<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Grobogan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/grobogan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 09:31:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Grobogan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nobar Piala Dunia 2026 Hidupkan Taman Segitiga Emas, DLH Grobogan Buka Peluang Event Masyarakat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/10/nobar-piala-dunia-2026-hidupkan-taman-segitiga-emas-dlh-grobogan-buka-peluang-event-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 09:31:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Segitiga Emas Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568674</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Taman Segitiga Emas di Kabupaten Grobogan yang selama ini identik sebagai ruang terbuka hijau mendadak jadi pusat perhatian saat Pemerintah Kabupaten menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Grobogan itu mampu menghidupkan suasana taman sekaligus menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM. Sejumlah warga terlihat sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/nobar-piala-dunia-2026-hidupkan-taman-segitiga-emas-dlh-grobogan-buka-peluang-event-masyarakat">Nobar Piala Dunia 2026 Hidupkan Taman Segitiga Emas, DLH Grobogan Buka Peluang Event Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Taman Segitiga Emas di Kabupaten Grobogan yang selama ini identik sebagai ruang terbuka hijau mendadak jadi pusat perhatian saat Pemerintah Kabupaten menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.</p>
<p>Kegiatan yang mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Grobogan itu mampu menghidupkan suasana taman sekaligus menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM.</p>
<p>Sejumlah warga terlihat sejak pertandingan dimulai. Taman Segitiga Emas menjadi jujukan penonton dari berbagai kalangan yang ingin menikmati laga Piala Dunia 2026 melalui layar lebar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/berantas-kusta-di-jateng-ahmad-luthfi-andalkan-program-speling-untuk-skrining">Berantas Kusta di Jateng, Ahmad Luthfi Andalkan Program Speling untuk Skrining</a></strong></h6>
<p>Kehadiran masyarakat menjadi bukti bahwa ruang publik di Grobogan memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas warga, sementara Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong pemanfaatannya secara positif.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Grobogan menggelar kegiatan nobar Piala Dunia 2026 pada pertandingan Perancis melawan Maroko yang berlangsung Jumat (10/7/2026) dini hari.</p>
<p>Meski udara malam terasa cukup dingin, semangat para penonton tidak surut. Mereka tetap bertahan hingga pertandingan berlangsung demi menyaksikan aksi kedua tim di babak delapan besar.</p>
<p>Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo turut hadir menyaksikan pertandingan tersebut bersama Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani.</p>
<p>Turut hadir pula Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan dan Sekretaris Dinas PUPR Erry Subagyo yang ikut membaur bersama masyarakat.</p>
<p>Layar lebar yang dipasang di kawasan taman menjadi pusat perhatian warga. Sorak-sorai penonton terdengar setiap kali peluang emas tercipta maupun saat gol tercipta.</p>
<p>Suasana nobar pun terasa layaknya berada di dalam stadion. Penonton memberikan dukungan kepada tim favorit mereka dengan penuh semangat sepanjang pertandingan.</p>
<p>Kegiatan itu tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/duel-generasi-baru-spanyol-vs-sisa-generasi-emas-belgia">Duel Generasi Baru Spanyol vs Sisa Generasi Emas Belgia</a></strong></h6>
<p>Sejumlah pedagang memanfaatkan ramainya pengunjung dengan menjajakan berbagai makanan dan minuman di sekitar lokasi.</p>
<p>Para pelaku UMKM, termasuk penjual kopi keliling, tampak sibuk melayani pembeli yang terus berdatangan selama acara berlangsung.</p>
<p>Momentum nobar Piala Dunia 2026 tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para pedagang yang berjualan di kawasan taman.</p>
<p>Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani mengapresiasi pelaksanaan nobar yang dinilai mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus pelaku UMKM.</p>
<p>Menurut Lusia, meskipun dirinya bukan penggemar sepak bola, ia tetap hadir untuk menemani sang suami sekaligus mendukung kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya sebenarnya tidak begitu suka bola, tetapi apapun yang suami suka, saya selalu berusaha menikmati dan ternyata seseru itu ya kalau nonton bola,&#8221; ujar Lusi, yang mendampingi sang suami ikut Nobar Piala Dunia 2026.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/launching-nasional-gerakan-langit-biru-indonesia">Launching Nasional Gerakan Langit Biru Indonesia</a></strong></h6>
<p>Ia menilai pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan seperti nobar mampu memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro yang berjualan di sekitar lokasi.</p>
<p>Lusia juga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga ruang publik semakin hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Memang tujuan utamanya itu agar semua UMKM yang ada bisa dapat rezeki dari kegiatan ini. Segitiga Emas ternyata seseru itu,&#8221; ujar Lusia.</p>
<h5><strong>Hidupkan Taman Segitiga Emas</strong></h5>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Heru Dwi Cahyono mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 di kawasan Segitiga Emas Purwodadi.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan hiburan seperti nobar, pertunjukan seni, maupun budaya tidak seharusnya berhenti setelah perhelatan Piala Dunia 2026 berakhir.</p>
<p>Heru menyebut sebelumnya kawasan tersebut juga telah digunakan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.</p>
<p>Ia menilai semakin banyak kegiatan positif digelar, maka keberadaan taman akan semakin hidup dan mampu memperkuat citra kawasan sebagai ikon Kota Purwodadi.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya untuk komunitas-komunitas lain bisa menyelenggarakan event seperti seni budaya begitu di Segitiga Emas ini. Itu boleh, tetapi harus izin dengan cara bersurat ke DLH,&#8221; jelas Heru, Jumat (10/7/2026).</p>
<p>Heru menegaskan masyarakat umum diperbolehkan memanfaatkan Taman Segitiga Emas untuk berbagai kegiatan selama memenuhi prosedur yang telah ditetapkan.</p>
<p>Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Grobogan akan menindaklanjuti setiap permohonan yang diajukan secara resmi agar pemanfaatan ruang publik tetap berjalan tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Dinas Lingkungan Hidup juga memastikan proses perizinan penggunaan Taman Segitiga Emas di Grobogan akan diberikan selama seluruh persyaratan dipenuhi penyelenggara, mulai dari aspek keamanan, waktu pelaksanaan hingga mekanisme kegiatan.</p>
<p>&#8220;Khusus untuk komunitas seni budaya yang akan menyelenggarakan kegiatan, boleh menyelenggarakan kegiatannya di Taman Segitiga Emas, asalkan bersurat ke DLH dan nanti kita akan menindaklanjutinya,&#8221; jelas Heru.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/nobar-piala-dunia-2026-hidupkan-taman-segitiga-emas-dlh-grobogan-buka-peluang-event-masyarakat">Nobar Piala Dunia 2026 Hidupkan Taman Segitiga Emas, DLH Grobogan Buka Peluang Event Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga di Toroh Grobogan Ludes Terbakar, Polisi: Berawal dari Kompor Gas Menyala</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/10/rumah-warga-di-toroh-grobogan-ludes-terbakar-polisi-berawal-dari-kompor-gas-menyala</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 03:25:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kenteng]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[toroh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568612</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kebakaran melanda sebuah rumah milik Sunarti (49), warga Desa Kenteng, Kecamatan Toroh, Grobogan, pada Kamis (9/7/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah beserta isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meski kerugian material diperkirakan mencapai Rp60 juta. Musibah kebakaran di Desa Kenteng, Toroh, Grobogan itu sontak mengundang perhatian warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/rumah-warga-di-toroh-grobogan-ludes-terbakar-polisi-berawal-dari-kompor-gas-menyala">Rumah Warga di Toroh Grobogan Ludes Terbakar, Polisi: Berawal dari Kompor Gas Menyala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Kebakaran melanda sebuah rumah milik Sunarti (49), warga Desa Kenteng, Kecamatan Toroh, Grobogan, pada Kamis (9/7/2026).</p>
