blank
Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo dalam momen pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS. Foto: Dok/Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kanwil Kemenkum Jawa Tengah melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional bagi 29 pegawai yang berlangsung di Aula Kresna Basudewa, Kamis (11/6/2026).

Sebanyak 29 pegawai yang sebelumnya berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan pegawai yang diangkat pertama kali dalam Jabatan Fungsional mengucapkan sumpah/janji sebagai PNS serta menerima Surat Keputusan pengangkatan.

Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo menegaskan, momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier aparatur sipil negara.

Menurutnya, pengangkatan dalam Jabatan Fungsional menuntut pemahaman yang lebih mendalam terhadap tugas, tanggung jawab, serta regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan. Keahlian akademik yang dimiliki harus mampu diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Kementerian Hukum.

Kakanwil mengatakan, Kanwil Kemenkum Jawa Tengah tengah berupaya mewujudkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Oleh karena itu, seluruh pegawai dituntut untuk menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kedisiplinan dalam bekerja.

“Kedisiplinan bukan hanya soal hadir dan pulang tepat waktu, tetapi juga disiplin dalam menyelesaikan pekerjaan, tidak menunda tugas, serta memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pegawai untuk mengedepankan prinsip saling melayani dalam menjalankan tugas, baik kepada sesama rekan kerja maupun kepada masyarakat sebagai penerima layanan.

“Mari kita bekerja dengan prinsip saling melayani, bukan ingin dilayani. Ketika kita saling melayani, pada akhirnya kita juga akan memperoleh pelayanan yang baik. Prestasi organisasi merupakan hasil kerja bersama, bukan hasil kerja individu,” katanya.

Kakanwil juga menekankan pentingnya loyalitas terhadap organisasi dan pimpinan. Menurutnya, setiap pegawai harus siap menerima penugasan sesuai kebutuhan organisasi serta terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai kesempatan pengembangan kompetensi yang tersedia.

Ia juga mengingatkan para pegawai untuk bersabar dalam meniti karier dan mengedepankan sistem merit yang berlandaskan kompetensi, kinerja, dan talenta.

Heni berpesan agar seluruh pegawai menjaga integritas dan senantiasa melakukan yang terbaik dalam setiap tahapan pengabdian. Ia juga mendorong para pegawai untuk terus mencari inspirasi positif, meningkatkan kompetensi, serta menjaga keseimbangan antara keberhasilan dalam pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Kegiatan dihadiri Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Tjasdirin, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Delmawati, Kepala BHP Semarang, serta para pejabat administrasi.

Ning S