-historic-building-lawang-sewu">Coloring Competition Meriahkan Palas III di Historic Building Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Sejarah Perkembangan Kereta Api dan Bangunan Lawang Sewu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/10/11/ini-sejarah-perkembangan-kereta-api-dan-bangunan-lawang-sewu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2022 07:50:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=284141</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Warisan peninggalan sejarah, budaya dan seni telah lama memberikan kontribusi sebagai daya tarik tujuan wisata, khususnya di negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika. Saat ini sumber daya warisan peninggalan sejarah adalah motivator yang sangat penting bagi dunia pariwisata dan telah mampu menciptakan trend, dimana berbagai obyek warisan peninggalan sejarah dijadikan sebagai produk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/11/ini-sejarah-perkembangan-kereta-api-dan-bangunan-lawang-sewu">Ini Sejarah Perkembangan Kereta Api dan Bangunan Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Warisan peninggalan sejarah, budaya dan seni telah lama memberikan kontribusi sebagai daya tarik tujuan wisata, khususnya di negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika.</p>
<p>Saat ini sumber daya warisan peninggalan sejarah adalah motivator yang sangat penting bagi dunia pariwisata dan telah mampu menciptakan trend, dimana berbagai obyek warisan peninggalan sejarah dijadikan sebagai produk destinasi kunjungan pariwisata.</p>
<p>Menurut Humas KAI Wisata, M Ilud Siregar, sejarah perkembangan kereta api di Indonesia dimulai pada masa pemerintahan Kolonial Belanda yang diawali sekitar tahun 1864, dengan dibangunnya jalur rel kereta api dari Samarang sampai Tanggung di Jawa Tengah.</p>
<p>Selanjutnya perkembangan kereta api begitu pesat dengan dibangunnya berbagai jalur dan jaringan kereta api yang menghubungkan sejumlah kota di Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi.</p>
<p>Seiring dengan sejarah pergantian zaman dari pemerintahan kolonial Belanda, masa kependudukan Jepang, masa kemerdekaan sampai sekarang, perjalanan panjang perkeretapian di Indonesia telah mengalami berbagai proses suka dan duka, dan meninggalkan berbagai aset baik berupa benda, catatan yang bermuatan nilai sejarah sosial budaya, maupun teknologi, serta peninggalan kawasan aktivitas perkeretapian, bangunan yang memiliki nilai arsitektur yang sangat luar biasa bahkan diantaranya telah berusia diatas 100 tahun.</p>
<p>Wisata berbasis warisan peninggalan sejarah merupakan salah satu industri pariwisata yang berkembang dengan pesat. Dimana adanya kenaikan volume wisatawan yang mencari petualangan budaya, sejarah, arkeologi dan interaksi dengan masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan hal itu, warisan peninggalan sejarah perkeretapian di Indonesia sangatlah berpotensi untuk dikembangkan menjadi salah satu obyek tujuan wisata di Tanah Air.</p>
<figure id="attachment_284144" aria-describedby="caption-attachment-284144" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-284144" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221011-WA0013-400x180.jpg" alt="" width="400" height="180" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221011-WA0013-400x180.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221011-WA0013-150x67.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221011-WA0013.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-284144" class="wp-caption-text">Wisata Lawang Sewu Kota Semarang. Foto: Dok/KAI Wisata</figcaption></figure>
<p>Sumber daya warisan peninggalan sejarah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan berbagai kepentingan dan pemanfaatan diantaranya,</p>
<p>1. Membantu melestarikan warisan sejarah dan merupakan upaya penghargaan terhadap masa lalu yang dilestarikan untuk kepentingan generasi mendatang, guna memenuhi dan pemanfaatan masa kini</p>
<p>2. Memiliki dampak yang positif untuk memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi, bisa menciptakan lapangan kerja dan menciptakan penghasilan masyarakat yang pasti dan berkesinambungan, serta bisa meningkatkan pendapatan asli daerah dan pendapatan pajak dan pendapatan lain-lain</p>
<p>3. Menetapkan dan memperkuat identitas meningkatkan kualitas hidup dan membangun kebanggaan masyarakat</p>