<p>Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah beserta isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meski kerugian material diperkirakan mencapai Rp60 juta.</p>
<p>Musibah kebakaran di Desa Kenteng, Toroh, Grobogan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan rumah menggunakan material kayu dan anyaman bambu yang mudah terbakar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/whos-next-lpm-fokus-unisnu-hadirkan-talkshow-dan-pameran-ukir-hingga-luncurkan-majalah-edisi-2026">“Who’s Next?” LPM Fokus Unisnu Hadirkan Talkshow dan Pameran Ukir hingga Luncurkan Majalah Edisi 2026</a></strong></h6>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah saat berada di kediaman tetangganya.</p>
<p>Saat itu, korban melihat kobaran api muncul dari bagian rumahnya. Menyadari rumahnya terbakar, korban segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.</p>
<p>Teriakan tersebut langsung mengundang perhatian warga. Mereka bergegas menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.</p>
<p>Namun, kobaran api terus membesar dan sulit dikendalikan. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak semakin meluas.</p>
<p>Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/satu-dekade-mengukir-warisan-wujudkan-pertumbuhan-berkelanjutan-melalui-bank-jateng-borobudur-marathon">Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Bank Jateng Borobudur Marathon</a></strong></h6>
<p>Kesigapan petugas pemadam bersama warga berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Dalam insiden kebakaran ini, rumah milik Sunarti mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap si jago merah.</p>
<p>Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan sebagian besar struktur bangunan hangus terbakar. Material kayu dan anyaman bambu yang mendominasi konstruksi rumah membuat api dengan cepat meluas.</p>
<p>Selain merusak bangunan, kobaran api juga menghanguskan berbagai perabot rumah tangga yang berada di dalam rumah.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, korban harus menanggung kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta.</p>
<p>Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menduga api berasal dari kompor gas yang masih menyala setelah digunakan memasak.</p>
<p>Dugaan itu diperkuat dengan temuan di lokasi serta kondisi dapur yang menjadi titik awal munculnya kobaran api.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/09/dprd-jepara-tetapkan-4-perda-ini-catatan-kritis-dan-lengkap-fraksi-pdi-perjuangan">DPRD Jepara Tetapkan 4  Perda, Ini Catatan Kritis dan Lengkap  Fraksi  PDI Perjuangan</a></strong></h6>
<p>Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.</p>
<p>Polisi turut mengamankan kompor gas yang diduga menjadi sumber api sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto menegaskan, setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan secara profesional.</p>
<p>&#8220;Personel kami bersama Tim Inafis langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan para saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan,&#8221; ujar AKP Joko Ismanto.</p>
<p>Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran secara objektif berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan.</p>
<p>Ia juga berharap peristiwa itu menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan saat beraktivitas di rumah.</p>
<p>&#8220;Jangan meninggalkan kompor maupun peralatan yang menggunakan api dalam kondisi menyala tanpa pengawasan. Biasakan memeriksa kembali sebelum keluar rumah agar kejadian serupa tidak terulang,&#8221; kata AKP Joko Ismanto.</p>
<p>Polres Grobogan juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/magelang-fair-2026-jadi-motor-penggerak-umkm-dan-pertumbuhan-ekonomi">Magelang Fair 2026 Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi</a></strong></h6>
<p>Kepedulian terhadap faktor keselamatan dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko musibah yang dapat mengancam jiwa maupun harta benda.</p>
<p>Peristiwa kebakaran tersebut menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil saat menggunakan peralatan rumah tangga dapat memicu kebakaran dengan dampak kerugian yang besar.</p>
<p>Masyarakat diharapkan semakin disiplin memeriksa kondisi kompor, instalasi gas, maupun sumber api lainnya sebelum meninggalkan rumah, sehingga kejadian kebakaran serupa tidak kembali terulang.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/rumah-warga-di-toroh-grobogan-ludes-terbakar-polisi-berawal-dari-kompor-gas-menyala">Rumah Warga di Toroh Grobogan Ludes Terbakar, Polisi: Berawal dari Kompor Gas Menyala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Produksi, Pabrik Penggorengan Tahu di Tanggungharjo Grobogan Terbakar, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/08/usai-produksi-pabrik-penggorengan-tahu-di-tanggungharjo-grobogan-terbakar-polisi-ungkap-dugaan-penyebabnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 09:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sugihmanik]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik penggorengan tahu]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568336</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kebakaran pabrik penggorengan tahu terjadi di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Selasa (7/7/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan produksi yang didominasi material kayu mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta. Peristiwa kebakaran pabrik penggorengan tahu tersebut menimpa tempat usaha milik Darkoni (55), warga setempat. BACA JUGA : Tak Sekadar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/usai-produksi-pabrik-penggorengan-tahu-di-tanggungharjo-grobogan-terbakar-polisi-ungkap-dugaan-penyebabnya">Usai Produksi, Pabrik Penggorengan Tahu di Tanggungharjo Grobogan Terbakar, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Kebakaran pabrik penggorengan tahu terjadi di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Selasa (7/7/2026) malam.</p>
<p>Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan produksi yang didominasi material kayu mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.</p>
<p>Peristiwa kebakaran pabrik penggorengan tahu tersebut menimpa tempat usaha milik Darkoni (55), warga setempat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/tak-sekadar-tampung-aspirasi-rumah-rakyat-jateng-kini-jadi-pusat-layanan-adminduk">Tak Sekadar Tampung Aspirasi, Rumah Rakyat Jateng Kini Jadi Pusat Layanan Adminduk</a></strong></h6>
<p>Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena saat api mulai membesar, seluruh aktivitas produksi telah selesai dan tidak ada pekerja yang berada di dalam bangunan.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Tanggungharjo AKP Duddy Lukman Prabowo menjelaskan, aktivitas produksi tahu telah berakhir sekitar pukul 18.30 WIB.</p>
<p>Setelah menyelesaikan pekerjaan menggoreng tahu, para karyawan berpamitan pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu, Darkoni masih berada di lokasi untuk memastikan seluruh proses produksi benar-benar selesai.</p>
<p>Sebelum meninggalkan tempat usaha, korban memadamkan tungku penggorengan yang menggunakan bahan bakar bonggol atau tongkol jagung dengan cara menyiramnya menggunakan air.</p>
<p>Korban kemudian meyakini api pada tungku telah padam sepenuhnya sehingga memutuskan meninggalkan lokasi usaha.</p>
<p>Selanjutnya, Darkoni menghadiri acara arisan keluarga yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat usahanya.</p>
<p>Namun sekitar pukul 20.30 WIB, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi melihat kobaran api muncul dari bagian dapur tempat penggorengan tahu.</p>
<p>Mengetahui adanya kebakaran, warga tersebut segera berteriak meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar agar bersama-sama memadamkan api.</p>
<p>Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.</p>
