SRAGEN (SUARABARU.ID) – Suasana Lapangan Mbah Balak Taman Harmoni Plumbungan, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, tampak berbeda pada Kamis (21/5/2026). Ratusan kursi berjajar rapi memenuhi area lapangan, menandai bahwa penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tinggal menghitung jam.
Sekitar 300 kursi untuk tamu VIP dan undangan telah dipersiapkan dengan detail dan tertata rapi. Di tengah suasana desa yang biasanya tenang, pemandangan itu menghadirkan nuansa baru: perpaduan antara rasa bangga, haru, dan penantian akan berakhirnya perjalanan panjang pengabdian TNI bersama masyarakat.
Sejak pagi, anggota Satgas TMMD tampak sibuk memastikan seluruh persiapan berjalan sempurna. Mereka kembali mengecek susunan kursi, kebersihan lapangan, hingga kenyamanan area upacara agar seluruh tamu yang hadir nantinya dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik.
Namun bagi para anggota Satgas, deretan kursi itu bukan sekadar perlengkapan seremoni.
Di balik kerapian yang terlihat, tersimpan perjalanan penuh kerja keras selama hampir satu bulan membangun desa bersama masyarakat. Dari jalan cor yang kini mempermudah aktivitas warga, sumur bor yang mengalirkan air bersih, hingga rehab rumah layak huni dan jamban sehat, semuanya menjadi bagian dari hasil pengabdian yang segera ditutup secara resmi.
Kapten Kav Suhartono mengatakan seluruh persiapan penutupan TMMD telah dimatangkan dan siap dilaksanakan.
“TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen siap ditutup. Kami berharap masyarakat ikut merasakan kebahagiaan dan kebanggaan atas hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.
Lapangan Mbah Balak kini seolah menjadi titik temu antara hasil pembangunan fisik dan ikatan emosional yang tumbuh selama TMMD berlangsung.
Bagi warga Desa Puro, penutupan nanti bukan hanya seremoni akhir program, tetapi juga momen untuk mengenang kebersamaan bersama para prajurit yang selama ini hidup berdampingan dengan masyarakat.
Kehadiran TMMD telah membawa perubahan nyata di desa. Infrastruktur menjadi lebih baik, akses masyarakat semakin mudah, dan semangat gotong royong kembali tumbuh kuat di tengah warga.
Kini, menjelang upacara penutupan, suasana haru mulai terasa di balik kesibukan persiapan.
Dari ratusan kursi yang berdiri rapi di lapangan desa itu, tersimpan satu cerita besar tentang pengabdian, kerja sama, dan semangat membangun negeri dari pelosok desa.
Penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen nantinya bukan sekadar akhir kegiatan, melainkan penanda bahwa kebersamaan antara TNI dan rakyat telah meninggalkan jejak yang akan terus dikenang masyarakat Desa Puro dan sekitarnya.
Agus S













