<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kakek Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kakek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Mar 2026 07:04:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>kakek Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kakek 85 Tahun Jadi Korban Penganiayaan di Jono Tawangharjo, Polisi Amankan Pelaku</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/11/kakek-85-tahun-jadi-korban-penganiayaan-di-jono-tawangharjo-polisi-amankan-pelaku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 03:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Jono]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[odgj]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[tawangharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548702</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kasus penganiayaan terhadap seorang kakek terjadi di Desa Jono, Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Peristiwa yang melibatkan lelaki diduga ODGJ tersebut dan membuat warga setempat kaget setelah korban ditemukan mengalami luka di bagian wajah. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Jono, pada Selasa 10 Maret 2026, malam. Insiden tersebut dilaporkan warga kepada aparat kepolisian. Sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/11/kakek-85-tahun-jadi-korban-penganiayaan-di-jono-tawangharjo-polisi-amankan-pelaku">Kakek 85 Tahun Jadi Korban Penganiayaan di Jono Tawangharjo, Polisi Amankan Pelaku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – </strong>Kasus penganiayaan terhadap seorang kakek terjadi di Desa Jono, Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Peristiwa yang melibatkan lelaki diduga ODGJ tersebut dan membuat warga setempat kaget setelah korban ditemukan mengalami luka di bagian wajah.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Jono, pada Selasa 10 Maret 2026, malam. Insiden tersebut dilaporkan warga kepada aparat kepolisian.</p>
<p>Sebelum polisi datang, warga yang mengetahui insiden itu langsung berupaya membantu korban, sekaligus mengamankan terduga pelaku.</p>
<p>Pria berinisial ABM, 19 tahun, yang disebut warga sebagai ODGJ diduga menjadi pelaku dalam peristiwa tersebut. Ia diamankan warga setelah ketahuan telah memukul korbannya hingga berlumuran darah.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/11/dosen-fakultas-ekonomi-usm-jadi-asesor-eksternal-ukk-di-smk-palebon-semarang">Dosen Fakultas Ekonomi USM Jadi Asesor Eksternal UKK di SMK Palebon Semarang</a></strong></h6>
<p>Korban diketahui bernama Masiyo, 85 tahun. Lansia tersebut mengalami luka setelah peristiwa penganiayaan dan segera mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.</p>
<p>Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono membenarkan adanya laporan warga terkait kejadian tersebut. Polisi pun segera merespons laporan yang masuk.</p>
<p>“Polsek Tawangharjo menerima laporan dari Kadus Jono terkait adanya peristiwa penganiayaan yang terjadi di desa tersebut,” jelas AKP Sartono saat memberikan keterangan.</p>
<p>Setelah menerima laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas berupaya memastikan kondisi korban sekaligus mengendalikan situasi di sekitar tempat kejadian.</p>
<p>“Mendapatkan laporan dari masyarakat, kami dari Polsek Tawangharjo langsung menuju ke lokasi kejadian,” ungkap AKP Sartono menjelaskan langkah awal petugas.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/11/55-paus-pilot-terdampar-di-pantai-mbadokai-rote-ndao-21-mati-34-diselamatkan">55 Paus Pilot Terdampar di Pantai Mbadokai Rote Ndao, 21 Mati 34 Diselamatkan</a></strong></h6>
<p>Saat tiba di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi terluka pada bagian wajah. Sementara itu, warga yang berada di sekitar tempat kejadian telah lebih dahulu mengamankan terduga pelaku.</p>
<p>Kondisi korban yang mengalami luka cukup serius membuat petugas segera mengambil langkah cepat. Penanganan medis pun menjadi prioritas utama.</p>
<p>Petugas kemudian melakukan pengecekan di dalam rumah tempat kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah tanda yang diduga berkaitan dengan peristiwa penganiayaan tersebut.</p>
<p>Lantai rumah terlihat terdapat bercak darah yang mengindikasikan terjadinya kekerasan. Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya insiden penganiayaan di lokasi tersebut.</p>
<p>Selain itu, polisi juga menemukan pecahan batu bata di sekitar lokasi kejadian. Benda tersebut diduga berkaitan dengan insiden yang menyebabkan korban mengalami luka.</p>
<p>Melihat kondisi korban yang cukup parah, petugas segera mengevakuasi Masiyo ke fasilitas kesehatan terdekat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan korban segera mendapatkan pertolongan pertama.</p>
<p>“Melihat wajah korban berlumuran darah, anggota kami membawanya ke Puskesmas Tawangharjo,” jelas AKP Sartono mengenai langkah penanganan awal korban.</p>
<p>Setelah mendapatkan penanganan awal di puskesmas, kondisi korban memerlukan perawatan lanjutan. Petugas medis kemudian memutuskan untuk merujuk korban ke rumah sakit.</p>
<p>Korban selanjutnya dirujuk ke RS Panti Rahayu Yakkum agar mendapatkan penanganan intensif dari tenaga medis.</p>
<p>Sementara itu, aparat kepolisian juga melakukan pengumpulan informasi di lokasi kejadian. Petugas mulai meminta keterangan dari warga yang berada di sekitar tempat kejadian.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/11/aksi-bagi-bagi-ratusan-takjil-dilakukan-dari-depan-poskamling">Aksi Bagi-bagi Ratusan Takjil Dilakukan dari Depan Poskamling</a></strong></h6>
<p>Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengetahui secara detail kronologi peristiwa tersebut. Informasi dari warga menjadi bahan penting dalam proses penyelidikan.</p>
<p>“Kita lakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari para warga yang melihat kejadian tersebut,” kata AKP Sartono menjelaskan proses penyelidikan.</p>
<p>Dari keterangan sejumlah warga, polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Hal itu membuat warga setempat menyebut pelaku sebagai ODGJ.</p>
<p>AKP Sartono juga menyebutkan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut. Polisi pun mengambil langkah untuk memastikan kondisi pelaku.</p>
