<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hipertensi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/hipertensi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Feb 2025 08:04:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>hipertensi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tekan Angka Hipertensi, Mahasiswa KKN Undip Ajak Lansia Senam Antihipertensi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/08/tekan-angka-hipertensi-mahasiswa-kkn-undip-ajak-lansia-senam-antihipertensi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 07:53:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN Undip]]></category>
		<category><![CDATA[Senam Antihipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Tekan Angka Hipertensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=459906</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUKOHARJO (SUARABARU.ID) &#8211; Hipertensi atau disebut tekanan darah tinggi sering kali dianggap remeh oleh banyak orang, padahal penyakit ini tidak dapat disembuhkan dan hanya bisa dikontrol. Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo memiliki populasi lansia yang cukup tinggi, dengan mayoritas dari mereka menderita hipertensi. Menyadari kondisi tersebut, Nesya Silvia Pramesti, mahasiswa Keperawatan dari KKN Tim [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/08/tekan-angka-hipertensi-mahasiswa-kkn-undip-ajak-lansia-senam-antihipertensi">Tekan Angka Hipertensi, Mahasiswa KKN Undip Ajak Lansia Senam Antihipertensi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUKOHARJO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Hipertensi atau disebut tekanan darah tinggi sering kali dianggap remeh oleh banyak orang, padahal penyakit ini tidak dapat disembuhkan dan hanya bisa dikontrol.</p>
<p>Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo memiliki populasi lansia yang cukup tinggi, dengan mayoritas dari mereka menderita hipertensi.</p>
<p>Menyadari kondisi tersebut, Nesya Silvia Pramesti, mahasiswa Keperawatan dari KKN Tim I Undip 2025, berinisiatif mengadakan kegiatan edukasi serta senam antihipertensi, guna membantu para lansia dalam mengendalikan tekanan darah mereka.</p>
<figure id="attachment_459908" aria-describedby="caption-attachment-459908" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-459908" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250208_144834-400x257.jpg" alt="" width="400" height="257" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250208_144834-400x257.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250208_144834-150x96.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250208_144834-300x194.jpg 300w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250208_144834.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-459908" class="wp-caption-text">Edukasi terkait hipertensi bersama Posyandu Lansia Desa Dalangan, Kabupaten Sukoharjo. Foto: Tim Undip</figcaption></figure>
<p>Kegiatan ini menyasar lansia di Dukuh Karangturi, Desa Dalangan, yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Januari 2025, bertepatan dengan kegiatan Posyandu Lansia di Posyandu Lestari 1.</p>
<p>Tujuan utama dari program tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran lansia akan bahaya hipertensi, serta memberikan pemahaman tentang cara mengendalikannya, salah satunya melalui senam antihipertensi.</p>
<p>Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, lingkar perut, cek gula darah, dan tekanan darah.</p>
<p>Selanjutnya Nesya memberikan edukasi mengenai hipertensi yang meliputi pengertian, gejala, penyebab, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahannya. Informasi ini juga disajikan dalam bentuk leaflet yang dibagikan kepada peserta. Usai edukasi, dilanjutkan dengan praktik senam antihipertensi yang dipandu langsung oleh Nesya.</p>
<p>Supriyanti, salah satu kader Posyandu mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. &#8220;Saya merasa sangat terbantu dengan hadirnya Mbak Nesya. Lansia di sini sangat antusias mengikuti senam antihipertensi yang dibawakan oleh wajah-wajah baru,&#8221; ujar Supriyanti, belum lama ini.</p>
<p>Respon positif juga datang dari tenaga kesehatan setempat. Tari, bidan Desa Dalangan mengajak Nesya untuk kembali berpartisipasi di Posyandu Lansia mendatang. Ajakan tersebut juga diamini oleh Endang, kader kesehatan dari Dukuh Karangturi.</p>
<p>Sementara itu Nesya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para peserta (lansia). &#8220;Saya sangat berterima kasih kepada ibu-ibu yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti edukasi dan senam antihipertensi ini. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, dan dijauhkan dari hipertensi,&#8221; ucap Nesya.</p>
