<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cegah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/cegah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Dec 2024 06:37:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Cegah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cegah Penyalahgunaan Senjata Api, Polda Jateng Gelar Pemeriksaan Senpi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/23/cegah-penyalahgunaan-senjata-api-polda-jateng-gelar-pemeriksaan-senpi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 06:37:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyalahgunaan senpi]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Senjata api]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453401</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Polda Jateng melakukan pemeriksaan pemegang Senjata Api (Senpi) Dinas yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda Jateng, Senin (23/12/2024). Wakapolda Jateng, Brigjen Pol. Agus Suryo Nugroho menyatakan, Polri sebagai aparat penegak hukum diatur oleh beberapa peraturan. Untuk penggunaan Senpi sudah diatur dengan Peraturan Kepolisian tentang perizinan, pengawasan, dan pengendalian senjata api. “Sebagai aparat penegak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/cegah-penyalahgunaan-senjata-api-polda-jateng-gelar-pemeriksaan-senpi">Cegah Penyalahgunaan Senjata Api, Polda Jateng Gelar Pemeriksaan Senpi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Polda Jateng melakukan pemeriksaan pemegang Senjata Api (Senpi) Dinas yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda Jateng, Senin (23/12/2024).</p>
<p>Wakapolda Jateng, Brigjen Pol. Agus Suryo Nugroho menyatakan, Polri sebagai aparat penegak hukum diatur oleh beberapa peraturan. Untuk penggunaan Senpi sudah diatur dengan Peraturan Kepolisian tentang perizinan, pengawasan, dan pengendalian senjata api.</p>
<p>“Sebagai aparat penegak hukum kita harus paham dan mengerti tentang peraturan perundang-undangan,” jelas Agus.</p>
<p>“Tidak boleh anggota Polri melanggar hukum apalagi menyalahgunakan, karena sudah disumpah sebagai aparat negara dan aparat penegak hukum, khususnya dalam pelaksanaan tugas melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat termasuk dalam penegakan hukum,” ujarnya.</p>
<p>Sementara Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menjelaskan, pemeriksaan ini untuk memastikan penggunaan senjata api dinas sesuai dengan aturan yang berlaku, serta meningkatkan kedisiplinan personel dalam menjaga dan merawat Senpi dinas.</p>
<p>“Pemeriksaan Senpi dilakukan serentak baik di Polda maupun seluruh jajaran Polres. Pemeriksaan rutin senpi ini sebagai bagian dari standar operasional prosedur pengawasan,” terangnya.</p>
<p>“Melalui pemeriksaan berkala ini diharapkan potensi penyalahgunaan Senpi dapat diminimalkan sehingga personel tetap menjalankan tugasnya dengan aman, profesional sesuai dengan ketentuan,” imbuhnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/cegah-penyalahgunaan-senjata-api-polda-jateng-gelar-pemeriksaan-senpi">Cegah Penyalahgunaan Senjata Api, Polda Jateng Gelar Pemeriksaan Senpi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kenakalan Remaja Kalangan Pelajar, Bapas Semarang Lakukan MoU dengan Dua Sekolah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/29/cegah-kenakalan-remaja-kalangan-pelajar-bapas-semarang-lakukan-mou-dengan-dua-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Nov 2024 09:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bapas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Kenakalan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[MoU]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=449434</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABUPATEN SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam upaya pencegahan kenakalan remaja, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan dua sekolahan yang berada di wilayah Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Kamis (28/11/2024). Kali ini Bapas Semarang menggandeng SMP Negeri 1 Sumowono dan SMP Islam Sudirman Sumowono dalam upaya pencegahan kenakalan remaja dikalangan pelajar. Acara yang berlangsung [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/29/cegah-kenakalan-remaja-kalangan-pelajar-bapas-semarang-lakukan-mou-dengan-dua-sekolah">Cegah Kenakalan Remaja Kalangan Pelajar, Bapas Semarang Lakukan MoU dengan Dua Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dalam upaya pencegahan kenakalan remaja, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan dua sekolahan yang berada di wilayah Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Kamis (28/11/2024).</p>
<p>Kali ini Bapas Semarang menggandeng SMP Negeri 1 Sumowono dan SMP Islam Sudirman Sumowono dalam upaya pencegahan kenakalan remaja dikalangan pelajar.</p>
<p>Acara yang berlangsung di ruang Aula SMP Negeri 1 Sumowono ini dihadiri oleh Kepala Bapas Semarang, Sarwito dan jajaran, Kepala SMP N 1 Sumowono, Kepala SMP Islam Sudirman Sumowono, serta perwakilan siswa SMP Negeri 1 Sumowono.</p>