<p>“Dari keterangan yang diperoleh pelaku mengalami gangguan jiwa dan langsung kami bawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.</p>
<p>Kasus penganiayaan yang melibatkan ODGJ terhadap seorang kakek di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan tersebut kini masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. Petugas terus mengumpulkan bukti serta keterangan saksi guna melengkapi penyelidikan.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/11/kakek-85-tahun-jadi-korban-penganiayaan-di-jono-tawangharjo-polisi-amankan-pelaku">Kakek 85 Tahun Jadi Korban Penganiayaan di Jono Tawangharjo, Polisi Amankan Pelaku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hilang Sejak Dini Hari, Kakek 81 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Kali Apur Godong</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/05/hilang-sejak-dini-hari-kakek-81-tahun-ditemukan-meninggal-dunia-di-kali-apur-godong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 11:02:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[81 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cinderamata Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[godong]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Apur]]></category>
		<category><![CDATA[manggarmas]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547641</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang kakek 81 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terapung di parit Kali Apur, Manggarmas, Kabupaten Grobogan, Kamis (5/3/2026) pagi. Warga setempat mendapati jasad lansia tersebut mengambang di aliran air dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter. Penemuan jasad pria lanjut usia itu terjadi sekitar pukul 09.20 WIB. Agus Sriyono (35) menjadi orang pertama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/05/hilang-sejak-dini-hari-kakek-81-tahun-ditemukan-meninggal-dunia-di-kali-apur-godong">Hilang Sejak Dini Hari, Kakek 81 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Kali Apur Godong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang kakek 81 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terapung di parit Kali Apur, Manggarmas, Kabupaten Grobogan, Kamis (5/3/2026) pagi.</p>
<p>Warga setempat mendapati jasad lansia tersebut mengambang di aliran air dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter.</p>
<p>Penemuan jasad pria lanjut usia itu terjadi sekitar pukul 09.20 WIB. Agus Sriyono (35) menjadi orang pertama yang mengetahui keberadaan jasad tersebut. Saat itu, ia tengah mencari kerabatnya yang dikabarkan hilang dari rumah sejak dini hari.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/05/coaching-asn-muda-sekretariat-negara-dr-khamdan-tantang-jadi-pelopor-perubahan">Coaching ASN Muda Sekretariat Negara, Dr Khamdan Tantang Jadi Pelopor Perubahan</a></strong></h6>
<p>Agus menyusuri area sekitar aliran parit dengan harapan menemukan titik terang. Ketika tiba di tepi parit, pandangannya tertuju pada sosok pria tua yang mengambang di atas air.</p>
<p>Melihat kondisi tersebut, ia segera memastikan dari jarak dekat. Tubuh pria itu terapung dalam telungkup di permukaan air parit yang memiliki lebar sekitar empat meter.</p>
<p>Agus memberitahukan temuannya kepada warga sekitar. Ia meminta bantuan untuk memastikan identitas pria yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa itu.</p>
<p>Warga kemudian berdatangan ke lokasi. Setelah melakukan pengecekan, mereka memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Nur Sam (81), warga Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong.</p>
<p>Perangkat Desa Manggarmas segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Godong. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.</p>
<p>Petugas Polsek Godong bersama Tim Inafis Polres Grobogan dan tim medis Puskesmas Godong II bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Mereka melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal.</p>
<p>Kapolsek Godong AKP Muh Suharto mengonfirmasi identitas korban. Ia juga menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan keluarga dan saksi di lapangan.</p>
<p>Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban meninggalkan rumah tanpa izin pada Kamis dini hari. Korban keluar dari rumahnya sekitar pukul 01.00 WIB.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/05/pln-uik-tanjung-jati-b-terima-kunjungan-polda-jateng-perkuat-pengamanan-obvitnas-jelang-ramadan">PLN UIK Tanjung Jati B Terima Kunjungan Polda Jateng: Perkuat Pengamanan Obvitnas Jelang Ramadan</a></strong></h6>
<p>&#8220;Dari keterangan keluarga, korban keluar dari rumah tanpa izin pada Kamis dinihari, tepatnya pada pukul 1 pagi tadi,&#8221; jelas AKP Muh Suharto.</p>
<p>Anak korban, Hutomo, bersama kerabat lainnya sempat melakukan pencarian ke sejumlah lokasi. Mereka berupaya menyisir area sekitar rumah hingga ke lingkungan sekitar desa.</p>
<p>Namun, upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil hingga akhirnya warga menemukan korban di parit Kali Apur. Kabar duka itu segera sampai ke pihak keluarga.</p>
<p>Kapolsek Godong menambahkan, kondisi korban sebelumnya memang sudah pikun. Faktor tersebut diduga memengaruhi korban saat beraktivitas seorang diri di luar rumah.</p>
<p>&#8220;Pihak keluarga juga menjelaskan bahwa korban sudah dalam kondisi pikun atau pelupa,&#8221; tambah AKP Muh Suharto saat memberikan keterangan resmi.</p>
<p>Tim medis Puskesmas Godong II kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Pemeriksaan itu bertujuan memastikan ada atau tidaknya tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/05/konsumsi-air-di-wonosobo-diprediksi-naik-hingga-50-persen-tirta-aji-pastikan-layanan-tetap-optimal">Konsumsi Air di Wonosobo Diprediksi Naik Hingga 50 Persen, Tirta Aji Pastikan Layanan Tetap Optimal</a></strong></h6>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Tubuh korban dalam kondisi utuh tanpa luka yang mengarah pada tindak kriminal.</p>
<p>&#8220;Untuk penyebabnya, korban diduga meninggal dunia karena terpeleset di parit yang berada di dekat rumahnya,&#8221; ungkap Kapolsek Godong tersebut.</p>
<p>Berdasarkan hasil tersebut, kepolisian tidak menemukan indikasi unsur kekerasan. Dugaan sementara, korban terpeleset saat melintas di sekitar parit pada malam hari.</p>
