WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Tim Plonca yang dinaungi Senopati Institut, menggelar latihan intensif. Ini dilakukan, guna mempertajam kemampuan, untuk mengincar gelar juara pada turnamen Kapolda Jateng Cup Tahun 2026. Latihan intensif, dilakukan baik secara individu maupun kekompakan tim.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polrews AKP Anom Prabowo, Senin (15/6/26), menyatakan, turnamen Kapolda Jawa Tengah Cup akan bergulir pada Tanggal 20 Juni 2026 mendatang.
Untuk upaya memenangkan turnamen, latihan dilaksanakan bukan sekadar ajang pemanasan biasa. Setiap sesi, dirancang dengan terstruktur, mulai dari pendalaman mekanik hero dan pemilihan komposisi tim. Juga mengenai pematangan strategi rotasi antar lane, hingga simulasi pertandingan layaknya kondisi turnamen yang sesungguhnya. Seluruh pemain didorong untuk tampil maksimal, dan saling mengisi kekurangan satu sama lain.
Kapten Tim Plonca, Shafwan Dzuhri Aryadi, menyatakan, persiapan menjelang turnamen kali ini, dilakukan dengan lebih serius dibandingkan pelatihan sebelumnya. Ini dilakukan sebagai upaya dalam memenangi pertandingan,utamanya dalam menghadapi tim-tim terbaik dari seluruh jajaran Polres se-Jawa Tengah.
Untuk memenangi pertandingan, tambah Shafwan, bukan perkara mudah, sehingga setiap detail permainan menjadi perhatian utama. “Kami sadar bahwa level persaingan di Kapolda Cup nanti berada jauh lebih tinggi. Maka dari itu, kami mempersiapkan diri sebaik mungkin, memperbaiki komunikasi antar pemain dan mempermatang strategi yang akan kami gunakan,” ujarnya.
Smansa
Tim Plonca Polres Wonogiri terdiri atas Argya Yasin Nugroho, Arkana Mahasin Widyatamaka, Radix Mukaffa Putra, Fairuz Hammam Nursalim dan Shafwan Dzuhri Aryadi sekaligus berperan sebagai Kapten. Mereka merupakan para siswa Smansa atau SMA Negeri 1 Wonogirti. Semua personel hadir secara lengkap dalam sesi pelatihan intensif. Koordinasi yang solid di antara kelima pemain, menjadi kunci yang terus diasah menjelang hari pertandingan.
Proses persiapan Tim Plonca tak berjalan sendiri. Senopati Institut turut hadir memberikan dukungan penuh dalam proses pembinaan dan pendampingan tim. Keterlibatan aktif lembaga ini, diharapkan mampu mengoptimalkan potensi para pemain, baik dari sisi teknis permainan maupun mental bertanding. Tujuannnya, agar Tim Plonca dapat tampil percaya diri, dan tidak gentar menghadapi lawan-lawan kuat dari berbagai kabupaten/kota se Jawa Tengah.
Tim Plonca sebelumnya telah membuktikan diri sebagai tim yang kompetitif. Ini dilakukan seusai meraih gelar juara pada Kapolres Wonogiri Cup Seri 1 dan Seri 3. Pengalaman bertarung di bawah tekanan kompetisi, kini menjadi bekal mental dan taktis dalam menghadapi kejuaraan yang lebih besar.
Tim Plonca bertekad untuk mengharumkan nama Polres Wonogiri di kancah esports kepolisian Jawa Tengah. Targetnya, dapat memenangi setiap pertaningan, untuk meraih gelar juara tertinggi di turnamen Kapolda Jawa Tengah Cup 2026.(Bambang Pur)













