<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kementerian pertanian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kementerian-pertanian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jan 2026 10:14:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>kementerian pertanian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkab Tegal Salurkan Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian kepada Gapoktan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/24/pemkab-tegal-salurkan-bantuan-alsintan-dari-kementerian-pertanian-kepada-gapoktan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 10:14:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[gapoktan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541120</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) – Untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Tegal yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan alsintan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Tegal Ahmad Kholid di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/24/pemkab-tegal-salurkan-bantuan-alsintan-dari-kementerian-pertanian-kepada-gapoktan">Pemkab Tegal Salurkan Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian kepada Gapoktan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> – Untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Tegal yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.</p>
<p>Bantuan alsintan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Tegal Ahmad Kholid di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tegal, Jumat (23/1/2026).</p>
<p>Adapun bantuan yang diberikan berupa empat unit traktor crawler dan tujuh unit traktor roda empat yang disalurkan kepada 11 kelompok tani di Kabupaten Tegal. Bantuan ini diharapkan mampu membantu petani dalam mengolah lahan secara lebih efisien dan modern.</p>
<p>Dalam sambutannya, Plh Bupati Tegal Ahmad Kholid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungannya kepada para petani di Kabupaten Tegal. Menurutnya, bantuan alsintan merupakan langkah nyata dalam mendorong pertanian yang lebih maju dan berdaya saing.</p>
<p>“Ke depan, kami juga akan mendapatkan bantuan berupa drone pertanian untuk mempermudah petani dalam pemberian pupuk di area lahan yang lebih luas dan cepat. Namun tentu saja akan disertai dengan pelatihan agar petani benar-benar siap dan mampu mengoperasikannya,” ujar Kholid.</p>
<p>Ia juga berharap agar alsintan yang telah diberikan dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya oleh kelompok tani penerima, tetapi juga dapat digunakan secara bergiliran oleh petani lain yang belum mendapatkan bantuan.</p>
<p>Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Endro Nor Susilo, SSos, MM, menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mendongkrak produktivitas hasil pertanian.</p>
<p>“Selain lebih efisien, penggunaan alsintan ini tentu akan berdampak pada peningkatan produktivitas. DKPP juga akan melakukan pendampingan, khususnya dalam aspek teknis pengoperasian traktor hingga petani benar-benar mahir,” jelasnya.</p>
<p>Usai penyerahan bantuan secara simbolis, Plh Bupati Tegal didampingi operator traktor turut mencoba langsung traktor crawler dengan mengoperasikannya di halaman Kantor DKPP Kabupaten Tegal. Hal tersebut menjadi simbol kesiapan alsintan sebelum dimanfaatkan oleh para petani penerima.</p>
<p>Salah satu perwakilan penerima bantuan, Dian Riski dari Kelompok Tani Karya Bakti Desa Bersole, Kecamatan Adiwerna, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.</p>
<p>“Dengan adanya bantuan alat pertanian ini, kami berharap produktivitas lahan padi yang selama ini kami garap dapat meningkat dan pekerjaan menjadi lebih ringan,” ungkapnya.</p>
<p>Kepala Bidang Sarana Pertanian DKPP Kabupaten Tegal, Abdul Syakur, SIP, MM, yang ditemui secara terpisah menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan pendampingan secara berkelanjutan kepada para petani penerima bantuan. Pendampingan tersebut tidak hanya terkait kemampuan mengoperasikan mesin pertanian, tetapi juga mencakup perawatan dan pemeliharaan alsintan.</p>
<p>“Kami akan mendampingi hingga petani benar-benar bisa mengoperasikan mesin yang diberikan. Selain itu, pendampingan maintenance juga kami lakukan agar umur pakai mesin lebih panjang dan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu lama,” jelasnya.</p>
<p>Masih menurut Abdul Syakur, kelompok tani yang menerima bantuan alat dan mesin pertanian ini sebelumnya telah mengajukan proposal kepada DKPP Kabupaten Tegal. Proposal tersebut kemudian diverifikasi untuk memastikan bahwa kelompok tani penerima telah memenuhi persyaratan, termasuk terdaftar dan memiliki badan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Ia menambahkan, bantuan alsintan yang diserahkan saat ini merupakan usulan yang telah masuk sejak tahun 2025. Oleh karena itu, bagi kelompok tani lain yang ingin memperoleh bantuan serupa pada tahun berjalan, dipersilakan untuk mengajukan proposal kepada DKPP. “Nantinya akan kami seleksi sesuai dengan ketentuan, selanjutnya kami ajukan ke Kementerian Pertanian,” pungkasnya.</p>
<p>Melalui penyaluran bantuan alsintan ini, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap kesejahteraan petani semakin meningkat serta sektor pertanian daerah dapat terus berkembang secara berkelanjutan.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/24/pemkab-tegal-salurkan-bantuan-alsintan-dari-kementerian-pertanian-kepada-gapoktan">Pemkab Tegal Salurkan Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian kepada Gapoktan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menebar Butir Pupuk Subsidi, Meruah Bulir Padi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/31/menebar-butir-pupuk-subsidi-meruah-bulir-padi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 11:33:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[i-Pubers]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada]]></category>
		<category><![CDATA[UD Jambul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=537266</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211; GARIS keriput di wajah Kamsiyah (70) samar-samar digelayuti bayangan caping yang ia kenakan. Akan tetapi, energinya tidak samar-samar sedikitpun. Kakinya tetap kokoh menopang badan, pada lembek tanah sawah itu. Punggungnya masih tegak. Pun, telapak tangannya terlampau akrab dengan kasap tanaman padi yang dipanen Berulang kali Kamsiyah berdiri lalu membungkuk untuk meraih potongan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/31/menebar-butir-pupuk-subsidi-meruah-bulir-padi">Menebar Butir Pupuk Subsidi, Meruah Bulir Padi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211; GARIS </strong>keriput di wajah Kamsiyah (70) samar-samar digelayuti bayangan caping yang ia kenakan. Akan tetapi, energinya tidak samar-samar sedikitpun. Kakinya tetap kokoh menopang badan, pada lembek tanah sawah itu. Punggungnya masih tegak. Pun, telapak tangannya terlampau akrab dengan kasap tanaman padi yang dipanen</p>
