<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>desa wisata Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/desa-wisata/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Jun 2026 11:32:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>desa wisata Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim PKM Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/14/tim-pkm-dosen-pariwisata-usm-berikan-pelatihan-di-desa-wisata-pudak-payung-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 11:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi S1]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Terintegrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564336</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi S1 Pariwisata Universitas Semarang (USM), mengadakan kegiatan bertema &#8216;Pelatihan Merangkai Potensi Pudak Payung Menjadi Paket Wisata Terintegrasi&#8217;, pada JUmat (12/6/2026). Tim PKM Pariwisata USM terdiri dari Ketua Faisal Yusuf, dengan anggota Urania Heptanti, Desika Nur Jannah, dan Qurinta Shinta. Kegiatan ini didukung LPPM USM dan diikuti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/tim-pkm-dosen-pariwisata-usm-berikan-pelatihan-di-desa-wisata-pudak-payung-semarang">Tim PKM Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi S1 Pariwisata Universitas Semarang (USM), mengadakan kegiatan bertema &#8216;Pelatihan Merangkai Potensi Pudak Payung Menjadi Paket Wisata Terintegrasi&#8217;, pada JUmat (12/6/2026).</p>
<p>Tim PKM Pariwisata USM terdiri dari Ketua Faisal Yusuf, dengan anggota Urania Heptanti, Desika Nur Jannah, dan Qurinta Shinta. Kegiatan ini didukung LPPM USM dan diikuti 15 Pokdarwis Pudak Payung.</p>
<p>Dalam keterangannya, Faisal Yusuf mengatakan, pelatihan itu memberikan manfaat bagi berbagai pihak yang terlibat. Baik itu mitra, mahasiswa, maupun institusi perguruan tinggi, mengenai Pengembangan Paket Wisata, dalam pengelolaan desa wisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/expo-kkn-tematik-vi-usm-tampilkan-puluhan-inovasi-pemberdayaan-masyarakat-dan-mitigasi-bencana">Expo KKN Tematik VI USM Tampilkan Puluhan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat dan Mitigasi Bencana</a></strong></p>
<p>Khususnya dalam penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi, penguatan kolaborasi antar pengelola spot wisata, serta tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan wisata sederhana sebagai pedoman bersama.</p>
<p>Selain itu, mitra memperoleh paket wisata siap jual dan peningkatan kemampuan promosi melalui digital storytelling, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik destinasi dan memperluas jangkauan pasar wisata.</p>
<p>&#8221;Kami merancang pelatihan ini untuk membekali mitra, dengan penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi, penguatan kolaborasi antarpengelola spot wisata, serta tersedianya SOP pelayanan wisata sederhana, sebagai pedoman bersama,&#8221; ujar Faisal.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/mahasiswa-harus-kedepankan-kritik-yang-obyektif">Mahasiswa Harus Kedepankan Kritik yang Obyektif</a></strong></p>
<p>Pelatihan itu melibatkan mahasiswa Pariwisata USM, Ibnu Dwi Setioko dan Evita Aminati. Mereka membantu mendokumentasikan jalannya kegiatan pengabdian, terkait Paket Wisata Edukatif Terintegrasi.</p>
<p>Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung. Banyak pertanyaan diajukan, baik terkait paket wisata edukatif terintegrasi maupun SOP-nya, yang dijawab secara mendalam oleh para pemateri.</p>
<p>Ketua Desa Wisata Pudak Payung Semarang, Muhammad pun memberikan apresiasinya atas pelatihan ini. Pelatihan ini juga sangat membantu mitra Desa Wisata Pudak Payung, untuk mengetahui lebih dalam tentang penyusunan penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ukm-pengawal-ideologi-bangsa-usm-gelar-talkshow-penguatan-nilai-nilai-pancasila">UKM Pengawal Ideologi Bangsa USM Gelar Talkshow Penguatan Nilai-nilai Pancasila</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berharap, mereka mampu menerapkan ilmu ini lebih dalam untuk setiap melaksanakan praktik mereka ke depan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dia berharap, melalui kegiatan ini para mitra Desa Wisata Pudak Payung dapat meningkatkan pengetahuan, mengenai penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi di Desa Wisata Pudak Payung, dan meningkatkan daya tarik serta kunjungan wisatawan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/tim-pkm-dosen-pariwisata-usm-berikan-pelatihan-di-desa-wisata-pudak-payung-semarang">Tim PKM Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Wisata Selokarto Batang Bakal Dibantu Rp 150 Juta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/04/desa-wisata-selokarto-batang-bakal-dibantu-rp-150-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 01:24:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[batangt]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[selokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=521003</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang kembali menggelar Program Sambang Desa, di Lapangan Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Rabu (3/12/2025), dimanfaatkan warga untuk menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait pengembangan desa wisata di Desa Selokerto. Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan, bahwa usulan terkait desa wisata akan mulai difasilitasi pemerintah daerah. “Untuk merintis desa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/04/desa-wisata-selokarto-batang-bakal-dibantu-rp-150-juta">Desa Wisata Selokarto Batang Bakal Dibantu Rp 150 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang kembali menggelar Program Sambang Desa, di Lapangan Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Rabu (3/12/2025), dimanfaatkan warga untuk menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait pengembangan desa wisata di Desa Selokerto.</p>
<p>Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan, bahwa usulan terkait desa wisata akan mulai difasilitasi pemerintah daerah. “Untuk merintis desa wisata di Pecalungan, tahun depan kita bantu dulu Rp150 juta,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan, bahwa Program Sambang Desa digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan pelayanan langsung dari pemerintah kabupaten ke kecamatan. “Sambang Desa ini memang kita desain untuk mendengar kebutuhan warga dan memberikan layanan secara langsung,” jelasnya.</p>
<p>Salah satu warga sekaligus petani Saryo mengungkapkan, bahwa Desa Selokerto tengah merintis desa wisata yang berlokasi di Dukuh Siwarak, wilayah paling barat desa tersebut. Inisiatif itu diprakarsai oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat.</p>
<p>“Desa wisata ini diprakarsai ibu-ibu KWT. Tahun kemarin mereka mendapat kehormatan dengan mengikuti kegiatan P2L dan berhasil meraih peringkat pertama se-Kabupaten Batang,” tuturnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, bahwa pengembangan desa wisata membutuhkan dukungan infrastruktur, terutama akses jalan yang terhubung dengan rencana pembangunan sirkuit trek di wilayah tersebut.</p>
<p>“Kami ingin melanjutkan pengembangan itu. Kami butuh akses jalan penghubung antara desa wisata dan sirkuit trek, sekaligus menjadi jalan usaha tani. Panjangnya sekitar satu setengah kilometer dengan lebar kurang lebih empat meter,” terangnya.</p>
<p>Selain itu, warga juga mengusulkan agar jalan dari Dukuh Sibelik Kidul menuju Kalipancur yang saat ini berstatus jalan desa dapat diambil alih menjadi jalan kabupaten karena panjangnya dan keterbatasan anggaran desa.</p>
<p>“Dengan adanya dukungan awal tersebut, warga berharap pengembangan desa wisata di Selokerto dapat berjalan lebih optimal dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujar dia.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/04/desa-wisata-selokarto-batang-bakal-dibantu-rp-150-juta">Desa Wisata Selokarto Batang Bakal Dibantu Rp 150 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sumber Daya Manusia Menjadi Jantung Pengelolaan Desa Wisata</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/26/sumber-daya-manusia-menjadi-jantung-pengelolaan-desa-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 04:38:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wing Wiyarso]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=498162</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang R. Wing Wiyarso Poespojoedho mengatakan, penguatan jejaring kerja sama antara pelaku wisata, akademisi, dan pemerintah menjadi sangat penting. “Jika bersinergi, keduanya dapat menciptakan SDM desa wisata yang kompeten, berdaya saing, inovatif, serta mampu mengelola potensi lokal secara profesional dan berkelanjutan,” kata Wing Wiyarso pada acara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/26/sumber-daya-manusia-menjadi-jantung-pengelolaan-desa-wisata">Sumber Daya Manusia Menjadi Jantung Pengelolaan Desa Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang R. Wing Wiyarso Poespojoedho mengatakan, penguatan jejaring kerja sama antara pelaku wisata, akademisi, dan pemerintah menjadi sangat penting.</p>
<p>“Jika bersinergi, keduanya dapat menciptakan SDM desa wisata yang kompeten, berdaya saing, inovatif, serta mampu mengelola potensi lokal secara</p>
<p>profesional dan berkelanjutan,” kata Wing Wiyarso pada acara Penguatan SDM Kepariwisataan dengan peserta pengelola desa wisata, anggota Pokdarwis, dan Saka Pariwisata Kota Semarang, di Hotel Metro Park View, Semarang Rabu 24 September 2025.</p>
<p>Dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber Artin Bayu Mukti, A.Par., M.Par, akademikus dari Unisbank Semarang ini, Wing Wiyarso menyebut peran praktisi dan akademisi dalam mendukung penguatan SDM kepariwisataan.</p>
<p>“Praktisi memberikan pengalaman nyata dan orientasi pasar, akademisi menyediakan dasar teori, riset, dan metode pengembangan,” ujar dia.</p>
<p>Wing Wiyarso berharap, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme para pengelola desa wisata, sehingga mampu menciptakan destinasi yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.</p>
<p>“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam membangun desa wisata yang berkelanjutan dan berdaya saing. Desa wisata di Kota Semarang berkembang pesat seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi</p>