<p>4. Memfasilitasi harmoni antar masyarakat</p>
<p>5. Mendukung dan membantu berbagai pengembangan diantaranya di dunia pendidikan</p>
<p>&#8220;Salah satu upaya agar sumber daya warisan peninggalan sejarah perkeretapian di Indonesia dapat dikembangkan menjadi salah satu kawasan destinasi wisata, kami telah mempersiapkan berbagai strategi yang harus dipenuhi dalam konteks pengembangan yang berkelanjutan,&#8221; ungkap Ilud, Selasa (11/10/2022).</p>
<p>Sementara itu, untuk Lawang Sewu sendiri digunakan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) yang dibangun secara bertahap, yakni dimulai pada 27 Februari 1904 dan selesai pada Juli 1907. Sedangkan bangunan tambahan dibangun sekitar tahun 1916 dan selesai tahun 1918.</p>
<p>Bangunan Lawang Sewu ini didesain oleh arsitek dari Amsterdam, yaitu Prof. Klinkhamer dan BJ Oendaag, dan dirancang dengan mengadaptasi iklim Indonesia, dominan elemen lengkung dan sederhana. Bangunan didesain menyerupai huruf L serta memiliki jumlah pintu dan jendela yang banyak sebagai sirkulasi udara.</p>
<p>Bangunan Lawang Sewu ini memiliki ornamen kaca patri pabrikan Johannes Lourens Schouten yang menceritakan tentang kemakmuran dan keindahan Jawa, kekuasaan Belanda atas Semarang dan Batavia, kota maritim serta kejayaan kereta api.</p>
<p>Langgam bangunan                                                          Langgam arsitektur adalah neo-kolonial yang merupakan perpaduan arsitektur gaya Belanda dan arsitektur lokal<br />
Eropa (Belanda), sistem struktur dinding pemikul yang mengandalkan kekuatan pasangan batu bata membentuk dinding dan busur-busur.</p>
<p>Adaptasi rumah Jawa, bentuk atap limasan, tritisan, genting tanah liat dan atap cungkup.</p>
<p>Elemen estetis                                                                  Bangunan ini banyak memiliki elemen estetis yang dirancang untuk kepentingan keindahan dan keasrian bangunannya, diantaranya bentuk dan ornamen atap,<br />
menara dan atap conical dari plat tembaga dengan hiasan perunggu di puncaknya, serta atap-atap cungkup yang merupakan ventilasi udara dan dormers sebagai lubang pencahayaan alami bagi ruang atap.</p>
<p>Kaca patri                                                                                      Di ruang tangga utama terdapat kaca patri buatan Jalan Schouten dari studio&#8217;t Prinsenhof, Delft.</p>
<p>Salah satu ornamen kaca patri melukiskan roda terbang lambang kejayaan perkeretaapian di masa itu. Disamping itu juga dilukiskan flora, fauna, figur serta motif batik Jawa yang juga melambangkan keindahan alam dan seni budaya lokal. Elemen kaca patri ini menjadi daya tarik utama saat tertimpa sinar matahari.</p>
<p>Ornamen besi tempa                                                              Unsur besi tempa pada terali pintu, tangga putar dan railing tangga.</p>
<p>Pahatan pada batu granit<br />
Batu granit selain sebagai penguat struktur,juga mendapat sentuhan seni pahat.</p>
<p>Seni lukis dan ukir pada bentangan balok<br />
Lukisan keemasan pada balok baja dan ukiran pada balok kayu penguat plafond.</p>
<p>Sistem sirkulasi udara                                                        Koridor sebagai pendukung sistem sirkulasi udara di dalam gedung tersebut. Lubang pintu dan jendela sebagai saluran sirkulasi udara keluar masuk dalam ruang-ruang kantor. Pada masa itu dinding menggunakan batubata gamping dan kapur sehingga dindingnya memiliki pori-pori yang menghasilkan efek sejuk pada ruangan.</p>
<p>Sistem pencahayaan                                                                Sinar matahari sebagai sistem pencahayaan alami yang masuk melalui lubang pintu, jendela dan bouvenlicht.</p>
<p><strong>Ning Suparningsih</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/11/ini-sejarah-perkembangan-kereta-api-dan-bangunan-lawang-sewu">Ini Sejarah Perkembangan Kereta Api dan Bangunan Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai 10 Januari, PT KA Pariwisata Berlakukan Tarif Baru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/01/11/mulai-10-januari-pt-ka-pariwisata-berlakukan-tarif-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 03:59:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Museum KA Ambarawa]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif Baru]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=224368</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- PT Kereta Api (KA) Pariwisata