<p>Dengan peralatan seadanya, warga berupaya memadamkan kobaran api secara manual agar tidak semakin membesar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/bnnp-jateng-perkuat-edukasi-antinarkoba-melalui-talkshow-ngashoow">BNNP Jateng Perkuat Edukasi Antinarkoba Melalui Talkshow “Ngashoow”</a></strong></h6>
<p>Warga yang bergotong royong memadamkan api akhirnya berhasil. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar 30 menit kemudian.</p>
<p>Meski berhasil dipadamkan, api lebih dahulu menghanguskan sejumlah bagian bangunan tempat usaha yang sebagian besar terbuat dari kayu.</p>
<p>Setelah kondisi dinyatakan aman, korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanggungharjo.</p>
<h5><strong>Penyebab Kebakaran</strong></h5>
<p>Mendapat laporan itu, petugas piket SPKT bersama piket Reskrim dan Bhabinkamtibmas Desa Sugihmanik langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>Petugas kemudian memeriksa kondisi bangunan, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi titik awal munculnya api. Hasil olah TKP menunjukkan sumber kebakaran diduga berasal dari area tungku penggorengan.</p>
<p>Api diduga merambat ke dinding kayu yang berjarak sekitar 50 sentimeter dari tungku sebelum menjalar ke bagian usuk, belandar, hingga atap bangunan.</p>
<p>Bangunan tempat usaha tersebut berukuran sekitar 9 x 9 meter dengan tinggi kurang lebih lima meter dan didominasi material kayu sehingga api dengan cepat membesar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/pertanggungjawaban-apbd-jateng-2025-disetujui-ahmad-luthfi-ungkap-strategi-pengelolaan-anggaran">Pertanggungjawaban APBD Jateng 2025 Disetujui, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Pengelolaan Anggaran</a></strong></h6>
<p>Akibat kebakaran itu, dinding papan kayu, tiang bangunan, belandar, usuk, serta atap mengalami kerusakan.</p>
<p>Polisi menduga bara api pada tungku penggorengan berbahan bakar bonggol atau tongkol jagung belum benar-benar padam sehingga kembali menyala dan menyambar dinding kayu di dekatnya.</p>
<p>&#8220;Dari hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga berasal dari bara api pada tungku penggorengan berbahan bakar bonggol jagung yang belum padam sepenuhnya,” jelas AKP Duddy.</p>
<p>Menurut AKP Duddy, Bara tersebut kemudian menyambar dinding kayu di dekat tungku hingga api membesar dan membakar bangunan tempat usaha.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/kejari-grobogan-geledah-4-lokasi-terkait-dugaan-korupsi-apbdes-desa-tlogomulyo-2019-2023-6-boks-dokumen-disita">Kejari Grobogan Geledah 4 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi APBDes Desa Tlogomulyo 2019-2023, 6 Boks Dokumen Disita</a> </strong></h6>
<p>Kapolsek juga mengingatkan para pelaku usaha rumahan yang masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu, sekam, maupun bonggol jagung agar meningkatkan kewaspadaan sebelum meninggalkan lokasi usaha.</p>
<p>&#8220;Pastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat usaha. Jangan menganggap api sudah mati hanya karena tidak terlihat menyala, sebab bara yang masih tersisa dapat kembali memicu kebakaran,” tambahnya.</p>
<p>Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan kerap melakukan pengecekan berkala terhadap barang elektronik maupun barang lainnya yang mudah terbakar.</p>
<p>“Kewaspadaan dan pemeriksaan kembali sebelum meninggalkan lokasi merupakan langkah untuk mencegah terjadinya kebakaran,&#8221; pungkas Kapolsek Tanggungharjo.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/usai-produksi-pabrik-penggorengan-tahu-di-tanggungharjo-grobogan-terbakar-polisi-ungkap-dugaan-penyebabnya">Usai Produksi, Pabrik Penggorengan Tahu di Tanggungharjo Grobogan Terbakar, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kejari Grobogan Geledah 4 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi APBDes Desa Tlogomulyo 2019-2023, 6 Boks Dokumen Disita</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/08/kejari-grobogan-geledah-4-lokasi-terkait-dugaan-korupsi-apbdes-desa-tlogomulyo-2019-2023-6-boks-dokumen-disita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 07:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[dana desa]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[gubug]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Tlogomulyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568312</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Kejari Grobogan melakukan penggeledahan di empat lokasi dalam penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi APBDes 2019-2023 di Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Selasa (7/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Grobogan, Surya Rizal Hertady, mengatakan penggeledahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/kejari-grobogan-geledah-4-lokasi-terkait-dugaan-korupsi-apbdes-desa-tlogomulyo-2019-2023-6-boks-dokumen-disita">Kejari Grobogan Geledah 4 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi APBDes Desa Tlogomulyo 2019-2023, 6 Boks Dokumen Disita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Kejari Grobogan melakukan penggeledahan di empat lokasi dalam penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi APBDes 2019-2023 di Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Selasa (7/7/2026).</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.</p>
<p>Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Grobogan, Surya Rizal Hertady, mengatakan penggeledahan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperkuat pembuktian dalam penanganan perkara tersebut.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/komisi-xiii-dpr-ri-apresiasi-kinerja-kanwil-kemenkum-jateng-dalam-harmonisasi-regulasi-daerah">Komisi XIII DPR RI Apresiasi Kinerja Kanwil Kemenkum Jateng dalam Harmonisasi Regulasi Daerah</a></strong></h6>
<p>&#8220;Penggeledahan ini dilakukan untuk mencari dan mengamankan dokumen maupun alat bukti elektronik yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan APBDes Desa Tlogomulyo Tahun Anggaran 2019 sampai dengan 2023,&#8221; jelas Surya.</p>
<p>Surya menjelaskan, nantinya seluruh barang bukti yang diperoleh akan diteliti dan didalami guna memperkuat proses pembuktian dalam penyidikan.</p>
<p>Penggeledahan yang dilakukan Kejari Grobogan merupakan bagian dari penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi APBDes 2019-2023 di Desa Tlogomulyo.</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Penetapan Izin Penggeledahan Pengadilan Negeri Purwodadi Nomor 29/Pen.Pid.Sus-Geledah/2026/PN Pwd tanggal 2 Juli 2026 serta Surat Perintah Penggeledahan Nomor Print-1784/M.3.41/07/2026 tanggal 6 Juli 2026.</p>
<p>Kegiatan penggeledahan berlangsung sekitar sembilan jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 19.00 WIB.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/siapkan-kunjungan-sri-sultan-hb-x-bupati-sigit-tinjau-sejumlah-petilasan-mangkubumi">Siapkan Kunjungan Sri Sultan HB X, Bupati Sigit Tinjau Sejumlah Petilasan Mangkubumi</a></strong></h6>
<p>Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai ketentuan hukum acara dan standar operasional prosedur yang berlaku serta berjalan dengan aman dan lancar.</p>
<p>Surya menegaskan, penyidik masih akan mendalami seluruh barang bukti yang telah diamankan serta melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/ditresnarkoba-polda-jateng-musnahkan-barang-bukti-sabu">Ditresnarkoba Polda Jateng Musnahkan Barang Bukti Sabu</a></strong></h6>
<p>&#8220;Langkah selanjutnya, kami akan melakukan penelitian dan pendalaman terhadap seluruh dokumen maupun alat bukti elektronik yang telah diamankan,&#8221; jelas Surya.</p>
<p>Surya menegaskan, tim penyidik juga akan melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi untuk melengkapi alat bukti.</p>