<p>Berulang kali Kamsiyah berdiri lalu membungkuk untuk meraih potongan batang-batang padi yang ditumpuk. Segenggam demi segenggam diambilnya dengan kedua tangan. Kemudian diangkat ke atas lebih tinggi dari kepala. Sekuat tenaga dihantamkannya ke gebyok papan-papan kayu di bawah. Rontoklah bulir-bulir padi, melayang ke udara, lalu jatuh menjadi tumpukan gabah.</p>
<p>“<em>Kulo sampun pitung ndoso tahun mas</em> (usia saya sudah 70 tahun). (Masih kuat) Alhamdulillah,” katanya ramah dengan senyum sungging diikuti tawa ringan.</p>
<p>Tepat di sisi kirinya ada Sutinah (65). Pada gebyok kayu yang sama, keduanya bergiliran dalam merontokkan bulir-bulir padi dari tangkai. Usia keduanya memang sudah lanjut, meneruskan cerita yang saling terkait. Terus menjaga martabat profesi sebagai pahlawan pangan dari desa. Sekaligus tulang punggung swasembada pangan nasional.</p>
<p>Ya, musim panen padi tiba di area persawahan terasering, Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin, 22 Desember 2025. Hari-hari di penghujung tahun 2025 ini menjadi buah kebahagian bagi para petani setempat. Ketabahan mereka diganjar hasil yang cukup memuaskan.</p>
<p>Pun bagi perempuan buruh tani seperti Kamsiyah dan Sutinah. Mereka merupakan bagian dari salah satu tim pemanenan padi dari desa sekitar. Konsep pemanenan padi di wilayah ini masih dilakukan dengan cara tradisional. Ada yang memotong padi menggunakan ani-ani, merontokkan padi dengan gebyok, hingga memanggul karung-karung gabah ke tepi jalan.</p>
<p>Mentari pagi makin terik menuju tengah hari. Dari lembah itu, ada rasa syukur akan hasil panen yang melegakan hati. Tanahnya subur, dilewati aliran Kali Elo. Ketabahan mereka dijaga gunung-gunung api. Tampak gagah Gunung Merapi, Merbabu, dan Telomoyo di sisi Timur. Menghadap Gunung Sumbing dan Sindoro di sisi Barat.</p>
<p>Di antara pematang sawah, Kardi (55) tak ketinggalan semringah. Sesekali ia bercengkerama dengan para buruh tani yang sedang memanen padi itu. Petani penggarap sawah ini menanami sekira setengah hektare lahan. Hasilnya, akan berbagi kepada pemilik lahan.</p>
<p>Kardi merasa lega. Di hadapannya, bulir-bulir padi pada musim panen kali ini mentes (gemuk berisi), dan meruah. Hasilnya disebut melebihi dari panen pada musim tanam sebelumnya, termasuk tahun lalu. Diperkirakan, perolehan kali ini akan mencapai lebih dari 2,5 ton dari luasan enam petak sawah yang digarapnya.</p>
<p>”Ya, sudah lumayanlah. (Hasil) lebih bagus dari musim tanam sebelumnya. Tidak banyak dimakan tikus juga,” ucapnya.</p>
<figure id="attachment_537269" aria-describedby="caption-attachment-537269" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-537269" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-02-400x267.jpg" alt="" width="400" height="267" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-02-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-02-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-02-537x360.jpg 537w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-02.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-537269" class="wp-caption-text">Kardi (55) petani pengggarap sawah melihat hasil panen padi yang disebut lebih bagus dari musim panen sebelumnya. Salah satu faktornya yakni pemupukan yang tepat waktu, dan akses pupuk subsidi yang mudah, di mana harganya juga turun 20%. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Akses dan Ketersediaan Pupuk Subsidi</strong></p>
<p>Kardi mengatakan, salah satu faktor penting yang memengaruhi hasil panen kali ini ialah akses dan ketersediaan pupuk bersubsidi. Di mana PT Pupuk Indonesia (Persero) punya tugas sebagai motor penyalur kepada masyarakat. Keberadaan nutrisi tanaman amatlah penting pada masa krusial pemupukan, yakni pertumbuhan tanaman padi.</p>
<p>Petani padi, kata Kardi, umumnya menggunakan pupuk subsidi jenis Pupuk Urea dan pupuk NPK Phonska. Misalnya, untuk enam petak sawah yang digarapnya, setidaknya membutuhkan empat karung, masing-masing berukuran 50 kilogram (kg). Artinya, kebutuhan pupuk subsidi tak sampai Rp400 ribu untuk enam petak sawah.</p>
<p>”Ya, mudah sekali dapat pupuk. Sekarang harganya Rp90 ribu, sebelumnya Rp120 ribu,” katanya.</p>
<p>Harga itu telah sesuai dengan kebijakan pemerintah yang resmi menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejumlah 20 persen sejak 22 Oktober 2025. Hal ini tertuang pada keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025. Kebijakan ini serasa bak hangatnya mentari pagi yang merambati punggung petani di tengah lelah.</p>
<p>Secara rinci harga sesuai HET terbaru, Pupuk Urea pada angka Rp1.800 per kilogram (kg) atau Rp90 ribu per karung berukuran 50 kg. Pupuk NPK Phonska seharga Rp1.840 per kg atau Rp92 ribu per karung ukuran 50 kg. Pupuk NPK Kakao seharga Rp2.640 per kg atau Rp132 ribu per karung ukuran 50 kg. Pupuk ZA seharga Rp1.360 atau Rp68 ribu per karung ukuran 50 kg. Selanjutnya Pupuk Organik Petroganik Rp640 atau Rp25.600 per karung 40 kg.</p>
<p>Selain harga pupuk subsidi yang sudah diturunkan, Kardi mengatakan, merasakan betul kemudahan dalam mengakses pupuk. Dalam menebus pupuk bersubsidi, petani hanya tinggal membelinya dengan membawa Karrtu Tani atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) terdekat. Di mana sudah menjadi penyalur resmi yang ditunjuk oleh PT Pupuk Indonesia.</p>
<p>Ganang Aswin (32), petani asal Desa Purwosari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, juga merasakan hal yang sama. Lebih mudahnya petani baru dalam menebus pupuk subsidi dengan harga baru yang turun 20%. Menurutnya, untuk menebus pupuk subsidi, petani hanya perlu membawa kartu tani yang sudah terdaftar pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).</p>
<p>”Untuk pembelian, sudah tidak ribet lagi <em>kayak</em> dulu. <em>Kan </em>sebelumnya ribet, harus ada prosedur-prosedurnya seperti itu. Sekarang kalau saya cukup memakai kartu tani. <em>Enggak </em>perlu surat ini itu. Tinggal gesek (kartu), ada kuota diambil gitu,” ucapnya.</p>
<p>Ketersediaan pupuk kimia dan aksesnya menjadi penting. Meski demikian, Ganang mengatakan, perlu kombinasi pupuk kimia dan pupuk kandang. Ini sangat dibutuhkan tanaman pada masa pertumbuhannya. Tidak boleh terlambat.</p>
<p>”Kebutuhannya kondisional, tergantung jumlah tanaman. Saya mengombinasikan pupuk kimia dan pupuk kandang, supaya juga bisa menjaga kestabilan kesuburan tanah,” ucap petani hortikultura itu.</p>
<figure id="attachment_537270" aria-describedby="caption-attachment-537270" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-537270" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-03-400x267.jpg" alt="" width="400" height="267" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-03-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-03-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-03-537x360.jpg 537w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-03.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-537270" class="wp-caption-text">Fatkhul Arif, petugas Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) UD Jambul, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, melakukan simulasi membantu mendaftarkan petani pada aplikasi i-Pubers untuk menebus pupuk subsidi. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>i-Pubers, Digitalisasi untuk Keadilan Akses Pupuk Subsidi</strong></p>
