blank
Duet pemain putri Indonesia, Yasintha-Seisi, melaju ke partai final. Setelah keduanya memenangi partai semi final dengan mengalahkan unggulan kedua Chinese Taipe melalui straight game.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

YOGYAKARTA (SUARABARU.ID) – Pemain ganda putri Indonesia, Yasintha Ristyna Putri/Selsi Josikayna, mencetak prestasi yang prestisius. Duet di nomor ganda putri, Yasintha-Seisi, memastikan melaju ke partai final dalam kejuaraan bulu tangkis Indonesia International Challenge (IC) 2025 yang digelar hari ini Minggu (16/11/25).

Di partai semi final yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Among Rogo, Yogyakarta, Sabtu (15/11/25), duet Yasintha/Seisi berhasil menundukkan pemain unggulan kedua asal Chinese Taipei, yakni Yu Hsuan Chen/Liu Chiao Yun, dengan skor kemenangan yang meyakinkan, yakni 21-19 dan 21-15.

Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri Peltu Indra, menyatakan, Yasintha Ristyna Putri adalah putri sulung Komandan Kodim (Dandim) 0728 Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono. Dengan kemenangannya itu, Yasintha-Seisi dipastikan melaju ke partai final IC yang digelar hari ini Minggu (16/11/25).

Di partai final, Yasintha/Seisi akan berhadapan dengan unggulan pertama Chinese Taipei, yaitu duet Lin Chih-Chun/Lin Wan Ching. Yasintha mengharapkan dukungan doa dari masyarakat di Tanah Air, untuk dapat memenangi partai final. Tujuannya, agar dapat meraih  gelar bergengsi dalam debut mereka di turnamen level International Challenge.

Yasintha menyatakan, akan bertanding secara all out di partai final. Beberapa yang dirasa menjadi kekurangan saat bertarung di semi final, menjadi perhatian khusus untuk dilakukan pembenahan. Dengan tidak mengulangi kelemahan saat di partai semi final, harapannya akan tampil lebih sempurna untuk menundukkan unggulan China Taipe, yang menjadi saingannya pada perebutan gelar paling terhormat di event bergengsi IC 2025.

Djarum

“Mearin saya telah berusaha untuk bermain cukup baik, walau masih terburu-buru, jadi ada beberapa pukulan yang tidak pas,” ujar Yasintha. Untuk itu, tambahnya, di partai final hari ini, akan berupaya lebih fokus lagi dan tampil maksimal, supaya mendapatkan hasil terbaik. Untuk pertandingan di partai semi final, Yasintha, menyatakan, tidak memenanginya untu kemudian bisa ke lolos ke final dengan menang straight game.

Sementara itu, Selsi, mengaku sempat dilanda rasa gugup pada awal pertandingan. Namun, ia berhasil mengatasinya seiring jalannya game. “Saya tadi lumayan gugup, tapi di tengah-tengah pertandingan, bisa mengendalikannya dengan membalikkan keadaan,” tutur Seisi.

Dalam upaya menundukkan duet unggulan kedua China Taipe kemarin, Yasintha-Seisi menerapkan pola no lob dan mendahului bola depan. Tujuannya, agar bisa terus mendapat posisi menyerang. Strategi ini dibarengi dengan semangat untuk tampil ulet, dan menghindari untuk tidak gampang terjebak oleh permainan mati sendiri.

Kemenangannya mendapatkan tiket lolos ke partai final, menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia, utamanya bagi masyarakat penggemar cabang olahraga (Cabor) Badminton. Mengingat Indonesia merupakan negara yang selama ini diperhitungan dunia, karena sering memenangi kejuaraan di tingkat internasional. Duet Yasintha-Seisi ini, menjadi satu-satunya keberhasilan wakil Indonesia di nomor ganda putri, yang berhasil melaju sukses berkat perjuangannya yang gigih sejak dari babak delapan besar.

Sebagai putri sulung Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyonoi, Yasintha Ristyna Putri, selama ini merupakan atlet badminton berbakat yang tergabung di Klub Djarum Kudus. Selaku orang tua, Letkol Edi, berharap Yasinta/Seisi dapat memberikan permainan yang terbaiknya, demi meraih gelar juara. ”Mohon dukungan dan doa dari semuanya, agar dapat mengharumkan nama Bangsa Indonesia,” ujar Dandim Letkol Inf Edi Ristriyono.(Bambang Pur)