<p>Setelah proses pemeriksaan selesai, aparat menyerahkan jasad korban kepada keluarga. Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan bersedia segera memakamkan almarhum sesuai adat setempat.</p>
<p>AKP Muh Suharto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai maupun parit. Area tersebut berpotensi membahayakan, terutama pada malam hari dengan pencahayaan terbatas.</p>
<p>Ia juga meminta keluarga yang memiliki anggota lanjut usia untuk meningkatkan pengawasan. Pendampingan dinilai penting guna mencegah kejadian serupa.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/05/hilang-sejak-dini-hari-kakek-81-tahun-ditemukan-meninggal-dunia-di-kali-apur-godong">Hilang Sejak Dini Hari, Kakek 81 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Kali Apur Godong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pamit ke Sawah, Kakek di Grobogan Tewas Tenggelam di Sungai Serang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/30/pamit-ke-sawah-kakek-di-grobogan-tewas-tenggelam-di-sungai-serang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 08:16:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[Penawangan]]></category>
		<category><![CDATA[SUngai Serang]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=504464</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang kakek bernama Marmin (74), warga Dusun Dukuh Kidul, Desa Toko, Kecamatan Penawangan, Grobogan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Serang, Kamis (30/10/2025) pagi. Kejadian ini bermula saat korban berpamitan kepada keluarganya pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIB untuk pergi ke sawah. Seperti biasanya, ia menyeberangi Sungai Serang untuk menuju [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/30/pamit-ke-sawah-kakek-di-grobogan-tewas-tenggelam-di-sungai-serang">Pamit ke Sawah, Kakek di Grobogan Tewas Tenggelam di Sungai Serang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Seorang kakek bernama Marmin (74), warga Dusun Dukuh Kidul, Desa Toko, Kecamatan Penawangan, Grobogan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Serang, Kamis (30/10/2025) pagi.</p>
<p>Kejadian ini bermula saat korban berpamitan kepada keluarganya pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIB untuk pergi ke sawah. Seperti biasanya, ia menyeberangi Sungai Serang untuk menuju ke lahannya di seberang sungai.</p>
<p>Beberapa saksi, termasuk warga setempat Krispriyono (39) dan Nur Jabar Sodiq (35), sempat melihat korban berada di tepi timur sungai sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, arus air diketahui cukup deras.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/30/memberdayakan-warga-ala-gubernur-ahmad-luthfi-melalui-program-kecamatan-berdaya">Memberdayakan Warga ala Gubernur Ahmad Luthfi Melalui Program Kecamatan Berdaya</a></strong></h5>
<p>Keduanya menduga korban berniat menyeberangi sungai seperti biasanya. Namun, setelah itu, keberadaan korban tidak lagi terlihat.</p>
<p>Menjelang sore, sekitar pukul 16.00 WIB, keluarga mulai merasa khawatir karena korban belum juga pulang ke rumah. Bersama warga, mereka kemudian melakukan pencarian di sekitar sungai.</p>
<p>Dalam pencarian itu, warga menemukan kaos dan ember milik korban di tepi timur Sungai Serang. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban tenggelam.</p>
<p>Kepala Desa Toko, Edy (50), yang menerima informasi tersebut langsung meneruskan informasi tersebut ke Polsek Penawangan serta Pusdalops BPBD Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas Semarang, serta para relawan langsung bersiap melakukan operasi pencarian pada Kamis pagi.</p>
<p>Sekitar pukul 07.00 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Grobogan tiba di lokasi untuk melakukan penilaian situasi dan memulai operasi pencarian korban tenggelam.</p>
<p>Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir Sungai Serang dari titik awal korban diduga tenggelam ke arah hilir menggunakan perahu karet. Radius pencarian diperluas hingga dua kilometer.</p>
<p>Tim SAR gabungan bekerja sama dengan warga untuk mempercepat proses pencarian. Cuaca cerah membantu tim dalam menelusuri arus sungai yang cukup deras.</p>
<p>Sekitar pukul 11.10 WIB, tim menemukan jasad korban sekitar dua kilometer dari lokasi awal ia diduga tenggelam. Penemuan dilakukan oleh warga yang ikut menyisir sungai bersama tim SAR.</p>
<p>Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarga. Pemeriksaan medis dari Puskesmas Penawangan memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p>Petugas medis menyimpulkan korban meninggal dunia akibat tenggelam, tanpa ada unsur penganiayaan.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/30/pelantikan-anggota-mknw-jawa-tengah-periode-2025-2028-wujud-penguatan-integritas-profesi-notaris">Pelantikan Anggota MKNW Jawa Tengah Periode 2025–2028, Wujud Penguatan Integritas Profesi Notaris</a></strong></h5>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahju Tri Darmawanto, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Ia mengapresiasi kerja cepat seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.</p>
<p>“Begitu laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan Basarnas untuk melaksanakan operasi SAR gabungan. Berkat kerja sama semua pihak, korban berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari satu hari,” ujarnya.</p>
<p>Setelah korban ditemukan, operasi pencarian resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/30/pamit-ke-sawah-kakek-di-grobogan-tewas-tenggelam-di-sungai-serang">Pamit ke Sawah, Kakek di Grobogan Tewas Tenggelam di Sungai Serang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakek di Sumberjatipohon Tersesat 15 Km karena Sepeda Listrik Kehabisan Daya, Diselamatkan Polisi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/29/kakek-di-sumberjatipohon-tersesat-15-km-karena-sepeda-listrik-kehabisan-daya-diselamatkan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 15:08:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sumberjatipohon]]></category>
