JEPARA (SUARABARU.ID) — Mahasiswa Cendekia Baznas (BCB) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara kembali menggelar kegiatan pembinaan rutin dengan mengangkat tema manajemen waktu dan produktivitas.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Seminar Lantai 4 Fakultas Komunikasi dan Desain UNISNU Jepara pada Selasa, (20/5/26).
Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengelolaan waktu secara efektif dalam menunjang aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah penguatan karakter mahasiswa agar lebih disiplin, terarah, dan produktif.
Khoirul Muslimin selaku mentor dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa manajemen waktu merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa kemampuan mengelola waktu tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga dapat mengurangi stres serta mempercepat pencapaian tujuan hidup.
“Manajemen waktu itu bukan hanya soal mengatur jadwal, tetapi bagaimana kita mampu menentukan prioritas dan konsisten dalam menjalankannya,” ungkap Khoirul Muslimin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam perspektif Islam, waktu memiliki nilai yang sangat strategis. Ia mengatakan bahwa waktu tidak hanya dipahami sebagai alat manajerial dalam mengatur kehidupan, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan eksistensial sebagai bekal menuju akhirat.
“Setiap aktivitas yang kita lakukan harus diawali dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim. Jika diniatkan dengan baik, maka setiap kegiatan dapat bernilai ibadah. Di sinilah pentingnya kita menghargai waktu,” ujarnya.
Dalam sesi materi, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai teknik pengelolaan waktu, seperti Matriks Eisenhower untuk menentukan skala prioritas, metode ABCDE untuk mengelompokkan tugas berdasarkan tingkat kepentingannya, serta teknik Pomodoro yang melatih fokus dalam durasi waktu tertentu.
“Teknik time blocking juga diperkenalkan sebagai cara menyusun jadwal kegiatan agar lebih terstruktur dan tidak tumpang tindih,” ungkapnya.
“Cara yang paling baik dalam mengatur waktu adalah dengan sistem time blocking karena dapat membantu menjadwalkan kegiatan secara sistematis dan berurutan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Mengatur waktu merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta mencapai tujuan yang diinginkan,” tambahnya.
“Yang paling baik mengatur waktu dengan system time blocking, bisa menggagendakan kegiatan secara istematis dan urut sesuai dengan waktu yang telah terjadwal, mengatur waktu bagaian dari ikhitiar kita agar bisa menjadi pribadi yang baik, dan mencapai tujuan yang diinginkan,” tambhanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Mahasiswa Cendekia Baznas UNISNU Jepara mampu menjadi pribadi yang lebih produktif, disiplin, dan memiliki orientasi hidup yang jelas, baik dalam aspek akademik maupun spiritual.
Septiana W – Hadepe