<p><strong>Penulis: Nesya Silvia Pramesti, Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran Undip</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/08/tekan-angka-hipertensi-mahasiswa-kkn-undip-ajak-lansia-senam-antihipertensi">Tekan Angka Hipertensi, Mahasiswa KKN Undip Ajak Lansia Senam Antihipertensi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Manfaat Puasa bagi Penderita Hipertensi, Simak!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/01/ini-manfaat-puasa-bagi-penderita-hipertensi-simak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Apr 2024 03:50:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Penderita]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=407399</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Bulan ramadan merupakan momen yang dinanti-nanti seluruh umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Saat ramadan juga menjadi momen berbuka puasa dan sahur bersama keluarga, menjalankan tarawih, serta mendapatkan pahalanya. Namun, bisakah penderita hipertensi menjalankan ibadah puasa seperti orang-orang lain? Melansir dari laman Kemenkes, penderita hipertensi bisa menjalankan ibadah puasa dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/01/ini-manfaat-puasa-bagi-penderita-hipertensi-simak">Ini Manfaat Puasa bagi Penderita Hipertensi, Simak!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Bulan ramadan merupakan momen yang dinanti-nanti seluruh umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.</p>
<p>Saat ramadan juga menjadi momen berbuka puasa dan sahur bersama keluarga, menjalankan tarawih, serta mendapatkan pahalanya. Namun, bisakah penderita hipertensi menjalankan ibadah puasa seperti orang-orang lain?</p>
<p>Melansir dari laman Kemenkes, penderita hipertensi bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman asalkan tidak sedang mengalami komplikasi penyakit dan masalah kesehatan yang serius. Bahkan, puasa memberi banyak manfaat kepada penderita hipertensi.</p>
<p>Apa saja manfaat puasa bagi penderita hipertensi? Pada umumnya, seseorang dikatakan memiliki tekanan darah normal jika berkisar diantara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Namun jika terjadi peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg, maka bisa dikatakan ia mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi.</p>
<p>Tekanan darah sendiri merupakan kekuatan dari sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh, yang merupakan pembuluh darah utama. Semakin resisten pembuluh darah dan semakin intens jantung bekerja, semakin tinggi tekanan darah.</p>
<p><strong>Puasa dapat mengurangi risiko hipertensi</strong></p>
<p>Menurut ‘Journal of Hypertension’, puasa memiliki efek positif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Penurunan ini berdampak pada pengurangan beban kerja jantung dan risiko pengembangan hipertensi, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.</p>
<p>Selain itu, studi Lorans (London Ramadan Study), yang dilakukan oleh peneliti dari Imperial College London, menemukan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah puasa ramadan berkurang sebesar 95%.</p>
<p><strong>Manfaat puasa lainnya bagi penderita hipertensi adalah</strong></p>
<p>1. Mengurangi kolesterol tubuh<br />
Puasa membantu mencegah penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah, yang berpotensi memicu peningkatan tekanan darah.</p>
<p>2. Menjaga berat badan<br />
Obesitas adalah salah satu faktor risiko yang dapat membuat tekanan darah sulit terkendali. Selama berpuasa kita cenderung mengontrol pola makan dan asupan kalori dalam tubuh, sehingga mengurangi risiko obesitas.</p>
<p>3. Menjaga tekanan darah tetap stabil<br />
Selain menjaga pola makan, kita cenderung menahan emosi saat berpuasa, sehingga tubuh akan mengurangi produksi hormon yang terkait dengan rasa cemas dan emosi, yang dapat meningkatkan tekanan darah.</p>
<p>4. Detoksifikasi<br />
Saat menjalankan puasa, sel-sel dalam tubuh melakukan proses pembuangan racun dan zat-zat yang diperlukan dalam tubuh, sehingga membuat aliran darah lebih lancar.</p>
<p><strong>Pola makan bagi penderita hipertensi</strong></p>
<p>Rutin minum obat antihipertensi saja tidak cukup, jika tidak disertai dengan pola makan yang sehat, terutama saat menjalankan puasa. Berikut adalah tips mengatur pola makan bagi penderita hipertensi atau darah tinggi</p>
<p>1. Batasi konsumsi gula<br />
Berbuka puasa memang disunnahkan dengan makanan manis, tapi tidak boleh berlebihan. Kurangi kebiasaan berbuka dengan minuman manis, seperti teh, sirup atau manisan. Gantilah dengan buah-buahan yang kaya serat. Konsumsi gula berlebih bisa menyebabkan obesitas yang akan memicu kenaikan tekanan darah.</p>
<p>2. Batasi konsumsi garam<br />
Usahakan untuk mengkonsumsi garam kurang dari 1 sendok teh per hari dan kurangi penggunaan garam saat memasak. Batasi pula makanan olahan dan cepat saji yang tinggi kadar garam.</p>
<p>3. Batasi konsumsi daging merah<br />
Penderita hipertensi sebaiknya mengurangi konsumsi daging merah, seperti daging sapi, kambing atau domba. Saat mencerna daging merah, tubuh akan mengeluarkan zat yang dapat memicu kenaikan tekanan darah. Sebaiknya ganti dengan ikan atau unggas dengan membuang kulitnya terlebih dahulu, karena tinggi lemak.</p>
<p>4. Perbanyak buah dan sayuran<br />