<p>alternatif yang autentik dan berkarakter lokal,” ujar Wing Wiyarso.</p>
<p><strong>Gerakkan Ekonomi Lokal</strong></p>
<p>Sementara itu narasumber Artin Bayu Mukti A.Par, M.Par menyebut, pentingnya Desa Wisata itu untuk menggerakkan ekonomi lokal, melestarikan budaya, dan menjaga lingkungan.</p>
<p>“Dengan pengelolaan yang tepat, desa wisata dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Bayu.</p>
<p>Untuk ini diperlukan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan bagian dari proses peningkatan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan individu atau kelompok agar dapat mengelola potensi desa wisata secara efektif.</p>
<figure id="attachment_498167" aria-describedby="caption-attachment-498167" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-498167" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/bayu.jpg" alt="" width="640" height="414" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/bayu.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/bayu-400x259.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/bayu-150x97.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/bayu-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-498167" class="wp-caption-text">Narasumber dari Unisbank, Artin Bayu Mukti sedang menyampaikan materi tentang penguatan SDM pariwisata. Foto: Dok ABM</figcaption></figure>
<p>“Sumber Daya Manusia atau SDM adalah jantung pengelolaan desa wisata.  Kalau jantungnya mandek ya desa wisata itu akan berhenti,” ujar Bayu.</p>
<p>Dia pun merinci peran kunci SDM dalam pengembangan Desa Wisata. “SDM menjadi inovator produk dan layanan wisata, duta budaya dan kearifan lokal, penjaga kelesatarian lingkungan, dan pengelola keuangan serta pemasaran,” tambah Bayu.</p>
<p>Adapun kompetensi yang dibutuhkan ada pelayanan wisata berakitan dengan keramahtamahanan, komunikasi, dan penanganan keluhan/complain wisatawan. Kemudian pengelolaan usaha mikro meliputi manajemen keuangan, pengembangan produk, operasional.</p>
<p>“Selanjutnya pengelolaan lingkungan berkaitan dengan konservasi, kebersihan, pengelolaan sampah, dan pemasaran digital berhubungan dengan penggunaan media social, promosi online, branding,” ujar Bayu.</p>
<p>Bayu mengajak pengelola desa wisata membangun kemitraan dengan pemerintah, swasta, dan perguruan tinggi, serta mencari sumber pendanaan alternatif.</p>
<p><strong>R. Widiyartono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/26/sumber-daya-manusia-menjadi-jantung-pengelolaan-desa-wisata">Sumber Daya Manusia Menjadi Jantung Pengelolaan Desa Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PkM UKSW Wujudkan Desa Jeruk Kabupaten Boyolali sebagai Wisata</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/tim-pkm-uksw-wujudkan-desa-jeruk-kabupaten-boyolali-sebagai-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 21:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BOYOLALI]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jeruk]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Tim PkM UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497094</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOYOLALI (SUARABARU.ID) &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) terus menunjukkan kiprahnya untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Komitmen ini tercermin dalam kegiatan pemberdayaan kelompok tani melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kolaborasi tiga fakultas dan empat program studi (prodi) di Desa Jeruk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, baru-baru ini. Tim PkM UKSW ini beranggotakan Destri Sambara Sitorus, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/tim-pkm-uksw-wujudkan-desa-jeruk-kabupaten-boyolali-sebagai-wisata">Tim PkM UKSW Wujudkan Desa Jeruk Kabupaten Boyolali sebagai Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOYOLALI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) terus menunjukkan kiprahnya untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Komitmen ini tercermin dalam kegiatan pemberdayaan kelompok tani melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) kolaborasi tiga fakultas dan empat program studi (prodi) di Desa Jeruk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, baru-baru ini.</p>
<p>Tim PkM UKSW ini beranggotakan Destri Sambara Sitorus, S.Pd., M.Pd., dari Prodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan Dr. Lasti Nur Satiani, S.S., M.Pd., dari Prodi Destinasi Pariwisata Fakultas Interdisiplin. Anggota lainnya dari Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) yaitu Damara Dinda Nirmalasari Zebua, S.P., M.P., dari Prodi Agribisnis dan Alfred Jansen Sutrisno, ST., M.Si., M.Agr., serta Yuniel Melvanolo Zendrato, S.P., M.Si., dari Prodi Agroteknologi.</p>
<p><strong>Semangat Kebersamaan</strong></p>
<p>Kegiatan PkM yang dikemas apik dalam bingkai pelatihan edukatif ini membahas berbagai topik untuk mendukung keberlanjutan sekaligus kemajuan desa. Sebanyak 30 perwakilan warga Desa Jeruk, Kabupaten Boyolali terlibat aktif dalam pelatihan ini.</p>