<p>Sarwito menyebut, kerja sama ini untuk menangani dan mencegah kenakalan remaja secara bersama yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, seperti perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta perilaku kekerasan antar siswa.</p>
<p>Sarwito, menyatakan, kerja sama ini adalah bagian dari upaya untuk memberikan pembinaan yang lebih baik bagi generasi muda. &#8220;Melalui kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dalam pendidikan maupun dalam pembentukan karakter siswa, agar mereka dapat menghindari perilaku negatif yang dapat merugikan masa depannya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SMP N 1 Sumowono, Sri Utami, mengungkapkan, kerja sama ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung perkembangan siswa.</p>
<p>&#8220;Dengan dukungan dari Bapas, kami yakin dapat lebih maksimal dalam memberikan pembinaan, khususnya untuk mencegah kenakalan remaja yang kerap terjadi di kalangan pelajar,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Kepala SMP Islam Sudirman Sumowono, Prasetya Rahmayatin menyampaikan apresiasi atas terjalinnya MoU ini. &#8220;Kami berharap melalui program ini, siswa-siswi kami dapat lebih memahami pentingnya perilaku positif, sehingga mereka bisa fokus pada pendidikan dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan bisa tercipta sinergi antara Bapas, sekolah, dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah kenakalan remaja, serta memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang dalam lingkungan yang positif dan mendukung.</p>
<p>Kerja sama ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah di Kecamatan Sumowono, serta menciptakan generasi muda yang lebih baik dan bertanggung jawab.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/29/cegah-kenakalan-remaja-kalangan-pelajar-bapas-semarang-lakukan-mou-dengan-dua-sekolah">Cegah Kenakalan Remaja Kalangan Pelajar, Bapas Semarang Lakukan MoU dengan Dua Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah DBD dengan 3M Plus, Yuk Simak!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/04/cegah-dbd-dengan-3m-plus-yuk-simak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 04:04:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Nyamuk]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=434513</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Cuaca yang tidak menentu memicu berkembangnya berbagai penyakit, salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan adanya 16.000 kasus DBD di 123 kabupaten dengan 124 kematian di Indonesia per 1 Maret 2024 lalu. Tingginya kasus DBD di Indonesia saat ini, cara-cara jitu mencegah DBD sangat dibutuhkan agar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/04/cegah-dbd-dengan-3m-plus-yuk-simak">Cegah DBD dengan 3M Plus, Yuk Simak!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Cuaca yang tidak menentu memicu berkembangnya berbagai penyakit, salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan adanya 16.000 kasus DBD di 123 kabupaten dengan 124 kematian di Indonesia per 1 Maret 2024 lalu.</p>
<p>Tingginya kasus DBD di Indonesia saat ini, cara-cara jitu mencegah DBD sangat dibutuhkan agar tidak semakin bertambah lagi korban jiwa akibat penyakit DBD.</p>
<p>Melansir dari Kemenkes, DBD merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai, karena mampu menyebabkan kematian bagi penderitanya. DBD disebabkan oleh infeksi virus dengue akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang banyak berkembangbiak di negara tropis dan sub tropis, seperti indonesia.</p>
<p><strong>Gejala-gejala DBD</strong></p>
<p>Saat terinfeksi virus DBD, gejalanya biasanya baru muncul 4-10 hari kemudian, seperti demam tinggi hingga 40 derajat Celcius, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit di bagian belakang mata, serta ruam atau bintik merah pada kulit.</p>
<p>Saat demam mereda, tak selalu berarti DBD sudah sembuh. Sebaliknya, dalam kasus-kasus tertentu demam berdarah justru bisa menjadi lebih parah atau memasuki fase kritis, dimana pembuluh darah mengalami kebocoran, yang dapat menimbulkan perdarahan pada kulit dan organ lainnya.</p>
<p>Kerusakan pada pembuluh darah akan membuat trombosit (keping darah) dalam aliran daran menurun, yang mengakibatkan perdarahan internal, kerusakan organ, sindrom syok dengue, bahkan kematian. Syok pada DBD atau Dengue Shock Syndrome (DSS) terjadi jika penderita DBD terlambat ditangani atau kurang waspada terhadap tanda-tanda syok dini.</p>
<p>Oleh karenanya, waspadai gejala-gejala yang merupakan tanda peringatan keadaan darurat seperti, sakit kepala, muntah tanpa henti, mimisan atau perdarahan dari hidung, gusi berdarah, darah dalam tinja atau urin, darah dalam muntahan, sesak napas, serta  lelah, lesu dan gelisah.</p>
<p><strong>Cegah DBD dengan 3M Plus</strong></p>