Buah-buahan dan sayuran hijau yang mengandung kalium, magnesium dan serat, seperti pisang, alpukat, bayam dan kentang bisa menjadi menu sahur dan berbuka puasa. Karena kalium adalah zat gizi yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah tinggi.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/01/ini-manfaat-puasa-bagi-penderita-hipertensi-simak">Ini Manfaat Puasa bagi Penderita Hipertensi, Simak!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Makanan Ini Bisa Menjaga Tekanan Darah, Catat!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/05/22/6-makanan-ini-bisa-menjaga-tekanan-darah-catat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 May 2023 08:26:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Darah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Menjaga tekanan darah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=339073</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Meskipun darah tinggi  (hipertensi) bukan penyakit menular, namun angka penyakit ini terbilang mengkhawatirkan. Menurut data Kementerian Kesehatan (2016), setidaknya ada 63 juta kasus darah tinggi yang menimbulkan kematian sebanyak 427 ribu. Lantas adakah cara menurunkan tekanan darah yang efektif? Mengutip dari Halodoc.com, cara menjaga agar tekanan darah tetap stabil yakni dengan rutin [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/22/6-makanan-ini-bisa-menjaga-tekanan-darah-catat">6 Makanan Ini Bisa Menjaga Tekanan Darah, Catat!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Meskipun darah tinggi  (hipertensi) bukan penyakit menular, namun angka penyakit ini terbilang mengkhawatirkan.</p>
<p>Menurut data Kementerian Kesehatan (2016), setidaknya ada 63 juta kasus darah tinggi yang menimbulkan kematian sebanyak 427 ribu. Lantas adakah cara menurunkan tekanan darah yang efektif?</p>
<p>Mengutip dari Halodoc.com, cara menjaga agar tekanan darah tetap stabil yakni dengan rutin berolahraga, istirahat yang cukup, hindari faktor risiko (seperti merokok dan alkohol), dan konsumsi makanan bergizi seimbang.</p>
<p><strong>Makanan seperti apa yang bisa menurunkan tekanan darah?</strong></p>
<p>1. Mentimun<br />
Mau tahu faktor penyebab tekanan darah tinggi? Tekanan darah tinggi bisa terjadi bila terlalu banyaknya asupan garam (natrium) dan terlalu sedikit kalium dalam makanan kita. Hati-hati, kadar garam yang berlebihan bisa mengikat banyak air. Kondisi inilah yang bisa membuat volume darah meningkat.</p>
<p>Apa hubungannya dengan mentimun? Di dalam mentimun banyak terkandung kalium. Kalium ini merupakan elektrolit yang membantu mengatur jumlah natrium (kandungan dalam garam) yang ditahan oleh ginjal. Dengan kata lain, kalium bertanggung jawab atas terkontrolnya tekanan darah seseorang.</p>
<p>Tak hanya itu saja, mentimun juga kaya vitamin C, kalium, dan antioksidan, seperti karotenoid dan tokoferol. Nutrisi-nutrisi ini dibutuhkan tubuh untuk mengontrol atau menurunkan tekanan darah.</p>
<p>2. Buah Berry<br />
Buah Berry, terutama blueberry kaya akan senyawa alami yang disebut flavonoid. Menurut sebuah studi bahwa mengkonsumsi senyawa ini dapat mencegah hipertensi dan membantu menurunkan tekanan darah. Blueberry, raspberry, dan stroberi mudah ditambahkan ke dalam menu harian atau diet.</p>
<p>Misalnya, mengkombinasikannya dengan sereal atau granola untuk sarapan. Buah-buahan ini juga bisa disantap dalam keadaan dingin sebagai hidangan penutup yang menyehatkan.</p>
<p>3. Pisang<br />
Selain buah beri, pisang merupakan salah satu makanan yang baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Bahkan, menurut beberapa penelitian pisang bisa mengatur denyut jantung, tekanan darah, dan menjaga kesehatan jantung.</p>
<p>4. Sayuran hijau<br />
Selain mentimun, sayuran hijau merupakan makanan untuk menurunkan tekanan darah yang bisa kamu coba. Sayuran hijau kaya kalium yang bisa membantu ginjal untuk menyingkirkan natrium melalui urine. Nah, hal inilah yang pada akhirnya bisa membantu menurunkan tekanan darah.</p>
<p>Sayuran hijau apa yang banyak mengandung kalium? Sebut saja, bayam, lobak hijau, kubis, selada romaine, hingga bit hijau. Sebaiknya hindari sayuran kemasan, sebab makanan seperti itu sering ditambahkan natrium.</p>
<p>5. Susu skim dan yoghurt<br />
Susu skim merupakan sumber kalsium yang sangat baik dan rendah lemak. Keduanya merupakan elemen penting dari diet untuk menurunkan tekanan darah. Andaikan tak menyukai susu, kamu bisa menggantinya dengan yogurt.</p>
<p>Menurut American Heart Association, wanita yang mengkonsumsi lima porsi atau lebih yoghurt dalam seminggu, mengalami pengurangan 20 persen risiko terkena tekanan darah tinggi.</p>
<p>6. Buah Bit<br />
Selain empat makanan di atas, buah bit merupakan makanan yang juga bisa menurunkan tekanan darah. Buah ini mengandung nitric oxide, yang dapat membantu membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Menurut para ahli, nitrat dalam jus bit bisa menurunkan tekanan darah seseorang hanya dalam 24 jam.</p>
<p><strong>Dari mual sampai tremor</strong></p>
<p>Pakar-pakar di WHO menyebut darah tinggi sebagai “silent killer”. Seperti apakah gejala hipertensi yang umumnya dialami pengidapnya?</p>
<p>Dalam kebanyakan kasus, pengidap hipertensi akan mengalami sakit kepala, terutama di pagi hari. Namun, gejala hipertensi tak cuma itu saja. Menurut ahli di WHO dan National Institutes of Health-MedlinePlus, gejala hipertensi diantaranya, mual dan muntah, kebingungan, pandangan menjadi kabur (masalah penglihatan), mimisan, nyeri dada, telinga berdengung, kelelahan, irama jantung yang tidak teratur, kecemasan dan tremor otot.</p>