<p>Acara diawali dengan aktivitas penataan lahan hijau, penambahan pohon di sekitar spot lokasi camping serta pemasangan tenda camping sebagai simbol semangat kebersamaan. Setelah itu, pelatihan kemudian berjalan dalam beberapa sesi menarik.</p>
<p>Sesi pertama diisi oleh Dr. Lasti Nur Satiani yang mengajak para peserta untuk memahami tata kelola desa wisata dan mendesain paket wisata. Dilanjutkan oleh Dinda Nirmalasari Zebua yang berbagi tips penggunaan media sosial Instagram sebagai sarana promosi desa wisata.</p>
<p>Tak berhenti sampai di situ, para peserta juga menerima wawasan baru terkait tata kelola keuangan desa wisata dari Destri Sambara Sitorus agar pengelolaannya lebih transparan dan berkelanjutan. Sementara itu, Yuniel Melvanolo Zendrato mengajak para peserta belajar budidaya tanaman hias dan peneduh yang bisa mendukung daya tarik desa wisata.</p>
<p><strong>UKSW Mendukung Masyarakat</strong></p>
<p>Destri Sambara menjelaskan, PkM UKSW ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2025. “Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Desa Jeruk menjadi desa wisata berbasis tanaman hortikultura dan perkebunan,” katanya.</p>
<p>Destri Sambara menceritakan kegiatan lain yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah promosi paket wisata yang telah didesain oleh tim PkM UKSW bersama warga. “Kegiatan promosi dilakukan melalui media sosial yang telah dibuat oleh warga guna menarik calon pengunjung yang dilakukan pada September hingga November mendatang,” tuturnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/tim-pkm-uksw-wujudkan-desa-jeruk-kabupaten-boyolali-sebagai-wisata">Tim PkM UKSW Wujudkan Desa Jeruk Kabupaten Boyolali sebagai Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buah Maja Itu Tidak Pahit, Buktikan di Desa Jarum Rasanya Manis Aromanya Wangi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/07/buah-maja-itu-tidak-pahit-buktikan-di-desa-jarum-rasanya-manis-aromanya-wangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 13:19:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[buah maja]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jarum]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[Majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[Mojoarum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=494746</guid>

					<description><![CDATA[<p>DALAM pikiran kita, buah maja itu rasanya pahit. Ya, karena kita sudah dijejali cerita tentang Raden Wijaya yang menemukan buah berkulit keras itu, dan memakannya, ternyata rasanya pahit. Maka, kerajaan yang didirikannya pun diberi nama Majapahit. Tetapi, saya memang belum pernah menemukan buah maja yang berasa pahit. Buah maja yang biasa kita temukan, bila kita [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/07/buah-maja-itu-tidak-pahit-buktikan-di-desa-jarum-rasanya-manis-aromanya-wangi">Buah Maja Itu Tidak Pahit, Buktikan di Desa Jarum Rasanya Manis Aromanya Wangi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DALAM </strong>pikiran kita, buah maja itu rasanya pahit. Ya, karena kita sudah dijejali cerita tentang Raden Wijaya yang menemukan buah berkulit keras itu, dan memakannya, ternyata rasanya pahit. Maka, kerajaan yang didirikannya pun diberi nama Majapahit.</p>
<p>Tetapi, saya memang belum pernah menemukan buah maja yang berasa pahit. Buah maja yang biasa kita temukan, bila kita belah maka di dalamnya terdapat daging buah berwarna putih. Rasanya? Tawar, alias tidak berasa.</p>
<p>Di beberapa daerah, daging buah maja ini bahkan dibuat tepung, kemudian digunakan untuk campuran membuat kue. Memang, buah maja secara umum tidak dianggap sebagai buah yang ekonomis atau bisa dimanfaatkan sebagai bahan pangan.</p>
<figure id="attachment_494758" aria-describedby="caption-attachment-494758" style="width: 636px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" class="wp-image-494758 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/DSCF9600.jpg" alt="" width="636" height="681" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/DSCF9600.jpg 636w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/DSCF9600-374x400.jpg 374w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/DSCF9600-140x150.jpg 140w" sizes="(max-width: 636px) 100vw, 636px" /><figcaption id="caption-attachment-494758" class="wp-caption-text">Suyanto, pegiat Desa Wisata Jarum memegang buah maja yang beraroma wangi dan rasanya manis. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Terlebih lagi dengan apa yang ada di pikiran kita, bahwa buah maja itu rasanya pahit. Paling-paling dipetik, lalu buat mainan, ditendang-tendang karena memang kulit buahnya sangat keras. Kecuali kalau dibanting, kulit buah itu akan pecah, dan isinya kelihatan putih.</p>
<p><strong>Buah Maja Manis</strong></p>
<p>Dalam sebuah perjalanan di daerah Klaten, tepatnya di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, saya menemukan kejutan. Dengan diantar Mas Yanto, penggiat Desa Wisata Jarum, ke sebuah situs namanya Situs Mojoarum.</p>
<p>Situs itu berada di tengah kebun jati, dan terdapat bangunan semacam joglo kecil. Terdapat sebuah prasasti di sana, yang berisi tulisan tentang asal-usul Desa Jarum.</p>