<p>Kementerian Pertanian dan PT Pupuk Indonesia, telah meluncurkan aplikasi Integrasi Pupuk Bersubsidi (i-Pubers). Dirilisnya wadah digital ini digunakan untuk memantau, mencatat dan mengatur distribusi pupuk subsidi di seluruh Indonesia. Tidak lagi manual, setiap transaksi akan tercatat jelas, sehingga pemerintah dapat mengawasi langsung distribusi pupuk dari hulu hingga hilir.</p>
<p>Bahkan, sebagai petani muda seperti Ganang Aswin, tak kesulitan lagi mengakses pupuk subsidi. Padahal, ia tak memiliki Kartu tani sebagai syarat membeli pupuk pada regulasi sebelumnya. Dengan bermodalkan KTP yang telah didaftarkan di RDKK, Ganang bisa langsung datang ke PPTS. Petugas PPTS kemudian, akan membantu mendaftarkan diri di aplikasi i-Pubers.</p>
<p>Kemudahan metode digitalisasi tersebut direstui Fatkhul Arif, Pelaksana lapangan Usaha Dagang (UD) Jambul, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Inovasi itu diakuinya berdampak pada serapan pupuk bersubsidi oleh petani yang cukup signifikan hingga penghujung tahun 2025.</p>
<p>”Pupuk NPK Ponska sekitar 95% serapannya. Kalau Pupuk Urea kurang lebih 85%. Jadi harapannya petani agar segera menebusnya. Sayang kalau tidak diambil, karena sekarang aturannya sudah sangat dipermudah,” ucapnya.</p>
<p>Arif bilang, PPTS UD Jambul bertugas melayani 20 kelompok tani di empat desa di Kecamatan Secang. Di antaranya Desa Pucang, Purwosari, Donorojo, dan Secang. Butir-butir nutrisi tanaman itu berguna pada komoditas tanaman pangan unggulan setempat. Di antaranya padi dan tanaman hortikultura seperti jagung, ketela, hingga cabai.</p>
<p>Lebih lanjut, sebagai pelaksana lapangan, Arif harus memiliki strategi dalam mendistribusikan pupuk langsung ke tangan petani. Dia bekerja keras menyosialisasikan kemudahan pembelian pupuk agar terdistribusi ke sawah dan ladang-ladang petani. Salah satunya menyediakan fasilitas angkut dan antar, bekerja sama dengan kelompok tani setempat.</p>
<p>Pupuk telah menjadi salah satu instrumen vital menjaga kehidupan petani. Butir-butir pupuk itu ialah hak mereka. Akan sangat tidak adil, bila ketersediaannya tidak tepat sasaran.</p>
<p>Sejauh ini, dikatakan Arif, digitalisasi penyaluran pupuk subsidi melalui aplikasi i-Pubers cukup efektif dan tepat sasaran. Jejak digital penebusan pupuk subsidi oleh petani terpantau betul. Dengan begitu, jatah pupuk subsidi petani tidak akan diambil oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Pada arah yang sama, layanan ini mampu memberikan jawaban bagi petani muda. Para petani baru dari kalangan milenial maupun gen z yang berniat terjun di dunia pertanian. Mereka akan menjadi pewaris utama dalam menjaga kehormatan profesi petani. Sekaligus menafkahi bangsa ini dengan ketahanan pangannya.</p>
<p>“Para petani menyambut dengan senang hati dan gembira. Kalau dari sisi laporan sekarang lebih enak, karena sudah digitalisasi ya. Sebelumnya yang manual, sekarang lebih simpel lebih gampang dengan memakai <em>handphone</em> (gawai).  Jadi terobosan i-Pubers pakai KTP itu sangatlah membantu,” kata Arif.</p>
<figure id="attachment_537274" aria-describedby="caption-attachment-537274" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-537274" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-04-400x267.jpg" alt="" width="400" height="267" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-04-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-04-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-04-537x360.jpg 537w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-04.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-537274" class="wp-caption-text">Perempuan buruh tani melakukan memotong padi dengan cara tradisional di Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Serapan Pupuk Tinggi, Hasil Panen Melimpah Ruah</strong></p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan, realisasi serapan pupuk bersubsidi pada 2025 di provinsi ini cukup apik. Angkanya mencapai 93,61% hingga 29 Desember 2025.</p>
<p>Rinciannya khusus untuk Pupuk Urea, dari alokasi 735.139.000 kg telah terdistribusikan ke petani mencapai 662.415.618 kg. Kemudian untuk Pupuk NPK Ponska dari alokasi 634.567.000 kg, telah terserap 626.261.314 kg. Secara umum ada lima jenis pupuk bersubsidi yakni Pupuk Urea, NPK Ponska, ZA, NPK Khusus, dan Organik Petroganik.</p>
<p>Frans bilang, angka serapan pupuk subsidi itu telah berkontribusi searah pada hasil panen yang mampu bertambah ruah. Bahkan, hasil panen komoditas padi, jagung, dan kedelai dari Jawa Tengah berkontribusi tiga besar nasional.</p>
<p>“Untuk padi, kontribusinya terhadap nasional nomor tiga. Jagung, kontribusinya terhadap nasional nomor dua, dan kedelai kontribusinya terhadap nasional nomor satu,” katanya.</p>
<p>Datanya, luas tanam padi di Jawa Tengah pada 2024 sebanyak 1.910.391 hektare menjadi 2.025.782 hektare pada 2026. Hasil produksi gabah kering panen (GKP) pada 2024 yakni 8.891.297 ton menjadi 9.397.904 ton pada 2025. Naik 5.066 ton, atau meningkat 0,06%.</p>
<p>Kemudian, luas tanam Jagung sebanyak 625.856 hektare pada 2024 menjadi 585.140 hektare. Hasil produksinya dari 3.282.384 ton menjadi 3.560.447 ton.  Naik 2.781 ton, atau 0,08%.</p>
<p>Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkiraan produksi beras secara nasional sepanjang Januari–Desember 2025 akan mencapai 34,77 juta ton. Angka ini meningkat 4,14 juta ton atau naik 13,54 persen dengan perbandingan periode yang sama tahun 2024.</p>
<p>Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji ismartini, mengatakan, angka itu dicatatkan dari data potensi luas panen padi Januari-Desember 2025 yang mencapai 11,35 juta hektare. Atau meningkat sebesar 12,98 persen dibandingkan Januari-Desember 2024.</p>
<p>”Produksi padi gabah kering giling (GKG) pada Januari-Desember 2025 diperkirakan mencapai 60,34 juta ton,  atau meningkat sebesar 13,55 persen dibandingkan Januari-Desember 2024,” katanya, Senin, 3 November 2025, melansir laman Kementerian Pertanian.</p>
<figure id="attachment_537275" aria-describedby="caption-attachment-537275" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-537275" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-005-400x267.jpg" alt="" width="400" height="267" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-005-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-005-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-005-537x360.jpg 537w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Pupuk-Indonesia-005.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-537275" class="wp-caption-text">Fatkhul Arif, petugas Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) UD Jambul, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, membantu mengirimkan pupuk subsidi ke kelompok tani di desa sebelah. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Meringkas Gemuknya Aturan Distribusi Pupuk</strong></p>
