GROBOGAN (SUARABARU.ID)– Seorang pria dilaporkan tenggelam di Sungai Tuntang saat mengikuti tradisi Tubo atau mencari ikan di aliran sungai wilayah Kampung Branggah, Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Senin (6/7/2026).
Dari informasi yang diterima, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tenggelam di Sungai Tuntang.
Korban diketahui bernama Fajar Prasetyo (29), warga Dusun Rekesan, Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati.
BACA JUGA ; Ukir Sejarah, Baru Dua Tahun Didirikan Prodi Magister Keperawatan Unissula Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes
Pria tersebut diduga tenggelam di Sungai Tuntang ketika menjalankan tradisi Tubo bersama warga yang sedang mencari ikan.
Peristiwa pria tenggelam di Sungai Tuntang saat tradisi Tubo itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
Sebelumnya, korban berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 12.00 WIB untuk mencari ikan di sungai tersebut.
Sekitar pukul 12.15 WIB, korban tiba di lokasi dan bertemu dengan warga lain yang juga sedang mencari ikan.
Setelah berbincang singkat, korban berjalan menuju bagian aliran sungai yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pelapor dan kedua saksi.
Korban kemudian turun ke dalam sungai untuk mencari ikan.
BACA JUGA : Generasi Pintar yang Rapuh! Mengapa Pendidikan Gagal Menjawab Tantangan Ini?
Sekitar 15 menit kemudian, pelapor mendengar suara seseorang berteriak meminta tolong.
Warga yang mendengar langsung menuju sumber suara. Namun, mereka tidak menemukan siapa pun di lokasi.
Merasa ada yang tidak beres karena sebelumnya bertemu dengan korban, warga menduga suara tersebut berasal dari korban.
Warga langsung mencari keberadaan korban di sekitar sungai, tetapi tidak menemukannya. Mereka lalu meminta bantuan warga yang berada di sekitar lokasi.
Salah seorang saksi kemudian menyelam ke dasar sungai dengan kedalaman sekitar empat meter. Saat penyelaman, saksi menemukan korban dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri.
Korban kemudian ditarik ke permukaan dan dievakuasi ke tepi sungai bersama warga.
BACA JUGA : Jateng Boyong Enam Penghargaan Adinata Syariah 2026, Taj Yasin Percepat Kawasan Industri Halal
Setelah diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernapas dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke petugas SPKT Polsek Kedungjati.
Polisi bersama tim terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi.
Plt Kapolsek Kedungjati Iptu Vika mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, korban diduga tenggelam saat mencari ikan di Sungai Tuntang.
“Korban diketahui berpamitan kepada orang tuanya untuk mencari ikan di Sungai Tuntang. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat turun ke sungai sebelum terdengar suara meminta tolong. Saat dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan tenggelam dan sudah tidak bernyawa,” ujar Iptu Vika.
Berdasarkan identitas yang diperoleh petugas, korban lahir di Grobogan pada 15 April 1997 dan merupakan warga Dusun Rekesan RT 04 RW 07, Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan.
BACA JUGA : Kota Semarang Raih Penghargaan Performa Terbaik Karnaval Budaya Nusantara Rakernas XVIII APEKSI di Medan
Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Korban diduga meninggal akibat tenggelam saat mencari ikan di aliran Sungai Tuntang.
Iptu Vika mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama ketika mengikuti tradisi Tubo.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika mencari ikan atau mengikuti tradisi Tubo. Perhatikan kondisi arus, kedalaman sungai, dan utamakan keselamatan untuk mencegah kejadian serupa terulang,” kata Iptu Vika.
Peristiwa pria tenggelam di Sungai Tuntang saat mengikuti tradisi Tubo ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di sungai.
TYA WIDYA













