JEPARA (SUARABARU.ID) – Tema Nasional Hari Pendengaran Sedunia 2025 adalah Cegah Gangguan Pendengaran, Ayo Peduli. Tema ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan pendengaran, mencegah gangguan pendengaran, serta memahami bahwa gangguan pendengaran dapat dideteksi dan ditangani lebih awal sesuai dengan indikasi medis.
Kementerian Kesehatan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan telinga sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan gangguan pendengaran yang merupakan bentuk dukungan terhadap komitmen global Sound Hearing 2030, dengan tujuan untuk mencegah dan mengurangi gangguan pendengaran di seluruh dunia.

Menindak lanjuti apa yang disampaikan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara melakukan skrining dan deteksi dini gangguan indera pendengaran di SDN Mororejo Mlonggo dalam rangka peringatan Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day_WHD) 2025, Rabu 30 April 2025.
Peringatan WHD 2025 tersebut dilakukan dengan pemeriksaan telinga secara gratis bagi siswa dan guru SD N Mororejo Mlonggo oleh perwakilan Programer Indera Puskesmas Kabupaten Jepara dengan di dampingi oleh dokter spesialis THT RSUD RA Kartini, dr. Enny Puji Astuti, Sp THT.

Pada pelaksanaan WHD tersebut Enny Puji Astuti menyampaikan bahwa gangguan pendengaran baik yang bersifat sementara atau permanen, dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan dengan mengeola dengan baik faktor penyebabnya mulai dari paparan bising dalam waktu lama, penumpukan kotoran telinga, hingga penyakit metabolik.
Enny juga menambahkan bahwa meskipun tidak ada patokan pasti kapan liang telinga dibersihkan, namun tidak dianjurkan untuk membersihkan liang telinga dengan sering karena bisa merusak lapisan kulit tipis yg terdapat di liang telinga.
Pihak sekolah SDN 01 dengan semangat menyambut baik dan berterima kasih atas kegiatan pemeriksaan telinga gratis yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara bersama Puskesmas Nalumsari 1, Mayong 2, Kalinyamatan, Tahunan, Mlonggo, Bangsri 1, Bangsri 2, Kembang dan berharap akan memberikan dampak yang positif bagi kesehatan siswa dan para pendidik di sekolahnya
Hadepe – Sarimah