<p>&#8220;Kita akan lakukan pemeriksaan terhadap saksi untuk melengkapi alat bukti dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan APBDes Desa Tlogomulyo Tahun Anggaran 2019 sampai dengan 2023 dapat diungkap secara komprehensif,&#8221; tegasnya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/kejari-grobogan-geledah-4-lokasi-terkait-dugaan-korupsi-apbdes-desa-tlogomulyo-2019-2023-6-boks-dokumen-disita">Kejari Grobogan Geledah 4 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi APBDes Desa Tlogomulyo 2019-2023, 6 Boks Dokumen Disita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobilitas Warga Meningkat, Stasiun Ngrombo Catat 318.161 Pelanggan pada Semester I 2026</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/08/mobilitas-warga-meningkat-stasiun-ngrombo-catat-318-161-pelanggan-pada-semester-i-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 03:15:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[jalur tengah]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Daop 4 Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Luqman Arif]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Ngrombo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568265</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – KAI Daop 4 Semarang mencatat Stasiun Ngrombo Grobogan melayani sebanyak 318.161 pelanggan kereta api selama Semester I Tahun 2026 Capaian tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat di jalur tengah Jawa Tengah tetap terjaga dengan baik sekaligus menegaskan peran strategis stasiun tersebut sebagai penghubung perjalanan antarwilayah. Selama periode Januari hingga Juni 2026, KAI Daop 4 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/mobilitas-warga-meningkat-stasiun-ngrombo-catat-318-161-pelanggan-pada-semester-i-2026">Mobilitas Warga Meningkat, Stasiun Ngrombo Catat 318.161 Pelanggan pada Semester I 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> KAI Daop 4 Semarang mencatat Stasiun Ngrombo Grobogan melayani sebanyak 318.161 pelanggan kereta api selama Semester I Tahun 2026</p>
<p>Capaian tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat di jalur tengah Jawa Tengah tetap terjaga dengan baik sekaligus menegaskan peran strategis stasiun tersebut sebagai penghubung perjalanan antarwilayah.</p>
<p>Selama periode Januari hingga Juni 2026, KAI Daop 4 Semarang mencatat Stasiun Ngrombo Grobogan melayani 158.673 pelanggan kereta api yang berangkat dan 159.488 pelanggan kereta api yang datang.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/penerima-bisyaroh-penggerak-keagamaan-di-kota-semarang-hampir-tembus-10-000-orang">Penerima Bisyaroh Penggerak Keagamaan di Kota Semarang Hampir Tembus 10.000 Orang</a></strong></h6>
<p>Tingginya jumlah pelanggan kereta api tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus memilih moda transportasi berbasis rel.</p>
<p>Aktivitas perjalanan yang stabil tersebut memperlihatkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan aktivitas bisnis hingga melakukan perjalanan bersama keluarga.</p>
<p>Keberadaan Stasiun Ngrombo juga terus memperkuat konektivitas wilayah Grobogan dengan berbagai daerah di jalur tengah Pulau Jawa melalui layanan perjalanan kereta api yang semakin andal.</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan Stasiun Ngrombo memiliki posisi strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Grobogan dan sekitarnya.</p>
<p>“Stasiun Ngrombo menjadi salah satu titik layanan penting yang menghubungkan mobilitas masyarakat di lintas tengah Jawa Tengah. KAI Daop 4 Semarang terus menjaga keandalan operasional serta meningkatkan kualitas layanan agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” ujar Luqman.</p>
<p>Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu fokus utama perusahaan agar masyarakat semakin nyaman menggunakan transportasi kereta api.</p>
<p>Selain menjaga ketepatan waktu perjalanan, KAI juga terus memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan pelayanan yang telah ditetapkan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/bayer-indonesia-inovasi-insektisida-sistemik-ganda-untuk-perkuat-produktivitas-hortikultura-nasional">Bayer Indonesia Inovasi Insektisida Sistemik Ganda untuk Perkuat Produktivitas Hortikultura Nasional</a></strong></h6>
<p>Data operasional menunjukkan jumlah penumpang di Stasiun Ngrombo mengalami fluktuasi sepanjang Semester I Tahun 2026.</p>
<p>Meski demikian, tren mobilitas masyarakat tetap berada pada level yang tinggi sepanjang enam bulan pertama tahun ini.</p>
<p>Puncak aktivitas penumpang terjadi pada Maret 2026 ketika jumlah pengguna layanan kereta api meningkat dibandingkan bulan lainnya.</p>
<p>Pada Januari 2026, Stasiun Ngrombo melayani sebanyak 54.377 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri atas 27.231 pelanggan naik dan 27.146 pelanggan turun.</p>
<p>Memasuki Februari 2026, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 44.369 orang, dengan rincian 22.165 pelanggan naik dan 22.204 pelanggan turun.</p>
<p>Pada Maret 2026, jumlah pelanggan meningkat menjadi 56.778 orang. Sebanyak 26.845 pelanggan tercatat berangkat, sedangkan 29.933 pelanggan tiba di Stasiun Ngrombo.</p>
<p>Selama April 2026, Stasiun Ngrombo melayani 50.158 pelanggan yang terdiri atas 25.878 pelanggan naik dan 24.280 pelanggan turun.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/inovasi-ai-pengelolaan-sampah-kota-semarang-dapat-pengakuan-di-guangzhou-award-2026">Inovasi AI Pengelolaan Sampah Kota Semarang Dapat Pengakuan di Guangzhou Award 2026</a></strong></h6>
<p>Pada Mei 2026, jumlah pelanggan kembali meningkat menjadi 54.783 orang. Dari jumlah tersebut, 27.270 pelanggan berangkat dan 27.513 pelanggan datang.</p>
<p>Sementara itu, Juni 2026 menjadi bulan dengan jumlah pelanggan tertinggi selama Semester I, yakni mencapai 57.696 orang. Sebanyak 29.284 pelanggan naik dan 28.412 pelanggan turun di Stasiun Ngrombo.</p>
<p>Rangkaian data tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat di wilayah Grobogan dan sekitarnya tetap berlangsung dinamis sepanjang Semester I Tahun 2026.</p>
<p>Keberadaan Stasiun Ngrombo juga terus memberikan kontribusi terhadap kelancaran perjalanan masyarakat sekaligus memperkuat aksesibilitas ekonomi antardaerah.</p>
<p>Layanan kereta api dinilai mampu mendukung efisiensi perjalanan karena menawarkan ketepatan waktu, kenyamanan, dan kemudahan akses bagi masyarakat.</p>
<p>Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan transportasi, KAI terus melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan di seluruh wilayah operasionalnya.</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi operasional perjalanan kereta api, peningkatan fasilitas stasiun, serta penguatan layanan informasi kepada masyarakat.</p>
<p>Upaya berkelanjutan itu diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel.</p>
<p>KAI Daop 4 Semarang menegaskan akan terus menghadirkan pelayanan terbaik di Stasiun Ngrombo Grobogan agar seluruh pelanggan kereta api dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan kereta api. KAI Daop 4 Semarang akan terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan di seluruh stasiun, termasuk Stasiun Ngrombo,” tutup Luqman.</p>
<p>Pernyataan tersebut menegaskan komitmen KAI Daop 4 Semarang dalam meningkatkan layanan di Stasiun Ngrombo Grobogan demi memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan kereta api.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/mobilitas-warga-meningkat-stasiun-ngrombo-catat-318-161-pelanggan-pada-semester-i-2026">Mobilitas Warga Meningkat, Stasiun Ngrombo Catat 318.161 Pelanggan pada Semester I 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cari Ikan di Sungai Tuntang, Pria Asal Kedungjati Ditemukan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/07/cari-ikan-di-sungai-tuntang-pria-asal-kedungjati-ditemukan-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 03:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungjati]]></category>
		<category><![CDATA[pria tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[sungai tuntang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568105</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID)– Seorang pria dilaporkan tenggelam di Sungai Tuntang saat mengikuti tradisi Tubo atau mencari ikan di aliran sungai wilayah Kampung Branggah, Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Senin (6/7/2026). Dari informasi yang diterima, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tenggelam di Sungai Tuntang. Korban diketahui bernama Fajar Prasetyo (29), warga Dusun Rekesan, Desa Karanglangu, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/07/cari-ikan-di-sungai-tuntang-pria-asal-kedungjati-ditemukan-meninggal-dunia">Cari Ikan di Sungai Tuntang, Pria Asal Kedungjati Ditemukan Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)–</strong> Seorang pria dilaporkan tenggelam di Sungai Tuntang saat mengikuti tradisi Tubo atau mencari ikan di aliran sungai wilayah Kampung Branggah, Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Senin (6/7/2026).</p>