<p>Penyebab utama penyakit demam berdarah adalah kurangnya kebersihan lingkungan. Oleh karenanya, salah satu cara mencegah DBD yang paling efektif adalah dengan melakukan 3M Plus, antara lain:</p>
<p>1. Menguras, merupakan kegiatan membersihkan dan menguras tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi, toren air, bak penampung air dan lainnya yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. Gosok dan bersihkan semua dinding bak hingga bersih, terutama saat musim hujan dan pancaroba, karena jentik dan telur nyamuk dapat bertahan di tempat kering hingga 6 bulan.</p>
<p>2. Menutup, tutup rapat-rapat semua tempat penampungan air dan kubur barang-barang bekas di dalam tanah, agar tidak mengotori lingkungan dan menjadi sarang nyamuk.</p>
<p>3. Mendaur Ulang, memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang bernilai ekonomis. Limbah barang bekas yang tidak didaur ulang berpotensi menjadi sarang nyamuk.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/04/cegah-dbd-dengan-3m-plus-yuk-simak">Cegah DBD dengan 3M Plus, Yuk Simak!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkat Kesigapan Petugas Satpam, Kebakaran di Kantor Bapas Semarang Berhasil Dicegah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/01/berkat-kesigapan-petugas-satpam-kebakaran-di-kantor-bapas-semarang-berhasil-dicegah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 12:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bapas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Meteran listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas Satpam]]></category>
		<category><![CDATA[Sigap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=422814</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Ledakan meteran listrik sempat terjadi di kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas 1 Semarang sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Senin (1/7/2024). Awalnya, suara ledakan kencang itu didengar oleh Mahfud, Satpam kantor Bapas Semarang yang saat itu tengah bertugas. Mendengar suara ledakan, Mahfud langsung keluar dari ruang layanan terpadu yang berada di lobby [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/01/berkat-kesigapan-petugas-satpam-kebakaran-di-kantor-bapas-semarang-berhasil-dicegah">Berkat Kesigapan Petugas Satpam, Kebakaran di Kantor Bapas Semarang Berhasil Dicegah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Ledakan meteran listrik sempat terjadi di kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas 1 Semarang sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Senin (1/7/2024).</p>
<p>Awalnya, suara ledakan kencang itu didengar oleh Mahfud, Satpam kantor Bapas Semarang yang saat itu tengah bertugas. Mendengar suara ledakan, Mahfud langsung keluar dari ruang layanan terpadu yang berada di lobby kantor.</p>
<p>Melihat meteran listrik yang ada di Bapas Semarang mengeluarkan api, Mahfud dengan sigap langsung mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan menyemprotkan ke sumber api, hingga berangsur-angsur api pun padam dan tidak menjalar ke tempat lain.</p>
<p>Setelah berhasil memadamkan api, Mahfud langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kaur Umum dan Kepala Bapas Semarang melalui sambungan telpon seluler.</p>
<p>Kabapas Semarang, Sarwito yang saat itu berada di rumah dinas yang lokasinya bersebelahan dengan kantor Bapas Semarang langsung mengecek lokasi kejadian dan memastikan tidak ada lagi titik api. Sarwito juga memerintahkan Kaur Umum yang saat itu sudah ada di lokasi kejadian untuk segera menghubungi PLN.</p>
<p>Sekitar pukul 04.30 WIB dua petugas dari PLN datang untuk memeriksa kondisi meteran listrik yang terbakar. Dari hasil pengamatan sementara, terdapat komponen meteran yang rusak sehingga menimbulkan konsleting listrik.</p>
<p>Petugas juga melakukan langkah antisipasi agar listrik di Kantor Bapas untuk sementara dapat menyala, sehingga operasional di Kantor Bapas Semarang tidak terganggu. Selanjutnya, petugas meminta Bapas Semarang agar segera mengajukan pergantian meteran listrik yang baru kepada pihak PLN.</p>
<p>Ditemui di ruang kerjanya, Sarwito menyampaikan, selama menjabat sebagai Kepala Bapas Semarang, peristiwa seperti ini baru sekali terjadi. &#8220;Sebenarnya, kita telah melakukan beberapa upaya dalam mencegah terjadinya bencana yang diakibatkan oleh konsleting listrik. Pada tahun 2023, Bapas Semarang telah melaksanakan revitalisasi terhadap seluruh jaringan listrik,&#8221; terang Sarwito.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kita juga sudah membekali petugas kita dengan ketrampilan dalam penggunaan APAR. Baru saja kita melaksanakan pelatihan penggunaan APAR, tepatnya pada tanggal 24 Juni 2024 yang bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dikatakan, kegiatan sosialisasi penggunaan APAR tidak hanya diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Bapas Semarang, namun juga diikuti Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang bertugas sebagai Satpam.</p>