<p>Jika ingin tahu lebih jauh mengenai masalah di atas, atau memiliki keluhan kesehatan lainnya, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/22/6-makanan-ini-bisa-menjaga-tekanan-darah-catat">6 Makanan Ini Bisa Menjaga Tekanan Darah, Catat!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Jenis Ikan yang Baik untuk Pengidap Hipertensi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/05/22/ini-jenis-ikan-yang-baik-untuk-pengidap-hipertensi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 May 2023 07:08:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Jenis ikan]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengidap hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan darah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=339066</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Mengkonsumsi ikan, ternyata bisa membantu menurunkan tekanan darah. Tentu saja ini baik untuk pengidap penyakit hipertensi. Namun, tidak semua jenis ikan bisa membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu makanan yang disebut bisa membantu menstabilkan tekanan darah adalah ikan salmon. Jenis ikan yang satu ini bisa membantu menurunkan tekanan darah dan menekan risiko [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/22/ini-jenis-ikan-yang-baik-untuk-pengidap-hipertensi">Ini Jenis Ikan yang Baik untuk Pengidap Hipertensi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Mengkonsumsi ikan, ternyata bisa membantu menurunkan tekanan darah. Tentu saja ini baik untuk pengidap penyakit hipertensi.</p>
<p>Namun, tidak semua jenis ikan bisa membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu makanan yang disebut bisa membantu menstabilkan tekanan darah adalah ikan salmon. Jenis ikan yang satu ini bisa membantu menurunkan tekanan darah dan menekan risiko peradangan dalam tubuh.</p>
<p>Melansir dari Halodoc.com, hipertensi adalah penyakit yang disebabkan oleh tekanan darah yang terlalu tinggi. Kondisi ini terjadi dalam jangka waktu panjang. Kabar buruknya, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dengan baik bisa memicu komplikasi. Penyakit ini bisa meningkatkan risiko terjadi stroke hingga serangan jantung yang mengancam nyawa.</p>
<p><strong>Makanan untuk menurunkan hipertensi</strong></p>
<p>Memilih makanan yang tepat adalah hal yang penting bagi pengidap penyakit ini. Dengan begitu, tekanan darah akan lebih stabil serta risiko munculnya komplikasi bisa dihindari. Salah satu jenis makanan yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah adalah ikan salmon, sebab kaya akan kandungan asam lemak omega-3.</p>
<p>Kandungan asam lemak omega-3 disebut baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, kandungan lemak sehat ini dipercaya bisa membantu menurunkan tekanan darah. Cara kerjanya adalah dengan menekan peradangan di dalam tubuh. Selain itu, lemak sehat ini juga bisa membantu menurunkan kadar senyawa yang bernama oxylipin, yaitu senyawa yang bisa menyempitkan pembuluh darah.</p>
<p>Selain salmon, jenis ikan lain yang juga mengandung lemak omega-3 bisa menjadi pilihan makanan untuk dikonsumsi oleh pengidap hipertensi. Orang dengan penyakit ini memang harus menjaga dan memastikan tekanan darah selalu terkontrol. Jika tidak, risiko kerusakan pembuluh darah menjadi lebih besar dan bisa berdampak pada kesehatan organ tubuh lainnya.</p>
<p><strong>Makanan lain</strong></p>
<p>Selain mengkonsumsi ikan salmon, ada jenis makanan lain yang juga disarankan untuk dikonsumsi agar tekanan darah selalu terkontrol, diantaranya:</p>
<p>1. Sayuran hijau<br />
Pengidap hipertensi disarankan untuk banyak mengkonsumsi sayuran hijau, seperti brokoli dan bayam. Jenis sayur ini mengandung banyak nutrisi, seperti serat, antioksidan, kalsium, magnesium, kalium, serta potasium. Kandungan nutrisi tersebut bisa menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah.</p>
<p>2. Wortel<br />
Selain sayuran hijau, tekanan darah tinggi juga bisa dikontrol dengan konsumsi wortel. Sebab, makanan ini memiliki kandungan senyawa fenolik yang bisa menurunkan tekanan darah.</p>
<p>3. Buah-buahan<br />
Mengontrol tekanan darah juga bisa dilakukan dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan. Ada beberapa jenis buah yang dianjurkan untuk pengidap hipertensi, salah satunya buah bit. Buah ini mengandung nitrat, yaitu senyawa yang dikenal baik untuk melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, disarankan juga untuk mengkonsumsi jenis buah sitrus, seperti jeruk.</p>
<p>4. Yoghurt<br />
Jika memiliki riwayat tekanan darah tinggi, cobalah untuk rutin mengkonsumsi yoghurt dan susu rendah lemak. Susu kaya akan kandungan kalsium dan bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.</p>
<p>Perlu diketahui, selain makanan yang bisa menurunkan tekanan darah, ada juga jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh pengidap hipertensi. Sebab, jenis makanan ini disebut bisa memicu lonjakan tekanan darah. Pengidap penyakit ini sebaiknya membatasi atau menghindari konsumsi makanan tinggi lemak, makanan olahan, minuman tinggi kafein, serta minuman beralkohol.</p>
