SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), baru-baru ini memberikan pelatihan dengan tema ‘Pengembangan Ide Bisnis dan Business Model Canvas (BMC) untuk Menumbuhkan Jiwa Inovatif dan Kreatif’.
Dalam kegiatan yang dilakukan di SMK Negeri 1 Bawen itu, tim PKM USM terdiri dari Ketua Asah Wiari Sidiq SE MM, anggota Ahmad Sahri Romadon SE MAk, Citra Rizkiana SE MM, dan Yeremia Wijayanto ST MM. Mereka dibantu dua mahasiswa, Dea Putri Lorenza dan Della Ayu Puspita.
Kegiatan ini diikuti puluhan siswa SMK Negeri 1 Bawen, konsentrasi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH). Kepala SMKN 1 Bawen, Dr Farida Fahmalatif SPd MPd menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.
BACA JUGA: Pascasarjana USM Perkuat Kerja Sama dengan Pemkab Kendal
Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan pengetahuan siswa. Khususnya dalam memahami cara menyusun ide bisnis yang kreatif, inovatif, dan terstruktur.
”Kegiatan pelatihan ini juga mampu meningkatkan semangat kewirausahaan siswa, serta memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini,” katanya.
Hal senada disampaikan Kaprodi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKN 1 Bawen, Susila Wardani SPGr. Disebutkan dia, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa, karena mampu menambah wawasan, pengetahuan, dan kreativitas siswa, dalam menyusun ide bisnis yang inovatif.
BACA JUGA: Tim PKM USM Lakukan Pemetaan Partisipatif Infrastruktur Berbasis SIG
Selain itu juga, memberikan motivasi pada siswa untuk lebih memahami dunia kewirausahaan sejak dini.
”Kamai berharap, kerja sama antara SMK Negeri 1 Bawen dan Fakultas Ekonomi USM dapat terus ditingkatkan, melalui berbagai kegiatan positif dan bermanfaat di masa mendatang,” ungkapnya.
Sementara itu, Asah Wiari menyatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan siswa SMK Negeri 1 Bawen, dalam menghasilkan ide bisnis yang inovatif dan berdampak. Selain itu, membekali siswa dengan keterampilan menyusun BMC, yang lengkap dan sistematis.
BACA JUGA: Mahasiswa Ilkom USM Gelar Kampanye Antibullying
Selama pelatihan, siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi materi dan praktik penyusunan BMC. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta memresentasikan ide bisnis kreatif yang mereka kembangkan, secara berkelompok.
Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pemahaman mengenai pengembangan ide bisnis, kewirausahaan, dan pentingnya perencanaan model bisnis yang inovatif.
”Kami berharap, pelatihan ini mampu menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, dan semangat berwirausaha di kalangan siswa SMK Negeri 1 Bawen,” tuturnya.
Riyan