<p>Sarwito mengapresiasi jajarannya, khususnya kepada Mahfud yang pada saat kejadian sigap dan tanggap, sehingga bencana kebakaran di Bapas Semarang dapat dicegah. &#8220;Selain karena pertolongan dari Allah SWT, tentu saja juga karena kesiapan kita,&#8221; tuturnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/01/berkat-kesigapan-petugas-satpam-kebakaran-di-kantor-bapas-semarang-berhasil-dicegah">Berkat Kesigapan Petugas Satpam, Kebakaran di Kantor Bapas Semarang Berhasil Dicegah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Cegah Jerawat secara Alami untuk Wajah Cantik Berseri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/27/begini-cara-cegah-jerawat-secara-alami-untuk-wajah-cantik-berseri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 05:33:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[alami]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[jerawat]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wajah cantik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=416293</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Bagaimana cara mencegah agar jerawat tak muncul lagi di wajah? Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mencegah jerawat secara alami. Salah satunya adalah dengan menjaga kulit wajah tetap bersih. Memiliki kulit wajah yang mulus, bersih, bebas jerawat dan sehat merupakan dambaan banyak orang, baik pria maupun wanita. Inilah mengapa banyak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/begini-cara-cegah-jerawat-secara-alami-untuk-wajah-cantik-berseri">Begini Cara Cegah Jerawat secara Alami untuk Wajah Cantik Berseri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Bagaimana cara mencegah agar jerawat tak muncul lagi di wajah? Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mencegah jerawat secara alami. Salah satunya adalah dengan menjaga kulit wajah tetap bersih.</p>
<p>Memiliki kulit wajah yang mulus, bersih, bebas jerawat dan sehat merupakan dambaan banyak orang, baik pria maupun wanita. Inilah mengapa banyak orang mencari cara agar tidak berjerawat dan cara mencegah jerawat, baik dengan bahan alami maupun cara medis.</p>
<p>Masalah kulit seperti jerawat kerap menjadi hal menjengkelkan bagi semua orang. Lantaran, jerawat dapat membuat wajah menjadi tidak mulus sekaligus berpotensi muncul kembali akibat beberapa faktor pemicu.</p>
<p>Dilansir dari Halodoc, ada beberapa perawatan wajah yang bisa kamu coba, agar jerawat tak muncul lagi.  Begini cara mencegah jerawat secara alami!</p>
<p>1. Jaga kulit wajah tetap bersih<br />
Meski saat ini kamu tidak berjerawat, penting untuk mencuci muka dua kali sehari untuk jaga kulit wajah tetap bersih. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan minyak ekstra dari permukaan kulit.</p>
<p>Pastikan untuk menggunakan air hangat, tidak panas, dan pembersih wajah yang ringan agar hasilnya optimal. Selain itu, hindari menggosok kulit wajah terlalu kencang, saat membersihkannya, maupun saat mengeringkannya dengan handuk.</p>
<p>2. Cara mencegah jerawat dengan tidak menyentuh wajah dengan tangan<br />
Cara agar tidak berjerawat yang kedua adalah hindari menyentuh wajah dengan tangan. Tidak hanya dapat menyebarkan bakteri, menyentuh wajah dengan tangan kotor dapat mengiritasi kulit wajah yang sudah meradang.</p>
<p>Keduanya merupakan faktor pemicu timbulnya jerawat pada kulit. Selain itu, hindari memencet jerawat dengan jari. Sebab, kebiasaan ini dapat menyebabkan infeksi dan jaringan parut.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/begini-cara-cegah-jerawat-secara-alami-untuk-wajah-cantik-berseri">Begini Cara Cegah Jerawat secara Alami untuk Wajah Cantik Berseri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Cegah Stunting dengan Pola Asuh yang Baik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/24/begini-cara-cegah-stunting-dengan-pola-asuh-yang-baik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2024 08:36:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[baik]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pola asuh]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh kembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=415909</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam teori klasik H. L. Bloom (1974) gaya hidup, lingkungan (sosial, ekonomi, politik, budaya), pelayanan kesehatan, dan faktor genetik saling berinteraksi dan mempengaruhi status kesehatan seseorang. Mengutip dari Laman Kemenkes, pada tumbuh kembang anak, faktor lingkungan merupakan faktor yang paling berpengaruh. Pertumbuhan sendiri mengacu pada peningkatan ukuran dan jumlah sel serta jaringan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/24/begini-cara-cegah-stunting-dengan-pola-asuh-yang-baik">Begini Cara Cegah Stunting dengan Pola Asuh yang Baik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Dalam teori klasik H. L. Bloom (1974) gaya hidup, lingkungan (sosial, ekonomi, politik, budaya), pelayanan kesehatan, dan faktor genetik saling berinteraksi dan mempengaruhi status kesehatan seseorang.</p>