<p>Jika tekanan darah tidak kunjung menurun setelah menerapkan pola makan sehat, coba hubungi dokter ya!</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/22/ini-jenis-ikan-yang-baik-untuk-pengidap-hipertensi">Ini Jenis Ikan yang Baik untuk Pengidap Hipertensi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Menu Sahur untuk Penderita Hipertensi, Simak!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/05/4-menu-sahur-untuk-penderita-hipertensi-simak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Apr 2023 06:36:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Menu khusus]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[sahur]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan darah tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=327638</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Bagi kamu yang sedang menjalankan ibadah puasa dalam kondisi hipertensi, ada menu khusus yang sebaiknya dikonsumsi saat sahur. Selama kondisi tubuh seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi stabil, maka ibadah puasa adalah hal yang boleh saja dilakukan. Untuk mendukung stabilitas kondisi tubuh ini diperlukan asupan makanan yang tepat, terutama saat sahur, untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/05/4-menu-sahur-untuk-penderita-hipertensi-simak">4 Menu Sahur untuk Penderita Hipertensi, Simak!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Bagi kamu yang sedang menjalankan ibadah puasa dalam kondisi hipertensi, ada menu khusus yang sebaiknya dikonsumsi saat sahur.</p>
<p>Selama kondisi tubuh seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi stabil, maka ibadah puasa adalah hal yang boleh saja dilakukan.</p>
<p>Untuk mendukung stabilitas kondisi tubuh ini diperlukan asupan makanan yang tepat, terutama saat sahur, untuk mencegah gejala hipertensi kambuh.</p>
<p>Dilansir dari Suara.com, ada beberapa menu sahur untuk penderita hipertensi, apa saja? Simak yuk&#8230;</p>
<p>1. Nasi goreng sayur</p>
<p>Opsi pertama ini adalah nasi goreng sayur. Saat membuatnya, gunakan minyak zaitun yang kaya lemak sehat dan antioksidan, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Untuk tambahan toppingnya, kamu dapat memberikan beragam jenis sayuran seperti brokoli, sawi, kacang polong, dan sayuran lain.</p>
<p>Sayuran hijau ini bisa membantu menyingkirkan kelebihan garam di dalam tubuh melalui urine. Sangat bermanfaat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil bukan?</p>
<p>2. Sandwich roti gandum</p>
<p>Kamu juga bisa mencoba sandwich roti gandum. Diungkapkan dalam sebuah penelitian bahwa kandungan serat dan nutrisi pada gandum dapat membantu mencegah lonjakan tekanan darah. Hal ini juga disebabkan karena gandum utuh memiliki kandungan vitamin B dan karbohidrat kompleks.</p>
<p>Setangkup roti gandum dengan telur dadar atau telur ceplok bisa menjadi hidangan yang lezat sekaligus sehat. Namun demikian agar lebih optimal, disarankan menggunakan bagian putih telurnya saja untuk menghindari kadar kolesterol yang terlalu tinggi.</p>
<p>Tambahkan beberapa jenis sayuran untuk menambah kandungan serat yang ada di dalam menu sahur kamu.</p>
<p>3. Konsumsi ikan sarden</p>
<p>Kamu juga dapat memasukkan ikan sarden ke dalam menu sahur yang dikonsumsi. Kandungan asam lemak omega-3 yang ada di dalam sarden mampu membantu mengendalikan tekanan darah dan mengurangi peradangan yang terjadi.</p>
<p>Lengkapi sajian ikan sarden ini dengan lauk pendamping yang tinggi serat. Selain dapat membantu untuk menjaga kesehatan pencernaan, lauk dengan kandungan serat yang kaya juga dapat membantu kamu untuk kenyang lebih lama.</p>
<p>4. Oatmeal susu dan buah</p>
<p>Menu sahur yang direkomendasikan untuk penderita hipertensi lainnya adalah oatmeal, susu dan buah. Makanan rendah lemak dan natrium ini dapat membantu kamu menurunkan tekanan darah, dan mengandung serat yang tinggi.</p>
<p>Tambahan buah-buahan baik untuk penderita hipertensi, seperti pisang, alpukat, atau beri. Untuk menutup sahur kamu, minum segelas susu.</p>
<p>Menu-menu di atas bisa menjadi pilihan untuk santap sahur penderita hipertensi. Namun, sebelum menyajikannya, sangat direkomendasikan agar kamu terlebih dahulu konsultasi dengan dokter.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/05/4-menu-sahur-untuk-penderita-hipertensi-simak">4 Menu Sahur untuk Penderita Hipertensi, Simak!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selain Dapat Menyebabkan Hipertensi, Yuk Simak 8 Bahaya kelebihan Garam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/02/20/selain-dapat-menyebabkan-hipertensi-yuk-simak-8-bahaya-kelebihan-garam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2023 09:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Kelebihan Garam]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kelebihan Garam]]></category>
		<category><![CDATA[sodium]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=316859</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Garam memang berguna, baik untuk menambah cita rasa masakan hingga mengawetkan makanan. Namun, tahukah Anda terdapat beberapa bahaya kelebihan garam yang mengancam banyak orang? Dilansir dari laman Healthline, garam mengandung natrium klorida atau disebut juga dengan sodium chloride. Sodium merupakan mineral sangat penting untuk menunjang fungsi otot dan juga saraf tubuh. Ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/20/selain-dapat-menyebabkan-hipertensi-yuk-simak-8-bahaya-kelebihan-garam">Selain Dapat Menyebabkan Hipertensi, Yuk Simak 8 Bahaya kelebihan Garam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Garam memang berguna, baik untuk menambah cita rasa masakan hingga mengawetkan makanan. Namun, tahukah Anda terdapat beberapa bahaya kelebihan garam yang mengancam banyak orang?</p>
