blank
SDN Klepu 03 berhasil mencetak quattrick, dengan menjadi juara KU10, selama empat kali berturut-turut, sejak MilkLife Soccer Challenge 2024. Foto: dok/mlsc

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Program Director MilkLife Soccer Challenge (MLSC), yang didukung Bakti Olahraga Djarum Foundation, Teddy Tjahjono menyatakan, sukses event MLSC Semarang Seri 2 2025-2026, merupakan bukti nyata komitmennya dalam membangun ekosistem sepak bola putri Indonesia secara bertahap dan berkesinambungan.

Menurut dia, dengan digelarnya turnamen usia dini secara rutin, diharapkan akan lahir bibit-bibit pesepakbola putri potensial, yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah Nasional maupun internasional.

Pihaknya yakin, setiap peserta memiliki potensi luar biasa. MLSC Semarang Seri 2 2025-2026, bukan sekadar turnamen, tetapi panggung untuk berlatih, bertanding, dan menanamkan nilai sportivitas.

BACA JUGA: Ini Tiga Juara Lomba Durian Festival Buah Eksotis Jepara 2026

”Inilah langkah nyata kami untuk mencetak bibit-bibit berbakat, yang kelak akan mengharumkan nama bangsa dan membawa masa depan sepak bola putri Indonesia yang lebih cerah,” ujar Teddy, dalam keterangannya kepada usai acara yang digelar di Lapangan Sidodadi, Semarang, Minggu (18/1/2026).

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Joko Hartono, yang ikut hadir dalam Upacara Pemberian Penghargaan (UPP), mengapresiasi digelarnya event yang berlangsung mulai Selasa-Minggu (13-18/1/2026) ini.

”Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Djarum Foundation dan MilkLife, atas penyelenggaraan MLSC Semarang Seri 2 ini. Event ini menjadi sebuah momentum pengembangan diri yang tepat, bagi para siswi untuk menyalurkan dan mengembangkan bakatnya bermain sepakbola,” ungkap dia.

BACA JUGA: Kecamatan Tahunan Sabet Lomba Tumpeng Buah Piala Bupati Jepara

Joko juga menyebut, pendidikan yang diperoleh bukan hanya sekadar dari atas meja belajar saja, tapi juga pendidikan karakternya. Melalui kompetisi ini, pihaknya berharap, para peserta dapat membangun jiwa sportivitas serta kejujuran.

Sementara itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jackson F Tiago mengungkapkan, event MLSC tidak hanya sekadar turnamen sepak bola putri usia muda saja. Ajang ini merupakan wadah untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka sejak dini, sekaligus membuka jalur menuju level profesional, seperti Timnas Indonesia.

”Turnamen MLSC bisa dikatakan menjadi salah satu ajang yang penting, karena bisa menjadi jalan menuju jenjang yang lebih tinggi. Semoga tiga atau empat tahun ke depan, wajah-wajah mereka inilah yang akan kita lihat membela Indonesia,” ujar Jackson.

BACA JUGA: Dampak Air Rendam Rel Kereta, Safira Terjebak Banjir di Jalur KA Pekalongan

Dengan digelarnya MLSC Seri 2 2025-2026 di 12 kota, Jackson percaya, program ini mampu mengidentifikasi dan menyiapkan bibit-bibit berbakat sejak usia dini. Diharapkan juga, gelaran MLSC mampu mencetak generasi pemain putri, yang kelak akan menjadi andalan Indonesia di kancah internasional.

Pada event yang diikuti 1.239 peserta, dari 65 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Semarang dan sekitarnya, dan terbagi dalam 55 tim KU10 dan 64 tim KU12 itu, tampil sebagai yang terbaik SDN Klepu 03 (KU10) dan SDN Sendangmulyo 04 (KU12).

Pelatih Tim SDN Sendangmulyo 04, Bagas menyebutkan, latihan panjang dan konsisten menjadi kunci keberhasilan anak-anak asuhnya. Dia mengatakan, pengembangan kemampuan anak-anak tidak bisa instan, dan harus melalui proses yang berkesinambungan.

BACA JUGA: Persiku vs Persiba 2-1: Gol Telat Menit Akhir Antar Macan Muria Raih Tiga Poin

”Anak-anak sudah melalui latihan yang panjang. Di sepak bola, perkembangannya tidak bisa instan. Semua butuh proses, latihan konsisten, dan butuh kesabaran,” terang dia.

Salah satu pemain andalan SDN Sendangmulyo 04, Alice Vinorea Putri, yang juga berhasil menyabet gelar sebagai Best Player menegaskan, kunci keberhasilannya kerja keras dan pantang menyerah.

”Yang penting jangan pantang menyerah. Biar bisa menjadi juara dan Best Player terus,” ucap Alice, kelahiran 12 Maret 2013 itu sambil tersenyum.

BACA JUGA: MI Miftahul Huda Tegalsambi Tahunan Jepara Sambangi Siswa yang Rumahnya Terdampak Banjir

Seperti diketahui, MLSC Seri 2 2025-2026 akan berlangsung di 12 kota. Setelah Semarang dan Tangerang, rangkaian kompetisi akan bergulir ke Bandung dan Yogyakarta (27 Januari-1 Februari), Solo dan Jakarta (10-15 Februari), Samarinda (23-26 April), Bekasi (28 April-3 Mei), Banjarmasin (30 April-3 Mei), Kudus dan Surabaya (12-17 Mei), serta Malang (19-24 Mei).

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 2 2025-2026:
Kategori KU10
Champion: SDN Klepu 03
Runner-up: SDN Kalibanteng Kidul 03
Semifinalis: SDN Kembangarum 1 Mranggen dan SD Kembangarum 01 Semarang
Top Scorer: Shakilla Azalia Ardani (SDN Klepu 01/31 gol)
Best Player: Christabel Jocelyn Calista (SDN Kalibanteng Kidul 03)
Best Goalkeeper: Saputri Nurul Azizah (SDN Klepu 03)
Fairplay Team: SDN Kembangarum 2 Semarang

Kategori KU12
Champion: SDN Sendangmulyo 04
Runner-up: SDN Sendangmulyo 02
Semifinalis: SDN Karangsono 2 Mranggen dan SDN Rejosari 01
Top Scorer: Janetta Alodya (SDN Sendangmulyo 04/24 gol)
Best Player: Alice Vinorea Putri (SDN Sendangmulyo 04)
Best Goalkeeper: Bellvania Shaquila Velosa (SDN Rejosari 01)
Fairplay Team: SDN Klepu 03

Riyan