blank
Pembina Yayasan Bina Insani KH Yunus Anies Ridwan Al Badrie memberi tausiyah pada pengajian dan bakti sosial di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong,Kebumen, Senin 16/3.(Foto:SB/Komper Wardopo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Yayasan Bina Insani Kebumen menggelar Pengajian Akhir Ramadan 1447 H sekaligus bakti sosial membagikan sekitar 1.400 bingkisan kepada warga sekitar.

Kegiatan pengajian dan bakti sosial dipusatkan di halaman kediaman Penasihat Yayasan Bina Insani KH Yunus Anies Ridwan Al Badrie di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kebumen, Senin (16/3) pagi. Usai pengajian, Yayasan Bina Insani membagikan ratusan bingkisan kepada warga sekitar.

Menurut penjelasan Ketua Yayasan Bina Insani Ustazah Dra Sri Winarti MH, pembagian bingkisan juga diberikan kepada warga di sekitar lembaga pendidikan Yayasan Bina Insani. Total sebanyak 1.400 paket.

Di antaranya di sekitar Pondok Pesantren Daarut Thoyyibah SMP Logaritma Kelurahan Jatiluhur Kecamatan Karanganyar, SD Logaritma Kelurahan Plarangan, Karanganyar, SMA Logaritma Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, dan MI Logaritma Desa Kedungjati, Kecamatan Sempor.

blank
Warga Kedungpuji Gombong Kebumen menerima bingkisan dari Pembina Yayasan Bina Insani KH Yunus Anies Ridwan Al Badrie, Senin 16/3.(Foto:SB/Komper Wardopo)

“Bakti sosial ini wujud kepedulian, kasih sayang dan menjalin silaturahmi dengan warga sekitar lembaga pendidikan dan kami adakan setahun sekali berbakti sosial. Kami bekerja sama dengan sekitar 200 tenaga pendidik Yayasan Bina Insani,”tandas mantan anggota DPRD Kebumen itu.

Sebelumnya KH Yunus Anies Ridwan saat memberi tausiyah kepada sekitar 300 warga Desa Kedungpuji mengemukakan, pengajian tersebut sebagai ajang silaturahmi dan menjalin ukhuwah sesama warga.

Tiga Perilaku Baik

Pihaknya berharap di akhir bulan suci Ramadan 1447 H umat Islam harus tetap berbuat baik serta menebar kebaikan dengan para tetangga meneladani perilaku Rasulullah SAW.  Bahkan semestinya umat Islam menerapkan tiga perilaku baik.

Menurut Kiai Yunus Anies, pertama, setiap umat Islam harus bisa berbuat baik dengan tetangga sekitar. Bahkan menjaga hubungan baik ini merupakan bagian dari Iman dan sikap religius.

blank
Warga Desa Kedungpuji Gombong, Kebumen, menerirma bingkisan dari Yayasan Bina Insani, Senin 16/3.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Selanjutnya, umat Islam juga perlu terus membuka diri dan menerima ilmu serta nasihat dari orang lain. Tetaplah rendah hati agar bisa dengan mudah menerima ilmu dan nasihat dari orang lain yang lebih berilmu.

Ketiga, umat Islam perlu mengedepankan rasa syukur dalam setiap kondisi.”Seperti halnya kita bisa bernafas, harus kita syukuri. Betapa mahal saat kita sakit dan butuh tabung berisi oksigen agar bisa bernafas,”tandas pria yang pernah mondok di pesantren terkenal di Yogyakarta itu.

Kiai Yunus Anies pun mengajak umat Islam untuk menabung kebaikan dengan amal jariyah sebagai bekal di Akherat. Dengan berbuat baik kepada orang lain serta suka membantu sesama, lanjut Kiai Yunus, orang akan mendapat nama baik di dunia, sekaligus mempunyai tabungan pahala dari Allah.

Pada  bagian lain, Kiai Yunus Anies mengaku dilahirkan dari leluhur yang suka membagi ilmu dengan berdakwah. Oleh karena itu dirinya juga melanjutkan perjuangan leluhur untuk berdakwah mencerdaskan generasi muda melalui pendidikan dengan mendirikan Yayasan Bina Insani serta Pondok Pesantren Daarut Thoyyibah di Karanganyar, Gombong dan Sempor.

“Jadi orang Islam memang harus kaya dan berilmu. Saya mendorong anak muda terus belajar menimba ilmu setinggi langit supaya cerdas,”ujar Kiai Yunus memberi spirit kepada anak muda untuk memiliki cita-cita yang tinggi sekaligus berharta agar bisa berbuat baik kepada orang lain.

Komper Wardopo