<p>Hasil produksi yang bertambah ruah itu, disebut Pudji, diawali dari kebijakan  pemerintah dalam memperkuat sektor hulu-hilir. Salah satunya  memudahkan proses penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat sasaran, transparan, serta akuntabel.</p>
<p>Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, dahulu benang kusut distribusi pupuk harus melalui keputusan 12 menteri, 38 gubernur, dan 514 bupati/wali kota. Totalnya menggemuk 145 regulasi.</p>
<p>”Sekarang, cukup dari Kementerian Pertanian langsung ke pabrik. Pabrik langsung ke petani,&#8221; katanya dalam konferensi pers di kantor Kementan, Jakarta, Rabu 22 Oktober 2025.</p>
<p>Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan, perseroan mengalokasikan jatah 9,55 juta ton pupuk bersubsidi pada 2025. Jumlah itu harus segera terserap oleh petani dengan segala aspek kemudahan penebusannya.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya tata kelola korporasi, perusahaan juga melakukan pembenahan-pembenahan pada tata kelola penyediaan pupuk. Untuk itu kami mendorong petani di seluruh Indonesia dapat mengoptimalkan penebusan pupuk bersubsidi yang tahun ini dialokasikan pemerintah sebesar 9,55 juta ton,&#8221; kata Rahmad, dinukil dari rilis pada laman PT Pupuk Indonesia, Senin, 20 Oktober 2025.</p>
<p>Prusahaan, lanjut Rahmad, menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan tata kelola baru yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, serta Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya.</p>
<p>Dengan demikian, tugas PT Pupuk Indonesia dalam setiap jengkal pendistribusiannya dipastikan harus sesuai dengan prinsip 7T, yaitu tepat jenis, jumlah, harga, tempat, waktu, mutu, dan penerima.</p>
<p>Perbaikan tata kelola telah dilakukan perseroan melalui implementasi sistem digitalisasi di sepanjang jalur proses bisnis PT Pupuk Indonesia. Dimulai dari pabrik, kios pengecer atau PPTS, hingga di tangan petani. Tiap butir pupuk subsidi yang dimanfaatkan petani, diharapkan akan memberikan hasil yang melimpah ruah untuk capaian swasembada pangan bangsa. (*)</p>
<p><strong><em>Diaz Azminatul Abidin</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/31/menebar-butir-pupuk-subsidi-meruah-bulir-padi">Menebar Butir Pupuk Subsidi, Meruah Bulir Padi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kudus Salurkan Bantuan Alsintan, Dukung Swasembada Pangan dan Tingkatkan Produktivitas Petani</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/10/pemkab-kudus-salurkan-bantuan-alsintan-dukung-swasembada-pangan-dan-tingkatkan-produktivitas-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 04:40:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan Alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kudus Sam’ani Intakoris]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478442</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), serta Brigade Pangan. Penyaluran alsintan ini merupakan langkah nyata untuk mempercepat masa tanam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/10/pemkab-kudus-salurkan-bantuan-alsintan-dukung-swasembada-pangan-dan-tingkatkan-produktivitas-petani">Pemkab Kudus Salurkan Bantuan Alsintan, Dukung Swasembada Pangan dan Tingkatkan Produktivitas Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), serta Brigade Pangan.</p>
<p>Penyaluran alsintan ini merupakan langkah nyata untuk mempercepat masa tanam dan meningkatkan produksi padi, sejalan dengan visi-misi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.</p>
<p>“Pertanian merupakan sektor strategis yang menopang ketahanan pangan. Pemanfaatan alsintan sangat krusial untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani,” ungkap Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat menyerahkan bantuan pada Selasa (10/6/2025).</p>
<p>Tahun ini, Kabupaten Kudus menerima bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian berupa 10 unit traktor roda dua, 1 unit traktor roda empat, 3 unit rice transplanter, dan 5 unit combine harvester berukuran besar.</p>
<p>Bantuan tersebut ditargetkan dapat mempercepat proses olah tanah, tanam, hingga panen, serta meningkatkan hasil dan mutu produksi pertanian. Alsintan ini juga mendukung percepatan tanam maksimal 14 hari setelah panen, guna mengoptimalkan luas tanam padi.</p>
<figure id="attachment_478447" aria-describedby="caption-attachment-478447" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-478447 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250610_103006.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250610_103006.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250610_103006-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20250610_103006-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-478447" class="wp-caption-text">Bupati Kudus Sam&#8217;ani Intakoris menyebutkan Kudus surplus pangan 20 persen. Foto: Ali Bustomi</figcaption></figure>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Prasetyo, mengungkapkan bahwa hingga Mei 2025, luas tanam padi telah mencapai 12.279 hektare atau sekitar 37 persen dari target nasional sebesar 33.245 hektare.</p>
<p>“Peningkatan ini merupakan hasil sinergi dari berbagai upaya seperti pompanisasi, pembukaan lahan tidur, serta pemanfaatan alsintan hibah maupun milik Brigade Pangan,” jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa alsintan yang disalurkan merupakan hibah dan harus dimanfaatkan secara kolektif oleh kelompok tani. Penerima bantuan juga diwajibkan untuk merawat dan menggunakan alsintan sesuai pedoman teknis serta mendukung program percepatan tanam padi.</p>
<p>“Kelompok tani penerima diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan pertanian di desanya masing-masing,” tambah Didik.</p>
<p>Melalui penyaluran bantuan alsintan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus optimistis dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pertanian yang produktif dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>Ads-Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/10/pemkab-kudus-salurkan-bantuan-alsintan-dukung-swasembada-pangan-dan-tingkatkan-produktivitas-petani">Pemkab Kudus Salurkan Bantuan Alsintan, Dukung Swasembada Pangan dan Tingkatkan Produktivitas Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satgas Pangan Polri Siap Dukung Kementan dalam Program Percepatan Luas Tambah Tanam di Jateng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/12/satgas-pangan-polri-siap-dukung-kementan-dalam-program-percepatan-luas-tambah-tanam-di-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 09:53:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[LTT]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=435816</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Satgas Pangan Polri menyatakan, kesiapan mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendorong percepatan luas tambah tanam (LTT) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Dukungan ini diungkapkan oleh Brigjen Pol Djoko Prihadi saat memimpin Tim Satgas Pangan Polri, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung, dan Kedelai di Kantor Dinas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/12/satgas-pangan-polri-siap-dukung-kementan-dalam-program-percepatan-luas-tambah-tanam-di-jateng">Satgas Pangan Polri Siap Dukung Kementan dalam Program Percepatan Luas Tambah Tanam di Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)-</strong> Satgas Pangan Polri menyatakan, kesiapan mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendorong percepatan luas tambah tanam (LTT) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Jawa Tengah.</p>