		<category><![CDATA[Udin Sugito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=504248</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Perjalanan seorang kakek bernama Udin Sugito berubah menjadi pengalaman melelahkan setelah sepeda listrik yang ia kendarai kehabisan daya di kawasan Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan, Selasa 29 Oktober 2025. Kejadian tersebut bermula saat kakek Udin Sugito bermaksud pulang ke rumahnya di wilayah Danyang. Namun, sepeda listriknya tiba-tiba mati di tengah perjalanan. Tanpa ponsel [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/kakek-di-sumberjatipohon-tersesat-15-km-karena-sepeda-listrik-kehabisan-daya-diselamatkan-polisi">Kakek di Sumberjatipohon Tersesat 15 Km karena Sepeda Listrik Kehabisan Daya, Diselamatkan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Perjalanan seorang kakek bernama Udin Sugito berubah menjadi pengalaman melelahkan setelah sepeda listrik yang ia kendarai kehabisan daya di kawasan Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan, Selasa 29 Oktober 2025.</p>
<p>Kejadian tersebut bermula saat kakek Udin Sugito bermaksud pulang ke rumahnya di wilayah Danyang. Namun, sepeda listriknya tiba-tiba mati di tengah perjalanan.</p>
<p>Tanpa ponsel dan dengan kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya, Udin sempat kebingungan di pinggir jalan. Ia tak tahu arah pulang dan tak bisa meminta bantuan.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/29/rakor-penyederhanaan-birokrasi-dengan-menpan-rb-pemkot-tegal-terus-berproses">Rakor Penyederhanaan Birokrasi dengan Menpan RB, Pemkot Tegal Terus Berproses</a></strong></h5>
<p>Di saat bersamaan, Brigpol Choirul Hakim, Bhabinkamtibmas Desa Sumberjatipohon, sedang berpatroli di sekitar Jalan Raya Purwodadi–Pati. Ia melihat sosok kakek yang tampak kelelahan di tepi jalan.</p>
<p>Merasa perlu memastikan keadaan, Brigpol Choirul segera menghampiri. Ia kemudian berbicara dengan kakek Udin untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.</p>
<p>“Saya melihat beliau tampak kelelahan dan seperti kehilangan arah. Setelah diajak bicara, barulah saya tahu kalau beliau tersesat,” ujar Brigpol Choirul, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Choirul menjelaskan, peristiwa itu sebenarnya terjadi sehari sebelumnya, Selasa (28/10/2025). Namun, kisahnya baru ramai dibicarakan setelah tayang di media sosial.</p>
<p>Dari percakapan singkat, kakek Udin mengaku hendak kembali ke rumahnya di Danyang. Ia hanya mengingat petunjuk sederhana, yakni rumahnya berada dekat lampu merah Danyang dan toko keramik.</p>
<p>Kondisi semakin sulit karena sepeda listrik milik Udin kehabisan baterai. Tanpa tenaga untuk melanjutkan perjalanan dan tanpa alat komunikasi, ia hanya bisa menunggu pertolongan.</p>
<p>Melihat situasi tersebut, Brigpol Choirul berinisiatif membantu mencari informasi tentang keluarga kakek Udin. Ia mencoba menghubungi pihak toko yang disebut sang kakek untuk menelusuri jejak keluarganya.</p>
<p>“Syukurlah, setelah saya hubungi, keluarga beliau bisa dihubungi dan langsung memberi kabar,” kata Brigpol Choirul.</p>
<p>Pihak keluarga merasa lega setelah mendapat informasi keberadaan kakek Udin. Mereka mengaku telah mencari sejak pagi hingga ke wilayah Rejosari, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaannya.</p>
<p>Tak ingin menunda waktu, keluarga segera menjemput Udin menggunakan mobil pikap. Beberapa waktu kemudian, kendaraan mereka tiba di lokasi tempat kakek Udin menunggu.</p>
<p>Pertemuan keluarga berlangsung haru. Sang kakek tampak lelah, namun masih dalam keadaan sehat dan sadar.</p>
<p>Menurut keluarga, Udin Sugito baru saja sembuh dari sakit. Meski sudah membaik, kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.</p>
<p>“Beliau tidak pikun, hanya masih lemah setelah sakit,” ujar salah satu anggota keluarga yang menjemputnya, seperti yang ditirukan Brigpol Choirul Hakim.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/29/bunda-literasi-memuji-kiprah-ftbm-nur-hidayat-ajak-perjuangkan-perda-literasi">Bunda Literasi Memuji Kiprah  FTBM Jepara, Nur Hidayat Ajak Perjuangkan   Perda Literasi</a></strong></h5>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna sepeda listrik, terutama para lansia, untuk selalu memastikan kondisi baterai dalam keadaan penuh sebelum bepergian.</p>
<p>Brigpol Choirul berharap kejadian serupa tidak terulang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama bila melihat orang tua yang tampak kebingungan di jalan.</p>
<p>“Sedikit kepedulian bisa menyelamatkan seseorang dari bahaya,” tutur Brigpol Choirul Hakim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/kakek-di-sumberjatipohon-tersesat-15-km-karena-sepeda-listrik-kehabisan-daya-diselamatkan-polisi">Kakek di Sumberjatipohon Tersesat 15 Km karena Sepeda Listrik Kehabisan Daya, Diselamatkan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakek 82 Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Serang Klambu, Pencarian Masih Berlanjut</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/15/kakek-82-tahun-dilaporkan-tenggelam-di-sungai-serang-klambu-pencarian-masih-berlanjut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 01:12:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Menawan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[klambu]]></category>
		<category><![CDATA[SUngai Serang]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=496036</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang kakek bernama Sukijan (82) dilaporkan tenggelam di Sungai Serang, Desa Menawan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, pada Minggu (14/9/2025). Peristiwa itu terjadi ketika Sukijan bersama istrinya, Nuryati (79), dalam perjalanan pulang dari sawah. Mereka berusaha menyeberangi sungai dengan peralatan sederhana. Menurut laporan warga, pasangan lanjut usia itu memanfaatkan galon air mineral dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/15/kakek-82-tahun-dilaporkan-tenggelam-di-sungai-serang-klambu-pencarian-masih-berlanjut">Kakek 82 Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Serang Klambu, Pencarian Masih Berlanjut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Seorang kakek bernama Sukijan (82) dilaporkan tenggelam di Sungai Serang, Desa Menawan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, pada Minggu (14/9/2025).</p>
<p>Peristiwa itu terjadi ketika Sukijan bersama istrinya, Nuryati (79), dalam perjalanan pulang dari sawah. Mereka berusaha menyeberangi sungai dengan peralatan sederhana.</p>