memberlakukan tarif baru masuk Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu) dan Indonesian Railway Museum Ambarawa (Museum Ambarawa). Tarif masuk bagi wisatawan dan para pengunjung yang ingin berwisata ke Museum Lawang Sewu dan Museum Ambarawa sudah diberlakukan secara efektif mulai 10 Januari 2022. Humas PT KA Pariwisata, M.Ilud [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/11/mulai-10-januari-pt-ka-pariwisata-berlakukan-tarif-baru">Mulai 10 Januari, PT KA Pariwisata Berlakukan Tarif Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- PT</strong> Kereta Api (KA) Pariwisata memberlakukan tarif baru masuk Historic Building Lawang Sewu (Museum Lawang Sewu) dan Indonesian Railway Museum Ambarawa (Museum Ambarawa).</p>
<p>Tarif masuk bagi wisatawan dan para pengunjung yang ingin berwisata ke Museum Lawang Sewu dan Museum Ambarawa sudah diberlakukan secara efektif mulai 10 Januari 2022.</p>
<p>Humas PT KA Pariwisata, M.Ilud Siregar menyampaikan, untuk tarif tiket masuk Museum Lawang Sewu dan Museum Ambarawa terbaru terbagi dalam 3 golongan, yakni untuk tarif tiket masuk dewasa Rp.20.000,- tiket masuk anak dan pelajar Rp.10.000,- dan tarif tiket masuk wisatawan mancanegara (Wisman) Rp.30.000,-</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2022/01/11/wuih-ini-wahana-baru-wisata-susur-sungai-di-pacitan/">Wuih, Ini Wahana Baru Wisata Susur Sungai di Pacitan</a></strong></p>
<figure id="attachment_224370" aria-describedby="caption-attachment-224370" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-224370" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-11-at-10.54.22.jpeg" alt="" width="681" height="382" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-11-at-10.54.22.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-11-at-10.54.22-400x224.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-11-at-10.54.22-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-224370" class="wp-caption-text">Indonesian Railway Museum Ambarawa (Museum Ambarawa). Foto: Dok/ist</figcaption></figure>
<p>Sedangkan untuk jam operasional Museum Lawang Sewu pada hari biasa berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, dan saat akhir pekan atau hari libur jam operasionalnya menjadi lebih panjang yakni mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Untuk jam operasional Museum Ambarawa mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan persyaratan masuk ke museum, setiap pengunjung wajib sudah vaksin minimal dosis 1, scan barcode PeduliLindungi di pintu masuk museum, dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk anak usia 12 tahun boleh masuk dengan syarat pendamping atau orang tua sudah vaksin minimal vaksin dosis 1,&#8221; ungkap Ilud, Selasa (11/1/2022).</p>
<p>&#8220;Bagi para pengunjung yang akan menggunakan atau menaiki kereta wisata regular yang jalan saat weekend (Sabtu dan Minggu) serta hari-hari besar dan cuti bersama (tanggal merah) dikenakan tarif senilai Rp.100.000,-per penumpang,” tuturnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/01/10/borobudur-edupark-tempat-bagus-untuk-eksplore-misteri-candi-borobudur/">Borobudur Edupark, Tempat Bagus untuk Eksplore Misteri Candi Borobudur</a></strong></p>
<p>Ilud mengatakan, dalam mengantisipasi penyebaran virus corona Covid-19 dan varian Omicron, KAI Wisata terus meningkatkan dan memperketat penerapan protokol kesehatan untuk para pengunjung yang ingin berwisata ke Museum Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa.</p>
<p>Disampaikan bahwa sejak dibuka kembali di masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) pada bulan Agustus 2021, KAI Wisata tetap menerapkan protokol kesehatan di lokasi wisata gedung bersejarah Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa.</p>
<p>&#8220;Kami menyediaan fasilitas untuk higienitas para pengunjung seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, pengecekan suhu dengan thermogun. Ada juga himbauan agar pengunjung selalu menjaga jarak, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sesuai protokol kesehatan,&#8221; sambung Ilud.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/01/10/kabar-gembira-seluruh-objek-wisata-air-di-kabupaten-magelang-dibuka-kembali/">Kabar Gembira, Seluruh Objek Wisata Air di Kabupaten Magelang Dibuka Kembali</a></strong></p>
