JEPARA (SUARABARU.ID) – Momentum bersejarah bagi warga Kecapi dan sekitarnya dengan diresmikannya Masjid Baitus Sholihin setelah mengalami renovasi total selama lebih dari 10 tahun. Masjid yang terletak di RT 05 RW 01 Desa Kecapi Jepara ini dibangun dengan arsitektur yang modern, elegan dan artistik dengan menggabungkan berbagai desain kontemporer dan dihiasi dengan seni ukir Jepara sebagai wujud apresiasi kearifan budaya lokal.
Masjid yang dibangun dengan dana lebih dari 7 Milyar rupiah ini akhirnya diresmikan pada hari Senin, 14 April 2025. Peresmian Masjid Baitus Sholihin dilaksanakan dengan berbagai rangkaian kegiatan. Pada hari Ahad, 13 April 2025 dilaksanakan kegiatan senam Nusantara oleh Siswa-siswi MI Tsamrotul Huda yang dilanjutkan dengan kegiatan jalan sehat bersama mengelilingi kampung. Jalan sehat dilaksanakan bekerjasama dengan Gerakan Pemuda Ansor Kecapi 1 yang sekaligus memperingati Hari lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-91.
Setelah selesai melaksanakan kegiatan jalan sehat dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pijat dan bekam gratis bekerjasama dengan perkumpulan pijat dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama’ (LAZISNU) Kecapi 1. Kegiatan pijat dan bekam dilakukan sampai sore hari dan diikuti oleh puluhan pasien pijat dan melibatkan 6 terapis pijat dan bekam.

Selama rangkaian kegiatan peresmian (13 – 14 April 2025) diisi juga dengan bazar yang diikuti oleh beberapa UMKM dan juga oleh SMK Islam Tsamrotul Huda sebagai salah satu dari 10 Lembaga pendidikan yang dimiliki oleh Yayasan Pendidikan Islam Al-Faqih Jepara dan merupakan yayasan yang tidak terpisahkan dengan Masjid Baitus Sholihin.
Menyemarakkan rangkaian peresmian masjid, pada Ahad malam dilaksanakan pentas seni dan Ngaji Budaya. Siswa-siswi MI Tsamrotul Huda mengawali pentas seni dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni, mulai dari tari tradisional sampai dengan pertunjukan pencak silat yang pernah meraih juara 1 tingkat propinsi Jawa Tengah. Selanjutnya pentas seni dan ngaji budaya dimeriahkan dan diisi dari Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) NU Kabupaten Jepara sampai tengah malam.
Puncak acara peresmian Masjid Baitus Sholihin dilaksanakan pada Senin malam, 14 April 2025 dengan melaksanakan pengajian umum dan penandatanganan prasasti. Pengajian umum mendatangkan Prof. Dr. K.H. Said Aqil Sirodj, M.A., mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama’ (PBNU) masa khidmat 2010 – 2021 yang saat ini menjabat sebagai Mustasyar PBNU.
Pengajian umum selain dihadiri oleh para tokoh agama dan Ulama’ di Kabupaten Jepara seperti K.H. Hayatun Nufus Abdullah Hadziq selaku Rois Syuriyah PCNU Jepara, K.H. Nur Cholis dan jajaran pengurus NU cabang, MWC dan Ranting serta para Nadzir dan Ta’mir Masjid-Musholla juga dihadiri oleh unsur Umara’ mulai dari Wakil Bupati Jepara, Ketua DPRD Jepara, Camat Tahunan, Petinggi Kecapi dan jajaran pemerintahan lainnya.
Puncak acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon, dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil yang diimami oleh K.H. Ali Masyhuri. Setelah itu dilanjutkan sambutan dari Panitia Pembangunan dan Ta’mir Masjid Baitus Sholihin yang disampaikan oleh Ust. Farih F. Mirza. Dalam sambutannya disampaikan harapan agar kolaborasi bersama jajaran pemerintahan yang sudah berjalan dapat terus terjalin agar mampu menjadikan Masjid Baitus Sholihin menjadi masjid yang makmur dan mampu memakmurkan masyarakat.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar. Selain menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah ia juga memberikan apresiasi terhadap pembangunan Masjid Baitus Sholihin dan memberikan berbagai harapan agar ke depan Masjid Baitus Sholihin dapat terus memberikan manfaat untuk masyarakat.
Setelah sambutan wakil Bupati, dilaksanakan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Prof. Dr. K.H. Said Aqil Sirodj, M.A. selaku tokoh nasional yang dihadirkan, Muhammad Ibnu Hajar selaku Wakil Bupati Jepara mewakili Bupati, Prof. Dr. K.H. Fathul Mufid, M.S.I. selaku tokoh masyarakat sekaligus penasehat Masjid Baitus Sholihin, dan Dr. H. Agus Sutisna, S.H., M.H. selaku Ketua DPRD Kabupaten Jepara.
Selepas penandatangan prasasti diisi dengan mauidloh hasanah yang disampaikan oleh Prof. Dr. K.H. Said Aqil Sirodj, M.A. Beliau menyampaikan banyak hal yang berkaitan dengan perkembangan dunia Islam, aqidah ahlus sunnah wal jama’ah dan motivasi kehidupan yang dalam akhir ceramah beliau menyampaikan agar orang Islam menjadi orang yang kuat secara ekonomi, cerdas dan juga loman (murah hati, dermawan, suka memberi). Sebagai akhir kegiatan disampaikan do’a yang dipimpin oleh K.H. Imam Shofwan
Hadepe – Farih F. Mirza (Ta’mir Masjid Baitus Sholihin)