<p>Dukungan ini diungkapkan oleh Brigjen Pol Djoko Prihadi saat memimpin Tim Satgas Pangan Polri, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung, dan Kedelai di Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (11/9/2024).</p>
<p>Usai mengikuti rapat yang diikuti oleh seluruh Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota seluruh wilayah Jateng itu, Brigjen Djoko menegaskan, pihaknya akan memberikan pengawalan mulai dari hulu hingga hilir guna mengantisipasi segala bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/09/05/wujudkan-pilkada-damai-polda-jateng-gelar-latihan-penanggulangan-konflik-sosial">Wujudkan Pilkada Damai, Polda Jateng Gelar Latihan Penanggulangan Konflik Sosial</a></strong></p>
<p>&#8220;Proses hulu ke hilir kan banyak. Dari pengiriman benih, pemantauan pompanisasi, pemasangannya. Lengkap satgas sampai tingkat Polsek&#8221; kata Brigjen Djoko.</p>
<p>Brigjen Djoko juga menyebut Satgas Pangan Polri akan melakukan berbagai langkah pengawalan dan pemantauan, mulai dari preemptif dalam bentuk sosialisai, preventif hingga represif dalam bentuk penegakkan hukum.</p>
<p>&#8220;Kita mengawal mulai preemptif, preventif hingga represif&#8221;, tandas Brigjen Djoko.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/09/03/polda-jateng-matangkan-strategi-pengamanan-pilkada-2024-melalui-tfg">Polda Jateng Matangkan Strategi Pengamanan Pilkada 2024 Melalui TFG</a></strong></p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP) Kementerian Pertanian, Yudi Susilo, menyampaikan bahwa capaian luas tanam pangan saat ini masih jauh dari target nasional yang diharapkan.</p>
<p>&#8220;Target tanam padi per bulan nasional adalah 1 juta hektare, namun hingga 10 September 2024, realisasi baru mencapai 238 ribu hektare. Khusus di Jawa Tengah, dari target 100 ribu hektare panen padi, bulan Agustus hanya tercapai 65 ribu hektare akibat musim kemarau,&#8221; ujar Yudi.</p>
<p>Meski menghadapi berbagai tantangan, Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan dan seluruh stakeholder terkait akan terus berupaya untuk mencapai target yang ditetapkan guna menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras, tetap tercukupi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/09/02/sinergi-polda-jateng-dan-mui-wujudkan-kamtibmas-kondusif-di-jawa-tengah">Sinergi Polda Jateng dan MUI Wujudkan Kamtibmas Kondusif di Jawa Tengah</a></strong></p>
<p>&#8220;Kita akan olah segera yang masih ada potensi air, kita kejar tanam. Syukur-syukur ini musim hujan bergeser lebih cepat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Menanggapi kegiatan tersebut, Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio, yang juga menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polda Jateng, pada hari Kamis (12/9/2024) di Mapolda Jateng, turut menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan seluruh instansi terkait untuk memastikan program LTT berjalan sesuai dengan rencana.</p>
<p>Dengan sinergi yang kuat antara Satgas Pangan Polri dan Kementerian Pertanian, dirinya berharap program percepatan luas tambah tanam dapat segera terealisasi dan membantu menjaga stabilitas pangan di Indonesia khususnya Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>“Satgas Pangan Polda Jateng akan berperan aktif dalam mengawal program ini, mulai dari sosialisasi kepada petani hingga pengawasan intensif di lapangan. Kami juga akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran, baik dalam distribusi pupuk maupun pengelolaan hasil panen,” tandasnya.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/12/satgas-pangan-polri-siap-dukung-kementan-dalam-program-percepatan-luas-tambah-tanam-di-jateng">Satgas Pangan Polri Siap Dukung Kementan dalam Program Percepatan Luas Tambah Tanam di Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Adha, Kementan Turunkan Tim Pemantau Pastikan Hewan Kurban Sehat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/26/jelang-idul-adha-kementan-turunkan-tim-pemantau-pastikan-hewan-kurban-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 04:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Pastikan hewan kurban sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Turunkan tim pemantau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=347645</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menyampaikan terkait pemantauan hewan kurban sehat dan proses pemotongan yang memenuhi standar higiene sanitasi. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pelepasan dan pembekalan tim pemantauan kurban tahun 1444 H/2023 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, belum lama ini. Menurutnya, pihaknya telah menurunkan tim pemantauan hewan kurban sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/26/jelang-idul-adha-kementan-turunkan-tim-pemantau-pastikan-hewan-kurban-sehat">Jelang Idul Adha, Kementan Turunkan Tim Pemantau Pastikan Hewan Kurban Sehat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menyampaikan terkait pemantauan hewan kurban sehat dan proses pemotongan yang memenuhi standar higiene sanitasi.</p>
<p>Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pelepasan dan pembekalan tim pemantauan kurban tahun 1444 H/2023 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, belum lama ini.</p>
<p>Menurutnya, pihaknya telah menurunkan tim pemantauan hewan kurban sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin, bahwa hewan yang dikurbankan adalah hewan yang sehat dan proses pemotongan memenuhi standar higiene sanitasi, serta produk yang dihasilkan memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).</p>
<p>“Pada pelaksanaan pemotongan hewan kurban kali ini, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menurunkan 240 petugas pemantau hewan kurban yang berasal dari Kantor Pusat Kementerian Pertanian dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Ditjen PKH. Tim ini akan bertugas di wilayah Jabodetabek mulai dari tempat penjualan hewan kurban hingga pelaksanaan pemotongan hewan kurban khususnya di luar RPH,” ungkap Nasrullah, dikutip dari laman Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI.</p>
