blank
K Ahmad Ridho saat menyampaikan materi khutbah Idul Adha di Masjid Baitul Mujahidin Perum Purnamandala Bumireso Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Takmir Masjid Baitul Mujahidin Perum Purnamandala Bumireso Wonosobo K Ahmad Ridho mengatakan hari ini adalah hari istimewa di mana Allah menamakan sebagai Hari Raya Haji atau Hari Raya Qurban.

“Jutaan umat Islam dari seluruh penjuru dunia sedang tenggelam dalam ibadah haji. Dan pada hari ini pula, kita mengenang peristiwa yang tercatat dalam histori Alquran tentang tekad Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail untuk memenuhi perintah Allah SWT,” katanya.

Dia mengatakan hal itu saat menyampaikan khutbah Idul Adha di Masjid Baitul Mujahidin Perum Purnamandala Bumireso Wonosobo, Rabu (27/5/2026). Khutbah yang disampaikan merupakan materi yang diambil dari Lembaga Dakwah (LD) PWNU Jawa Tengah.

Jemaah haji, sebut Ridho, datang dari berbagai benua, negara dan pelosok negeri. Meninggalkan segala urusan duniawi dengan mengorbankan harta, waktu, tenaga dan bahkan harus dengan menunggu antrian kuota.

“Semangat ukhuwah karena Allah mempertemukan di satu tempat. Dengan bacaan yang sama, pakian yang sama, maksud yang sama, tujuan yang sama seolah-olah Arafah adalah potret Padang Mahsyar nanti,” ucapnya.

Ibadah haji, lanjut dia, juga mendidik kepada seluruh umat agar selalu bersatu, saling bantu membantu satu dengan yang lainnya.
Tidak ada perbedaan suku, ras, warna kulit, bahasa, pangkat, kedudukan, semua harus menunaikan dengan cara yang sama.

Nabi Ibrahim

blank
Pelaksanaan sholat Idul Adha di Masjid Baitul Mujahidin Perum Purnamandala Bumireso Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

“Bahkan kita dilarang menyakiti satu sama lain. Tidak boleh berkata kotor dan berdebat, sebagaiamana ditegaskan dalam Alquran. Semoga kita terinspirasi dengan pesan yang ada dibaliknya,” ujar dia.

Ridho menyebut berdoa dan berusaha sangat penting untuk dapat berkunjung ke Baitullah Al-Haram. Kredit motor mampu, kredit mobil lunas, beli tanah oke, kredit rumah bisa kenapa untuk biaya haji tidak demikian.

“Jika dibandingkan semua, maka harga nominal ibadah haji di bawah itu semua. Ibadah haji adalah ibadah yang tidak membuat kapok dan tanpa adanya penyesalan. Justru membuat ketagihan bagi semua yang sudah pernah menjalankannya,” tutur dia.

Dikatakan, selain disebut dengan hari raya haji yang secara filosofis berkaitan dengan kisah perjalanan Nabi Ibrahim dan Ismail, pada hari ini juga disebut sebagai hari raya Qurban yang juga didalam nya menceritakan kisah Alquran tentang Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS.

Menurut Ridho, kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi wujud kepatuhan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT.

“Sebagaimana Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS memberikan teladan tentang iman, pengorbanan dan ketaatan tanpa syarat,” tandasnya.

Muharno Zarka