blank
Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Taufik Nurhidayat melantik pengurus 26 PAC PDIP Kebumen di Hotel Candisari, Kamis 21/5.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – DPC PDIP Kebumen sukses menggelar hajatan besar Musyarawah Anak Cabang (Musancab) yang dihadiri sekitar 1.700 kader di Hotel Candisari, Karanganyar, Kamis 21/5.

Musyawarah dibagi dua sesi. Sesi pertama pagi diikuti 12 Pengurus Anak Cabang (PAC) di Ruang Jatijajar Hotel Candisari. Dilanjutkan Musancab sesi kedua, siang hari diikuti 14 PAC se Kebumen. Masing-masing sesi dilanjukan pelantikan pengurus 26 PAC se Kebumen oleh DPD PDIP Jateng.

Pada Musancab DPC PDI Kebumen 2026 itu dipimpin Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Taufik Nurhidayat serta dihadiri langsung Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi SIKom. Hadir pula segenap pengurus DPC PDIP Kebumen serta anggota fraksi PDIP DPRD Kebumen.

Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi yang ditemui di lokasi pertemuan menjelaskan, hari itu Musancab diikuti pengurus tingkat kecamatan se Kebumen. Agendanya adalah pertanggungjawaban pengurus lama dan  pembentukan pengurus baru, sekaligus pelantikan pengurus yang baru.

“Musancab kali ini yang hadir tidak hanya pengurus PAC tetap seluruh desa yaitu ada 460 desa mereka hadir ketua, sekretaris  dan bendahara Ranting sehingga semuanya ada 1.700 peserta,”tegas Saiful Hadi.

blank
Usai Musancab pengurus PAC PDIP Kebumen dilantik di Hotel Candisari Karanganyar, Kamis 21/5.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Kepada segenap kader yang hadir, Saiful Hadi menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta segenap kader untuk terus berpikir bagi masyarakat. Apa yang dibutuhkan paling mendesak rakyat, maka kader harus hadir dan memberi solusi.

Menurut Saiful Hadi, Megawati juga berpesan bahwa partai bukan hanya berpikir untuk pemilu, tidak hanya berorientasi siapa yang nyaleg. Namun juga harus berpikir untuk kepentingan   masyarakat di tiap kecamatan dan desa, serta ikut memecahkan persoalan yang paling mendesak.

Pihaknya merasa senang dengan semangat dan soliditas segenap kader di Kebumen yang ditunjukkan dari dinamika selama Musancab. Bahkan DPC optimistis PDIP  Kebumen bakal meraih kemenangan pada Pemilu 2029.

Apalagi modal dasar PDIP adalah gotong royong, terus membangun kerukunan dan soliditas, serta terus membantu pemerintah hadir di tengah masyarakat.

“PDIP tidak harus ikut di pemerintahan namun sebagai penyeimbang dan tetap ikut membantu pemerintah mengatasi kesulitan rakyat, seperti mengatasi kelaparan , kemiskinan, memajukan pertanian dan sosial budaya di masyarakat,”tandas anggota DPRD Provinsi Jateng itu.

blank
Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Taufik Nurhidayat.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Sedangkan Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bidang Pertanian, Kelautan dan Perkebunan Taufik Nurhidayat mengaku diberi tugas memimpin Musancab di Kebumen. Dirinya terkesan musyawarah berjalan lancar dan dinamis.

Menurut Taufik Nurhidayat, adanya perbedaan pendapat atau silang pendapat dalam organisasi itu wajar. Sebab para kader di tiap desa dan kecamatan  memiiki pemikiran dan logika berbeda, namun bias diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat.

“Saya juga sampaikan dalam arahan tadi, sesuai pesan para orang tua kita dahulu yaitu aja   rumangsa bisa, nanging sing bisa rumangsa.  Aja rumangsa pinter tapi minteri, lan aja rumangsa sugih nanging sing sugih rumangsa.”

Taufik Hidayat lantas menerangkan, dalam berpolitik untuk menjaga soliditas hendaknya jangan merasa paling benar, paling pintar dan paling kaya. Hal itu juga sesuai dengan ajaran agama agar manusia selalu menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta dan dengan sesama manusia.

Wakil ketua DPD PDIP Jateng itu juga mengajak segenap kader di Kebumen membangun Indonesia melalui jalur politik untuk kesejahteraan rakyat. Perbedaan pendapat tidak perlu mengerucut  menjadi konflik namun harus diselesaikan dengan gotong royong dan musyawarah untuk mufakat.Tidak  ada orang yang paling hebat dan paling super, perlu soliditas dengan kebersamaan.

Taufik pun mengingatkan kepada segenap pengurus PAC yang baru di Kebumen bahwa kerja partai adalah kolektif kolegial. Di partai yang ada ketua, bukan kepala.

“Sekali lagi pesan saya kepada pengurus tingkatkan soliditas. Pertempuran harus dimenangkan, mari memenangkan PDIP tidak hanya untuk kepentingan internal partai namun juga demi kemaslahatan umat,”tandas politisi yang juga Ketua DPRD Cilacap itu.

Komper Wardopo