<p>Menurut laporan warga, pasangan lanjut usia itu memanfaatkan galon air mineral dan busa sterofoam sebagai alat bantu penyebrangan.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/09/15/kakak-beradik-di-kudus-jadi-korban-penusukan-satu-tewas-satu-luka">Kakak Beradik di Kudus Jadi Korban Penusukan, Satu Tewas! Ini Kronologinya</a></strong></h5>
<p>Nuryati memilih menggunakan busa sterofoam, sementara Sukijan menaiki galon air mineral. Keduanya menyeberang sungai secara bergantian.</p>
<p>Namun, derasnya arus Sungai Serang membuat galon yang ditumpangi Sukijan ikut hanyut terbawa aliran sungai.</p>
<p>Warga menyebutkan, Sukijan tidak mampu melawan derasnya arus hingga akhirnya ikut terseret dan tenggelam.</p>
<p>Kejadian tersebut sontak membuat panik warga sekitar yang melihat peristiwa memilukan itu. Mereka segera melaporkan kejadian ke aparat desa.</p>
<p>Laporan pertama kali diterima BPBD Grobogan sekitar pukul 12.15 WIB, tidak lama setelah insiden berlangsung.</p>
<p>Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Grobogan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penilaian awal serta operasi pencarian.</p>
<p>BPBD Grobogan juga berkoordinasi dengan tim SAR gabungan dan relawan untuk mempercepat proses penyisiran di sepanjang aliran sungai.</p>
<p>Hingga Minggu sore, petugas masih melakukan pencarian dengan menyisir sungai menggunakan perahu motor bermesin (mopel).</p>
<p>Radius pencarian diperluas hingga 3-4 kilometer dari titik awal Sukijan dilaporkan tenggelam.<br />
Petugas gabungan juga terus berkoordinasi dengan warga sekitar agar pencarian lebih efektif.</p>
<p>Kepala BPBD Grobogan Wahju Darmawanto dalam keterangan resmi menegaskan, pencarian akan dilakukan hingga korban ditemukan.</p>
<p>“Saat ini tim masih berfokus pada penyisiran aliran sungai. Kondisi arus cukup deras sehingga pencarian membutuhkan kewaspadaan,” ujarnya.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/09/14/persiku-kudus-permalukan-psis-semarang-4-0-di-stadion-jatidiri-semarang">Persiku Kudus Permalukan PSIS Semarang 4-0 di Stadion Jatidiri Semarang</a></strong></h5>
<p>Warga sekitar Desa Menawan turut memberikan dukungan moral kepada keluarga korban yang masih menunggu kabar di tepi sungai.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian dan petugas gabungan belum menemukan keberadaannya.</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama ketika arus deras dan menggunakan alat bantu seadanya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/15/kakek-82-tahun-dilaporkan-tenggelam-di-sungai-serang-klambu-pencarian-masih-berlanjut">Kakek 82 Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Serang Klambu, Pencarian Masih Berlanjut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Kakek Meninggal Dunia Usai Ditemukan Kejang-Kejang di Pekarangan Warga Penawangan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/11/seorang-kakek-meninggal-dunia-usai-ditemukan-kejang-kejang-di-pekarangan-warga-penawangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 23:58:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Dimoro]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Penawangan]]></category>
		<category><![CDATA[toroh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478570</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) — Seorang kakek yang diketahui bernama Warto (54), warga Dusun Truwili, Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, ditemukan dalam kondisi kejang-kejang di sebuah pekarangan kosong di Dusun Lekok, Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, pada Selasa (10/6/2025). Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Sasongko Adi Nugroho (48), warga setempat, yang melihat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/11/seorang-kakek-meninggal-dunia-usai-ditemukan-kejang-kejang-di-pekarangan-warga-penawangan">Seorang Kakek Meninggal Dunia Usai Ditemukan Kejang-Kejang di Pekarangan Warga Penawangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) —</strong> Seorang kakek yang diketahui bernama Warto (54), warga Dusun Truwili, Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, ditemukan dalam kondisi kejang-kejang di sebuah pekarangan kosong di Dusun Lekok, Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, pada Selasa (10/6/2025).</p>
<p>Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Sasongko Adi Nugroho (48), warga setempat, yang melihat korban dalam keadaan tengkurap dan mengalami kejang-kejang sekitar pukul 15.20 WIB.</p>
<p><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/06/11/keributan-jalan-johar-kudus-viral-polsek-kota-kudus">Viral! Saling Tatap di Jalan Johar Kudus Nyaris Berujung Baku Hantam, Polisi Turun Tangan</a></strong></p>
<p>Ia kemudian segera meminta bantuan dua tetangganya Amin Santoso dan Edi Suyanto. Ketiganya berusaha memberikan pertolongan kepada korban dan menghubungi petugas Polsek Penawangan.</p>
<p>&#8220;Dengan menggunakan mobil patroli, korban dibawa ke Puskesmas Penawangan 1. Namun, setibanya di puskesmas, tim medis menyatakan bahwa korban sudah dalam keadaan tidak sadar dan setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dinyatakan meninggal dunia,&#8221; jelas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo.</p>
<p>Lebih lanjut, AKP Sutarjo menjelaskan dari pemeriksaan tim medis dan Inafis Polres Grobogan menunjukkan dugaan kuat bahwa korban meninggal akibat sakit yang dideritanya dan mengalami dehidrasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/06/10/polres-wonosobo-gelar-pemeriksaan-kesehatan-gratis-untuk-driver-ojek-online">Polres Wonosobo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Driver Ojek Online</a></strong></p>
<p>&#8220;Ditemukan ini obat sakit kepala merek Bodrex di saku celana korban. Dari hasil pemeriksaan tim medis dan INAFIS Polres Grobogan, kuat dugaan korban mengalami dehidrasi dan punya riwayat penyakit,&#8221; jelas AKP Sutarjo.</p>
<p>Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah selanjutnya telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.</p>
