blank
Christian Horner/dok

(SUARABARU.ID) – Dua pembalap Formula 1 (F1) dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen dan Sergio Perez, menunjukkan performa bagus pada musim 2022.

Perez sukses memenangi Grand Prix (GP) Monako, 29 Mei lalu, sedangkan Verstappen menduduki urutan ketiga.

Super Max masih memimpin klasemen pembalap, tapi Sergio kini hanya tertinggal 15 poin.

Lalu, siapakah yang diutamakan Red Bull?

Christian Horner, bos Red Bull, menegaskan semua pembalap diberi kebebasan untuk tampil habis-habisan di lintasan.

Kerja sama Verstappen dan Perez diharapkan tetap kompak demi kepentingan tim.

‘’Ini adalah tantangan besar, tapi pada akhirnya kami adalah sebuah tim. Mereka hanyalah mata rantai lain,’’ ujar Horner seperti dilansir dari Motorsport.

Pria 48 tahun itu menambahkan kedua pembalap memiliki tanggung jawab yang sama, yakni mengemudikan mobil yang dikerjakan sekitar 800 karyawan.

‘’Mereka perlu menyadari bahwa ambisi tim lebih besar daripada ambisi mereka,’’ jelas Horner.

Komentar prinsipal asal Inggris itu sekaligus menjawab kekecewaan ayah Max, Jos Verstappen.

Menurut Jos, strategi Red Bull tidak membantu anaknya untuk meraih kemenangan.

Posisi ketiga pada GP Monako diperoleh Max karena kesalahan pit stop yang dilakukan pembalap Ferrari, Charles Leclerc.

‘’Saya mengharapkan sesuatu yang berbeda. Max kehilangan sepuluh poin di Monako,’’ ungkap Jos.

Rivalitas Super Max dan Checo (sapaan akrab Perez) akan kembali terjadi pada GP Azerbaijan di Sirkuit Kota Baku, 12 Juni mendatang.

mm