WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sekitar 1.600 santri di Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (16/2/26), menggelar pawai. Ini mereka lakukan, dalam rangka menyambut datangnya Bulan Ramadhan 1447 H (2026 M).
Pawai santri ini, digelar oleh Badan Koordinasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (Badko-TPQ) Kecamatan Slogohimo, Wonogiri. Sebanyak 1.600 orang santri peserta pawai, datang dari 80 TPQ yang ada di wilayah Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Mereka menggunakan sekitar 100 kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.
Route pawai menempuh jarak kurang lebih 6 Kilometer (KM). Dimulai dari start di lapangan depan Balai Desa Sedayu, hingga finish di Pompa Bensin atau SPBU Slogohimo. Pengamanannya dilakukan oleh para anggota Polsek bersama prajurit TNI dari Koramil Slogohimo, serta petugas internal Badko-TPQ.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Slogohimo Iptu Marman. Tampil sebagai penanggung jawab kegiatan, Ustadz Uyik Suyatno.
Kapolsek Slogohimo Iptu Marman, menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga situasi Keamanan Ketertibam Masyarakat (Kamtibmas) kepada para peserta sebelum pawai dimulai. Kepada para peserta pawai, juga diminta untuk bersikap tertib, dan senantiasa mengambil di jalur kiri untuk menghindari kemacetan. ”Jangan saling mendahului, jaga keselamatan selama perjalanan,” pesan Iptu Marman.
Keselamatan
Kepada para pengemudi kendaraan pembawa para santri yang pawai, dipesankan harus mengedepankan aspek safety (keselamatan). Petugas melarang peserta pawai yang menggunakan knalpot brong. Karena tidak sesuai spesifikasi teknis, serta menimbulkan kebisingan. Demi keselamatan, peserta tidak boleh bergantungan (nggandul) di pintu dan bak mobil.
Demi menjaga ketertiban, peserta dilarang membawa atribut organisasi kemasyarakatan (Ormas). Yang boleh dibawa serta dalam pawai, Bendera Merah Putih dan umbul-umbul TPQ. Hal ini demi mewujudkan jalannya pawai tetap kondusif dan fokus pada kegiatan keagamaan menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat, sebagaimana melakukan pengamanan pawai santri, ini merupakan bentuk pelayanan dan komitmen menjaga keamanan serta keselamatan bersama.
“Kami ingin memastikan setiap kegiatan masyarakat, termasuk pawai santri menyambut Ramadhan, berjalan aman, tertib, dan lancar,” tandas AKP Anom Prabowo. Sinergi antara panitia, peserta, TNI-Polri serta masyarakat, menjadi kunci terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.
AKP Anom Prabowo, menambahkan, momentum menjelang Ramadhan harus diisi dengan kegiatan positif, demi memperkuat nilai kebersamaan dan kedisiplinan, termasuk dalam berlalu lintas.
Polisi berharap, semangat kebersamaan dalam pawai tersebut, dapat mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kesadaran untuk mewujudkan tertib berlalu lintas di wilayah Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri (Bambang Pur)