<p>Situs ini menjadi awal mula cerita asal-usul Desa Jarum. Kalau kita beranggapan bahwa Desa Jarum berasal dari kata <em>jarum </em>yang biasa digunakan untuk menjahit, itu sangat melenceng jauh. Tidak ada kaitannya, meskipun desa ini merupakan sentra kerajinan batik, yang tentu tak jauh dari “jarum”, karena batik identik dengan busana.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/07/buah-maja-itu-tidak-pahit-buktikan-di-desa-jarum-rasanya-manis-aromanya-wangi">Buah Maja Itu Tidak Pahit, Buktikan di Desa Jarum Rasanya Manis Aromanya Wangi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Jateng Cabang Semarang Serahkan CSR Kereta Wisata ke Desa Jatirejo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/10/bank-jateng-cabang-semarang-serahkan-csr-kereta-wisata-ke-desa-jatirejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 13:53:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jateng Cabang Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Social Responsibility]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[Jatirejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469078</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), dari Bank Jateng Cabang Semarang, berupa kereta wisata, diberikan ke Desa Wisata (Deswita) Jatirejo, Gunungpati, Semarang, Kamis (10/4/2025). Penyerahan bantuan kereta wisata yang biasa disebut odong-odong itu dilakukan, dengan penandatanganan dan pemotongan pita di Rumah Produksi Sikoling, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Perwakilan Bank Jateng Cabang Semarang, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/10/bank-jateng-cabang-semarang-serahkan-csr-kereta-wisata-ke-desa-jatirejo">Bank Jateng Cabang Semarang Serahkan CSR Kereta Wisata ke Desa Jatirejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), dari Bank Jateng Cabang Semarang, berupa kereta wisata, diberikan ke Desa Wisata (Deswita) Jatirejo, Gunungpati, Semarang, Kamis (10/4/2025).</p>
<p>Penyerahan bantuan kereta wisata yang biasa disebut odong-odong itu dilakukan, dengan penandatanganan dan pemotongan pita di Rumah Produksi Sikoling, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.</p>
<p>Perwakilan Bank Jateng Cabang Semarang, Pramita Nawangsasi menyampaikan, bantuan CSR ini sebagai bentuk dukungannya untuk peningkatan perekonomi daerah. Hal itu juga sesuai visi dari Bank Jateng, yaitu menumbuhkan perekonomian di Jawa Tengah, dalam hal ini di Kota Semarang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/10/lapas-semarang-gelar-sosialisasi-pemantapan-blok-khusus-wbp-penerima-sk-reintegrasi">Lapas Semarang Gelar Sosialisasi Pemantapan Blok Khusus WBP Penerima SK Reintegrasi </a></strong></p>
<p>&#8221;Bank Jateng dengan senang hati mendukung, khususnya di sektor wisata di Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang ini,&#8221; kata Pramita, yang juga sebagai Ketua Tim Pemasar Dana, Jasa dan Layanan Bank Jateng Cabang Semarang.</p>
<p>Selain itu, penyaluran CSR ini juga untuk meningkatkan citra perusahaan dan mengembangkan kerja sama organisasi atau komunitas, serta memperkuat perusahaan di mata masyarakat.</p>
<p>&#8221;Kami berharap Bank Jateng semakin dikenal masyarakat, khususnya di kalangan Kelurahan Jatirejo, Gunungpati. Kami juga berharap, melalui bantuan ini bisa selalu dekat dengan masyarakat,&#8221; harap Mita, sapaan akrabnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/10/dukung-program-sekolah-rakyat-bupati-sragen-siapkan-lokasi-di-karangtengah">Dukung Program Sekolah Rakyat, Bupati Sragen Siapkan Lokasi di Karangtengah</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Ketua Deswita Jatirejo, Deni Wikuncoro, memberikan apresiasinya atas pemberian bantuan CSR dari Bank Jateng Cabang Semarang, berupa sebuah kereta wisata.</p>
<p>Menurutnya, bantuan ini benar-benar sangat membantu, khususnya untuk menunjang fasilitas bagi wisawatan yang berkunjung ke Desa Wisata Jatirejo.</p>
<p>Sebab, di Desa Wisata Jatirejo ini ada beberapa kampung tematik, yang saat ini sudah ramai dikunjungi wisatawan. Seperti Green Fresh Farm (GFF) atau Edukasi Olahan Susu Sapi, Kampung Cabe Rawit (Cambera), Kampung Kolang-kaling dan Kampung Olahan Jahe Merah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/10/terjadi-18-kecelakaan-dua-orang-meninggal-dan-17-luka-ringan">Terjadi 18 Kecelakaan, Dua Orang Meninggal dan 17 Luka Ringan</a></strong></p>
<p>&#8221;Kereta Wisata ini bisa untuk membantu para wisatawan, sebagai alat transportasi menuju ke lokasi tempat wisata. Termasuk juga ada lokasi Bumi Perkemahan, yang setiap akhir pekan, ada siswa yang berkemah. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk promosi desa wisata ini,&#8221; ujar Deni.</p>
<p>Sedangkan Plt Camat Gunungpati, Al Frida Very Sabavel, yang turut hadir dalam acara ini, juga menyampaikan rasa syukur dan bangganya. Dia berharap, dengan adanya bantuan ini bisa menambah motivasi masyarakat Jatirejo.</p>
<p>&#8221;Semua pengurus harus terus memajukan potensi desa wisata ini menjadi lebih bagus dan berkembang lagi. Sehingga harapannya, Desa Wisata Jatirejo semakin ramai dikunjungi para wisatawan,&#8221; harap Al Frida.</p>