<p>Mengutip dari Laman Kemenkes, pada tumbuh kembang anak, faktor lingkungan merupakan faktor yang paling berpengaruh. Pertumbuhan sendiri mengacu pada peningkatan ukuran dan jumlah sel serta jaringan antar sel. Perkembangan adalah peningkatan kapasitas untuk struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan.</p>
<p>Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan anak dan mempengaruhi kemampuan emosional, sosial dan fisiknya. Stunting yang disebabkan oleh kekurangan gizi jangka panjang dapat dicegah melalui perbaikan gizi, pola asuh anak, dan akses terhadap sanitasi dan air bersih.</p>
<p>Dalam lingkungan sosial terdapat norma-norma yang diterapkan oleh masyarakat. Norma atau nilai-nilai dalam masyarakat ini membentuk budaya, karena kebudayaan biasanya dipahami sebagai sistem nilai-nilai dan norma-norma yang mengatur tingkah laku sekelompok orang atau masyarakat. Budaya akan membentuk pola pikir dan perilaku yang bisa mendukung maupun bertentangan dengan kesehatan.</p>
<p>Hal ini disebut dengan konstruksi sosial pada masyarakat, yang membuat prioritas, pengetahuan masyarakat, dan tanggung jawab pengasuhan anak dipengaruhi oleh konstruksi tersebut. Budaya juga dapat termanifestasi dalam bentuk-bentuk lain yang berkontribusi pada kasus stunting seperti pola pemberian makan, pernikahan dini, dan pengasuhan.</p>
<p>Perilaku ibu memegang peranan penting dalam pengasuhan, karena anak sangat membutuhkan perhatian dan dukungan orang tua dalam tumbuh kembangnya. Untuk mendapatkan zat gizi yang baik diperlukan pengetahuan orang tua yang baik dalam memberikan makanan bergizi seimbang.</p>
<p>Pola pengasuhan orang tua erat kaitannya dengan perilaku dan kebiasaan keluarga terutama dalam pemberian makan bagi bayi dan balita yang mencakup pemberian ASI tidak optimal (khususnya pemberian ASI non eksklusif) dan pemberian makanan pendamping ASI yang terbatas dalam kuantitas, kualitas, dan variasi. Dalam buku KIA Kemenkes, terdapat pedoman singkat dalam pemberian makanan bayi dan anak, yaitu :</p>
<p>1. Memberikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan</p>
<p>2. Melanjutkan pemberian ASI disertai Makanan Pendamping ASI (MP ASI). Pemberian MP ASI yang baik harus sesuai syarat berikut ini!</p>
<p>Tepat waktu<strong>, </strong>MP ASI diberikan ketika bayi berusia 6 bulan, saat ASI saja sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi.</p>
<p>Adekuat, MP ASI yang diberikan dengan mempertimbangkan jumlah, frekuensi, konsistensi/tekstur/kekentalan dan variasi makanan. Variasi makanan dalam MP ASI terdiri dari makanan pokok, yakni beras, biji-bijian, jagung, gandum, sagu, umbi, kentang, singkong, dan lain-lain. Makanan sumber protein hewani, ikan, ayam, daging, hati, udang, telur, susu dan hasil olahannya. Pemberian protein hewani dalam MP ASI diprioritaskan. Selain itu sumber protein nabati mulai diperkenalkan, yang terdapat dalam kacang kacangan (protein nabati), kedelai, kacang hijau, kacang polong, kacang tanah, dan lain lain. Lemak diperoleh dari proses pengolahan misalnya dari penambahan minyak, santan, dan penggunaan protein hewani dalam MP ASI mulai diperkenalkan buah dan sayur mengandung vitamin A dan C, jeruk, mangga, tomat, bayam, wortel, dan lainnya.</p>
<p>Aman, perhatikan kebersihan makanan dan peralatan. Mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan sebelum memberikan makanan kepada anak.</p>
<p>Diberikan dengan cara yang benar, MP ASI diberikan secara teratur (pagi, siang, sore atau menjelang malam). Lama pemberian makan maksimal 30 menit di lingkungan netral (tidak sambil bermain atau menonton TV), dan ajari anak makan sendiri dengan sendok dan minum dengan gelas.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/24/begini-cara-cegah-stunting-dengan-pola-asuh-yang-baik">Begini Cara Cegah Stunting dengan Pola Asuh yang Baik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kamu Mengalami Gatal pada Tenggorokan, Begini Cara Mencegahnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/15/kamu-mengalami-gatal-pada-tenggorokan-begini-cara-mencegahnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 06:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Alami]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Gatal]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggorokan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=414106</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kamu merasakan gatal pada tenggorokan? Cara mengatasi tenggorokan gatal bisa dilakukan untuk meringankan rasa tidak nyaman yang ditimbulkan. Berbagai cara ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di rumah maupun dengan mengkonsumsi obat medis. Tenggorokan gatal umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan khusus, sebab akan sembuh dengan sendirinya dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/15/kamu-mengalami-gatal-pada-tenggorokan-begini-cara-mencegahnya">Kamu Mengalami Gatal pada Tenggorokan, Begini Cara Mencegahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kamu merasakan gatal pada tenggorokan? Cara mengatasi tenggorokan gatal bisa dilakukan untuk meringankan rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.</p>