<p><strong>TYA WIEDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/11/seorang-kakek-meninggal-dunia-usai-ditemukan-kejang-kejang-di-pekarangan-warga-penawangan">Seorang Kakek Meninggal Dunia Usai Ditemukan Kejang-Kejang di Pekarangan Warga Penawangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Kakek Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Jeratun Wirosari</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/29/seorang-kakek-ditemukan-tewas-mengapung-di-sungai-jeratun-wirosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 10:24:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[mengapung]]></category>
		<category><![CDATA[sungai Jeratun]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Wirosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=471934</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Warga digegerkan penemuan sesosok mayat pria di Sungai Jeratun, yang berada di Dusun Ledok, Wirosari, Kabupaten Grobogan, Selasa (29/4/2025). Orang yang pertama kali melihat sesosok mayat tersebut yakni Sugiyanto, yang hendak membuang ikan mati dari kolam pemancingan ke sungai. &#8220;Saya kaget melihat ada sosok yang telungkup dan mengapung di sungai. Langsung saya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/29/seorang-kakek-ditemukan-tewas-mengapung-di-sungai-jeratun-wirosari">Seorang Kakek Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Jeratun Wirosari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Warga digegerkan penemuan sesosok mayat pria di Sungai Jeratun, yang berada di Dusun Ledok, Wirosari, Kabupaten Grobogan, Selasa (29/4/2025).</p>
<p>Orang yang pertama kali melihat sesosok mayat tersebut yakni Sugiyanto, yang hendak membuang ikan mati dari kolam pemancingan ke sungai.</p>
<p>&#8220;Saya kaget melihat ada sosok yang telungkup dan mengapung di sungai. Langsung saya beritahu warga dan melaporkan ke Babinsa serta Bhabinkamtibmas,&#8221; ujar Sugiyanto.</p>
<p><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/04/29/sat-lantas-polres-grobogan-umumkan-enam-karya-jadi-pemenang-lomba-foto-dan-video-kreatif">Sat Lantas Polres Grobogan Umumkan Enam Karya Jadi Pemenang Lomba Foto dan Video Kreatif</a></strong></p>
<p>Mendapatkan laporan dari masyarakat, pihak kepolisian dari Polsek Wirosari dan tim medis langsung menuju ke lokasi kejadian.</p>
<p>Petugas gabungan langsung mengevakuasi korban dari dalam sungai ke daratan. Setelah itu dilakukan proses identifikasi.</p>
<p>Dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial S, 69 tahun, yang merupakan warga RT 3 RW 6 Kelurahan/Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Petugas di lapangan menyebutkan, korban meninggal dunia sekitar 6-8 jam sebelum ditemukan oleh warga.</p>
<p>&#8220;Dari lokasi awal yakni penemuan sandal jepit korban ke titik penemuan jenazah berjarak sekitar 30 meter. Diduga korban terpeleset saat hendak mandi atau cuci muka di saluran irigasi,&#8221; ujar seorang petugas di lokasi kejadian.</p>
<p><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/04/28/seorang-wanita-dilaporkan-hilang-setelah-dijemput-mobil-merah">Seorang Wanita Dilaporkan Hilang, Setelah Dijemput Mobil Merah</a></strong></p>
<p>Sementara itu, pihak keluarga korban menyebutkan bahwa korban punya kebiasaan mandi dan mencuci muka di pinggir Sungai Jeratun.</p>
<p>Bahkan, pihak keluarga menyebutkan, korban juga diketahui punya riwayat gejala stroke. Dugaan korban meninggal dunia karena hilangnya keseimbangan saat berada di dekat sungai.</p>
<p>Usai dilakukan pemeriksaan dan proses identifikasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan dengan proses pemakaman.</p>
<p><strong>TYA WIEDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/29/seorang-kakek-ditemukan-tewas-mengapung-di-sungai-jeratun-wirosari">Seorang Kakek Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Jeratun Wirosari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tenggak Miras, Seorang Pemuda Tabrak Kakek-Kakek di Jalan hingga Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/05/tenggak-miras-seorang-pemuda-tabrak-kakek-kakek-di-jalan-hingga-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2024 05:53:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[polres purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggak miras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=402764</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWOREJO (SUARABARU.ID) &#8211; Polres Purworejo mengamankan NA (24), pengendara sepeda motor Suzuki Fu yang menabrak seorang kakek berinisial MS (60) hingga meninggal. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kutoarjo-Kemiri, tepatnya sebelah selatan SDN Rowobayem pada tanggal 3 Januari 2024 sore. &#8220;Dari hasil penyidikan, NA telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus laka lantas ini,&#8221; kata Kapolres Purworejo, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/05/tenggak-miras-seorang-pemuda-tabrak-kakek-kakek-di-jalan-hingga-meninggal">Tenggak Miras, Seorang Pemuda Tabrak Kakek-Kakek di Jalan hingga Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWOREJO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Polres Purworejo mengamankan NA (24), pengendara sepeda motor Suzuki Fu yang menabrak seorang kakek berinisial MS (60) hingga meninggal.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kutoarjo-Kemiri, tepatnya sebelah selatan SDN Rowobayem pada tanggal 3 Januari 2024 sore. &#8220;Dari hasil penyidikan, NA telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus laka lantas ini,&#8221; kata Kapolres Purworejo, Eko Sunaryo, Selasa (5/3/2024).</p>
<p>Disampaikan, awalnya NA mengendarai sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara (arah Kutoarjo Ke Kemiri) dengan kecepatan sekira 70 Km/jam.</p>
<p>&#8220;Saat berkendara, dari jauh NA tampak oleng tidak stabil. Dan sesampainya di TKP ia bergerak ke kanan melebihi marka jalan bertabrakan dengan MS, pengendara sepeda motor jenis Honda Revo yang melaju dari arah berlawanan (Arah Kemiri Ke Kutoarjo),&#8221; ungkap Eko.</p>
<p>“Dari beberapa kesaksian, korban MS telah berusaha menghindar ke kiri, namun karena kecepatan tinggi kecelakaan tidak dapat dihindari sehingga terjadilah tabrakan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut MS mengalami cidera kepala dan dilarikan ke rumah sakit. Namun pada 7 Januari 2024 MS meninggal dunia di RSUD Purworejo. Sedangkan NA mengalami luka pada kepala belakang, patah jari tengah dan manis tangan kanan, serta sobek di sebelah jempol kaki kanan.</p>
