GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sekretaris Daerah Grobogan, Anang Armunanto mengajak ASN untuk bersepeda sebagai bagian dari upaya hemat energi.
Gerakan ini ia dorong langsung melalui kebiasaan bersepeda ke kantor sebagai contoh nyata bagi para ASN di lingkungan Pemkab Grobogan.
Sekretaris Daerah Grobogan Anang Armunanto menilai, budaya bersepeda tidak hanya mendukung program hemat energi, tetapi juga membentuk kebiasaan sehat bagi ASN.
BACA JUGA : Implementasi Tugas dan Fungsi, Kemenkum Jateng Dorong Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi
Sekda Grobogan Anang Armunanto menunjukkan komitmennya dengan bersepeda menuju kantor pada Selasa, 31 Maret 2026. Tanpa seremoni, ia langsung mengayuh sepeda dari rumah menuju Kompleks Setda Grobogan.
Perjalanan dimulai dari kediamannya menuju kantor yang berada di Jalan Gatot Subroto. Ia menempuh jarak sekitar tiga kilometer dengan kecepatan rata-rata 20 kilometer per jam.
Waktu tempuh yang dibutuhkan terbilang singkat. Dalam hitungan delapan menit, ia sudah tiba di kantor dan langsung bersiap menjalankan aktivitas kerja.
Saat bersepeda, Anang tetap memperhatikan keselamatan. Ia mengenakan helm serta seragam dinas lengkap selama perjalanan.
Sesampainya di kantor, ia tidak hanya berhenti pada aksi pribadi. Ia juga mengajak ASN untuk mulai menerapkan kebiasaan serupa dalam kehidupan sehari-hari.
“Ayo para ASN, kita harus bisa menjadi contoh untuk hemat energi, berangkat ke kantor usahakan untuk naik sepeda,” ajak Anang Armunanto.
Ia menceritakan pengalamannya berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB dan tiba di kantor dalam waktu delapan menit.
Menurutnya, perjalanan tersebut terasa ringan karena dilakukan dengan konsisten dan penuh kesadaran akan manfaatnya.
BACA JUGA : Kemenkum Jateng Monitoring Pelaksanaan Tertib Proses Layanan Pewarganegaraan
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan tanpa protokol khusus. Ia memilih rute yang biasa dilalui masyarakat.
Rute yang ia tempuh meliputi Simpang Lima Purwodadi – R Suprapto – S. Parman – Alun Alun Purwodadi – Jalan Gatot Subroto hingga Kompleks Setda Grobogan.
“Saya tadi dari rumah jam tujuh kurang, dengan speed 20 kilometer per jam. Jarak yang saya tempuh sekitar tiga kilometer. Sekitar delapan menitan-lah saya sampai kantor,” jelas Anang.
Ia menyebut, kebiasaan bersepeda bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk para ASN dengan berbagai kondisi jarak tempuh.
Menurutnya, semakin jauh jarak yang ditempuh, justru semakin besar manfaat kesehatan yang diperoleh.
“Kalau jaraknya lebih jauh lagi, maka lebih sehat. Hanya saja semakin jauh, kita harus berangkat lebih pagi supaya jangan sampai telat absen,” tambah Anang.
Ia menilai, perubahan kebiasaan tidak harus dimulai dari langkah besar. Hal sederhana seperti bersepeda dapat menjadi awal perubahan positif.
Dengan konsistensi, kebiasaan tersebut akan membentuk pola hidup yang lebih sehat dan produktif.
Selain itu, bersepeda juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Aktivitas ini membantu mengurangi penggunaan bahan bakar.
Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan melalui pilihan transportasi yang ramah lingkungan.
Menurutnya, ASN memiliki peran strategis sebagai contoh bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup hemat energi. Ia juga memperkenalkan konsep sederhana yang mudah diingat oleh masyarakat.
BACA JUGA : Kemenkum Jateng Dorong Pelaku UMKM Lindungi Usaha dengan Merek
“Saya ungkapkan Sego Segawe, Sepeda Kanggo Sekolah lan Nyambut Gawe. Kebiasaan ini harus diimbangi dengan manajemen yang baik, agar tidak mengganggu kedisiplinan kerja, terutama untuk ASN dengan jarak tempuh yang lebih jauh,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah Grobogan Anang Armunanto berharap gerakan bersepeda dapat menjadi budaya baru di kalangan ASN. Dengan bersepeda, upaya hemat energi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesehatan pegawai.
Melalui kebiasaan bersepeda, Sekretaris Daerah Grobogan Anang Armunanto optimistis ASN mampu menjadi pelopor gaya hidup hemat energi yang berdampak luas bagi masyarakat.
TYA WIDYA