<p>Berbagai cara ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di rumah maupun dengan mengkonsumsi obat medis.</p>
<p>Tenggorokan gatal umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan khusus, sebab akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.</p>
<p>Melansir dari Alodokter, tenggorokan gatal bisa menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman. Untuk mencegah kondisi ini, kamu bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa cara, yuk simak!</p>
<p>1. Konsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.</p>
<p>2. Cukupi kebutuhan cairan setiap harinya.</p>
<p>3. Hentikan kebiasaan buruk, seperti merokok dan minum minuman beralkohol, secara berlebihan.</p>
<p>4. Jaga kelembapan udara di dalam ruangan, misalnya dengan menggunakan pelembap ruangan atau humidifer.</p>
<p>5. Cuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir.</p>
<p>6. Hindari paparan dengan pemicu alergi, misalnya kacang atau makanan pemicu alergi yang lain, debu, bulu hewan, dan polusi udara.</p>
<p>Meski beberapa cara mengatasi tenggorokan gatal bisa dilakukan secara mandiri, kamu sebaiknya tetap memeriksakan diri ke dokter bila keluhan tidak juga membaik selama lebih dari 5 hari.</p>
<p>Pemeriksaan juga perlu dilakukan jika tenggorokan gatal disertai dengan nyeri saat menelan, tenggorokan merah dan bengkak, terdapat bercak putih di tenggorokan, demam, dan sesak napas.</p>
<p>Dengan begitu, dokter dapat memastikan penyebab kondisi yang kamu alami, dan menyarankan cara mengatasi tenggorokan gatal yang sesuai.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/15/kamu-mengalami-gatal-pada-tenggorokan-begini-cara-mencegahnya">Kamu Mengalami Gatal pada Tenggorokan, Begini Cara Mencegahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1000 Hari Pertama Kehidupan, Kunci Cegah Stunting</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/21/1000-hari-pertama-kehidupan-kunci-cegah-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 06:56:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[1000 Hari Pertama Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[HPK]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kunci]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=405631</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Stunting hingga saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan balita di Indonesia. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Melansir dari laman Kemenkes, anak dengan stunting biasanya ditandai dengan tinggi badan yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD (-2SD) di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/21/1000-hari-pertama-kehidupan-kunci-cegah-stunting">1000 Hari Pertama Kehidupan, Kunci Cegah Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Stunting hingga saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan balita di Indonesia. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).</p>
<p>Melansir dari laman Kemenkes, anak dengan stunting biasanya ditandai dengan tinggi badan yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD (-2SD) di bawah median panjang, atau tinggi badan berdasarkan umur (1).</p>
<p>Dampak dari stunting tidak hanya pada tinggi badan yang kurang, namun juga perkembangan intelektual, kognitif, motorik yang buruk, bahkan mengurangi produktivitas, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi di masa depan. Maka dari itu, pencegahan terutama pada 1000 HPK sangat diperlukan, yakni mulai dari bayi dalam kandungan hingga usia 23 bulan.</p>
<p><strong>Periode kehamilan</strong></p>
<p>Pemeriksaan kehamilan rutin atau antenatal care (ANC) merupakan salah satu usaha pencegahan stunting selama masa kehamilan. Selama hamil ibu disarankan untuk periksa minimal enam kali, satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua, dan tiga kali pada trimester ketiga.</p>
<p>Paling sedikit 2 kali pemeriksaan oleh dokter atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan pada trimester pertama dan ketiga dengan memakai USG. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memantau kesehatan ibu dan janin, salah satunya melalui penimbangan berat badan ibu dan pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) secara berkala.</p>
<p>Hal ini dilakukan untuk mengetahui pemenuhan gizi ibu hamil dan janin. Pada ibu yang masuk kategori kekurangan energi kronis (KEK) pemberian PMT atau makanan tambahan untuk mengejar kenaikan berat badan selama kehamilan harus dilakukan.</p>