<p>“Dari hasil penyidikan, tersangka diduga mengKonsumsi miras sebelum mengendarai kendaraan, sehingga pada saat berkendara kurang fokus,” tambah Eko.</p>
<p>Eko mengatakan, tersangka kini telah ditahan di Polres Purworejo. NA dijerat Pasal 310 ayat 3 dan 4 UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/05/tenggak-miras-seorang-pemuda-tabrak-kakek-kakek-di-jalan-hingga-meninggal">Tenggak Miras, Seorang Pemuda Tabrak Kakek-Kakek di Jalan hingga Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Kakek Berprofesi Tukang Parkir Diamankan Polisi setelah Nekat Jual Miras</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/01/seorang-kakek-berprofesi-tukang-parkir-diamankan-polisi-setelah-nekat-jual-miras</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 06:18:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[Jual miras]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[Nekat]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tukang parkir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=402032</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang Kakek berinisial SP (54) warga Keprabon diamankan tim sparta Sat Samapta Polresta Surakarta setelah nekat jualan minuman keras (Miras). SP yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang parkir diamankan polisi setelah kedapatan berjualan miras di dalam rumahnya, di Keprabon Banjarsari Kota Surakarta. Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo menyampaikan, pihaknya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/01/seorang-kakek-berprofesi-tukang-parkir-diamankan-polisi-setelah-nekat-jual-miras">Seorang Kakek Berprofesi Tukang Parkir Diamankan Polisi setelah Nekat Jual Miras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang Kakek berinisial SP (54) warga Keprabon diamankan tim sparta Sat Samapta Polresta Surakarta setelah nekat jualan minuman keras (Miras).</p>
<p>SP yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang parkir diamankan polisi setelah kedapatan berjualan miras di dalam rumahnya, di Keprabon Banjarsari Kota Surakarta.</p>
<p>Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo menyampaikan, pihaknya pada dini hari, Jumat (1/3/2024) sekira pukul 01.30 WIB telah mengamankan seorang kakek yang nekat jualan miras jenis ciu di dalam rumahnya, di Keprabon Banjarsari Kota Surakarta.</p>
<p>&#8220;SP diamankan tim sparta dalam rangka cipta kondisi pasca Pemilu 2024 di wilayah hukum Polresta Surakarta. Kami melaksanakan kegiatan rutin operasi pekat dengan sasaran miras, judi, narkoba, sajam, kejahatan jalanan dan prostitusi,&#8221; kata Arfian, Jumat (1/3/2024).</p>
<p>Arfian mengungkapkan, dari informasi masyarakat, bahwa di wilayah Keprabon yakni dirumah pelaku sering nampak adanya transaksi jual beli miras. &#8220;Kemudian tim sparta menuju lokasi dan melakukan penggeledahan ditemukan barang bukti miras jenis ciu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Barang bukti yang ditemukan di rumah pelaku antara lain 12 botol 1,5 liter miras jenis ciu dan 5 botol 600ml miras jenis ciu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selanjutnya SP bersama barang bukti dibawa ke Mako Sat Samapta Polresta Surakarta untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur Tipiring.</p>
<p>Kapolresta Surakarta, Kombes. Pol. Iwan Saktiadi menegaskan, kegiatan razia akan terus digalakkan agar tidak ada ruang bagi para pelaku Pekat di wilayah Kota Surakarta. “Semoga memberi efek jera sehingga tidak mengulangi perbuatannya,&#8221; tandas Iwan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/01/seorang-kakek-berprofesi-tukang-parkir-diamankan-polisi-setelah-nekat-jual-miras">Seorang Kakek Berprofesi Tukang Parkir Diamankan Polisi setelah Nekat Jual Miras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dilaporkan Anak Kandung, Seorang Kakek Meringkuk di Tahanan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/06/dilaporkan-anak-kandung-seorang-kakek-meringkuk-di-tahanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 00:05:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ditahan]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=397646</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang Kakek ZA (72) warga Tegal Selatan, Kota Tegal meringkuk di tahanan karena dilaporkan oleh anak kandungnya sendiri K (pelapor). ZA dilaporkan diduga karena melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap korban anaknya sendiri K. Penasehat hukum korban (pelapor), Feri Junaedi SH menyampaikan, sebenarnya kliennya, dan pihaknya sebagai penasehat hukum dari pelapor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/06/dilaporkan-anak-kandung-seorang-kakek-meringkuk-di-tahanan">Dilaporkan Anak Kandung, Seorang Kakek Meringkuk di Tahanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Seorang Kakek ZA (72) warga Tegal Selatan, Kota Tegal meringkuk di tahanan karena dilaporkan oleh anak kandungnya sendiri K (pelapor). ZA dilaporkan diduga karena melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap korban anaknya sendiri K.</p>
<p>Penasehat hukum korban (pelapor), Feri Junaedi SH menyampaikan, sebenarnya kliennya, dan pihaknya sebagai penasehat hukum dari pelapor sudah berupaya untuk mendamaikan kedua pihak namun, pelapor karena sering menerima perbuatan kekerasan terus menerus dari terlapor jadi belum bisa untuk memaafkan.</p>
<p>&#8220;Pada dasarnya kami dari pihak penasihat hukum sudah berupaya untuk bisa mendamaikan, namun tadi karena trauma tersendiri dari pelapor. Bahkan kita berupaya menghubungi kakak-kakaknya saat berada di penyidik namun, satupun tidak ada yang datang. Setelah di Pengadilan beliau-beliau muncul,&#8221; kata Feri usai sidang di Pengadilan Negeri Tegal, Senin (5/2/2024).</p>
<p>Pada dasarnya kata Feri tidak ada keniatan seorang anak melaporkan bapaknya atau memenjarakan ayahnya sendiri namun karena keseringan bahkan kejadian berkali-kali maka sang anak melaporkan.</p>
<p>Sementara Penasehat Hukum terdakwa, dari LBH JMN Tegal David Surya SH menyampaikan,</p>
<p>tadi sudah saksikan sendiri di jalannya persidangan dengan terdakwa ZA dalam persidangan menghadirkan para saksi dan terkuak bahwa terdakwa ZA tidak punya karakter sebagai seorang yang melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Bahkan, tiga dari empat anaknya menyatakan bahwa Bapak ZA adalah orangtua yang baik.</p>