<p>Nasrullah menyebut, berdasarkan data sementara yang terkumpul total tim pemantau hewan kurban, yang meliputi tenaga medik dan paramedik veteriner di Indonesia saat ini ada sebanyak 9.384 yang meliputi 6.385 petugas dinas dan 2.759 petugas yang berasal dari universitas.</p>
<p>&#8220;Kita mengimbau agar dari dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan seluruh Indonesia, serta Organisasi Profesi baik PB-PDHI untuk menggerakkan PDHI Cabang di seluruh Indonesia dan Paramedik Veteriner Indonesia (Paveti), serta Fakultas Kedokteran Hewan dari 13 universitas di Indonesia, untuk berpartisipasi aktif dalam memantau pelaksanaan kurban di lapangan,&#8221; kata Nasrullah.</p>
<p>Selain itu pada tahun ini Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan juga bekerja sama dengan tim yang berasal dari Pusat Pembinaan dan Pengawasan, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama turut bergabung dalam kegiatan pemantauan kurban.</p>
<p>“Hal ini sebagai langkah nyata untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan teknis pemotongan hewan kurban sebagai upaya menghadirkan ternak terbaik berstandar ASUH bagi masyarakat Indonesia,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Syamsul Ma’arif mengatakan, selain menjamin hewan kurban sehat dan bebas dari penyakit hewan dan zoonosis, Kementan juga fokus untuk memastikan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban agar memenuhi persyaratan syariat Islam dan kesejahteraan hewan, serta pendistribusian daging kurban yang memenuhi persyaratan higienis dan sanitasi, serta keamanan pangan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/26/jelang-idul-adha-kementan-turunkan-tim-pemantau-pastikan-hewan-kurban-sehat">Jelang Idul Adha, Kementan Turunkan Tim Pemantau Pastikan Hewan Kurban Sehat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementan Apresiasi Program Peningkatan Kesejahteraan Petani di Jateng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/05/kementan-apresiasi-program-peningkatan-kesejahteraan-petani-di-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Apr 2023 09:03:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[JOKO WIDODO]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Nasional Petani Nelayan Andalan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[Satyalencana Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wira Karya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=327696</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kementerian Pertanian mengapresiasi kinerja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di bidang pertanian. Ganjar dinilai berhasil menjalankan program peningkatan kesejahteraan petani di Jateng. Atas prestasinya itu, Ganjar diusulkan untuk menerima dua tanda kehormatan, yaitu Gelar Tanda Kehormatan (GTK) Satyalencana Pembangunan dan Wira Karya. Hal itu disampaikan perwakilan Kementan, Agustini Irmawati, usai kegiatan verifikasi dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/05/kementan-apresiasi-program-peningkatan-kesejahteraan-petani-di-jateng">Kementan Apresiasi Program Peningkatan Kesejahteraan Petani di Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kementerian Pertanian mengapresiasi kinerja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di bidang pertanian. Ganjar dinilai berhasil menjalankan program peningkatan kesejahteraan petani di Jateng.</p>
<p>Atas prestasinya itu, Ganjar diusulkan untuk menerima dua tanda kehormatan, yaitu Gelar Tanda Kehormatan (GTK) Satyalencana Pembangunan dan Wira Karya.</p>
<p>Hal itu disampaikan perwakilan Kementan, Agustini Irmawati, usai kegiatan verifikasi dan peninjauan lapangan terkait usulan ini, pada Rabu (5/4/2023). Dalam kesempatan itu, turut hadir tim dari Sesmil Presiden.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/05/dua-warga-kuwarasan-kebumen-meninggal-di-toilet-dan-di-tepi-jalan">Dua Warga Kuwarasan Kebumen Meninggal di Toilet dan di Tepi Jalan</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami Kementan mengusulkan Setmilpres mengusulkan Gubernur Jawa Tengah. Karena kami tahu keberhasilan beliau, terutama untuk produksi beras dan hortikultura, yang menempati peringkat dua Nasional. Jadi dari situ sudah kelihatan<em> output</em>-nya dari Gubernur sendiri,&#8221; kata dia.</p>
<p>Hal itu yang menjadikan Ganjar dinilai pantas menerima dua tanda kehormatan Satyalencana. Rencananya, penghargaan itu akan diserahkan Presiden RI, Joko Widodo, di event Pekan Nasional Petani Nelayan Andalan (Penas), pada 10 Juni 2023.</p>
<p>&#8221;Kami yakin, Kartu Tani ini merupakan pelopor dari Gubernur, dan memang sebelumnya memang kami sudah memberikan penghargaan pada 2019 dari Menteri Pertanian yang menobatkan Gubernur Jateng, sebagai yang memiliki program Kartu Tani terbaik secara Nasional,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/05/kokohkan-eksistensi-kampus-indonesia-mini-uksw-luncurkan-beasiswa-diakonia">Kokohkan Eksistensi Kampus Indonesia Mini, UKSW Luncurkan Beasiswa Diakonia</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Ganjar Pranowo merasa terhormat, karena diusulkan menerima Satyalencana. Menurutnya, ini merupakan karya yang dijalankan Pemprov Jateng sejak 2015 untuk petani.</p>
<p>&#8221;Ini dikerjakan teman-teman Pemprov Jateng dari 2015. Ini menjadi perhatian dari Kementan, dan sekarang mau dipromo untuk bisa mendapatkan penghargaan Satyalencana,&#8221; ungkap Ganjar di rumah dinasnya Puri Gedeh, Semarang.</p>
<p>Program yang digagas Ganjar ini bertujuan mewujudkan pendistribusian, pengendalian, dan pengawasan pupuk subsidi kepada para petani yang berhak mendapatkannya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/05/alun-alun-demak-jadi-lokasi-ngabuburit-dan-buka-bersama">Alun-Alun Demak Jadi Lokasi Ngabuburit dan Buka Bersama</a></strong></p>
<p>Kartu Tani Jateng juga memungkinkan terwujudnya distribusi pupuk subsidi sesuai jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu, dan harga, serta pemberian layanan perbankan bagi petani.</p>
<p>&#8221;Kartu Tani itu mendata petani. Siapa, dimana, berapa, tanam apa, kapan, itu mesti kita ketahui. Kalau itu masuk, maka sebenarnya ini bagian dari Presiden Satu Data Indonesia, berkaitan dengan petani,&#8221; terang Ganjar.</p>
<p>Dengan adanya usulan tanda kehormatan dua Satyalencana ini, Ganjar optimistis pertanian di Jateng akan lebih maju lagi, lewat berbagai program yang dijalankan. Ganjar pun berharap, jajarannya di Provinsi Jateng semakin serius menghadapi berbagai tantangan yang ada.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/05/polri-bagikan-dua-ribu-bansos-untuk-warga-terdampak-bencana-wilayah-jakarta-utara">Polri Bagikan 2000 Bansos untuk Warga Terdampak Bencana Wilayah Jakarta Utara</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berterima kasih dan merasa terhormat, karya kawan-kawan yang mendapatkan perhatian. Tapi yang penting dari itu semua ya satu saja, harus bermanfaat untuk rakyat,&#8221; pungkas Ganjar.</p>
