JEPARA(SUARABARU.ID) – Para guru pendamping kegiatan Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat bagi Siswa SMP di Kabupaten Jepara menilai, kegiatan tersebut sangat strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. Agenda yang digelar oleh Balai Bahasa Provinsi (BPP) Jawa Tengah itu akan ditindaklanjuti di sekolah masing-masing.
Kesiapan tersebut di antaranya disampaikan Kepala SMP Bhakti Praja Nalumsari Dika Freida Nurynnysa, S.Pd, “Tentu akan kami tindak lanjuti. Guru pendamping memang diharapkan menularkan teknik pelatihan membaca cepat kepada siswa lain dan rekan sejawat di sekolah masing-masing. Selanjutnya sekolah mengimplementasikan teknik membaca cepat atau reading guide (pemahaman komprehensif) dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari,” kata Dika pada Selasa (26/5/2026).
Dika menambahkan, hal tersebut juga penting untuk evaluasi dalam upaya memperbaiki rapor pendidikan dan skor literasi yang terekam dalam Asesmen Nasional. Menurutnya, manfaat kegiatan tersebut bisa menjadi modal bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, meningkatkan minat baca, dan pemanasan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tingkat selanjutnya.
“Kami berharap, seluruh materi dapat makin dipahami siswa melalui soft file yang dapat dipelajari secara mandiri, serta menjadi acuan tim penyelenggara dalam mengoordinasi pembiasaan siswa sebagai refleksi secara daring. Kegiatan ini juga menjadi momentum berharga bagi siswa generasi Alfa yang sudah kurang tertarik lagi dengan dunia membaca dan lebih memilih membaca via gadget dalam sehari-harinya,” tandasnya.
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat bagi Siswa SMP di Kabupaten Jepara, berlangsung Senin (25/5/2026) di SMP Negeri 2 Jepara. Sebanyak 100 siswa dari 10 SMP negeri dan swasta di Jepara mendapat kesempatan mengikuti agenda tersebut. Mereka disertai guru pendamping dari masing-masing sekolah.

Ketua panitia kegiatan Afritta Dwi Martyawati mengatakan, sepuluh satuan pendidikan itu terdiri dari SMPN 2 Jepara, SMPN 4 Jepara, SMPN 5 Jepara, SMPN 6 Jepara, SMP IT Amal Insani Jepara, SMP Ma’arif Jepara, SMP Muhammadiyah Jepara, SMP Ayasofya Pecangaan, SMP Bhakti Praja Nalumsari, dan SMP Islam Donorojo.
Materi disampaikan oleh dua orang narasumber yang merupakan Duta Bahasa Jawa Tengah. Mereka adalah Leanita Fitria Agustin (Semarang) dan Jihan Salsabila (Pekalongan). Materi yang disampaikan meliputi teknik membaca cepat, membaca layap, membaca pindai, dan Kecepatan Efektif Membaca (KEM), serta latihan praktik langsung.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Jepara, Hening Indrati, S.STP., M.H. menilai, agenda itu bermanfaat untuk peningkatan kemampuan literasi siswa. “Literasi menjadi dasar penting dalam pembelajaran. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih mudah memahami materi pelajaran dan meningkatkan minat baca,” ujar Hening saat memberi sambutan.
Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Ngatirah, M.Si. mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari program pendampingan literasi sekolah yang perlu ditingkatkan. Harapannya, siswa memiliki kemampuan membaca yang lebih baik sehingga mendukung peningkatan hasil belajar di sekolah seperti Asesmen Sumatif, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), dan TKA yang berisi banyak teks narasi.
Hadepe – Freida Nurynnysa













