blank
Poster acara. Foto: Dok.

JEPARA (SUARABARU.ID) – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Fokus Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara akan menggelar rangkaian kegiatan Take Off Magazine (Launching Majalah) LPM Fokus Edisi Tahun 2026 pada Sabtu, 11 Juli 2026, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai di Lapangan Depan Fakultas Komunikasi dan Desain Unisnu Jepara.

Mengusung tema “Mozaik: Potongan Cerita Dalam Satu Makna” dengan judul acara “Who’s Next?” adalah momentum peluncuran majalah terbaru LPM Fokus sekaligus ruang diskusi bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memahami kekayaan budaya Jepara melalui berbagai kegiatan interaktif.  Talkshow dan Diskusi Interaktif akan menghadirkan Ketua Yayasan Pelestari Ukir Jepara, Hadi Priyanto sebagai pemateri.

Acara akan diawali dengan peluncuran resmi Majalah LPM Fokus Edisi 2026 yang dilanjutkan dengan talkshow dan diskusi interaktif. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati Pameran Ukiran Karya Perajin Ukir di Galeri Jepara  Wood Carving , Pojok Baca, Photo Booth, Draw Your Face, serta berbagai permainan yang disiapkan panitia.

“Melalui kegiatan tersebut, LPM Fokus ingin menghadirkan ruang temu antara dunia jurnalistik, seni, dan budaya. Pengunjung diajak mengenal lebih dekat sejarah serta filosofi ukir Jepara yang telah menjadi identitas daerah sekaligus warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Shella Sekarwati selaku Ketua panitia acara.

blank
Shella Sekarwati, Ketua Panitia serangkaian acara Launching Majalah LPM Fokus 2026, Talkshow, dan Pameran Ukir. Foto: Dok.

Ia dan seluruh panitia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap budaya ukir Jepara. Selain itu, acara ini juga bertujuan mengubah pandangan bahwa ukir bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan memiliki peluang besar untuk terus berkembang di era modern dan industri kreatif.

Melalui acara ini, LPM Fokus mengajak masyarakat melihat setiap karya, cerita, dan gagasan sebagai bagian dari satu kesatuan yang membentuk identitas Jepara. Semangat tersebut diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk ikut menjaga, mengembangkan, serta mempromosikan seni ukir Jepara kepada khalayak yang lebih luas.

Segenap panitia mengundang mahasiswa, pelajar, pegiat seni, komunitas, dan masyarakat umum untuk hadir dan meramaikan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus perayaan lahirnya Majalah LPM Fokus Edisi 2026 dengan tema  pelestarian seni ukir Jepara.

Septiana W – Diyan