<p>Sebagai informasi, Satyalencana Pembangunan merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada WNI, karena berjasa besar dalam pembangunan Indonesia di bidang tertentu.</p>
<p>Sementara Satyalencana Wira Karya adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang memberikan dharma bakti besar untuk Indonesia, sehingga menjadi teladan bagi orang lain.</p>
<p>Dalam hal ini, Ganjar diusulkan menjadi penerima dua tanda kehormatan itu, lantaran keberhasilannya menjalankan berbagai program kesejahteraan petani. Di antaranya Kartu Tani, Subsidi Bunga, dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/05/kementan-apresiasi-program-peningkatan-kesejahteraan-petani-di-jateng">Kementan Apresiasi Program Peningkatan Kesejahteraan Petani di Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian Pertanian Bantu10 Ton  Pakan  Konsentrat Bagi Peternak Lereng Merapi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/17/kementerian-pertanian-bantu10-ton-pakan-konsentrat-bagi-peternak-lereng-merapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2023 08:10:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[abu vuknaik merapi]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[peternak di lereng merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=322986</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)- Pemerintah Kabupaten Magelang bersama dengan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama membantu pakan konsentrat ternak bagi para peternak  di lereng Gunung Merapi yang terimbas hujan abu vulkanik pada pekan lalu. Bantuan tersebut diberikan kepada para petani di tiga desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. “Bantuan konsentrat sapi tersebut diberikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/17/kementerian-pertanian-bantu10-ton-pakan-konsentrat-bagi-peternak-lereng-merapi">Kementerian Pertanian Bantu10 Ton  Pakan  Konsentrat Bagi Peternak Lereng Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)- Pemerintah Kabupaten Magelang bersama dengan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama membantu pakan konsentrat ternak bagi para peternak  di lereng Gunung Merapi yang terimbas hujan abu vulkanik pada pekan lalu. Bantuan tersebut diberikan kepada para petani di tiga desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.</p>
<p>“Bantuan konsentrat sapi tersebut diberikan kepada para peternak yang ada di tiga desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang yang terdampak abu vulkanik Merapi. Yakni, Desa Sengi, Paten dan Krinjing,” Kepala Bidang Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Rofiq Bachtiar, di sela-sela penyerahan bantuan tersebut di Balai Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jumat ( 17/3/2023).</p>
<p>Rofiq Bachtiar mengatakan,  bantuan yang diberikan berupa 10 ton konsentrat makanan untuk sapi potong. Sebagai salah satu upaya  untuk  meringankan beban para peternak sapi yang terdampak  hujan abu Gunung Merapi.</p>
<p>Menurutnya,  10 ton konsentrat pakan ternak dibagikan  ke peternak di Desa Krinjing sebanyak lima ton. Kemudian, masing-masing  2,5 ton untuk peternak di Desa Paten dan  di Desa Sengi.</p>
<p>Ia menambahkan, sebelumnya Kementerian Pertanian melalui Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan juga telah memberikan bantuan rumput sebanyak untuk peternak di tiga desa tersebut sebanyak 20 ton.</p>
<p>“Selain itu, dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah membagikan rumput segar sebanyak 15 ton,” katanya.</p>
<p>Rofiq menjelaskan, di Desa Krinjing terdapat populasi ternak sapi sebanyak 1.262 ekor, di Desa Paten sebanyak 723 ekor dan di Desa Sengi 887 ekor.</p>
<p>Selain di tiga desa tersebut, pihaknya juga telah mengirimkan bantuan konsentrat pakan sapi di Desa Wonolelo dan Ketep, Kecamatan Sawangan yang juga ikut terdampak abu vulkanik Merapi,</p>
<p>&#8220;Yang di Desa Wonolelo dan Ketep, Kecamatan Sawangan  masing-masing mendapat 1 ton,” katanya.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2023/03/15/hujan-abu-merapi-ribuan-hektare-tanaman-sayuran-di-kabupaten-magelang-rusak">Hujan Abu Merapi, Ribuan Hektare Tanaman Sayuran di Kabupaten Magelang Rusak</a></strong></p>
<p>Kepala Desa Krinjing, Ismail mengatakan, adanya bantuan pakan konsentrat bagi para petani tersebut dinilai sangat membantu. Karena,  hingga saat ini  para petani yang ada di lereng Merapi dan terdampak abu vulkanik Merapi masih sangat kesulitan mendapatkan pakan rumput.</p>
<p>“Hingga saat ini wilayah Desa Krinjing belum terjadi hujan air, sehingga abu vulkanik Merapi masih menempel di rumput,” kata Ismail.</p>
<p>Menurutnya, para peternak sapi di Desa Krinjing mencari rumput atau <em>damen </em>( jerami padi) untuk pakan ternaknya harus mencarinya ke tetangga desa sejauh 7 kilometer. W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/17/kementerian-pertanian-bantu10-ton-pakan-konsentrat-bagi-peternak-lereng-merapi">Kementerian Pertanian Bantu10 Ton  Pakan  Konsentrat Bagi Peternak Lereng Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wacana Pemerintah Impor Beras Diharapkan Bisa Ditunda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/13/wacana-pemerintah-impor-beras-diharapkan-bisa-ditunda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2022 08:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=300036</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berharap, wacana impor beras dari pemerintah pusat, bisa ditunda. Menurutnya, impor beras ini bisa membuat harga hasil panen di petani jatuh. Pernyataan itu dilontarkan Ganjar, menanggapi kebijakan impor beras yang dilakukan pemerintah pusat. Ganjar meminta, agar kebijakan itu dipertimbangkan ulang, mengingat jerih payah para petani. &#8221;Hitung juga ketika [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/13/wacana-pemerintah-impor-beras-diharapkan-bisa-ditunda">Wacana Pemerintah Impor Beras Diharapkan Bisa Ditunda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berharap, wacana impor beras dari pemerintah pusat, bisa ditunda. Menurutnya, impor beras ini bisa membuat harga hasil panen di petani jatuh.</p>
<p>Pernyataan itu dilontarkan Ganjar, menanggapi kebijakan impor beras yang dilakukan pemerintah pusat. Ganjar meminta, agar kebijakan itu dipertimbangkan ulang, mengingat jerih payah para petani.</p>
<p>&#8221;Hitung juga ketika petani hari ini menanam, pertimbangkanlah jerih payah mereka. Jangan sampai nanti beras impor masuk, petani pas panen harganya jatuh lagi,&#8221; kata Ganjar di kantornya, Selasa (13/12/2022).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/12/13/di-jateng-dana-csr-terkumpul-rp-86-miliar">Di Jateng Dana CSR Terkumpul Rp 86 Miliar</a></strong></p>
<p>Di sisi lain, Ganjar juga menyebut, saat ini pupuk sedang sulit, karena subsidinya tidak bisa 100 persen. Termasuk obat-obatan yang juga naik harganya.</p>