<p>Dari informasi yang diterima, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tenggelam di Sungai Tuntang.</p>
<p>Korban diketahui bernama Fajar Prasetyo (29), warga Dusun Rekesan, Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati.</p>
<h6><strong>BACA JUGA ; </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/07/ukir-sejarah-baru-dua-tahun-didirikan-prodi-magister-keperawatan-unissula-raih-akreditasi-unggul-dari-lam-ptkes">Ukir Sejarah, Baru Dua Tahun Didirikan Prodi Magister Keperawatan Unissula Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes</a></strong></h6>
<p>Pria tersebut diduga tenggelam di Sungai Tuntang ketika menjalankan tradisi Tubo bersama warga yang sedang mencari ikan.</p>
<p>Peristiwa pria tenggelam di Sungai Tuntang saat tradisi Tubo itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.</p>
<p>Sebelumnya, korban berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 12.00 WIB untuk mencari ikan di sungai tersebut.</p>
<p>Sekitar pukul 12.15 WIB, korban tiba di lokasi dan bertemu dengan warga lain yang juga sedang mencari ikan.</p>
<p>Setelah berbincang singkat, korban berjalan menuju bagian aliran sungai yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pelapor dan kedua saksi.<br />
Korban kemudian turun ke dalam sungai untuk mencari ikan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/07/generasi-pintar-yang-rapuh-mengapa-pendidikan-gagal-menjawab-tantangan-ini">Generasi Pintar yang Rapuh!  Mengapa Pendidikan Gagal Menjawab Tantangan Ini?</a></strong></h6>
<p>Sekitar 15 menit kemudian, pelapor mendengar suara seseorang berteriak meminta tolong.</p>
<p>Warga yang mendengar langsung menuju sumber suara. Namun, mereka tidak menemukan siapa pun di lokasi.</p>
<p>Merasa ada yang tidak beres karena sebelumnya bertemu dengan korban, warga menduga suara tersebut berasal dari korban.</p>
<p>Warga langsung mencari keberadaan korban di sekitar sungai, tetapi tidak menemukannya. Mereka lalu meminta bantuan warga yang berada di sekitar lokasi.</p>
<p>Salah seorang saksi kemudian menyelam ke dasar sungai dengan kedalaman sekitar empat meter. Saat penyelaman, saksi menemukan korban dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri.</p>
<p>Korban kemudian ditarik ke permukaan dan dievakuasi ke tepi sungai bersama warga.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/07/jateng-boyong-enam-penghargaan-adinata-syariah-2026-taj-yasin-percepat-kawasan-industri-halal">Jateng Boyong Enam Penghargaan Adinata Syariah 2026, Taj Yasin Percepat Kawasan Industri Halal</a></strong></h6>
<p>Setelah diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernapas dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.</p>
<p>Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke petugas SPKT Polsek Kedungjati.</p>
<p>Polisi bersama tim terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi.</p>
<p>Plt Kapolsek Kedungjati Iptu Vika mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, korban diduga tenggelam saat mencari ikan di Sungai Tuntang.</p>
<p>&#8220;Korban diketahui berpamitan kepada orang tuanya untuk mencari ikan di Sungai Tuntang. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat turun ke sungai sebelum terdengar suara meminta tolong. Saat dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan tenggelam dan sudah tidak bernyawa,&#8221; ujar Iptu Vika.</p>
<p>Berdasarkan identitas yang diperoleh petugas, korban lahir di Grobogan pada 15 April 1997 dan merupakan warga Dusun Rekesan RT 04 RW 07, Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/kota-semarang-raih-penghargaan-performa-terbaik-karnaval-budaya-nusantara-rakernas-xviii-apeksi-di-medan">Kota Semarang Raih Penghargaan Performa Terbaik Karnaval Budaya Nusantara Rakernas XVIII APEKSI di Medan</a></strong></h6>
<p>Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Korban diduga meninggal akibat tenggelam saat mencari ikan di aliran Sungai Tuntang.</p>
<p>Iptu Vika mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama ketika mengikuti tradisi Tubo.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika mencari ikan atau mengikuti tradisi Tubo. Perhatikan kondisi arus, kedalaman sungai, dan utamakan keselamatan untuk mencegah kejadian serupa terulang,&#8221; kata Iptu Vika.</p>
<p>Peristiwa pria tenggelam di Sungai Tuntang saat mengikuti tradisi Tubo ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di sungai.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/07/cari-ikan-di-sungai-tuntang-pria-asal-kedungjati-ditemukan-meninggal-dunia">Cari Ikan di Sungai Tuntang, Pria Asal Kedungjati Ditemukan Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Purwodadi Panik! Rumput Alang Alang Terbakar, Damkar Grobogan Bergerak Cepat Cegah Api Merembet</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/06/warga-purwodadi-panik-rumput-alang-alang-terbakar-damkar-grobogan-bergerak-cepat-cegah-api-merembet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[rumput alang alang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568070</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Rumput alang alang terbakar di wilayah Purwodadi, Grobogan, Senin (6/7/2026). Kejadian ini memicu kepanikan warga. Kobaran api yang terus membesar menghasilkan kepulan asap tebal dan nyaris merembet ke kawasan permukiman. Hal itu membuat warga segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Kebakaran rumput alang alang terbakar di Lingkungan Majenang, Kecamatan Purwodadi itu pertama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/06/warga-purwodadi-panik-rumput-alang-alang-terbakar-damkar-grobogan-bergerak-cepat-cegah-api-merembet">Warga Purwodadi Panik! Rumput Alang Alang Terbakar, Damkar Grobogan Bergerak Cepat Cegah Api Merembet</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Rumput alang alang terbakar di wilayah Purwodadi, Grobogan, Senin (6/7/2026).</p>
<p>Kejadian ini memicu kepanikan warga. Kobaran api yang terus membesar menghasilkan kepulan asap tebal dan nyaris merembet ke kawasan permukiman. Hal itu membuat warga segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.</p>
<p>Kebakaran rumput alang alang terbakar di Lingkungan Majenang, Kecamatan Purwodadi itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Eka yang sedang melintas di sekitar lokasi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/persaingan-grup-b-hydroplus-soccer-league-all-stars-memanas-scorpion-fc-dan-putri-tangsel-city-raih-kemenangan-perdana">Persaingan Grup B HYDROPLUS Soccer League All-Stars Memanas, Scorpion FC dan Putri Tangsel City Raih Kemenangan Perdana</a></strong></h6>
<p>Melihat api terus membesar, ia langsung berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar Satpol PP Grobogan.</p>
<p>Menurut Eka, kobaran api semakin sulit dikendalikan karena terus merembet ke area yang dipenuhi rerumputan kering.</p>
<p>&#8220;Begitu api terus membesar, saya mencoba untuk menghubungi Damkar dan Alhamdulilah langsung direspon,&#8221; ungkap Eka.</p>
<p>Sebelum menghubungi petugas, Eka sempat khawatir api akan menjalar hingga ke rumah-rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Ia berharap petugas segera datang agar kobaran api tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.</p>
<p>Laporan dari warga tersebut diterima Tim Damkar Satpol PP Grobogan Pos Induk Purwodadi sekitar pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Begitu menerima informasi, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman.</p>
<p>Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah merembet cukup luas dan mendekati tembok rumah warga sehingga proses pemadaman harus dilakukan secepat mungkin.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/ketika-algoritma-framing-dan-viralitas-lebih-dipercaya-dibandingkan-fakta">Ketika Algoritma, Framing, dan Viralitas Lebih Dipercaya Dibandingkan Fakta</a></strong></h6>
<p>Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Grobogan, Sulardi, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami menindaklanjuti informasi dari warga dan segera meluncur ke TKP. Alhamdulilah, dalam waktu cepat, api berhasil dipadamkan,&#8221; jelas Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Grobogan, Sulardi.</p>