<p>Dalam penyerahan CSR berupa Kereta Wisata itu, disaksikan Kabid Perekonomian Bappeda Kota Semarang, M Luthfi Eko Nugroho, Plt Camat Gunungpati Al Frida Very Sabavel, serta Lurah Gunungpati Romadlon Eko Hariyono.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/10/bank-jateng-cabang-semarang-serahkan-csr-kereta-wisata-ke-desa-jatirejo">Bank Jateng Cabang Semarang Serahkan CSR Kereta Wisata ke Desa Jatirejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Prodi Pariwisata USM Ikuti &#8216;Outing Class&#8217; di Desa Wisata Nglanggeran</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/06/mahasiswa-prodi-pariwisata-usm-ikuti-outing-class-di-desa-wisata-nglanggeran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 12:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah Istimewa Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Gunung Kidul]]></category>
		<category><![CDATA[Mata kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Nglanggeran]]></category>
		<category><![CDATA[Outing Class]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Praktikum]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450702</guid>

					<description><![CDATA[<p>YOGYAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Sebanyak 80 mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Semarang (USM), mengikuti Outing Class di Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin-Selasa (2-3/12/2024). Kegiatan itu merupakan penerapan praktikum lapangan, dari mata kuliah Pariwisata Desa dan Kota. Dosen pengampu mata kuliah Pariwisata Desa dan Kota USM, Muchammad Satrio Wibowo SKel MSc mengatakan, kegiatan itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/mahasiswa-prodi-pariwisata-usm-ikuti-outing-class-di-desa-wisata-nglanggeran">Mahasiswa Prodi Pariwisata USM Ikuti &#8216;Outing Class&#8217; di Desa Wisata Nglanggeran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sebanyak 80 mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Semarang (USM), mengikuti Outing Class di Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin-Selasa (2-3/12/2024). Kegiatan itu merupakan penerapan praktikum lapangan, dari mata kuliah Pariwisata Desa dan Kota.</p>
<p>Dosen pengampu mata kuliah Pariwisata Desa dan Kota USM, Muchammad Satrio Wibowo SKel MSc mengatakan, kegiatan itu merupakan implementasi penggabungan antara teori dan praktik dalam sistem pembelajaran, sekaligus membuat mahasiswa dapat merasakan berwisata sambil belajar.</p>
<p>&#8221;Melalui kegiatan ini, harapannya mahasiswa bisa mengetahui sistem pengelolaan desa wisata secara langsung. Apalagi dijelaskan secara langsung oleh pengelola Desa Wisata Nglanggeran, sehingga mahasiswa bisa dibentuk sebelum terjun ke dunia kerja secara profesional,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/05/tim-dosen-usm-beri-pelatihan-di-sanggar-belajar-sentul-kuala-lumpur">Tim Dosen USM Beri Pelatihan di Sanggar Belajar Sentul Kuala Lumpur</a></strong></p>
<p>Menurutnya, selama kegiatan dipandu Marketing Desa Wisata Nglanggeran, Heru Purwanto. Mahasiswa mendapatkan penjelasan sejarah dan perjuangan masyarakat, dalam mewujudkan desa wisata yang aman dan nyaman.</p>
<p>&#8221;Selain itu, mahasiswa diajak praktik dan edukasi olahan dodol kakao, edukasi peternakan kambing etawa, melihat keberadaan embung nglanggeran, hingga melakukan soft tracking Gunung Api Purba,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kaprodi Prodi S1 Pariwisata USM, Herman Novry Kristiansen Paninggiran SE MM Par mengaku, pihaknya sangat mendukung kegiatan ini. Menurut dia, mahasiswa yang belajar di kelas itu tidak cukup.</p>
<p>&#8221;Mereka harus ke masyarakat atau industri, untuk melihat relevansi apa yang diajarkan dalam kelas dan di lapangan. Kegiatan ini tentu untuk menambah wawasan mahasiswa, juga dengan melihat secara nyata, kira-kira teori yang dipelajari nyambung atau tidak,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/mahasiswa-prodi-pariwisata-usm-ikuti-outing-class-di-desa-wisata-nglanggeran">Mahasiswa Prodi Pariwisata USM Ikuti &#8216;Outing Class&#8217; di Desa Wisata Nglanggeran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petik Anggur, Makan Gembus, Membatik di Desa Wisata Megulung Kidul Purworejo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/04/petik-anggur-makan-gembus-membatik-di-desa-wisata-megulung-kidul-purworejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 00:47:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Anggur]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[gembus]]></category>
		<category><![CDATA[Megulung Kidul]]></category>
		<category><![CDATA[Melon]]></category>