<p>&#8221;Kalau kemudian hasil panennya tidak terbeli dengan harga yang wajar, itu artinya seluruh biaya produksi plus keuntungan yang diterima, maka petani merugi hari ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Merujuk pada hal itu, Ganjar mendorong pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakannya. Menurutnya, lebih baik pemerintah menghitung ulang ketersediaan atau stok beras yang ada.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/12/13/kelola-sdm-berintegritas-ganjar-berhasil-babat-korupsi-pungli-dan-gratifikasi-di-jateng">Kelola SDM Berintegritas, Ganjar Berhasil Babat Korupsi, Pungli dan Gratifikasi di Jateng</a></strong></p>
<p>&#8221;Hati-hati betul dengan data, agar dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, termasuk Badan Pangan Nasional, bisa menghitung dan memberikan informasi itu kepada masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Perhitungan harus dilakukan dengan baik. Misalnya, jika kebijakan impor terlaksana, berasnya kapan tiba di Indonesia. Kemudian pemerintah juga mesti menghitung masa panen dari padi yang ditanam para petani.</p>
<p>&#8221;Saya lebih setuju, jika padi yang ditanam petani dijamin harga jualnya, sehingga Bulog bisa dikasih kapasitas yang lebih besar. Dan kemudian petani bisa mendapat keuntungan yang wajar,&#8221; tegasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2022/12/13/bagai-reuni-resepsi-hut-ke-273-blora-dihadiri-para-mantan-bupati-wakil-bupati-dan-sekda">Bagai Reuni Resepsi HUT Ke-273 Blora Dihadiri Para Mantan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda</a></strong></p>
<p>Terlepas dari isu impor beras, Ganjar menilai, ini momentum yang tepat untuk mengembangkan diversifikasi pangan Indonesia. Faktanya, imbuh dia, saat ini Indonesia tidak bergantung pada beras.</p>
<p>&#8221;Kalau kita bicara beras analog, kita sudah bisa buat. Terus kita punya umbi-umbian yang cukup banyak, dan masih bisa diolah, termasuk sagu. Ini jadi momentum untuk kita tidak bergantung hanya dengan beras,&#8221; ucap Ganjar.</p>
<p>Ditegaskan dia, stok beras di Jateng aman, dan terus dipantau. Ganjar memahami, jika pemerintah punya perhitungan, khususnya terkait kekhawatiran jika terjadi bencana dan sebagainya.</p>
<p>&#8221;Maka menurut saya, hitung dong dengan baik, terbukalah kepada publik, agar publik tidak curiga,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/13/wacana-pemerintah-impor-beras-diharapkan-bisa-ditunda">Wacana Pemerintah Impor Beras Diharapkan Bisa Ditunda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Ingin Petani Indonesia Maju dan Modern</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/09/pemerintah-ingin-petani-indonesia-maju-dan-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2021 12:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=138902</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian  pada Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan, pemerintah menginginkan petani Indonesia maju dan modern. Alat-alat dan mesin pertanian perlu dioptimalkan, sawah-sawah yang belum maksimal agar segera percepatan tanam. &#8220;Jadi, petani pasti untung, sepanjang ikut prosedur tanam yang baik.Dana pinjaman harus dimanfaatkan optimal, Rp 1,1 triliun untuk 14 kabupaten,&#8221; [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/09/pemerintah-ingin-petani-indonesia-maju-dan-modern">Pemerintah Ingin Petani Indonesia Maju dan Modern</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (<a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a>) </strong>&#8211; Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian  pada Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan, pemerintah menginginkan petani Indonesia maju dan modern. Alat-alat dan mesin pertanian perlu dioptimalkan, sawah-sawah yang belum maksimal agar segera percepatan tanam.</p>
<p>&#8220;Jadi, petani pasti untung, sepanjang ikut prosedur tanam yang baik.Dana pinjaman harus dimanfaatkan optimal, Rp 1,1 triliun untuk 14 kabupaten,&#8221; kata Sarwo Edhy saat melakukan kunjungan kerja di Gabungan Petani Organik (Gupon) Sekarlangit, Grabag, Kabupaten Magelang, Sabtu (9/1/2021).</p>
<p>Menurutnya, sektor pertanian harus dibangun hulu sampai hilir, siapapun yang ingin memanfaatkan fasilitas bantuan upland harus dilayani. Upland bertujuan meningkatkan profitas, tambahan areal tanam baru, sehingga produksi bertambah satu atau dua musim tanam.</p>
<p>Selain itu juga harus diimbangi dengan pemanfaatan teknologi pertanian dan perbaikan infrastruktur pertanian. &#8220;Infrastruktur yang dibangun harus dipelihara karena dibayar dengan uang rakyat,&#8221; pesannya.</p>
<p>Edy menambahkan, perlu dibangun Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dengan komoditas beragam sehingga bisa jadi <em>food estate</em>. Caranya bisa dengan pematang dilebarkan untuk ditanami tanaman yang manfaat, bisa buah-buahan, kelapa, tanaman hortikultura, dan lain sebagainya.</p>
<p>&#8220;Jadi selain panen padi juga komoditas yang lain. Di masa pandemi diutamakan untuk konsumsi domestik, meskipun boleh juga untuk ekspor agar petani lebih sejahtera,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menjawab permasalahan jika mata air jauh, menurutnya, bisa diatasi dengan sumur dangkal dipadukan embung.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah memberi kepercayaan kepada petani untuk mengelola dana hibah dari Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural development (IFAD).</p>
<p>Harapannya dana tersebut dapat dijadikan sebagai pemacu petani di Kabupaten Magelang untuk lebih maksimal dalam mengolah lahan secara organik agar memberikan nilai tambah kepada petani.</p>
<p>Selain itu dana hibah dari IsDB dan IFAD tersebut diharapkan juga mendorong petani untuk berpikir secara modern, bahwa pertanian tidak sebatas menanam dan panen saja, tapi juga bagaimana pemasarannya, sehingga keuntungan petani menjadi lebih besar.</p>
<p>Pemanfaatan alat mesin pertanian modern juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengolahan lahan, mengingat keterbatasan buruh tani saat ini.</p>
<p>&#8220;Kegiatan <em>upland</em> di Kabupaten Magelang akan dilaksanakan tahun 2021 ini di tiga kawasan yaitu lereng Merbabu di Kecamatan Grabag, lereng Merapi Kecamatan Sawangan dan lereng Sumbing, tepatnya di Kecamatan Bandongan, Kaliangkrik dan Tempuran, yang meliputi 32 desa,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ketua GUPON Sekarlangit, Miftahul Fuad, mengungkapkan pengembangan kawasan upland di Grabag masih ada kendala air yang sering menjadi konflik petani dengan pengguna yang lain.</p>
<p>&#8220;Jalan usaha tani juga sangat diperlukan untuk kemudahan pengolahan lahan agar lebih efisien karena wilayah Grabag konturnya berundak dan di dataran tinggi,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Eko Priyono-trs</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/09/pemerintah-ingin-petani-indonesia-maju-dan-modern">Pemerintah Ingin Petani Indonesia Maju dan Modern</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>