<p>Sulardi menjelaskan, proses pemadaman tidak dilakukan begitu saja. Petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan PLN ULP Purwodadi untuk melakukan pemadaman aliran listrik sementara demi menjaga keselamatan personel maupun masyarakat sekitar.</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila kobaran api mendekati jaringan listrik yang berada di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Setelah kondisi dinilai aman, petugas kemudian memusatkan upaya pemadaman hingga api benar-benar padam dan tidak lagi menyisakan titik api yang berpotensi menyala kembali.</p>
<p>Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, objek yang terbakar merupakan hamparan rumput alang-alang yang telah mengering akibat musim kemarau.</p>
<p>Sulardi mengungkapkan, sebelum kebakaran terjadi, warga sempat menyampaikan informasi adanya aktivitas pembersihan lahan di sekitar lokasi.</p>
<p>&#8220;Yang terbakar tadi hanya rumput alang-alang. Sepertinya satu atau dua jam sebelum ditemukan api membakar hebat alang-alang ini, warga menginformasikan ada yang membersihkan sekitar lokasi,&#8221; tambah Sulardi.</p>
<p>Meski demikian, hingga proses pemadaman selesai, belum diketahui secara pasti siapa pihak yang melakukan pembersihan maupun dugaan pembakaran di lokasi tersebut.</p>
<p>Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar cemas karena api berkembang cukup cepat akibat kondisi rerumputan yang sangat kering.</p>
<p>Sulardi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan angin kencang.</p>
<p>&#8220;Atas kejadian ini, kami imbau kepada masyarakat bahwa saat ini adalah musim kemarau dengan cuaca yang sangat panas. Untuk itu, masyarakat Grobogan diminta untuk waspada terhadap bahaya kebakaran,&#8221; pesan Sulardi.</p>
<p>Ia juga meminta masyarakat yang melakukan pembakaran sampah agar tidak meninggalkan api tanpa pengawasan hingga benar-benar padam.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/bem-usm-dan-rotary-club-bimasena-tanam-1-000-bibit-mangrove">BEM USM dan Rotary Club Bimasena Tanam 1.000 Bibit Mangrove</a></strong></h6>
<p>&#8220;Rumput alang-alang ini gampang terbakar dan cepat sekali merambat. Memang baik tujuannya dibersihkan, tetapi lebih baik saat dibakar untuk ditunggu agar tidak merembet ke tempat lain karena sifatnya yang mudah terbakar,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Peristiwa rumput alang alang terbakar di Purwodadi, Grobogan ini menjadi pengingat bahwa kebakaran lahan kering dapat terjadi hanya dalam waktu singkat.</p>
<p>Kondisi cuaca panas membuat api sangat mudah membesar dan mengancam kawasan permukiman apabila tidak segera ditangani.</p>
<p>Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati saat membersihkan lahan maupun membakar sampah agar kejadian rumput alang alang terbakar tersebut tidak kembali terulang.</p>
<p>Respons cepat warga dan petugas Damkar menjadi faktor penting yang berhasil mencegah kobaran api meluas ke rumah-rumah penduduk.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/06/warga-purwodadi-panik-rumput-alang-alang-terbakar-damkar-grobogan-bergerak-cepat-cegah-api-merembet">Warga Purwodadi Panik! Rumput Alang Alang Terbakar, Damkar Grobogan Bergerak Cepat Cegah Api Merembet</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nahas di Grobogan! Pria Tenggelam Saat Cari Ikan, Polisi Temukan Alat Setrum Masih Aktif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/06/nahas-di-grobogan-pria-tenggelam-saat-cari-ikan-polisi-temukan-alat-setrum-masih-aktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 05:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[mencari ikan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[pria tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=567952</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa pria tenggelam di sebuah empang di Kabupaten Grobogan berakhir tragis. Seorang pria berinisial B (32), warga Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, ditemukan meninggal dunia saat diduga mencari ikan. Diduga, saat memancing korban menggunakan alat setrum di sebuah empang di Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Minggu (5/7/2026) malam. BACA JUGA : Lewat Teknologi ini, Tambak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/06/nahas-di-grobogan-pria-tenggelam-saat-cari-ikan-polisi-temukan-alat-setrum-masih-aktif">Nahas di Grobogan! Pria Tenggelam Saat Cari Ikan, Polisi Temukan Alat Setrum Masih Aktif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – </strong>Peristiwa pria tenggelam di sebuah empang di Kabupaten Grobogan berakhir tragis.</p>
<p>Seorang pria berinisial B (32), warga Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, ditemukan meninggal dunia saat diduga mencari ikan.</p>
<p>Diduga, saat memancing korban menggunakan alat setrum di sebuah empang di Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Minggu (5/7/2026) malam.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/lewat-teknologi-ini-tambak-udang-milik-pemprov-jateng-sukses-panen-di-tengah-kawasan-industri">Lewat Teknologi ini, Tambak Udang Milik Pemprov Jateng Sukses Panen di Tengah Kawasan Industri</a></strong></h6>
<p>Kasus pria tenggelam di empang Grobogan itu pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 WIB.</p>
<p>Korban ditemukan dalam posisi tengkurap mengapung di permukaan air, sementara alat setrum ikan yang digunakannya masih dalam kondisi menyala.</p>
<p>Peristiwa pria tenggelam di empang Grobogan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian.</p>
<p>Dugaan sementara, korban meninggal akibat tersengat aliran listrik dari alat setrum ikan yang digunakannya.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Grobogan AKP Sunarto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Getasrejo, Busro Siswanto (56).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/ungkap-kasus-pencurian-barang-milik-pelanggan-kai-daop-4-apresiasi-polrestabes">Ungkap Kasus Pencurian Barang Milik Pelanggan, KAI Daop 4 Apresiasi Polrestabes</a></strong></h6>
<p>Setelah menerima laporan itu, personel Polsek Grobogan bersama Tim Inafis Polres Grobogan, BPBD, dan petugas kesehatan dari Puskesmas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>&#8220;Begitu menerima laporan, kami bersama tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban sekaligus olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut,&#8221; ujar AKP Sunarto.</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan, korban diketahui sempat datang ke rumah orang tuanya di Desa Getasrejo pada Minggu pagi.</p>
<p>Setelah itu, ia menghubungi rekannya, Riski (24), untuk mengajak mencari ikan menggunakan alat setrum di empang yang telah disepakati.</p>
<p>Keduanya berencana mencari ikan pada malam hari. Namun saat waktu yang telah ditentukan tiba, Riski sempat menghubungi korban melalui WhatsApp, tetapi tidak mendapat balasan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/jateng-fair-2026-dikunjungi-125-ribu-orang-transaksinya-capai-rp5-miliar">Jateng Fair 2026 Dikunjungi 125 Ribu Orang, Transaksinya Capai Rp5 Miliar</a></strong></h6>
<p>Karena merasa curiga, saksi kemudian mendatangi lokasi. Sesampainya di tepi empang, ia mendapati korban sudah tidak bergerak dalam posisi tengkurap mengapung di dekat bibir empang.</p>
<p>Saksi juga mendengar suara alat setrum ikan yang masih aktif. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Getasrejo.</p>
<p>Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan alat setrum ikan masih dalam kondisi menyala.</p>
<p>Alat tersebut diketahui menggunakan baterai litium bertegangan 12 volt 200 Ah. Rangkaian alat mampu menghasilkan tegangan sekitar 220 volt yang digunakan untuk menyetrum ikan.</p>
<p>Selain alat setrum, petugas menemukan sejumlah barang milik korban berupa jaring yang berada di bawah tubuh korban.</p>
<p>Selain itu, terdapat ember hitam di atas pelampung ban dalam, tas berisi telepon seluler, uang tunai, rokok, korek api, serta sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi.</p>
<p>Di sekitar pinggir empang, petugas juga menemukan puluhan ikan dalam kondisi mati yang diduga terkena aliran listrik dari alat setrum tersebut.</p>
