blank
Rumah milik korban ludes terbakar, kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah. Foto: dok Polres Grobogan./

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Grobogan, Sabtu (17/1/2026) siang.

Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik yang menyebabkan bangunan rumah hangus terbakar.

Peristiwa kebakaran rumah di Desa Ngroto, Gubug, Grobogan, itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah sebelum petugas pemadam tiba di lokasi kejadian.

BACA JUGA : MilkLife Soccer Challenge Seri Semarang Jadi Pembuka Rangkaian Kompetisi 2026

Rumah yang terbakar diketahui milik Maskun  warga RT 03 RW 01. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang berada di masjid.

Kapolsek Gubug, AKP Sunarto mengungkapkan, peristiwa kebakaran ini kali pertama diketahui oleh Busro (19), yang berada di sekitar rumah korban. Saat itu, ia melihat kobaran api muncul dari bagian tengah rumah.

Tidak berapa lama, kobaran api terus membesar dan sulit dikendalikan karena material bangunan didominasi kayu.

BACA JUGA : SDN 1 Guyangan Peringati Isra’ Mi’raj dengan Kegiatan Edukatif.

Melihat adanya kebakaran, Busro berteriak minta tolong hingga akhirnya warga sekitar juga berdatangan ke lokasi kejadian.

Mereka berupaya memadamkan api secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Tidak berapa lama, pemadam kebakaran dari unit Damkar Pos Gubug tiba di TKP.

Tim pemadam langsung melakukan penyemprotan untuk menjinakkan api yang sudah melahap hampir seluruh bangunan.

Dalam waktu sekitar satu jam, petugas berhasil memadamkan api. Proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 13.00 WIB.

“Dari keterangan para saksi, api menjalar sangat cepat. Dalam waktu kurang lebih 15 menit, kobaran api sudah membesar dan membakar hampir seluruh rumah,” jelas AKP Sunarto.

Dijelaskan Kapolsek, bentuk rumah yang terbakar merupakan bangunan jenis limasan berukuran 10 x 12 meter. Bangunan tersebut terbuat dari kayu jati dengan ketebalan sekitar 12 sentimeter.

“Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Pemiliknya yakni Maskun sedang pergi ke Masjid. Sementara, istrinya sedang kerja,” jelas AKP Sunarto.

BACA JUGA : Peristiwa Tragis di Grobogan : Balita Tewas Terbakar di Rumahnya Saat Ditinggal Sang Ibu Beli Bubur, Berikut Kronologinya

Pemilik rumah diketahui meninggalkan rumah sejak pukul 09.00 WIB untuk menunaikan ibadah di masjid. Sementara itu, istri korban sedang berada di tempat kerja.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan karena api terlanjur membesar.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian material yang cukup besar. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.

Dalam keterangannya, Kapolsek Gubug AKP Sunarto menjelaskan dugaan awal penyebab kebakaran. Ia menegaskan sumber api diduga berasal dari gangguan instalasi listrik.

“Diduga api berasal dari konsleting listrik,” ujar AKP Sunarto, Kapolsek Gubug.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.

“Tetap antisipasi terjadinya kebakaran dengan selalu melakukan pengecekan berkala pada sistem instalasi kelistrikan di rumah masing-masing,” imbau AKP Sunarto.

TYA WIDYA