blank
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein menunjukkan dokumen Letter of Intent (LoI) untuk komitmen investasi di daerah. Foto: SB/dok Diskominfo

WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Pencapaian satu tahun berdirinya Mal Pelayanan Publik (MPP) Sabha Mandala Graha Wonosobo, menjadi momentum yang tepat untuk refleksi, evaluasi, dan menguatkan komitmen, dalam memperbaiki pelayanan publik yang semakin responsif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, Selasa (15/4/2025), di MPP, keberadaan MPP merupakan bukti nyata transformasi birokrasi Pemkab Wonosobo.

Menurutnya, PP Sabha Mandala Grha bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol dari tekad untuk menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, terjangkau, aman, dan nyaman.

BACA JUGA: Jalan Salib, Masuk Enam Agenda Paskah Tingkat Nasional di Tanah Air

”Ini merupakan wujud adaptasi Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dalam menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Husein mengajak seluruh instansi penyelenggara dan petugas pelayanan, senantiasa meningkatkan kompetensi dan komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, dengan mengedepankan ketepatan waktu, kualitas, transparansi, dan akuntabilitas.

”Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat, kami optimistis Wonosobo akan menjadi daerah yang semakin maju, inklusif, dan kompetitif,” tukas Wabup.

BACA JUGA: Jelang HBP Ke-61, Lapas Semarang Gelar Bakti Sosial Sambangi Panti Asuhan

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Wonosobo, Retno Eko S menyampaikan, dalam rangka refleksi satu tahun MPP, telah dilakukan berbagai rangkaian kegiatan sejak beberapa bulan terakhir.

Puncaknya, dalam gebyar kali ini masyarakat mendapatkan berbagai layanan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan layanan UMKM secara terintegrasi.

Dilaporkan dia, dari sekitar 31 ribu pelaku UMKM di Wonosobo, masih ada sekitar 19 ribu yang belum terfasilitasi perizinannya.

BACA JUGA: Pelestarian Seni Ukir Terus Digalakkan, SMPN 1 Batealit Angkat Melalui Program P5

blank
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein memberikan sambutan di acara refleksi di MPP. Foto: SB/dok Diskominfo

”Maka hari ini kami hadirkan layanan dari berbagai pihak, termasuk Tim HAKI dari Unsiq, BPOM Semarang untuk uji laboratorium pangan gratis, serta diskon layanan lainnya,” terang Retno.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI), sebagai bentuk komitmen investasi di Wonosobo.

Salah satu yang menonjol yakni, PT Cipta Kreasi Wisata, yang berencana membuka mal dan hotel di Wonosobo. Dan kesepakatan itu ditandatangani langsung Direktur Perusahaan dan Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein.

BACA JUGA: Prof. Dr. K.H. Said Aqil Sirodj, MA Resmikan Renovasi Masjid Baitus Sholihin Kecapi, Senilai Rp. 7 Miliar

Selain itu, juga dilaksanakan penandatanganan kemitraan antara pelaku usaha besar dengan usaha mikro. Salah satunya, Hotel Horison yang akan bermitra dengan pelaku UMKM batik Prupuk, yang ke depan akan memiliki display khusus di hotel itu.

Ditegaskan Retno, target nilai investasi Pemkab Wonosobo tahun 2024 seperti yang tercantum dalam Renstra sebesar Rp 410 miliar, telah terlampaui.

Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil mencapai nilai investasi kurang lebih Rp 700 miliar. Ini menjadi bukti, kemudahan layanan perizinan dan penerapan zona integritas berhasil menarik minat investor,” jelasnya.

Retno menambahkan, Pemkab Wonosobo berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan efisien. Selain itu, mempersiapkan transformasi menuju MPP Digital, guna memangkas prosedur teknis dan meningkatkan efektivitas layanan.

Muharno Zarka