PERAYAAN Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen penuh makna bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Hal inilah yang turut dirasakan oleh seorang kreator konten TikTok dengan akun Pei.
Pei adalah seorang Tiktoker Indonesia keturunan Cina yang berasal dari Medan dan kini berdomisili di Bali bersama sang suami. Tahun ini, Pei dan suaminya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman di Medan demi merayakan Imlek bersama keluarga besar.
Imlek atau Tahun Baru China, yang juga dikenal sebagai Chinese New Year atau Lunar New Year, bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender lunar. Bagi banyak keluarga Tionghoa, momen ini menjadi waktu untuk berkumpul, mempererat hubungan kekeluargaan, serta menghormati leluhur. Tradisi inilah yang begitu dijaga oleh keluarga Pei.
Melalui akun TikTok-nya, Pei membagikan berbagai momen persiapan menjelang Imlek di rumah orang tuanya di Medan. Dalam salah satu videonya, terlihat sang ayah dengan penuh semangat membersihkan rumah, mulai dari altar atau tempat doa keluarga hingga seluruh sudut rumah.
Tradisi membersihkan rumah sebelum Imlek memiliki makna simbolis, yakni membuang energi dan kesialan lama agar tahun yang baru dipenuhi keberuntungan dan rezeki.

Tak hanya membersihkan rumah, keluarga Pei juga disibukkan dengan persiapan hidangan khas Imlek. Beragam makanan lezat mulai dipersiapkan bersama. Dalam budaya Tionghoa, sajian saat Imlek bukan sekadar makanan, tetapi juga memiliki filosofi tersendiri.
Kue Keranjang dan Kelimpahan Rezeki
Hidangan seperti ikan melambangkan kelimpahan, kue keranjang melambangkan keharmonisan dan rezeki yang terus bertambah, serta aneka makanan manis yang diharapkan membawa kehidupan yang manis di tahun yang baru.