<p>Selain melakukan pemeriksaan rutin, selama kehamilan ibu perlu rutin minum tablet tambah darah (TTD) minimal 90 tablet selama kehamilan, mengkonsumsi beragam jenis bahan makanan seperti makanan pokok, protein hewani, kacang-kacangan, buah dan sayur, minum air 8-12 gelas perhari (2-3 liter) perhari, serta menambahkan 1 porsi makanan utama atau makanan selingan dari sebelumnya.</p>
<p><strong>Periode menyusui (bayi 0-6 bulan)</strong></p>
<p>Pada periode ini, pencegahan stunting dilakukan dengan cara mendorong ibu pasca melahirkan untuk melakukan inisiasi menyusu dini (IMD) terutama memberikan kolostrum dan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Selain itu, juga diberikan promosi mengenai pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, disertai pemantauan tumbuh kembang rutin minimal satu bulan sekali di posyandu atau puskesmas.</p>
<p>Sebagai upaya pencegahan penyakit, dianjurkan pula untuk pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi. Untuk ibu, pada 1-2 hari pasca bersalin akan diberikan suplementasi kapsul vitamin A.</p>
<p><strong>Baduta (bawah dua tahun) 6-23 bulan</strong></p>
<p>Intervensi gizi dilakukan dengan mendorong ibu untuk tetap memberikan ASI hingga anak berusia 23 bulan. Selain itu, usaha pencegahan lainnya yakni mendorong pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) setelah anak berusia lebih dari 6 bulan.</p>
<p>Intervensi juga pelengkap lainnya dilakukan dengan menyediakan obat cacing, pemberian suplementasi zinc, menyediakan fortifikasi zat besi pada makanan, imunisasi dasar dan lanjutan, pemberian suplementasi vitamin A (kapsul biru atau merah) dan melakukan perlindungan pada penyakit seperti malaria dan diare.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/21/1000-hari-pertama-kehidupan-kunci-cegah-stunting">1000 Hari Pertama Kehidupan, Kunci Cegah Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Polda Jateng Cegah Pelanggaran Lalin pada Pengendara Anak Dibawah Umur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/08/begini-cara-polda-jateng-cegah-pelanggaran-lalin-pada-pengendara-anak-dibawah-umur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 05:16:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Dibawah Umur]]></category>
		<category><![CDATA[Laliu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=403313</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Guna menekan aksi kebut-kebutan dan pelanggaran lalu lintas (Lalin) yang dilakukan pengendara anak di bawah umur, Polda Jateng menggalakkan kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah. Kegiatan yang dikemas dalam program Police Goes To School ini menjadi salah satu andalan Polda Jateng untuk mengedukasi kalangan remaja dan anak-anak di tingkat SD hingga SMA. &#8220;Pelajar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/08/begini-cara-polda-jateng-cegah-pelanggaran-lalin-pada-pengendara-anak-dibawah-umur">Begini Cara Polda Jateng Cegah Pelanggaran Lalin pada Pengendara Anak Dibawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Guna menekan aksi kebut-kebutan dan pelanggaran lalu lintas (Lalin) yang dilakukan pengendara anak di bawah umur, Polda Jateng menggalakkan kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah.</p>
<p>Kegiatan yang dikemas dalam program Police Goes To School ini menjadi salah satu andalan Polda Jateng untuk mengedukasi kalangan remaja dan anak-anak di tingkat SD hingga SMA.</p>
<p>&#8220;Pelajar atau kalangan di bawah umur diberi edukasi agar mereka paham tentang keselamatan berlalu lintas,&#8221; kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Jumat (8/3/2024).</p>
<p>Para pengendara belia, ungkapnya, sering terjaring razia karena melakukan pelanggaran seperti berboncengan tiga, menggunakan ranmor yang tidak sesuai spesifikasi hingga aksi kebut-kebutan dan balap liar.</p>
<p>&#8220;Mereka perlu pemahaman tentang aspek keselamatan. Bila melakukan aksi kebut-kebutan dapat membahayakan diri dan orang lain,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Berkendara itu perlu etika. Ada sanksi hukum buat mereka yang melanggar, apalagi kalau sampai terlibat kecelakaan sehingga merugikan orang lain,&#8221; imbuh Satake.</p>
<p>Sementara pakar psikologi Universitas Diponegoro, Dr. Hastaning Sakti, M.Kes, mendukung upaya Polri dalam memberikan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas pada remaja, termasuk anak-anak di bawah umur.</p>
<p>Menurutnya, anak-anak perlu paham tentang tanggung jawab sosial dan konsekwensinya bila melakukan pelanggaran lalu lintas. Dirinya merasa amat prihatin terhadap anak-anak yang melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya.</p>
<p>&#8220;Bisa saja awalnya mereka diberi kelonggaran oleh orang tua. Tapi ujung-ujungnya malah ngebut di jalan,&#8221; kata Hastaning.</p>
<p>Dilihat dari sisi psikologis, anak-anak dibawah umur cenderung merasa dirinya adalah &#8220;raja&#8221; dan bisa melakukan banyak hal. Kalangan ini cenderung berpikiran pendek dan emosi yang kurang matang. Hal ini dipengaruhi oleh amigdala yang mereka miliki.</p>
