blank
Zainuddin, S.Pd., M.M. Kepala SD Negeri 3 Karanggondang, bersama Slamet Yuniarti, S.Pd dan Eunikhe Priscilla. Foto: Dok Pribadi

JEPARA (SUARABARU.ID) — Dalam ajang Lomba Cerita Bahasa Jawa dengan Dialek Jeparanan tingkat Kabupaten Jepara, Eunikhe Priscilla siswi kelas 6 dari SD Negeri 3 Karanggondang Satkordikcam Mlonggo  berhasil meraih Juara 1.Ia bukan saja mengharumkan sekolah, tetapi juga Satkordikcam  Kecamatan Mlonggo.

Putri dari Bapak Pawarto Suko ini berhasil mengungguli  peserta dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kabupaten Jepara. Prestasi ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pelestarian bahasa daerah bisa berjalan seiring dengan pencapaian akademik.

Lomba ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat berbahasa Jawa dengan kekhasan lokall, yakni dialek Jeparanan. Eunikhe tampil memukau dengan cerita “Asal Usul Desa Karanggondang” yang tidak hanya kaya akan nilai budaya, tetapi juga disampaikan dengan penguasaan dialek bahasa yang fasih dan penuh ekspresi.

Tyas Titik Widyastuti, M.Pd., selaku Pengawas Dabin III Satkordikcam Mlonggo, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga atas prestasi Ananda Eunikhe dan SD Negeri 3 Karanggondang. Ini membuktikan bahwa anak-anak pesisir pun mampu berprestasi dalam bidang budaya. Kami mengajak seluruh sekolah di Kecamatan Mlonggo untuk terus meningkatkan prestasi di bidang literasi budaya dan berbagai bidang lainnya,” ujar Tyas Titik Widyastuti, M.Pd

Dukungan penuh datang dari Kepala SD Negeri 3 Karanggondang  Zainuddin, S.Pd., M.M. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas capaian prestasi siswinya serta  menyatakan kegembiraannya atas keberhasilan Slamet Yuniarti yang tidak hanya sukses sebagai guru pembimbing namun juga sebagai orang tua  Eunikhe.

Slamet Yuniarti, S.Pd., guru pembimbing yang juga merupakan Ibunda Eunikhe turut memberikan tanggapan. “Eunikhe adalah anak yang tekun dan penuh semangat. Kami berlatih bersama dengan sungguh-sungguh baik di sekolah maupun di rumah, dan saya sangat bangga atas hasil yang dicapai. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berani tampil dan mencintai bahasa daerah,” ujarnya

Prestasi Eunikhe Priscilla adalah bukti bahwa pelestarian budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan pendidikan formal. “Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujar Zainuddin, S.Pd., M.M

Hadepe – Zainuddin, S.Pd., M.M. Kepala SD Negeri 3 Karanggondang