		<category><![CDATA[purworejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=444663</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEGULUNG KIDUL, demikian nama desa di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Desa Megelung Kidul sangat asri dikelilingi oleh sawah, ladang, dan perbukitan yang memberikan pemandangan alam yang menenangkan. Warganya yang produktif bukan hanya mampu meningkatkan perekonomiannya, juga bisa menjadi daya tarik orang untuk datang. Maka Kades Megelung Kidul Malik Khairul Anam pun menggagas berdirinya tempat nongkrong [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/04/petik-anggur-makan-gembus-membatik-di-desa-wisata-megulung-kidul-purworejo">Petik Anggur, Makan Gembus, Membatik di Desa Wisata Megulung Kidul Purworejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEGULUNG KIDUL, </strong>demikian nama desa di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Desa Megelung Kidul sangat asri dikelilingi oleh sawah, ladang, dan perbukitan yang memberikan pemandangan alam yang menenangkan.</p>
<p>Warganya yang produktif bukan hanya mampu meningkatkan perekonomiannya, juga bisa menjadi daya tarik orang untuk datang.</p>
<p>Maka Kades Megelung Kidul Malik Khairul Anam pun menggagas berdirinya tempat nongkrong di Dusun Sabin, sebuah wilayah di Megelung Kidul, yang lokasinya di pinggir jalan raya.</p>
<p>Memang tidak langsung sebagai desa wisata. Menurut Anam, bermula dari Bumdes Megelung Kidul yang mengembangkan usaha. Makan dibangunlah Sabin Café &amp; Resto ini berikut Joglo Mart untuk menampung produk-produk warga.</p>
<p>Dusun Sabin Café &amp; Resto berada di pinggir jalan raya dengan hamparan pemandangan sawah yang amat luas. Oh ya, kata <em>sabin </em>sendiri maknanya adalah “sawah”. Jadi pas sekali nama ini, dengan Lokasi kafe dan resto itu.</p>
<p>Bagi pengunjung, datang ke sini tak hanya untuk bersantai, makan, dan ngopi tetapi bisa juga belanja oleh-oleh yang tersedia di Joglo Mart, di sisi kanan resto yang dibangun berupa saung-saung, bahkan ada yang di tengah sawah.</p>
<p>Tersedia juga skuter listrik, yang bsia disewa untuk keliling desa, menikmati keindahan dan kehidupan warga Megelung Kidul. Skuter listrik ini mudah dikendarai, bersih, tidak berisik, dan tanpa polusi.</p>
<p>Pengunjung bisa berjalan-jalan menyusuri area persawahan yang hijau sambil menikmati udara segar.</p>
<p><strong>Petik Anggur dan Melon</strong></p>
<p>Megulung Kidul telah tercatat sebagai Desa Wisata, bahkan sudah mendapatkan penghargaan sebagai Desa BRILiaN 2022 dari BRI berkat berbagai inovasi di sektor agrowisata. Kemudian Upakarti dalam bidang seni ukir, dan tahun 2024 ini masuk 10 besar Desa Wisata Jateng 2024 dalam Gelar Desa Wisata Jawa Tengah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/04/petik-anggur-makan-gembus-membatik-di-desa-wisata-megulung-kidul-purworejo">Petik Anggur, Makan Gembus, Membatik di Desa Wisata Megulung Kidul Purworejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Wisata Pudakpayung Kenalkan Kembali Eksotika Ondorante dan Curug Kedung Kudhu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/18/desa-wisata-pudakpayung-kenalkan-kembali-eksotika-ondorante-dan-curug-kedung-kudhu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2024 01:55:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Curug Kedung Kudhu]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ondorante]]></category>
		<category><![CDATA[Pudakpayung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=441715</guid>

					<description><![CDATA[<p>WARGA Kota Semarang mungkin banyak yang belum tahu, bahwa di Kawasan Semarang bagi atas ada keindahan alam dengan udara yang sejuk. Setidaknya tempat ini lebih sejuk dibandingkan kota Semarang bagian bawah. Ya, tempat itu ada di wilayah Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Wilayah Pudakpayung memiliki keindahan di kawasan sisi barat. Di balakang kawasan Makodam, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/18/desa-wisata-pudakpayung-kenalkan-kembali-eksotika-ondorante-dan-curug-kedung-kudhu">Desa Wisata Pudakpayung Kenalkan Kembali Eksotika Ondorante dan Curug Kedung Kudhu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WARGA </strong>Kota Semarang mungkin banyak yang belum tahu, bahwa di Kawasan Semarang bagi atas ada keindahan alam dengan udara yang sejuk. Setidaknya tempat ini lebih sejuk dibandingkan kota Semarang bagian bawah.</p>
<p>Ya, tempat itu ada di wilayah Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.</p>
<p>Wilayah Pudakpayung memiliki keindahan di kawasan sisi barat. Di balakang kawasan Makodam, kondisi alamnya masih hijau. Bahkan kita masih bisa mendengar suara ayam hutan berkokok. Hal yang sangat tidak mungkin ditemukan di tengah kota, kecuali ada yang memelihara.</p>
<p>Kini dengan kehadiran Desa Wisata Pudakpayung, kekayaan alam yang indah dan sejuk itu diperkenalkan kembali. Nama Ondorante, misalnya, ini sudah dikenal sejak lama, yaitu tangga yang dibangun pada masa penjajahan Belanda, yang sampai sekarang masih ada.</p>
<p>Undak-undakan atau tangga bangunan zaman Belanda ini menjadi tujuan &#8220;main&#8221; anak-anak Semarang sebelum tahun 90-an. Kala itu belum banyak tempat rekreasi, sehingga melintasi alam hijau dan mengunjungi Ondorante.</p>
<p>Nama Ondorante berasal dari dalam bahasa Jawa <em>andha (jw)-</em>dibaca <strong>ondo</strong> yang artinya tangga dan <em>rante </em>(rantai). Ya, karena undak-undakan atau tangga ini dipasangi rantai di kiri-kanannya untuk pegangan ketika seseorang naik. Memang kini rantai itu sudah tidak ada dan berganti pipa besi untuk pegangan.</p>