<p>Hasil pemeriksaan terhadap jenazah menunjukkan adanya luka bakar melepuh pada jari jempol dan telunjuk tangan kiri, serta luka melepuh pada kedua telapak tangan</p>
<p>Polisi juga menemukan sisik ikan yang menempel pada kaki kiri korban.</p>
<p>&#8220;Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal akibat tersengat aliran listrik dari alat setrum ikan yang digunakannya,&#8221; jelas AKP Sunarto.</p>
<p>Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan.</p>
<p>Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai adat setempat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/rizal-bawazier-dorong-makam-habib-idrus-di-batang-jadi-destinasi-wisata-religi">Rizal Bawazier Dorong Makam Habib Idrus di Batang Jadi Destinasi Wisata Religi</a></strong></h6>
<p>Adanya kejadian ini, Kapolsek AKP Sunarto mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan alat setrum saat mencari ikan di empang maupun perairan lainnya di Grobogan.</p>
<p>Menurutnya, selain melanggar ketentuan, cara tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan pria tenggelam maupun kecelakaan fatal lainnya.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mencari ikan menggunakan alat setrum. Cara tersebut sangat berisiko, dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta merusak ekosistem perairan. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas,&#8221; pungkas AKP Sunarto.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/06/nahas-di-grobogan-pria-tenggelam-saat-cari-ikan-polisi-temukan-alat-setrum-masih-aktif">Nahas di Grobogan! Pria Tenggelam Saat Cari Ikan, Polisi Temukan Alat Setrum Masih Aktif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bikin Puluhan Pelanggan Merugi, Pencuri Water Meter PDAM Purwa Tirta Dharma Akhirnya Ditangkap</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/04/bikin-puluhan-pelanggan-merugi-pencuri-water-meter-pdam-purwa-tirta-dharma-akhirnya-ditangkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 15:27:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Purwa Tirta Dharma]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[water meter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=567825</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kasus pencurian water meter milik PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Sebanyak 49 unit alat ukur air milik pelanggan raib dalam kurun waktu dua bulan. Polres Grobogan bersama Polsek Purwodadi kini telah mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku pencurian tersebut. Pengungkapan kasus water meter milik PDAM Purwa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/04/bikin-puluhan-pelanggan-merugi-pencuri-water-meter-pdam-purwa-tirta-dharma-akhirnya-ditangkap">Bikin Puluhan Pelanggan Merugi, Pencuri Water Meter PDAM Purwa Tirta Dharma Akhirnya Ditangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Kasus pencurian water meter milik PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.</p>
<p>Sebanyak 49 unit alat ukur air milik pelanggan raib dalam kurun waktu dua bulan. Polres Grobogan bersama Polsek Purwodadi kini telah mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku pencurian tersebut.</p>
<p>Pengungkapan kasus water meter milik PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan itu dilakukan setelah polisi menindaklanjuti laporan dari perusahaan daerah terkait hilangnya alat ukur air di sejumlah lokasi di wilayah Kota Purwodadi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/04/program-speling-hadir-di-banyumas-ratusan-warga-antre-periksa-kesehatan-gratis">Program Speling Hadir di Banyumas, Ratusan Warga Antre Periksa Kesehatan Gratis</a></strong></h6>
<p>Dugaan pencurian itu sempat meresahkan pelanggan karena mengganggu distribusi air ke rumah warga.</p>
<p>Pelaku yang diamankan diketahui berinisial T (29), warga Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi. Ia ditangkap Tim URC Polres Grobogan bersama Unit Reskrim Polsek Purwodadi setelah penyelidikan yang dilakukan secara intensif membuahkan hasil.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan kehilangan yang disampaikan pihak Perumdam Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Peristiwa pencurian diketahui berlangsung secara bertahap sejak 24 April hingga 23 Juni 2026. Kasus itu terungkap setelah sejumlah pelanggan melaporkan aliran air di rumah mereka mendadak tidak mengalir.</p>
<p>Petugas Perumdam kemudian melakukan pengecekan terhadap instalasi milik pelanggan. Dari hasil pemeriksaan diketahui alat ukur air yang terpasang telah hilang dari tempatnya.</p>
<p>&#8220;Dari laporan masyarakat dan hasil pengecekan pihak Perumdam, diketahui terdapat puluhan alat baca meter air yang hilang. Atas dasar laporan tersebut, kami segera melakukan penyelidikan secara intensif,&#8221; ujar AKP Siswanto, Sabtu (4/7/2026).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/04/usung-misi-warga-desa-dunia-ratusan-guru-dan-tokoh-pendidikan-bertemu-di-puncak-tpn-ke-13-di-jepara">Usung Misi Warga Desa Dunia, Ratusan Guru dan Tokoh Pendidikan Bertemu di Puncak TPN Ke-13 di Jepara</a></strong></h6>
<p>Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 49 unit water meter milik pelanggan menjadi sasaran pencurian. Kerugian yang dialami Perumdam Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan diperkirakan mencapai sekitar Rp34,3 juta.</p>
<p>Setelah menerima laporan, polisi langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara di sejumlah lokasi. Selain itu, petugas juga mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri berbagai petunjuk yang mengarah kepada pelaku.</p>
<p>Rangkaian penyelidikan tersebut terus dikembangkan oleh Tim URC Polres Grobogan bersama Unit Reskrim Polsek Purwodadi. Polisi memetakan lokasi-lokasi yang diduga menjadi sasaran aksi pencurian.</p>
<p>Hasil penyelidikan akhirnya mengarah kepada seorang pria yang berjalan seorang diri di wilayah Purwodadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.</p>
<p>Gerak-gerik pria tersebut menimbulkan kecurigaan petugas. Polisi kemudian menghentikan dan melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.</p>
<p>Saat menjalani interogasi awal, T mengakui telah melakukan pencurian water meter milik Perumdam Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan di sejumlah lokasi.</p>
<p>&#8220;Pelaku kami amankan saat anggota sedang melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan barang bukti yang digunakan untuk melakukan aksi pencurian,&#8221; jelas AKP Siswanto.</p>
<p>Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas kemudian menuju sebuah rumah kos di Jalan Pringgodani, Purwodadi, yang digunakan pelaku untuk menyimpan barang bukti.<br />
Di lokasi itu, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/04/anggota-komisi-iii-dpr-agung-widyantoro-kecam-dugaan-penganiayaan-perempuan-oleh-oknum-polisi">Anggota Komisi III DPR, Agung Widyantoro Kecam Dugaan Penganiayaan Perempuan oleh Oknum Polisi</a></strong></h6>
<p>Barang bukti yang diamankan antara lain data pelanggan Perumdam Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan yang menjadi korban pencurian, satu buah kunci Inggris berukuran delapan inci, serta satu buah tang yang diduga digunakan untuk melepas water meter.</p>
<p>Seluruh barang bukti bersama pelaku kemudian dibawa ke Polsek Purwodadi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</p>
<p>Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya lokasi pencurian lain maupun dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.</p>
<p>AKP Siswanto menegaskan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana sehingga dapat segera kami tangani,&#8221; tegas AKP Siswanto.</p>
<p>Selain mengusut tuntas perkara tersebut, kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan masing-masing.</p>
<p>&#8220;Apabila melihat orang yang mencurigakan atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada Polsek terdekat atau melalui layanan kepolisian 110. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam mengungkap setiap tindak kejahatan,&#8221; ungkap AKP Siswanto.</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat mengaktifkan kembali kegiatan siskamling, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan menjalankan aksinya.</p>