<p>Dilansir dari laman Healthline, garam mengandung natrium klorida atau disebut juga dengan sodium chloride. Sodium merupakan mineral sangat penting untuk menunjang fungsi otot dan juga saraf tubuh. Ada punya klorida yang memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan air dan mineral pada tubuh.</p>
<p>Dilansir dari Suara.com, terlepas dari sejumlah fungsinya yang sangat esensial, mengonsumsi garam terlalu banyak dapat menyebakan efek samping bagi kesehatan tubuh.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/02/14/dapat-menyebabkan-keracunan-4-dampak-mengonsumsi-susu-murini-secara-berlebihan">Dapat Menyebabkan Keracunan, 4 Dampak Mengonsumsi Susu Murini Secara Berlebihan</a></strong></p>
<p><strong>Bahaya Kelebihan Garam</strong></p>
<p>Batas maksimal seseorang mengonsumsi garam per hari untuk wanita dan pria dewasa yaitu 1500 mg menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG). Berikut sejumlah bahaya kelebihan garam:</p>
<p><strong>1. Penurunan fungsi otak</strong></p>
<p>Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan The Journal of Nutrition, Health &amp; Aging (2017), konsumsi garam berlebih pada lansia yang tidak rutin melakukan olahraga dapat memicu penurunan kemampuan berpikir. Riset ini menduga salah satu penyebabnya, yaitu tidak berfungsinya sel-sel endotel yang ada di dalam pembuluh darah otak.</p>
<p>Sel-sel endotel melapisi pembuluh darah dan berfungsu untuk mengatur kontraksi dalam pembuluh darah. Akibatnya, asupan garam yang berlebih dapat mengganggu fungsi dari sel-sel ini.</p>
<p><strong>2. Hipertensi</strong></p>
<p>Makanan yang banyak mengandung garam bisa menyebabkan peningkatan aliran volume darah pada pembuluh darah dan arteri. Kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/02/13/manfaat-kopi-hitam-dan-efek-sampingnya-untuk-kesehatan-simak">Manfaat Kopi Hitam dan Efek Sampingnya untuk Kesehatan, Simak!</a></strong></p>
<p>Jika dibiarkan, tentu akan menyebabkan seseorang mengalami hipertensi. Seperti yang diketahui, hipertensi merupakan faktor dari penyakit mematikan, seperti gagal jantung dan juga stroke.</p>
<p><strong>3. Kelebihan cairan atau edema</strong></p>
<p>Terlalu banyak asupan garam dapat menyebabkan tubuh mengalami kelebihan cairan atau disebut edema. Hal ini bisa terjadi karena ginjal bekerja keras untuk mempertahankan rasio natrium terhadap air yang ada di dalam tubuh manusia.</p>
<p>Edema dapat terjadi pada sekujur tubuh mulai dari lengan, kaki, perut hingga organ vital seperti paru-paru. Kelebihan cairan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami obesitas.</p>
<p><strong>4. Kanker perut</strong></p>
<p>Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang mempunyai asupan garam rata-rata 3 gram per hari mungkin akan memiliki risiko kanker perut hingga 68 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsj garam rata-rata 1 gram per hari.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2023/02/07/memicu-risiko-penyakit-jantung-tiga-efek-samping-mengonsumsi-susu-cokelat-secara-berlebihan">Memicu Risiko Penyakit Jantung, Tiga Efek Samping Mengonsumsi Susu Cokelat Secara Berlebihan</a></strong></p>
<p>Namun, masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut tentang efek mengonsumsi garam berlebih terhadap peningkatan risiko kanker perut.</p>
<p><strong>5. Mengganggu fungsi ginjal</strong></p>
<p>Asupan garam berlebih dapat meningkatkan pembuangan protein di dalam urine. Ini karena sebelum dikeluarkan melalui urine, ginjal sebelumnya akan menyaring protein yang berlebih dalam darah. Kondisi seperti ini bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal.</p>
<p>Lama-kelamaan, penurunan fungsi ginjal bisa menyebabkan retensi cairan di dalam sel dan darah sehingga menimbulkan edema. Kondisi edema akan ditandai dengan pembengkakan terutama di bagian lengan, tangan, dan pergelangan kaki akibat menumpuknya cairan.</p>
<p><strong>6. Demensia vaskular</strong></p>
<p>Bahaya kelebihan garam juga dapat meningkatkan risiko terkena demensia vaskular. Demensia sendiri adalah gangguan pada otak yangdapat memengaruhi fungsi kognitif seperti kemampuan berpikir, mengingat, dan berbahasa.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/04/24/minum-obat-saat-puasa-perhatikan-efek-sampingnya">Minum Obat Saat Puasa, Perhatikan Efek Sampingnya</a></strong></p>
<p>Demensia vaskular dapat disebabkan karena pembuluh darah yang tersumbat di dalam otak. Kondisi ini juga menjadi salah satu faktor risiko serangan stroke</p>
<p><strong>7. Sering buang air kecil</strong></p>
<p>Kelebihan mengonsumsi air membuat seseorang jadi lebih sering bolak-balik buang air kecil atau disebut juga dengan poliuria. Efek yang sama juga akan terjadi jika kebanyakan mengonsumsi garam.</p>
<p>Hal ini lantaran konsumsi garam berlebih sama dengan memaksa ginjal untuk bekerja lebih keras agar bisa mengeluarkannya lewat urine. Dampak ini lambat laun kan berujung pada meningkatnya frekuensi kencing.</p>
<p><strong>8. Dehidrasi</strong></p>
<p>Kebanyakan asupan garam juga dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Kondisi tersebut membuat mulut menjadi kering, kehausan, bahkan sampai dehidrasi. Dehidrasi hisa mengganggu konsentrasi dan dapar mengurangi kemampuan seseorang untuk mengingat.</p>