<p>Feri menjelaskan, dalam persidangan juga terungkap bahwa ada berita-berita yang sengaja dikirmkan di link WhatsApp keluarga yang rasakan itu bentuk intimidasi.</p>
<p>Selanjutnya yang terungkap di persidangan bahwa Pak ZA di usia yang ke 70 tahun, tepatnya dua tahun lalu pernah didatangi oleh aparat penegak hukum hanya karena dia menggunakan gas anaknya sendiri ketika itu gas elpiji miliknya habis kemudian menggunakan gas anaknya.</p>
<p>&#8220;Apakah hal itu bentuk intimidasi atau bukan kami serahkan kepada publik yang menilai. Apakah seorang aparat penegak hukum perlu hingga turun menyelesaikan masalah gas habis.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dari awal hingga saat ini kami menghargai majelis hakim terus menerus meupayakan agar terjadinya perdamaian. Hingga hari ini majelis hakim minta anak-anaknya segera memperhatikan terdakwa. Karena terdakwa usianya sudah lanjut dan tidak tahu hingga kapan  beliau masih ada bersama dengan kita,&#8221; kata David.</p>
<p>David bersukur mendapat majelis hakim yang benar-benar mencari keadilan. Bukan sekadar mencari kepastian hukum. Ujar David sama seperti ira-ira putusan pengadilan berdasarkan ketuhanan yang maha esa, demi keadilan. Jadi bukan kepastian hukum. Dan hukum jangan selalu dianggap sebagai alat untuk mengekang kebebasan atau kemerdekaan seseorang. Hukum justru untuk mendapatkan keadilan.</p>
<p>&#8220;Justru di sini kami melihat terjadi kriminalisasi kepada klien kami ZA dan kami juga meminta kepada aparat penegak hukum entah itu Polres, Polda, Kejari, Kejati untuk memperhatikan perkara ini dan segera menghentikan penuntutan. Saya berharap ada restorasi justice yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi agar perkara ini tidak berlanjut. Dan benar-benar akhirnya terdakwa bisa merasakan kebebasannya lagi dimasa tuanya yang bekerja selama 20 tahun sebagai supir menghidupi anak-anaknya,&#8221; pinta David.</p>
<p>David juga menghadirkan saksi dari pengurus masjid. Bahwa terdakwa kata David juga seorang yang soleh, yang rajin beribadah, bahkan seorang pengurus masjid saja mau melakukan dukungan simpati dari jamaah masjid tanpa dibayar.</p>
<p>Latar belakang kasus tersebut terang David terungkap dalam persidangan karena adanya kotoran kucing yang tidak dibersihkan, lalu terdakwa menegur anaknya kemudian terjadi peristiwa seperti ini. Dan ada kalimat-kalimat seperti kamu sudah miskin, sudah kere kalimat dari seorang anak kepada seorang ayahnya. &#8220;Itu ada di BAP juga terungkap di persidangan,&#8221; bebernya.</p>
<p>Saat ditanya dugaan KDRT yang sering dilakukan oleh terdakwa David mengatakan, kalau terdakwa terungkap dipersidangan tidak pernah. Bahkan anak ketiganya, dan istri yang saat ini tidak pernah mengalami apapun, pengurus masjid dan tetangga juga tidak ada history telah melakukan KDRT.</p>
<p>Laporannya KDRT pasal 44 tapi kami melihat ada dugaan kriminalisasi, dipaksa terus untuk naik perkara ini padahal seharusnya perkara ini sudah berakhir sejak dikepolisian bahkan begitu naik kejaksaan ini harusnya sudah berakhir. Upaya perdamaian sudah berkali-kali dan sudah disampaikan ke majelis namun memang pihak korban selalu menolak dengan alasan trauma untuk bertemu ayah kandungnya sendiri. Dari pihak terdakwa saat ini sudah melakukan permintaan maaf bahkan didepan hakimpun beliau minta maaf.</p>
<p>Sidang menghadirkan saksi, istri terdakwa Roc, S Muf (anak pertama), S Mua (anak kedua), S Rah (anak ketiga), dan Ketua RW setempat yang juga Tamir Musola M Har. Seluruh saksi yang hadir minta terdakwa bisa dibebaskan.</p>
<p>Humas Pengadilan Negeri Tegal, Syarif Hidayat SH menyampaikan, perkara pidana Nomor 2/PID.SUS/2024/PN.Tegal berlangsung Senin, (5)2/2024) terdakwa ZA dengan majelis hakim, Indah Novi Susanti SH MH (ketua), Windy Ratna Sari SH MH dan Sami Anggraeni SH MH (anggota) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yogi Aranda SH MH. Pasal yang dilanggar, pasal 44 ayat (1) UURI Nomor 23 Tahun 2024 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.</p>
<p>Terpisah korban (pelapor) K yang merupakan anak kandung terdakwa menyampaikan, alasan melaporkan ayah kandungnya sendiri karena terdakwa sudah terlalu dari sikap dan dari ucapannya.</p>
<p>&#8220;Saya melaporkan Bapak saya sendiri karena sudah terlalu dari sikap, dari tingkah dan ucapannya selama saya sendiri. Selama saya belum menikah Bapak saya sudah memperlakukan seperti ini, tetangga juga tahu cuma tetangga tidak bisa membantu saya dalam masalah ini. Akhirnya tetangga juga pikirnya saya durhaka, berani sama orang tua tapi pas kejadian terkahir ini saya memberanikan diri mevideo pas kejadian. Karena saya tidak bisa ditolong sama tetangga,&#8221; terang Pelapor.</p>
<p>&#8220;Saya memberanikan diri sama asisten saya merekam karena saya sudah cukup disakiti sama babeh saya, fisik saya, mental saya selama ini. Sekarang saya punya anak dan punya suami. Didepan anak saya seperti itu. Jadi saya melindungi mental anak. Bahkan kata Pelapor mengeluarkan darah dimata sebelah bawah,&#8221; terang Pelapor.</p>
<p>Sebenarnya kata pelapor masalah sepele. Masalah kotoran kucing. Mengingatkan membuang kotoran kucing dengan cara yang keras, tidak sopan sama asisten pelapor.</p>
<p>&#8220;Saya cuma mengingatkan jangan seperti ini tapi Babeh saya selalu ga terima. Saya yang kena tonjokan, kena jambakan, tangan saya diplintir.  Mungkin Babeh saya emosi tapi saya kan tidak mau diperlakukan seperti ini terus sama Bapak kandung saya sendiri. Saya juga pengin perlindungan dari Bapak saya tapi saya ga mendapatkan itu,&#8221; urainya.</p>
<p>Menurut pelapor kalau dirinya masih sendiri tidak ada yang melindungi. &#8220;Sekarang saya kan sudah punya suami. Jadi suami saya yang tidak terima, saya juga tidak terima kenapa saya diperlakukan seperti ini. Tetangga juga tidak ada solusinya akhirnya saya melaporkan sendiri ke Polres,&#8221; ujar Pelapor.</p>
<p>Terdakwa ZA usai menjalani sidang menyampaikan bahwa pihaknya sudah berupaya untuk melakukan damai. &#8220;Sudah. Ya mudah-mudahan diterima lah. Kita mintanya ya damai lah,&#8221; kata ZA singkat.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/06/dilaporkan-anak-kandung-seorang-kakek-meringkuk-di-tahanan">Dilaporkan Anak Kandung, Seorang Kakek Meringkuk di Tahanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>