<p>Disebutkan bahwa seluruh pekerja dan seluruh mitra telah melaksanakan vaksin, memasang spanduk dan flyer guna sosialisasi persyaratan kunjungan di Museum Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa.</p>
<p>&#8220;Juga mengevaluasi alur pelayanan, dan menyiapkan tenaga security tambahan di gerbang pintu masuk yang bertugas mengecek sertifikat vaksin para calon pengunjung, sehingga meminimalisir terjadinya antrian,” ujarnya.</p>
<p>Diketahui, hingga saat ini, kunjungan wisatawan yang datang ke Lawang Sewu dan Museum KA Ambarawa terus meningkat.</p>
<p>&#8220;Ada sekitar 296.148 pengunjung Lawang Sewu dan kurang lebih 84.344 pengunjung Museum KA Ambarawa. Sementara, untuk pengunjung yang menggunakan Kereta Wisata reguler ada 17.012 penumpang, dan yang menggunakan Kereta Wisata Ambarawa (lokomotive uap/diesel) pola carter sebanyak 1676 penumpang,” pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/01/11/mulai-10-januari-pt-ka-pariwisata-berlakukan-tarif-baru">Mulai 10 Januari, PT KA Pariwisata Berlakukan Tarif Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tempat Wisata Museum Bersejarah Lawang Sewu Dibuka Kembali</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/20/tempat-wisata-museum-bersejarah-lawang-sewu-dibuka-kembali</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/20/tempat-wisata-museum-bersejarah-lawang-sewu-dibuka-kembali#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2021 05:32:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=191811</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT. Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) membuka kembali tempat wisata Museum Lawang Sewu yang selama ini ditutup sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, terhitung mulai Kamis,19 Agustus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/20/tempat-wisata-museum-bersejarah-lawang-sewu-dibuka-kembali">Tempat Wisata Museum Bersejarah Lawang Sewu Dibuka Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT. Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) membuka kembali tempat wisata Museum Lawang Sewu yang selama ini ditutup sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.</p>
<p>Humas PT KA Pariwisata, M. Ilud Siregar menyampaikan, terhitung mulai Kamis,19 Agustus 2021 Museum Lawang Sewu dibuka kembali dengan penerapan protokol kesehatan ketat, dan pembatasan jam operasional maksimal pukul 20.00 WIB, dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 25% dari kapasitas normal area Lawang Sewu.</p>
<p>Menurut Ilud, pengunjung yang ingin berwisata ke Museum Lawang Sewu wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, diantaranya melakukan cek suhu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan wajib menunjukkan sertifikat vaksin kepada petugas security di gerbang pintu masuk dan kepada petugas loket sebelum melakukan pembelian tiket.</p>
<p>“Kami juga telah menata dan melakukan persiapan untuk membuka kembali Museum Lawang Sewu bagi kunjungan wisata, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung, diantaranya memastikan seluruh pekerja dan seluruh mitra Museum Lawang Sewu telah melaksanakan kegiatan vaksin,&#8221; kata Ilud, Kamis (20/8/2021).</p>
<p>Selain itu, lanjut Ilud, juga memasang spanduk dan flyer untuk sosialisasi persyaratan kunjungan di Museum Lawang Sewu, mengevaluasi alur pelayanan, dan menyiapkan tenaga security tambahan di gerbang pintu masuk yang bertugas mengecek sertifikat vaksin para calon pengunjung, sehingga meminimalisir terjadinya antrian.</p>
<p>Pembukaan kembali Museum Lawang Sewu diharapkan bisa menjadi pilihan masyarakat untuk bisa berwisata dengan aman dan nyaman, serta memberikan kesempatan kepada para wisatawan yang sudah rindu untuk berkunjung ke Museum Lawang Sewu.</p>
<p>Meski begitu, para pengunjung harus mematuhi ketentuan yang ditetapkan Walikota Semarang selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Semarang, seperti yang tertuang dalam Instruksi Walikota Semarang Nomor 3 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3 dalam pencegahan penyebaran dan pengendalian corona virus disease (Covid-19) di Kota Semarang.</p>
<p><em><strong>Ning</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/20/tempat-wisata-museum-bersejarah-lawang-sewu-dibuka-kembali">Tempat Wisata Museum Bersejarah Lawang Sewu Dibuka Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/20/tempat-wisata-museum-bersejarah-lawang-sewu-dibuka-kembali/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>