<p>Nah, itu tadi beberapa bahaya kelebihan garam. Jadi mulai sekarang, sebaiknya Anda memperhatikan takaran garam yang Anda konsumsi setiap hari.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/20/selain-dapat-menyebabkan-hipertensi-yuk-simak-8-bahaya-kelebihan-garam">Selain Dapat Menyebabkan Hipertensi, Yuk Simak 8 Bahaya kelebihan Garam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitos Atau Fakta, Makan Buah Durian Dapat Membuat Darah Tinggi?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/25/mitos-atau-fakta-makan-buah-durian-dapat-membuat-darah-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 07:39:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[buah durian]]></category>
		<category><![CDATA[Darah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan Nutrisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=310372</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; &#8216;King of fruits&#8217; merupakan salah satu gelar yang diberikan untuk buah durian. Sebagai salah satu buah yang memiliki pasar cukup luas, durian ternyata juga memiliki berbagai gosip atau rumor. Pertanyaan terbesar terkait durian yaitu benarkah durian membuat darah tinggi alias hipertensi? Buah ini sebenarnya memiliki rasa dan tekstur yang khas. Durian yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/25/mitos-atau-fakta-makan-buah-durian-dapat-membuat-darah-tinggi">Mitos Atau Fakta, Makan Buah Durian Dapat Membuat Darah Tinggi?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; &#8216;King of fruits&#8217; merupakan salah satu gelar yang diberikan untuk buah durian. Sebagai salah satu buah yang memiliki pasar cukup luas, durian ternyata juga memiliki berbagai gosip atau rumor. Pertanyaan terbesar terkait durian yaitu benarkah durian membuat darah tinggi alias hipertensi?</p>
<p>Buah ini sebenarnya memiliki rasa dan tekstur yang khas. Durian yang lezat biasanya punya rasa manis, sedikit pahit, dan tekstur yang tidak terlalu keras. Dengan aroma yang khas, kehadiran durian di satu ruangan mudah sekali dideteksi.</p>
<p><strong>Kandungan Gizi Buah Durian</strong></p>
<p>Sebelum berbicara mengenai apakah benar durian bisa memicu darah tinggi, ada baiknya kita simak dulu sekilas mengenai kandungan nutrisi yang ada di dalam buah ini. Disampaikan dalam Fatsecret, kandungan nutrisi durian per 100 gram adalah sebagai berikut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/25/dapat-mencegah-penuaan-dini-simak-9-manfaat-buah-durian-bagi-kesehatan">Dapat Mencegah Penuaan Dini, Simak 9 Manfaat Buah Durian bagi Kesehatan</a></strong></p>
<p>Kalori sebanyak 147 kkal<br />
Lemak sebanyak 5,33 gram<br />
Kolesterol sebanyak 0 miligram<br />
Protein sebanyak 1,47 gram<br />
Karbohidrat sebanyak 27,09 gram<br />
Serat sebanyak 3,8 gram<br />
Sodium sebanyak 2 miligram<br />
Kalium atau potasium sebanyak 436 mikrogram</p>
<p>Dilansir dari <em>Suara.com</em> jika dilihat dari kandungan nutrisinya ini, sepertinya tidak ada masalah, kan? Hanya saja beberapa orang mengklaim setelah mengkonsumsi durian, perut terasa panas, atau kepala terasa pusing saat konsumsinya terlalu banyak.</p>
<p><strong>Fakta Buah Durian dan Darah Tinggi</strong></p>
<p>Lalu, apa jawaban dari pertanyaan benarkah durian bikin darah tinggi? Secara ideal, jawabannya adalah tidak.</p>
<p>Mengonsumsi durian tidak bisa mengakibatkan seseorang mengalami darah tinggi atau hipertensi. Dengan catatan, porsi konsumsinya tidak berlebihan dan masih sesuai batas.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/22/festival-jajan-duren-dan-kuliner-jadul-di-alun-alun-wonogiri-cacat-ini-jadwalnya">Festival Jajan Durian dan Kuliner Jadul di Alun-alun Wonogiri, Catat Ini Jadwalnya</a></strong></p>
<p>Studi menyebutkan bahwa orang sehat yang makan durian kurang dari 250 gram tekanan darahnya tetap sama.</p>
<p>Hal berbeda muncul saat konsumsi durian yang dilakukan lebih dari 500 gram yang menunjukkan tekanan darahnya sedikit naik setelah 30 menit hingga dua jam setelah makan durian. Namun demikian, peningkatan tekanan darah ini juga tidak terlalu signifikan.</p>
<p>Jadi, dapat disimpulkan bahwa selama jumlah konsumsinya tidak terlalu besar atau tak melewati batas, artinya tidak ada yang akan terjadi pada tekanan darah Anda.</p>
<p>Itulah tadi sekilas bahasan mengenai jawaban dari benarkah durian bikin darah tinggi. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat dan jangan lupa konsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda agar tekanan darah tetap terkontrol.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/25/mitos-atau-fakta-makan-buah-durian-dapat-membuat-darah-tinggi">Mitos Atau Fakta, Makan Buah Durian Dapat Membuat Darah Tinggi?