<p>Amigdala merupakan bagian dalam anatomi otak yang berhubungan dengan proses emosi, perilaku, dan memori. &#8220;Bila mendengar suara motor yang kencang di belakang mereka, maka mereka akan memacu kendaraan (supaya tidak tersusul),&#8221; jelas pakar psikoneuroimunologi dan psikologi transpersonal ini.</p>
<p>Menurutnya, kalangan ini cenderung belum merasa nyaman saat beradu pandang dengan orang lain. &#8220;Sapaan dari orang lain yang melintas naik motor, bagi remaja kalangan ini dapat dianggap sebagai sebuah tantangan,&#8221; paparnya</p>
<p>Hastaning mendukung upaya-upaya Polri untuk memberikan pemahaman pada remaja dan anak di bawah umur tentang lalu lintas.</p>
<p>&#8220;Perlu sesekali ada upaya untuk efek jera. Perlu warning (peringatan). Orang tua juga harus ikut memberikan pemahaman bahwa mengendarai kendaraan di jalan raya itu butuh tanggung jawab dan ada konsekuensinya,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/08/begini-cara-polda-jateng-cegah-pelanggaran-lalin-pada-pengendara-anak-dibawah-umur">Begini Cara Polda Jateng Cegah Pelanggaran Lalin pada Pengendara Anak Dibawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panwaslucam Tembalang Gelar Bimtek, Tingkatkan Kapasitas Pengawas TPS</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/13/panwaslucam-tembalang-gelar-bimtek-tingkatan-kapasitas-pengawas-tps</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 08:14:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Panwaslucam]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggaran Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawas TPS]]></category>
		<category><![CDATA[PTPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399130</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Libatkan akademis dan praktisi di bidang kepemiluan, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Tembalang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas Pengawas TPS. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan jelang Pemilihan Umum dengan tujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pemungutan suara di tingkat TPS. Kepala Prodi Magister Manajemen STIE Semarang, Dr. Rokhmad [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/13/panwaslucam-tembalang-gelar-bimtek-tingkatan-kapasitas-pengawas-tps">Panwaslucam Tembalang Gelar Bimtek, Tingkatkan Kapasitas Pengawas TPS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Libatkan akademis dan praktisi di bidang kepemiluan, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Tembalang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas Pengawas TPS.</p>
<p>Hal ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan jelang Pemilihan Umum dengan tujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pemungutan suara di tingkat TPS.</p>
<p>Kepala Prodi Magister Manajemen STIE Semarang, Dr. Rokhmad Budiyono mengatakan, Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) memiliki sejumlah modal strategis yang menjadi kekuatan dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu.</p>
<p>Diantaranya, SK Pengangkatan sebagai anggota PTPS, pengetahuan perundangan, jaringan relasional dengan tokoh masyarakat, pengetahuan budaya masyarakat setempat, memahami potensi lingkungan TPS, mengetahui potensi pelanggaran lingkungan TPS, dan berani melakukan pencegahan pelanggaran pemilu di lingkungan TPS yang diawasi.</p>
<p>&#8220;Dengan memanfaatkan modal strategis ini secara optimal, diharapkan PTPS dapat menjalankan peran mereka dengan efektif dan membantu memastikan terwujudnya pemilihan umum yang bersih, adil, dan demokratis,&#8221; ujarnya, belum lama ini.</p>
<p>Dalam paparannya, Ketua Pasca Sarjana STIE Semarang ini berpesan kepada Pengawas TPS untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai pengawas pemilu yang bisa membuka peluang Pengawas TPS menduduki jenjang pengawasan yang lebih tinggi, dengan membaca peraturan perundangan pemilu, dan peraturan-peraturan lain sebagai modal awal peningkatan karier pengawas.</p>
<p>&#8220;Menjadi pengawas pemilu bukan saja mendapat honor yang cukup tetapi juga menjadi ladang ibadah, karena termasuk pekerjaan amar makruf nahi mungkar, karena pengawas pemilu mencegah terjadinya pelanggaran, dan bisa memberikan arahan kepada masyarakat untuk memilih dengan hati nurani, mendapatkan wakil rakyat dan pimpinan yang amanah, fathonah, tablig dan shidiq,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurutnya, kesuksesan Pengawas TPS bukan karena banyaknya melaporkan pelanggaran di wilayahnya, namun yang lebih utama adalah menjaga kondisi lingkungan TPS tidak ada pelanggaran pemilu. Karena bila terjadi pelanggaran akan merepotkan sendiri bagi Pengawas TPS. Akan lebih melelahkan lagi kalau terjadi perhitungan ulang atau sampai terjadi pemilu ulang.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/13/panwaslucam-tembalang-gelar-bimtek-tingkatan-kapasitas-pengawas-tps">Panwaslucam Tembalang Gelar Bimtek, Tingkatkan Kapasitas Pengawas TPS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>