JEPARA (SUARABARU.ID) – Bunda Literasi Kabupaten Jepara, Ny Laila Saidah Witiarso memuji Forum Taman Baca Masyarakat Jepara telah menunjukkan kiprah luar biasa. Dari geliat taman bacaan di desa-desa, kegiatan membaca nyaring di sekolah, hingga inovasi program Ruang Ramah Anak yang menghadirkan literasi, permainan tradisional, dan perlindungan anak di setiap ruang publik.
Hal tersebut disampaikan Ella Witiarso Utomo dalam sambutannya yang disampaikan oleh Ny. Inez Ibnu Hajar, Wakil Ketua Bunda Literasi saat memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus FTBM Kabupaten Jepara periode 2025 – 2030 yang berlangsung di Gedung Wanita Jepara, Rabu (29/10-2025).

Pelantikan pengurus FTBM tersebut dilakukan oleh Ketua FTBM Provinsi Jawa Tengah, Heru Kurniawan. Hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat, budayawan Fakrudin serta pegiat literasi Jepara. Kepengurusan FTBM ini terdiri dari Ketua : Muhammad Ali Burhan, S.H. Wakil Ketua : Edi Mustofa Sekretaris : Risa Mutafariha, S. S. dan Siti Ruqoyah, S.Pd. Bendahara : Jeanette Sri Listiyani, S.E., M.M dan Falih Pramana Jati S. Kepengurusan ini dilengkapi sejumlah kepengurusan bidang.
Menurut Ny Ella Witiarso, literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi tentang menumbuhkan kepedulian, kreativitas, dan karakter masyarakat. “Kini, dengan kepengurusan baru, saya berharap Forum TBM Jepara terus memperluas kiprahnya melalui berbagai program inspiratif,” pintanya.

Ia juga menjelaskan, Bunda Literasi Kabupaten Jepara memiliki program kerja “Literasi Kabupaten Jepara: Goes to BULAN,”singkatan dari “Rabu Literasi Anak.” Program “Goes to BULAN” adalah gerakan kolaboratif Bunda Literasi bersama seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini melalui kegiatan rutin membaca di setiap hari Rabu.
Karena itu melalui gerakan Goes to BULAN, Bunda Literasi mengajak keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, dan semua elemen untuk bergandengan tangan membudayakan kegiatan membaca yang menyenangkan dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan hanya membaca buku, tetapi membangun ruang reflektif untuk berpikir kritis, berkreasi, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujar Inez Ibnu Hajar.

Sementara dalam Talkshow Literasi yang dipandu Den Hasan, Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat yang menjadi Narasumber bersama Ahmad Saefudin, Heru Kurniawan, Edy Mustofa dan Jeanette Sri Listiyani mengungkapkan pentingnya Perda tentang Literasi di Jepara. “Sebab literasi memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tegas Nur Hidayat.
Karena itu ia mengajak FTBM dan pegiat literasi Jepara untuk bersama sama mendorong agar Jepara memiliki Perda Literasi. “Harapannya dunia literasi mendapatkan perhatian dari para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Hadepe













