blank
Gara-gara api blubukan pengusir nyamuk yang menyala dan berkobar oleh tiupan angin, membakar kandang kambing milik Yatno, di Dusun Ngluluh, Desa Mlopoharjo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Damkar Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Perapian yang dibuat untuk tujuan mengusir nyamuk, menjadi pemicu terjadinya musibah kebakaran pada kandang kambing. Ini terjadi pada kandang kambing milik peternak Yatno, di Dusun Ngluluh RT 03/RW 04, Desa Mlopoharjo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.

Kejadiannya berlangsung Selasa malam (15/4/25). Tidak ada korban nyawa, sejumlah kambing piaraannya berhasil diselamatkan dan pada berlarian untuk menghindar dari hawa panas dari kobaran api yang membakar kandang.

Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, Rabu (16/4/25), menyatakan, menerima kontak permintaan pemadaman pada Pukul 21.50. Langsung berangkat dengan membawa serta mobil brandweer ke lokasi, untuk melakukan pemadaman. Ini dilakukan oleh 6 personel Regu-2 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Suparno.

Tiba di lokasi Pukul 22.10 dan melakukan pemadaman sampai tuntas hingga Pukul 22.45. Penyebab kebakaran, diperkirakan dari api blubukan (pembakaran sampah limbah pakan kambing), yang kepulan asapnya difungsikan untuk mengusir nyamuk.

Informasi dari lokasi kejadian menyebutkan, blubukan itu dibuat oleh pemilik yang lokasinya berdekatan di kandang kambing. Karena ada tiupan angin, mendadak terjadi kobaran nyala api. Yang kemudian menyambar tumpukan kayu di dekatnya, dan menjalar membakar rumah kandang.

Sembrono

Melihat kandang kambingnya terbakar, pemilik berteriak-teriak minta pertolongan warga sekitar. Para tetangga kemudian berdatangan untuk memberikan pertolongan pemadaman. Bersama itu, dilakukan upaya penyelamatan kambing yang berada di dalam kandang.

Warga bergotong royong memadamkan api, dengan peralatan seadanya. Nyala api berhasil dilokasir, tanpa meluas membakar rumah hunian dan merembet ke tetangga. Tim Damkar dari Markas Induk Pemkab Wonogiri, yang datang segera melakukan penuntasan pemadaman. Ini dilakukan sampai diperoleh kepastian api benar-benar padam. Proses pemadaman berlangsung dengan mendapatkan bantuan dari Perangkat Desa dan warga masyarakat.

Kebakaran kandang kambing ini, menjadi musibah kebakaran yang Ke-11 kalinya di Kabupaten Wonogiri dalam kurun waktu 118 hari belakangan ini. Bila ini diambil rata-rata, per 10 hari telah terjadi satu musibah kebakaran di Kabupaten Wonogiri.

Berkaitan hal tersebut, Markas Damkar Induk Wonogiri, mengimbau kepada warga masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan demi mengantisipasi terjadinya kebakaran. Masyarakat diimbau untuk tidak bertindak sembrono dalam memperlakukan api. Awasi betul api blubukan di dekat kandangkarena ternyata dapat berpotensi memicu terjadinya kebakaran.(Bambang Pur)