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hipertensi Merupakan Salah Satu Penyakit Penyerta Penderita Covid-19</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/30/hipertensi-merupakan-salah-satu-penyakit-penyerta-penderita-covid-19</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/05/30/hipertensi-merupakan-salah-satu-penyakit-penyerta-penderita-covid-19#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 May 2021 01:22:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[covid]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=174025</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABADU.ID) &#8211; Hipertensi merupakan salah satu penyakit penyerta yang banyak di temukan pada penderita Covid-19 yakni sekitar 15 persen. Awalnya hipertensi dan tingkat rawat inap pasien Covid-19 dihubungkan karena dari data 20.982 pasien Covid-19 dan data dari penyakit penyerta, data hipertensi menunjukkan angka 12,6 persen. Keterangan tersebut terungkap saat webimar awam yang diselenggarakan oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/30/hipertensi-merupakan-salah-satu-penyakit-penyerta-penderita-covid-19">Hipertensi Merupakan Salah Satu Penyakit Penyerta Penderita Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>TEGAL (<a href="http://suarabadu.id/">SUARABADU.ID</a>) &#8211;</strong> Hipertensi merupakan salah satu penyakit penyerta yang banyak di temukan pada penderita Covid-19 yakni sekitar 15 persen. Awalnya hipertensi dan tingkat rawat inap pasien Covid-19 dihubungkan karena dari data 20.982 pasien Covid-19 dan data dari penyakit penyerta, data hipertensi menunjukkan angka 12,6 persen.</p>
<p dir="ltr">Keterangan tersebut terungkap saat<br />
webimar awam yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tegal bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardivaskular Indonesia (Perki) Tegal pada Jumat (28/5/2021) malam.</p>
<p dir="ltr">Webinar dengan mengambil tema &#8216;Cegah dan Kendalikan Hipertensi, Untuk Hidup Sehat Lebih Lama&#8217; menghadirkan nara sumber Kepala Dinas Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari S.Ked, Sp KK, MM, MH, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tegal Siti Halamah SKM M.Kes, dua dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Yanuar Surya Pratama S.Ked, Sp JP dan dr M Adrin Aefiansyah Putra S.Ked Sp JP dengan moderator dr Kemala Gautami Hidayah S.Ked.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari menyampaikan,<br />
Prevalensi hipertensi di Kota Tegal berdasarkan Riskesdas 2018 sebesar 38, 16 persen. Angka ini berada di atas angka nasional yakni sebesar 34,1 persen dan Jawa Tengah sebesar 37,6 persen.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mengingat analisis situasi khususnya di Kota Tegal menunjukkan peningkatan kasus hipertensi dari tahun ke tahun sekaligus kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir,&#8221; kata dr Sri Primawati.</p>
<p dir="ltr">Untuk itu menurut dr Sri Prima perlu diselenggarakan kegiatan dalam rangka menyamarakkan Hari Hipertensi sedunia yang diperingati setiap tanggal 17 Mei dangan Wabiner awam sekaligus sebagai upaya untuk mengelola hipertensi di masyarakat dengan promosi kesehatan deteksi dini dan penanganan kasus.</p>
<p dir="ltr">Secara terpisah Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tegal, Siti Halamah menambahkan, hipertensi atau yang febih dikenal dengan The Silent Kiler menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia dimana banyak sekali gejalanya tidak diketahui dan tidak dianggap serius oleh penderita sampai pada akhirnya menjadi parah dan menimbulkan komplikasi yang menyerang berbagai organ, seperti penyakit kardiavaskular hipertensi ensstalopati, penyakit hipertensi serebroveskular dan hipertensi retinopati.</p>
<p dir="ltr">Siti Halamah menjelaskan, angka kesakitan Hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1 persen menunjukkan adanya peningkatan dan Riskesdas 2013 sebesar 25,8 persen. Sedangkan data Survei Indikator Kesehatan Nasional (SIRKENAS) 2016 yaitu 32,4 persen. Jumlah tersebut diprediksi lebih tinggi pada kondisi di lapangan karena banyak orang yang tidak sadar diri memilki darah tinggi. Diperkirakan hanya 1/3 kasus hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis, sisanya tidak terdiagnosis.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Proporsi keseluruhan kasus hipertensi  sebasar 39,7 persen dari 406 pasien yang meninggal dengan infeksi Covid-19,&#8221; jelas Siti Halamah.</p>
<p dir="ltr">Data menunjukkan hanya 0,7 persen orang yang terdiagnosis tekanan darah tinggi minum obat Hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak menyadari menderita Hipertensi ataupun mendapatkan pengobatan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selain itu Hipertensi banyak terjadi pada umur 35-44 tahun (6,3 persen), umur 45-54 tahun (11,9 persen), 55-84 tahun (17,2 persen),&#8221; ungkap Siti Halamah</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tingkat fatalitas akibat Covid-19 pada pasien yang memiliki riwayat penyakit kronis lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Presentase fatalitas Covid-19 pada kondisi penyakit kronis di antaranya hipertensi 6 persen, diabetes 7,3 persen, penyakit kardiovaskular 10,5 persen, penyakit saluran pernafasan kronis 6,3 persen,  kanker 5,6 persen, dibandingkan dengan angka 0,9 persen pada pasien yang tidak memiliki riwayat penyakit kronis,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr"><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/30/hipertensi-merupakan-salah-satu-penyakit-penyerta-penderita-covid-19">Hipertensi Merupakan Salah Satu Penyakit Penyerta Penderita Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/05/30/hipertensi-merupakan-salah-satu-penyakit-penyerta-penderita-covid-19/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1184</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>