<p>Kemudian Curug Kedung Kudhu yang tersembunyi. Tentu banyak yang tidak membayangkan, bahwa Kota Semarang memiliki curug atau air terjun alam. Nah, itulah yang ada di Pudakpayung.</p>
<p>Pengurus Desa Wisata Pudakpayung pun mengajak warga, dan juga terlibat Lurah Pudakpayung Pamirah SST dan Camat Banyumanik Eka Kriswati dan Sekcam Ali Ahmadi S STP MSi untuk melakukan trekking ke tempat-tempat indah tersebut.</p>
<p>Di kawasan itu ada Instalasi Pengolahan Air Minum PDAM Tirta Moedal. Sesampai di sini sudah mulai terdengar gemercik air yang bersumber dari mata air yang cukup banyak.  Bahkan warga sekitar memanfaatkan untuk budi daya ikan. Sumber yang cukup besar dulu, dipergunakan Kodam IV untuk pemeliharaan tanaman.</p>
<p><strong>Vihara Jayanti yang Bersejarah</strong></p>
<p>Ada beberapa persimpangan jalan di belakang PDAM, untuk jalur yang lurus,  sekitar 500 meter, akan menjumpai Vihara Jayanti, yang sarat sejarah dengan usia sama dengan Candi Borobudur.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/18/desa-wisata-pudakpayung-kenalkan-kembali-eksotika-ondorante-dan-curug-kedung-kudhu">Desa Wisata Pudakpayung Kenalkan Kembali Eksotika Ondorante dan Curug Kedung Kudhu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disbudpar Mulai Bedah Potensi Wisata di Kelurahan Pudakpayung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/25/disbudpar-mulai-bedah-potensi-wisata-di-kelurahan-pudakpayung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 07:20:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Banyumanik]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Pudakpayung]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[trenggono]]></category>
		<category><![CDATA[udinus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=427188</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, terjun langsung ke wilayah Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, untuk membedah potensi wisata yang dimiliki wilayah itu, Selasa (24/7/2024) Rombongan Disbudpar Kota Semarang dipimpin langsung Kepala Bidang Kelembagaan Pariwisata, Nurul Fitri Cahyanti SS MM, yang diterima Lurah Pudakpayung Pamirah S ST, Ketua Desa Wisata Pudakpayung, Muhammad, di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/25/disbudpar-mulai-bedah-potensi-wisata-di-kelurahan-pudakpayung">Disbudpar Mulai Bedah Potensi Wisata di Kelurahan Pudakpayung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, terjun langsung ke wilayah Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, untuk membedah potensi wisata yang dimiliki wilayah itu, Selasa (24/7/2024)</p>
<p>Rombongan Disbudpar Kota Semarang dipimpin langsung Kepala Bidang Kelembagaan Pariwisata, Nurul Fitri Cahyanti SS MM, yang diterima Lurah Pudakpayung Pamirah S ST, Ketua Desa Wisata Pudakpayung, Muhammad, di Balai Kelurahan Pudakpayung.</p>
<p>Turut mendampingi Nurul Fitri, pakar pariwisata Jawa Tengah, Trenggono, serta akademisi dari Udinus, Izza Ulumuddin Ahmad Asshofi SE M MPar CHTMB CHE.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/25/melalui-inovasi-sanak-bassama-bapas-semarang-sambangi-smpn-9-beri-pemahaman-bullying-dan-narkoba">Melalui Inovasi Sanak Bassama, Bapas Semarang Sambangi SMPN 9 Beri Pemahaman Bullying dan Narkoba</a></strong></p>
<p>Bedah potensi dan dialog ini digelar, menyusul dibentuknya Desa Wisata Pudakpayung baru-baru ini. Disbudpar pun sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK), yang dilanjutkan dengan melakukan pendampingan.</p>
<p>Dari bedah potensi wisata dan dialog itu, Nurul Fitri menyatakan, Kelurahan Pudakpayung memiliki objek wisata yang cukup banyak dan beragam. &#8221;Ada objek wisata alam, religius dan budaya serta wisata edukasi. Semua ada disana,&#8221; kata dia dalam keterangannya.</p>
<p>Menurut dia, untuk pengembangannya harus dengan skala prioritas. Pilihan utamanya, harus paket wisata dengan objek yang paling potensial dulu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/25/ratusan-kader-partai-gerindra-kudus-deklarasikan-dukungan-untuk-samani-bellinda">Ratusan Kader Partai Gerindra Kudus Deklarasikan Dukungan untuk Sam’ani-Bellinda</a></strong></p>
<p>Hal senada juga disampaikan Trenggono. Disampaikan dia, selain memiliki objek wisata alam, religi dan edukasi, di Kelurahan Pudakpayung juga memiliki objek wisata kebudayaan, terutama budaya wayang. &#8221;Ini juga potensi yang bisa dijadikan unggulan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Disarankan Trenggono, untuk mengembangkan potensi yang ada, pihaknya membuka diri untuk bersama sama memajukan pariwisata di Kelurahan Pudakpayung. Kalau ini sudah terwujud, muaranya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Lurah Pudakpayung Pamirah, bersama pengurus Deswita, Pok Darwis, Camat Banyumanik Eka Kriswanti SH MM, pada Minggu (28/7/2024), akan terjun langsung menyusuri Curug Kedung Kudhu, dan objek wisata Ondorante. Kegiatan ini sekaligus untuk pemetaan objek wisata potensial yang ada.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/25/disbudpar-mulai-bedah-potensi-wisata-di-kelurahan-pudakpayung">Disbudpar Mulai Bedah Potensi Wisata di Kelurahan Pudakpayung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>