blank
Kasdam IV/Diponegoro borong produk UMKM di penutupan TMMD Sragen. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Suasana penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Taman Harmoni Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kamis (21/5/2026), tak hanya dipenuhi semangat kebersamaan dan rasa syukur atas selesainya program pembangunan desa.

Di tengah keramaian acara, aksi spontan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA mencuri perhatian warga.

Kasdam terlihat memborong berbagai produk UMKM yang dipamerkan di lokasi kegiatan, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, kue kering, hingga produk olahan rumahan milik warga setempat.

Namun aksi tersebut tak berhenti pada aktivitas membeli produk lokal. Seluruh barang yang diborong kemudian dibagikan langsung kepada masyarakat yang hadir di lokasi penutupan TMMD.

Momen itu sontak menghadirkan suasana haru sekaligus bahagia di tengah warga yang sejak pagi memadati kawasan Taman Harmoni.

Sejumlah warga tampak tersenyum saat menerima bantuan sembako secara langsung. Ada yang membawa pulang beras, minyak goreng, hingga kebutuhan pokok lainnya yang dibagikan secara cuma-cuma.

Bagi masyarakat kecil, perhatian sederhana tersebut memiliki arti besar di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Salah satu warga, Warti, mengaku tak menyangka bisa mendapatkan bantuan sembako usai mengikuti kegiatan donor darah di lokasi acara.

“Terima kasih sudah dibagikan beras, gula, dan minyak. Setelah donor darah dapat berkah dari bapak Kasdam,” ujarnya dengan wajah penuh haru.

Aksi sosial tersebut menjadi simbol kuat bahwa penutupan TMMD bukan hanya seremoni akhir pembangunan, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.

Di sisi lain, langkah Kasdam memborong produk UMKM juga menjadi dukungan nyata terhadap pelaku usaha kecil lokal agar produk mereka semakin dikenal dan roda ekonomi desa terus bergerak.

Selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, geliat ekonomi masyarakat memang ikut tumbuh seiring meningkatnya aktivitas warga dan berbagai kegiatan sosial yang digelar di lokasi program.

Kini, di penghujung pelaksanaan TMMD, perhatian terhadap UMKM kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat kecil ikut merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Dari stan sederhana UMKM di Taman Harmoni, tersimpan pesan kuat tentang kepedulian, kebersamaan, dan semangat saling menguatkan antara TNI dan rakyat.

Penutupan TMMD Reguler ke-128 pun akhirnya tidak hanya meninggalkan jalan yang lebih baik dan fasilitas yang lebih layak, tetapi juga kenangan tentang kepedulian yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Agus S