<p>Kasus pencurian water meter milik PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan tersebut masih terus dikembangkan penyidik.</p>
<p>Polisi memastikan setiap fakta akan didalami untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan maupun lokasi pencurian lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.</p>
<p>Sementara itu, PDAM Purwa Tirta Dharma, masyarakat Grobogan, dan aparat kepolisian diharapkan terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan fasilitas water meter pelanggan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.</p>
<p>&#8220;Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, kami optimistis situasi kamtibmas di wilayah Purwodadi akan tetap aman, nyaman, dan kondusif,&#8221; pungkas AKP Siswanto.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/04/bikin-puluhan-pelanggan-merugi-pencuri-water-meter-pdam-purwa-tirta-dharma-akhirnya-ditangkap">Bikin Puluhan Pelanggan Merugi, Pencuri Water Meter PDAM Purwa Tirta Dharma Akhirnya Ditangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setda Grobogan Kebut Reformasi Birokrasi, Rakor dan Evaluasi Kinerja Dorong Pelayanan Masyarakat Makin Optimal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/02/setda-grobogan-kebut-reformasi-birokrasi-rakor-dan-evaluasi-kinerja-dorong-pelayanan-masyarakat-makin-optimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:20:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan publik]]></category>
		<category><![CDATA[Setda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=567591</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Setda Grobogan menggelar Rakor dan Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap program berjalan efektif, penggunaan anggaran tepat sasaran, dan pelayanan publik semakin berkualitas. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Kabupaten Grobogan, Rabu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/02/setda-grobogan-kebut-reformasi-birokrasi-rakor-dan-evaluasi-kinerja-dorong-pelayanan-masyarakat-makin-optimal">Setda Grobogan Kebut Reformasi Birokrasi, Rakor dan Evaluasi Kinerja Dorong Pelayanan Masyarakat Makin Optimal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Setda Grobogan menggelar Rakor dan Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.</p>
<p>Forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap program berjalan efektif, penggunaan anggaran tepat sasaran, dan pelayanan publik semakin berkualitas.</p>
<p>Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Kabupaten Grobogan, Rabu (1/7/2026), menjadi momentum bagi Setda Grobogan untuk menyelaraskan berbagai program melalui Rakor dan Evaluasi Kinerja.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/02/ahmad-luthfi-cari-investor-untuk-sulap-prpp-jadi-kawasan-futuristik-bertaraf-internasional">Ahmad Luthfi Cari Investor untuk Sulap PRPP Jadi Kawasan Futuristik Bertaraf Internasional</a></strong></h6>
<p>Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan masyarakat yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan warga.</p>
<p>Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Catur Suhantoro, memimpin langsung rapat tersebut.</p>
<p>Kegiatan itu turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Mokamat, bersama jajaran pejabat dan aparatur sipil negara di lingkungan Sekretariat Daerah.</p>
<p>Forum tersebut membahas berbagai agenda penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Pembahasan meliputi pemenuhan dokumen Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP).</p>
<p>Kemudian, pembangunan Zona Integritas, monitoring dan evaluasi kinerja triwulan II, penilaian kinerja perangkat daerah, hingga pelaporan penguatan budaya integritas.</p>
<p>Dalam arahannya, Catur Suhantoro menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi (RB) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar memenuhi administrasi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/02/dirjen-imigrasi-kemenimipas-ri-gandeng-kpk-untuk-pembenahan-instansi">Dirjen Imigrasi Kemenimipas RI Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi</a></strong></h6>
<p>&#8220;Reformasi Birokrasi (RB) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tidak semata dipahami sebagai pemenuhan administrasi maupun kebutuhan penilaian.&#8221;</p>
<p>Menurutnya, kedua instrumen tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh program pemerintah dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi secara terukur sehingga mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Ia menjelaskan, penggunaan anggaran harus benar-benar berorientasi pada hasil. Setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Karena itu, evaluasi kinerja tidak hanya berfungsi mengukur capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.</p>
<p>Dalam rapat tersebut, peserta mencermati berbagai komponen penyelenggaraan pelayanan publik.</p>
<p>Pembahasan meliputi penyusunan standar pelayanan yang melibatkan masyarakat, profesionalisme aparatur, penyediaan sarana yang ramah bagi seluruh kalangan.</p>
<p>Di samping itu juga pemanfaatan teknologi informasi, pengelolaan pengaduan, hingga pengembangan inovasi pelayanan.</p>
<p>Catur menilai penyusunan standar pelayanan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.</p>
<p>&#8220;Standar pelayanan yang disusun dengan baik dan dikomunikasikan secara terbuka akan memberikan kepastian bagi masyarakat ketika mengakses layanan pemerintah.&#8221;</p>
<p>Ia menambahkan, evaluasi yang dilaksanakan secara berkala juga menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap pembenahan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/02/sidang-paripurna-dprd-kudus-kini-disiarkan-live-di-youtube-wujud-transparansi-publik">Sidang Paripurna DPRD Kudus Kini Disiarkan Live di YouTube, Wujud Transparansi Publik</a></strong></h6>
<p>Melalui evaluasi tersebut, pemerintah dapat mengetahui kekurangan yang masih terjadi sekaligus menyusun langkah perbaikan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik terus meningkat.</p>
<h5><strong>Pembagian Tugas yang Jelas</strong></h5>
<p>Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Mokamat, menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas dalam setiap tim kerja.</p>
<p>Menurutnya, kejelasan peran akan memperkuat koordinasi antarbagian sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung lebih efektif, efisien, serta akuntabel.</p>
<p>Ia juga menilai pembagian tanggung jawab yang terstruktur mampu menghindari tumpang tindih pekerjaan sekaligus mempercepat pencapaian indikator kinerja perangkat daerah.</p>
<p>Selain mengevaluasi kinerja, forum tersebut dimanfaatkan untuk menyelaraskan berbagai agenda penguatan tata kelola pemerintahan.</p>
<p>Agenda yang dibahas meliputi pembangunan Zona Integritas, penguatan budaya integritas, hingga peningkatan kapasitas aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa.</p>
<p>Berbagai program tersebut dipandang saling melengkapi dalam membangun organisasi pemerintahan yang profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p>
<p>Peningkatan kompetensi aparatur juga menjadi perhatian karena dinilai berperan penting dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/02/dapur-mbg-diharapkan-menggunakan-potensi-produk-pangan-lokal">Dapur MBG Diharapkan Menggunakan Potensi Produk Pangan Lokal</a></strong></h6>
<p>Pemerintah Kabupaten Grobogan berharap seluruh hasil evaluasi tidak berhenti sebagai dokumen administrasi semata, tetapi benar-benar menjadi dasar dalam melakukan berbagai perbaikan di setiap unit kerja.</p>
<p>Melalui pelaksanaan evaluasi secara berkesinambungan, setiap perangkat daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan secara menyeluruh.</p>
<p>Setda Grobogan optimistis hasil Rakor dan Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2026 akan memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam menghadirkan pelayanan masyarakat yang semakin cepat, transparan, dan berkualitas.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/02/setda-grobogan-kebut-reformasi-birokrasi-rakor-dan-evaluasi-kinerja-dorong-pelayanan-masyarakat-makin-optimal">Setda Grobogan Kebut Reformasi Birokrasi, Rakor dan Evaluasi Kinerja Dorong Pelayanan Masyarakat Makin Optimal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
